Breaking News
light_mode
Beranda » Opini » Riya, Musuh Sunyi yang Menghabiskan Pahala

Riya, Musuh Sunyi yang Menghabiskan Pahala

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, OPINI – Nanti, ketika manusia berdiri sendiri di hadapan Allah, amal tidak lagi bersuara lantang. Tidak ada tepuk tangan. Tidak ada sanjungan. Yang tersisa hanyalah niat yang pernah tersembunyi di dalam dada.

Pada saat itu, banyak manusia terdiam. Mereka melihat amal yang dahulu tampak besar, namun kini terasa ringan. Ada salat yang rajin, sedekah yang rutin, serta dakwah yang luas. Akan tetapi, semua itu berdiri tanpa ruh.

Syekh Athaillah As-Sakandari telah lama mengingatkan melalui Al-Hikam, “Tanamlah dirimu dalam tanah kerendahan, sebab setiap sesuatu yang tumbuh tanpa ditanam tidak akan sempurna buahnya.” Kalimat ini terasa semakin tajam ketika amal tidak ditanam dalam kerendahan dan keikhlasan.

Keinginan Terkenal yang Menghancurkan dari Dalam

Tidak ada sesuatu yang lebih berbahaya bagi pelaku amal kebajikan selain keinginan tersembunyi untuk diakui. Pada awalnya, seseorang beramal karena Allah. Namun seiring waktu, ia mulai menoleh pada pandangan manusia.

Baca juga: Psikologi Nafsu dalam Islam: Peta Batin Manusia yang Tak Pernah Netral

Di sanalah hawa nafsu mengambil alih. Keinginan akan kedudukan dan popularitas tumbuh perlahan. Padahal, amal yang bercampur riya kehilangan nilainya di sisi Allah.

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam telah bersabda:

“Barang siapa yang merendahkan diri karena Allah, maka Allah akan memuliakannya. Dan barang siapa yang menyombongkan diri, maka Allah akan menghinakannya.”
(HR. Muslim)

Hadis ini akan menjadi kenyataan mutlak di masa depan. Mereka yang merendah akan Allah angkat, sementara mereka yang membesarkan diri akan diturunkan tanpa kehormatan.

Peringatan Ulama tentang Penyakit Riya

Syekh Ibrahim bin Adham rahimahullah berkata dengan nada yang sangat tegas, “Jangan engkau berbicara tentang mencari keridaan Allah, sementara di hatimu masih terbersit keinginan untuk terkenal.” Nasihat ini terasa seperti cermin bagi hati yang belum bersih.

Al-Qur’an pun menyingkap bahaya riya secara gamblang. Allah berfirman:

“Maka celakalah orang-orang yang salat, yaitu mereka yang berbuat riya.”
(QS. Al-Ma’un: 4–6)

Ayat ini menegaskan bahwa ibadah yang tampak indah bisa berubah menjadi petaka jika niatnya rusak. Oleh karena itu, amal tidak cukup hanya dikerjakan, tetapi harus dijaga dari penyakit hati.

Riya Menggerogoti Pahala Tanpa Suara

Riya tidak selalu terlihat. Ia bekerja dalam diam. Ia masuk melalui rasa bangga, lalu tumbuh menjadi harapan pujian. Akibatnya, pahala amal terkikis sedikit demi sedikit hingga tak bersisa.

Baca juga: Batal Wudhu? Ini Larangan yang Wajib Diketahui Muslim

Karena itu, seorang mukmin perlu menjaga dan membersihkan hatinya. Ikhlas harus menjadi benteng utama. Tanpa ikhlas, amal hanya menjadi rutinitas kosong.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

“Padahal mereka hanya diperintah untuk menyembah Allah dengan ikhlas.”
(QS. Al-Bayyinah: 5)

Ayat ini menegaskan bahwa inti dari semua ibadah adalah keikhlasan. Tanpanya, amal tidak memiliki nilai di akhirat.

Menanam Rendah untuk Menuai Kemuliaan

Selama waktu masih ada, hati perlu terus diawasi. Setiap amal perlu ditanya ulang: untuk siapa semua ini dilakukan? Dengan muhasabah yang jujur, riya dapat ditekan, dan ikhlas dapat ditumbuhkan.

