Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dalam Dua Hari, Garut Dilanda Tujuh Kebakaran Lahan

Dalam Dua Hari, Garut Dilanda Tujuh Kebakaran Lahan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 7
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musim kemarau di Kabupaten Garut mulai menunjukkan dampaknya. Dalam waktu hanya dua hari, sedikitnya tujuh kejadian Kebakaran Lahan Garut tercatat di sejumlah kecamatan. Berdasarkan rekapitulasi laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut, kebakaran tidak hanya menghanguskan lahan dan kebun bambu, tetapi juga beberapa kali mendekati permukiman warga. Beruntung, respons cepat petugas bersama TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat berhasil mencegah kobaran api berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Rentetan kebakaran lahan di Garut, kebakaran kebun bambu, dan meningkatnya risiko kebakaran selama musim kemarau menjadi peringatan bahwa kondisi vegetasi yang mengering kini semakin mudah terbakar. Di sejumlah lokasi, warga bahkan sempat panik karena api bergerak cepat mengikuti embusan angin.

Api Hampir Mencapai Permukiman Warga

Peristiwa yang paling mengkhawatirkan terjadi di Kampung Pangkalan, Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, pada Selasa (4/8/2026).

Kebakaran melanda area perkebunan seluas sekitar dua hektare. Kobaran api terus meluas hingga mendekati kawasan permukiman, sehingga memicu kekhawatiran warga sekitar.

Disdamkarmat Garut segera mengerahkan personel. Mereka mendapat dukungan dari Denbekang Garut, TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke rumah-rumah warga.

Pada hari yang sama, kebakaran juga terjadi di Kampung Nyalindung, Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong, yang menghanguskan lahan bambu seluas sekitar 200 meter persegi. Laporan cepat dari masyarakat membantu petugas memadamkan api sebelum meluas. Hingga kini, penyebab dua kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan.

Lima Kebakaran Terjadi Hanya dalam Sehari

Situasi belum sepenuhnya mereda. Sehari kemudian, Rabu (5/8/2026), Disdamkarmat kembali menerima lima laporan kebakaran di lokasi berbeda.

Di Kecamatan Malangbong, kebakaran melanda lahan bambu sekitar 150 meter persegi di Kampung Cigorowong. Warga segera meminta bantuan karena api membesar dan dikhawatirkan mengenai jaringan kabel listrik.

Dua kejadian lainnya terjadi di Kecamatan Limbangan. Kebakaran pertama menghanguskan lahan milik warga di kawasan Pasir Astana dengan luas sekitar 50 x 50 meter. Sementara itu, kebakaran kedua terjadi di Kampung Kudang setelah api dari sisa pembakaran di tempat pembuangan sampah sementara (TPS) merambat ke lahan dan kebun bambu seluas sekitar 30 x 30 meter.

Di Kecamatan Cilawu, kebun bambu milik Haji Miftah seluas sekitar 900 meter persegi ikut terbakar. Dugaan sementara mengarah pada kondisi vegetasi yang sangat kering. Gesekan ranting dan daun yang dipicu embusan angin diduga menjadi pemantik munculnya api.

Sementara itu, di Kecamatan Karangpawitan, lahan bambu seluas sekitar 500 meter persegi di Kampung Timbanghayu juga hangus terbakar. Warga segera menghubungi Call Center Disdamkarmat setelah melihat kobaran api terus membesar dan bergerak menuju area yang lebih luas.

Mengapa Kebakaran Mudah Terjadi Saat Kemarau?

Musim kemarau membuat rumput, semak, daun, dan ranting kehilangan kadar air. Dalam kondisi tersebut, percikan api kecil saja dapat berkembang menjadi kebakaran apabila tertiup angin.

Selain faktor alam, aktivitas manusia juga berpotensi memicu kebakaran. Pembakaran sampah di lahan terbuka maupun puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat menjadi awal munculnya titik api.

Karena itu, Disdamkarmat mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim kemarau masih berlangsung.

Apa yang Harus Dilakukan Warga?

Melihat meningkatnya Kebakaran Lahan Garut, masyarakat diimbau memperkuat langkah pencegahan.

Warga diminta tidak membersihkan lahan dengan cara membakar, menghindari pembakaran sampah di sekitar vegetasi kering, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Selain itu, masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila melihat asap atau titik api sekecil apa pun. Penanganan pada tahap awal jauh lebih efektif dibandingkan ketika api sudah meluas dan mengancam permukiman.

Langkah sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah kerugian yang lebih besar selama musim kemarau.

Kolaborasi Jadi Kunci Menekan Risiko Kebakaran

Rentetan tujuh kebakaran dalam dua hari menunjukkan bahwa ancaman kebakaran lahan tidak lagi bersifat insidental, tetapi perlu menjadi perhatian bersama.

