Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Saat Manusia Sok Jadi Manajer Takdir

Saat Manusia Sok Jadi Manajer Takdir

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
  • visibility 207
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Suara notifikasi ponsel belum berhenti sejak subuh. Ada tagihan, daftar kebutuhan rumah, harga sembako yang naik, sampai target pekerjaan yang terus bertambah. Di tengah hiruk pikuk itu, banyak orang lupa bahwa Al Hikam Ibnu Athaillah, hikmah Ibnu Athaillah, dan ajaran tentang tawakal dan ikhtiar sesungguhnya hadir untuk mengingatkan manusia agar tidak tenggelam dalam kecemasan berlebihan soal rezeki dalam Islam.

Lucunya, manusia sering bertingkah seolah menjadi manajer takdir.

Padahal, posisi yang tersedia sejak awal hanya satu.

Hamba.

Imam Ibnu Athaillah as-Sakandari dalam kitab Al-Hikam menulis:

أَرِحْ نَفْسَكَ مِنَ التَّدْبِيرِ، فَمَا قَامَ بِهِ غَيْرُكَ عَنْكَ لَا تَقُمْ بِهِ لِنَفْسِكَ

“Istirahatkanlah dirimu dari kesibukan mengatur (urusan dunia). Sebab, apa yang telah diurus dan ditanggung oleh selainmu untukmu, janganlah engkau sibuk mengurusnya sendiri.”

Kalimat pendek itu terasa seperti sindiran yang halus. Namun, justru karena halus, ia sering menampar lebih keras.

Ketika Manusia Ingin Mengatur Semuanya

Ada orang yang belum tidur, tetapi pikirannya sudah berlari ke bulan depan.

Ada yang baru selesai makan siang, tetapi kepalanya sibuk menghitung kebutuhan lima tahun mendatang.

Dan ada pula yang belum mendapat masalah, namun sudah lelah karena membayangkan berbagai kemungkinan buruk yang bahkan belum tentu terjadi.

Ironisnya, semakin banyak yang ingin dikendalikan, semakin besar pula kegelisahan yang lahir.

Padahal, Allah telah berfirman:

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

“Tidak ada satu pun makhluk melata di bumi melainkan Allah yang menjamin rezekinya.” (QS. Hud: 6)

Karena itu, yang membuat hati sempit sering kali bukan sedikitnya rezeki.

Melainkan terlalu besarnya keinginan manusia untuk mengendalikan sesuatu yang memang bukan wilayahnya.

Bukan Larangan Bekerja, Apalagi Bermalas-malasan

Sebagian orang salah paham terhadap hikmah ini.

Seolah-olah Islam mengajarkan pasrah tanpa usaha.

Padahal, Nabi Muhammad SAW justru memerintahkan umatnya untuk berikhtiar.

Rasulullah SAW bersabda:

لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرُزِقْتُمْ كَمَا يُرْزَقُ الطَّيْرُ، تَغْدُو خِمَاصًا وَتَرُوحُ بِطَانًا

“Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya kalian diberi rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Burung pergi pagi dalam keadaan lapar dan pulang sore dalam keadaan kenyang.” (HR. Tirmidzi)

Perhatikan burung itu.

Ia terbang.

Ia mencari.

Dan ia bergerak.

Namun, burung tidak pernah mengadakan rapat darurat setiap malam hanya karena cacing besok belum terlihat.

Manusia justru sering kalah tenang dibanding burung.

Kita Sibuk Menjadi Direktur Semesta

Barangkali inilah satir terbesar zaman sekarang.

CV belum berdiri, tetapi sudah khawatir bangkrut.

Usaha belum berjalan, tetapi sudah membayangkan kebangkrutan generasi ketiga.

Anak baru masuk SD, tetapi orang tua sudah stres memikirkan biaya kuliah dan cucu.

Belum hujan.

Payung sudah dibuka.

Belum lapar.

Vitamin sudah diminum tiga jenis.

Belum terjadi apa-apa.

Namun, pikiran sudah membuat film bencana dengan durasi tiga musim.

Sementara itu, Allah berfirman:

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya.” (QS. Ath-Thalaq: 3)

Tentu, ayat ini bukan tiket untuk bermalas-malasan.