Kelak, manusia tidak diselamatkan oleh banyaknya amal, melainkan oleh kemurnian niat. Maka tanamlah diri dalam kerendahan, agar amal berbuah keselamatan.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • arsitektur Islam

    Mengapa Arsitektur Islam Selalu Memukau? Ini Jawabannya

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRWALA – Banyak orang mengagumi keindahan masjid, kubah, dan ornamen Timur Tengah. Namun, tidak semua orang memahami bahwa arsitektur Islam bukan hanya soal bangunan yang indah. Seni arsitektur Islam, desain bangunan Islam, dan gaya arsitektur masjid justru menyimpan nilai spiritual, filosofi, serta pesan kehidupan yang sangat dalam. Karena itu, bangunan dalam tradisi Islam selalu […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa dengan latar langit senja melambangkan tawakal dan tafwid kepada Allah.

    Tawakal dan Tafwid: Jalan Tenang di Tengah Badai Hidup

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tawakal dan Tafwid bukan sekadar istilah tasawuf, melainkan kewajiban batin yang ditegaskan dalam kitab Safinah an-Naja. Dalam ajaran Islam, tawakal berarti bersandar kepada Allah setelah berikhtiar, sedangkan tafwid bermakna menyerahkan seluruh urusan kepada-Nya dengan penuh keyakinan. Dua sikap ini membentuk fondasi ketenangan jiwa seorang Muslim. Karena itu, memahami tawakal dan tafwid menjadi […]

  • Ilustrasi peta Iran gelap tanpa koneksi internet dengan simbol jaringan terputus, menggambarkan pemadaman internet nasional.

    Internet Iran Lumpuh 23 Hari, Warga Terisolasi dari Dunia

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Fenomena internet Iran lumpuh kini menjadi sorotan global. Pemadaman internet Iran yang berlangsung selama 23 hari ini mencatat rekor sebagai gangguan jaringan terpanjang dalam sejarah modern negara tersebut. Kondisi ini membuat masyarakat di Iran terisolasi dari dunia digital, sementara akses komunikasi dan informasi global nyaris terhenti total. Selain itu, istilah seperti […]

  • Ilustrasi seseorang merenung setelah posting ibadah di media sosial karena takut riya

    Tanpa Sadar! Ini Cara Riya Masuk Lewat Postingan Kebaikan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Riya media sosial sering terjadi tanpa disadari. Banyak orang merasa sedang berbagi kebaikan, padahal bisa jadi itu adalah pamer ibadah, pencitraan amal, atau keinginan mendapatkan pujian. Di era digital, batas antara inspirasi dan riya semakin tipis. Karena itu, memahami cara menghindari riya di media sosial menjadi sangat penting agar amal tetap ikhlas […]

  • Murobbi Tasikmalaya

    Hadiri Murobbi, Wabup Tasik Tekankan Fondasi Akhlak untuk Daya Saing

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Murobbi Tasikmalaya semakin menguat sebagai gerakan pembinaan spiritual yang strategis. Kegiatan Murobbi, pembinaan keagamaan, dan penguatan nilai religius di Tasikmalaya menjadi sorotan setelah Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, hadir langsung dalam agenda tersebut pada Sabtu (4/4/2026). Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa gerakan Murobbi di Tasikmalaya tidak sekadar rutinitas keagamaan. Sebaliknya, […]

  • Pengendalian Inflasi Tasikmalaya

    Pengendalian Inflasi Tasikmalaya Raih Juara Nasional, Stabilitas Harga Terjaga

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Tasikmalaya meraih juara nasional Pengendalian Inflasi Daerah 2025, kebijakan daerah stabilkan harga pangan warga. albadarpost.com, PELITA – Kabupaten Tasikmalaya meraih penghargaan nasional sebagai Juara Satu Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten/Kota Berprestasi 2025. Penghargaan diberikan pada malam puncak Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Jakarta, Jumat, 28 November 2025. Pencapaian ini menutup tahun penuh tekanan ekonomi […]

expand_less