Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Laporan Warga Berbuah Penangkapan, 7 Pemuda Diamankan

Laporan Warga Berbuah Penangkapan, 7 Pemuda Diamankan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dugaan aktivitas geng motor Garut kembali menjadi perhatian. Berawal dari laporan warga, Tim Patroli Presisi Polres Garut mengamankan tujuh pemuda beserta sejumlah barang bukti yang diduga terkait potensi aksi kekerasan jalanan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Petugas turut menyita senjata tajam, tongkat bisbol, dan sepuluh sepeda motor, sebagian tanpa TNKB.

Menariknya, pengungkapan tersebut berawal dari informasi yang disampaikan warga kepada kepolisian. Respons cepat aparat kemudian mencegah situasi berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih besar.

Laporan Warga Langsung Ditindaklanjuti Patroli Presisi

Kasat Samapta Polres Garut AKP Ardiyanto SH MP membenarkan bahwa pihaknya menerima pengaduan masyarakat mengenai sekelompok pengendara motor yang berkumpul dan menimbulkan keresahan.

Setelah menerima laporan tersebut, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut segera bergerak melakukan penelusuran ke beberapa titik yang dianggap rawan.

Upaya itu kemudian mengarah ke Kampung Mekarsari, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul.

Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pemuda yang sedang berkumpul.

“Tim Patroli Presisi langsung bergerak menindaklanjuti laporan masyarakat dan melakukan penelusuran ke beberapa titik yang diduga menjadi lokasi berkumpulnya kelompok tersebut. Di Kampung Mekarsari Desa Jayaraga Kecamatan Tarogong Kidul, petugas menemukan sekelompok pemuda yang sedang berkumpul dan kemudian dilakukan pemeriksaan serta pengamanan,” ujar AKP Ardiyanto saat dihubungi.

Golok dan Tongkat Bisbol Turut Diamankan

Dalam pemeriksaan di lokasi, petugas mengamankan tujuh orang pemuda beserta sejumlah barang yang diduga berpotensi digunakan dalam aksi kekerasan.

Barang bukti yang ditemukan meliputi dua bilah golok dengan ukuran berbeda, satu tongkat bisbol, serta beberapa sarung senjata tajam.

Selain itu, polisi juga mengamankan sepuluh unit sepeda motor. Beberapa kendaraan diketahui tidak menggunakan pelat nomor kendaraan.

Petugas turut menyita beberapa telepon genggam dan helm yang berada di lokasi.

Selanjutnya, seluruh pemuda beserta barang bukti dibawa ke Mapolres Garut guna menjalani pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut.

Patroli Akan Terus Ditingkatkan pada Jam Rawan

AKP Ardiyanto menegaskan Polres Garut berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui peningkatan patroli preventif, terutama pada waktu-waktu yang dianggap rawan.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas.

“Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan terus meningkatkan patroli serta menindak tegas segala bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas, termasuk aksi geng motor, balap liar, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, maupun tindak kriminal lainnya,” tegasnya.

Karena itu, kehadiran masyarakat dalam memberikan informasi dinilai sangat membantu aparat dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Respons Cepat Jadi Kunci Pencegahan Kejahatan Jalanan

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada malam hingga dini hari, sinergi antara warga dan aparat keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah tindak kriminal.

Respons cepat terhadap laporan masyarakat terbukti mampu meminimalkan potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi peristiwa yang lebih serius.

Polres Garut berharap langkah preventif tersebut dapat menekan aksi kejahatan jalanan, balap liar, maupun aktivitas yang berpotensi mengancam keselamatan warga.

Dengan demikian, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Garut dapat terus terjaga.

Keamanan sebuah daerah tidak hanya dibangun oleh patroli aparat, tetapi juga oleh keberanian warga yang memilih melapor sebelum bahaya berubah menjadi penyesalan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UAS Madrasah Diniyah

    Saat Anak Lain Libur, Santri Diniyah Tasikmalaya Justru Sibuk Ujian

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Saat sebagian sekolah formal mulai memasuki suasana akhir semester dan aktivitas belajar berangsur lebih longgar, para peserta UAS Madrasah Diniyah di Kabupaten Tasikmalaya justru sedang menghadapi pekan yang padat. Santri diniyah masih duduk di ruang kelas, membuka lembar soal, dan mengulang hafalan yang telah mereka pelajari selama berbulan-bulan. Pemandangan itu terlihat pada […]

  • Ilustrasi perjalanan hidup manusia dari lahir dalam kekosongan, menjalani kehidupan penuh ambisi dunia, hingga kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amalnya

    Hakikat Hidup Manusia: Mencari, Meninggalkan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Suatu hari nanti, manusia akan mengingat satu kebenaran yang sering ia abaikan sepanjang hidupnya. Saat itu, tidak ada lagi suara pasar, tidak ada gemerlap dunia, dan tidak ada sorotan pencapaian. Yang tersisa hanyalah dirinya sendiri menghadap pertanyaan yang tak bisa dihindari. Manusia datang ke dunia ini tanpa membawa apa pun. Ia lahir […]

  • Ilustrasi Amul Huzni, Nabi Muhammad bersedih kehilangan Abu Thalib dan Khadijah serta peristiwa Isra Mi'raj sebagai penguat iman

    Amul Huzni: Saat Dunia Rasulullah Runtuh, Langit Justru Terbuka

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Amul Huzni atau tahun kesedihan Nabi Muhammad, menjadi salah satu fase paling mengguncang dalam sejarah Islam. Pada masa ini, Rasulullah kehilangan dua sosok terpenting: pelindung dan pendamping hidup. Namun, di balik Amul Huzni, tersimpan pelajaran besar tentang keteguhan, kesabaran, dan kekuatan iman yang terus relevan hingga hari ini. Ketika Dua Cahaya Padam […]

  • Ilustrasi siluet wanita berkerudung hitam duduk berdoa di atas sajadah, menundukkan kepala sambil menangis, melambangkan keikhlasan amal dan bahaya riya dalam ibadah.

    Riya, Musuh Sunyi yang Menghabiskan Pahala

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 155
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Nanti, ketika manusia berdiri sendiri di hadapan Allah, amal tidak lagi bersuara lantang. Tidak ada tepuk tangan. Tidak ada sanjungan. Yang tersisa hanyalah niat yang pernah tersembunyi di dalam dada. Pada saat itu, banyak manusia terdiam. Mereka melihat amal yang dahulu tampak besar, namun kini terasa ringan. Ada salat yang rajin, sedekah […]

  • editorial media

    Editorial: Menjaga Kontrol Sosial Publik

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Editorial media adalah sikap resmi pers untuk menjaga kontrol sosial dan kepentingan publik secara terbuka. Media Menyatakan Sikap, Mengapa Ini Penting albadarpost.com, EDITORIAL – Pertanyaan tentang boleh atau tidaknya media beropini kembali muncul di ruang publik. Ini bukan perdebatan baru, tetapi tetap relevan karena menyangkut cara pers menjalankan perannya di tengah demokrasi. Yang dipersoalkan bukan […]

  • Macan Papandayan

    Fakta Terungkap! Video Macan Papandayan Ternyata Hoaks

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Macan Papandayan kembali menjadi perbincangan setelah sebuah video yang beredar luas melalui WhatsApp mengklaim seekor macan turun gunung dan menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut. Narasi tersebut menyebar dengan cepat, memicu kekhawatiran masyarakat, bahkan membuat sebagian warga mempertanyakan keamanan kawasan wisata alam itu. Namun, hasil penelusuran menunjukkan fakta […]

expand_less