Keberhasilan menyelamatkan permukiman warga di Banyuresmi memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara petugas, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat. Tanpa laporan cepat dari warga dan respons sigap di lapangan, dampak kebakaran berpotensi jauh lebih besar.

Memasuki periode kemarau, kewaspadaan menjadi langkah pertama yang harus dijaga. Mencegah satu titik api berarti melindungi lingkungan, rumah, dan keselamatan banyak orang.

Kemarau memang tidak bisa dihentikan, tetapi kobaran api masih bisa dicegah. Satu puntung rokok atau satu pembakaran liar mungkin tampak sepele, tetapi dalam hitungan menit dapat berubah menjadi ancaman bagi satu kampung. Ketika semua warga peduli, setiap titik api bisa dihentikan sebelum berubah menjadi bencana. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbandingan Militer AS vs Iran 2026 berdasarkan data Global Firepower tentang anggaran, tank, pesawat, dan kapal selam.

    AS vs Iran: Siapa Lebih Kuat? Ini Data Global Firepower

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 294
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan Militer AS vs Iran kembali menjadi sorotan setelah laporan terbaru dari Global Firepower merilis indeks kekuatan militer 2026. Data tersebut menunjukkan perbedaan signifikan antara kekuatan militer Amerika Serikat dan Iran, baik dari sisi anggaran, personel, maupun alutsista strategis. Dalam laporan itu, Amerika Serikat menempati peringkat pertama dunia dengan PowerIndex sekitar […]

  • ASN angkutan umum

    Garut Berlakukan Wajib ASN Naik Angkutan Umum Dua Hari Sepekan

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Pemkab Garut mewajibkan ASN naik angkutan umum setiap Senin dan Jumat untuk mengurangi kemacetan dan mendukung sektor transportasi. albadarpost.com, LENSA – Kepadatan kendaraan di pusat Kabupaten Garut beberapa bulan terakhir menuai keluhan warga. Pemerintah daerah menilai sumber masalahnya bukan hanya volume kendaraan warga, tetapi juga mobilitas aparatur sipil negara (ASN) yang menggunakan kendaraan pribadi. Mulai […]

  • Ilustrasi Kais dan Laila dalam legenda sufi Laila Majnun dengan nuansa Timur Tengah klasik.

    Siapa Laila dan Majnun? Kisah Cinta Sufi yang Menggetarkan Dunia

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 266
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Nama Laila Majnun sudah lama dikenal sebagai simbol cinta paling tragis dalam sejarah sastra Timur Tengah. Dalam kisah sufi klasik, Kais dan Laila bukan hanya tokoh romansa biasa, tetapi juga lambang cinta, kerinduan, dan pencarian spiritual yang terus dibicarakan hingga hari ini. Legenda cinta ini bahkan melampaui batas budaya dan zaman. Dari […]

  • “Suasana hening menjelang Subuh saat seseorang berdoa dan bermunajat kepada Allah di dalam rumah”

    Doa Sebelum Subuh Ini Harus Diamalkan Saat Hidup Sedang Berat

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak semua orang kuat menghadapi hidup yang terasa berat setiap hari. Ada yang terlihat tersenyum di siang hari, tetapi diam-diam menangis saat malam tiba. Menariknya, belakangan semakin banyak orang mulai mencari ketenangan lewat doa sebelum Subuh. Sebagian bahkan mengaku hidupnya perlahan berubah setelah rutin mengamalkan doa mustajab di waktu menjelang Subuh. Bukan […]

  • Gedung revitalisasi PLUT Tasikmalaya terkait dugaan korupsi anggaran UMKM Rp3,4 miliar.

    Rp3,4 Miliar Disorot! Dugaan Korupsi PLUT Tasikmalaya Menggema

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERUTA DAERAH – Anggaran Rp3,4 miliar untuk pemberdayaan UMKM seharusnya menjadi energi baru bagi pelaku usaha kecil di Kabupaten Tasikmalaya. Namun kini, dana tersebut justru berada dalam pusaran dugaan Korupsi PLUT Tasikmalaya. Sorotan publik menguat karena proyek revitalisasi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) diduga menyisakan tanda tanya dari proses tender hingga tahap pelaksanaan. Data […]

  • Prediksi Semen Padang vs Persib

    Prediksi Semen Padang vs Persib: Data, Taktik, dan Peluang Skor Terbongkar

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Prediksi Semen Padang vs Persib menjadi sorotan karena perbedaan performa yang mencolok. Dalam analisis ini, prediksi skor Semen Padang vs Persib, peluang handicap, hingga over/under akan dibedah secara tajam. Selain itu, statistik performa dan kekuatan line-up memperkuat gambaran siapa yang lebih layak diunggulkan. Performa Terbaru: Grafik Naik vs Turun Di satu […]

expand_less