Sebaliknya, ayat tersebut mengajarkan keseimbangan.

Tangan bekerja.

Kaki melangkah.

Akal berpikir.

Namun, hati tidak ikut panik.

Tugas Kita Bekerja, Bukan Menjadi Tuhan

Imam Ibnu Athaillah tidak sedang mengajak manusia berhenti berusaha.

Beliau hanya mengingatkan bahwa ada batas antara ikhtiar dan obsesi mengendalikan segalanya.

Sebab, ketika manusia terlalu sibuk menjadi direktur semesta, ia akan lupa menikmati peran yang sebenarnya jauh lebih mulia.

Menjadi hamba.

Dan mungkin, kelelahan terbesar manusia modern bukan karena terlalu banyak bekerja.

Melainkan karena diam-diam ingin mengambil pekerjaan Tuhan.

Kita diperintah mencari rezeki, bukan menggantikan Allah sebagai pengaturnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerakan Pangan Murah

    Warga Batukaras Catat, Pasar Murah Digelar Kamis Pagi

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara ombak Pantai Batukaras biasanya menjadi penanda pagi bagi warga pesisir. Di warung-warung kecil dekat permukiman, obrolan tentang harga beras, minyak goreng, hingga cabai sering terdengar sebelum aktivitas dimulai. Kamis (25/6/2026) besok, pembicaraan itu kemungkinan akan mengarah ke satu lokasi yang sama. Gerakan Pangan Murah, atau pasar pangan murah yang digelar […]

  • pelayanan publik

    Bupati Tasikmalaya Lantik 215 Pejabat Baru

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Pelantikan 215 pejabat Tasikmalaya menegaskan komitmen integritas dan penguatan pelayanan publik. albadarpost.com, LENSA – Pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menyoroti kebutuhan mendesak akan penguatan pelayanan publik. Dalam acara yang digelar di Aula Pendopo Baru, Selasa, 9 Desember 2025, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kepercayaan struktural, melainkan amanah […]

  • Mutasi Polres Tasikmalaya

    Mutasi Polres Tasikmalaya, Estafet Kepemimpinan Baru Resmi Dimulai

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pergantian pejabat di lingkungan kepolisian sering kali terlihat sebagai agenda rutin organisasi. Namun di balik prosesi tersebut, ada harapan baru tentang pelayanan, keamanan, dan kedekatan aparat dengan masyarakat. Suasana itu terasa dalam upacara serah terima jabatan yang berlangsung di Lapangan Hitam Mapolres Tasikmalaya, Selasa (2/6/2026). Sebanyak empat jabatan strategis resmi berganti […]

  • Ilustrasi sistem SG Alert Singapura dengan notifikasi darurat muncul di layar ponsel dan suara sirene nasional.

    SG Alert Bikin Heboh, Sirene Darurat Bisa Tembus Ponsel Tanpa Internet

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Bayangkan Anda sedang berada di pusat perbelanjaan, kereta bawah tanah, atau bahkan tertidur dengan ponsel dalam mode senyap. Tiba-tiba layar menyala sendiri. Sirene keras berbunyi. Ponsel bergetar selama beberapa detik. Dan sebuah pesan darurat langsung muncul di layar. Itulah yang dirasakan warga pada Minggu (10/5/2026) lewat SG Alert, sistem notifikasi darurat […]

  • usaha minuman kekinian

    Ternyata Ini Peluang Usaha Minuman Kekinian Paling Cepat Balik Modal

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Usaha minuman kekinian kini menjadi salah satu peluang bisnis paling menjanjikan. Banyak orang mencari ide bisnis minuman modern, peluang jualan minuman viral, hingga usaha minuman modal kecil yang cepat balik modal. Namun, tidak semua menyadari bahwa keberhasilan bisnis ini bukan hanya soal tren, melainkan strategi yang tepat. Selain itu, perubahan gaya […]

  • ASN Judi Online

    ASN Jabar Terjerat Judi Online, PPATK Ungkap Fakta Mengejutkan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 47
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Temuan mengenai ASN judi online kembali menjadi perhatian publik setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menunjukkan adanya transaksi judi online dengan nilai sekitar Rp14 miliar yang berkaitan dengan sejumlah aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Jabar. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan […]

expand_less