Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Krisis Air Bersih Meluas, Ciamis Resmi Siaga Darurat

Krisis Air Bersih Meluas, Ciamis Resmi Siaga Darurat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ember-ember mulai berjajar di depan rumah warga. Sebagian sumur yang selama ini menjadi sumber kehidupan perlahan kehilangan air. Di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis, musim kemarau 2026 mulai memperlihatkan dampaknya. Kekeringan Ciamis kini tidak lagi sebatas potensi, tetapi sudah berubah menjadi krisis air bersih yang dirasakan warga di beberapa desa.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) resmi menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan serta Lahan (Karhutla). Keputusan itu diambil setelah hasil pemantauan lapangan menunjukkan sejumlah wilayah mulai mengalami kekurangan pasokan air bersih, sementara hujan belum juga turun dalam beberapa waktu terakhir.

Dua Desa Sudah Mengalami Krisis Air Bersih

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengatakan status siaga darurat ditetapkan sebagai langkah antisipasi agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat sebelum dampak kemarau meluas.

Menurutnya, hasil monitoring menunjukkan beberapa wilayah mulai mengalami penurunan ketersediaan air bersih. Kondisi tersebut diperkuat oleh prakiraan musim dari BMKG, serta Surat Edaran Gubernur Jawa Barat dan Surat Edaran Bupati Ciamis mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana kekeringan dan Karhutla.

“Status siaga darurat ditetapkan karena masyarakat di beberapa wilayah sudah mulai mengalami kekurangan air bersih. Selain itu, musim kemarau juga mulai terasa karena hujan tidak turun di sejumlah wilayah Kabupaten Ciamis,” ujar Ani, Kamis (9/7/2026).

Hingga awal Juli 2026, laporan resmi baru datang dari dua desa di Kecamatan Banjarsari, yakni Desa Kawasen dan Desa Cibadak.

Kekeringan Ciamis

Mobil tangki BPBD Kabupaten Ciamis mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak kekeringan, Kamis (9/7/2026).

Lebih dari Seribu Warga Terdampak Kekeringan

Di Dusun Cibeureum, Desa Cibadak, sejumlah sumur warga mulai mengering. Akibatnya, kebutuhan air untuk minum, memasak, mandi, hingga mencuci ikut terganggu.

Pemerintah Desa Cibadak kemudian mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada BPBD Ciamis.

Berdasarkan surat resmi pemerintah desa tertanggal 8 Juli 2026, kekeringan telah berdampak pada 171 kepala keluarga atau 513 jiwa.

Sementara itu, sebelumnya BPBD juga telah menyalurkan bantuan air bersih ke Dusun Panamun, Desa Kawasen. Di wilayah tersebut, krisis air menyentuh 140 kepala keluarga atau 429 jiwa, terdiri atas 242 jiwa di RT 26 dan 187 jiwa di RT 27.

Meski jumlah laporan masih lebih sedikit dibandingkan musim kemarau 2023, BPBD memilih meningkatkan kewaspadaan sejak dini.

“Kalau dibandingkan tahun 2023 memang belum sebanyak saat itu. Namun beberapa wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi sudah mulai menunjukkan gejala kekurangan air bersih,” kata Ani.

Delapan Kecamatan Masuk Zona Rawan Kekeringan

BPBD memetakan sedikitnya delapan kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan tertinggi terhadap kekeringan, yaitu Banjaranyar, Pamarican, Cimaragas, Banjarsari, Cidolog, Cipaku, Cihaurbeuti, dan Cijeungjing.

Meski demikian, hingga kini laporan resmi baru berasal dari Kecamatan Banjarsari.

Ani menjelaskan bahwa wilayah tersebut hanya memiliki satu Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), yakni di Desa Purwasari. Karena itu, ketika sumur warga mulai mengering, distribusi air bersih menjadi solusi paling cepat yang dapat dilakukan.

“Begitu ada laporan dan hasil asesmen menunjukkan masyarakat mulai kesulitan air, kami langsung menyiapkan distribusi air bersih sesuai kebutuhan dan skala prioritas,” ujarnya.

BPBD Siapkan Mobil Tangki hingga Koordinasi Lintas Instansi

Selama masa siaga darurat, BPBD telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.

Petugas akan terus memantau kondisi mata air, sumur, sungai, dan embung. Selain itu, informasi prakiraan cuaca dari BMKG juga dipantau secara berkala untuk mengetahui perkembangan musim kemarau.

Di sisi lain, BPBD telah menyiapkan armada mobil tangki, tandon air, serta titik distribusi apabila kebutuhan air bersih semakin meningkat.

Koordinasi juga diperkuat bersama PDAM, DPUPRP, DPRKPLH, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga para relawan.

Selain penanganan darurat, BPBD mendorong pembangunan embung, penampungan air hujan, dan perlindungan kawasan resapan sebagai solusi jangka panjang menghadapi musim kemarau yang berulang.

BPBD Minta Warga Hemat Air dan Waspadai Karhutla

BPBD mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara efektif dan efisien selama musim kemarau berlangsung.

Warga juga diminta tidak membakar sampah maupun lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta ikut menjaga hutan dan sumber-sumber air agar risiko kebakaran maupun kekeringan tidak semakin besar.

Menurut Ani, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar dampak musim kemarau dapat ditekan sejak dini.

Kemarau memang tidak bisa dihentikan. Namun, ketika pemerintah bergerak cepat dan masyarakat ikut menjaga setiap tetes air yang tersisa, krisis tidak harus berubah menjadi bencana yang lebih besar. Pencegahan selalu lebih murah daripada penyesalan ketika sumur benar-benar kering. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • dean james wn belanda

    Heboh! Dean James Disebut Masih WN Belanda, Nasibnya Terancam?

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Dean James WN Belanda menjadi topik panas yang langsung menyita perhatian publik sepak bola. Isu ini muncul setelah data resmi menunjukkan bahwa pemain yang kini membela Timnas Indonesia tersebut masih tercatat sebagai warga negara Belanda. Kontroversi Dean James ini pun memunculkan berbagai spekulasi, terutama terkait keabsahan status kewarganegaraannya. Di sisi lain, […]

  • Rebo Wekasan

    Rebo Wekasan Menurut Islam, Ini Dalil dan Batasannya

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Rebo Wekasan atau Rabu Wekasan dikenal sebagai sebutan untuk Rabu terakhir bulan Safar. Di Indonesia, terutama dalam tradisi masyarakat Jawa, Rebo Wekasan kerap diisi dengan doa bersama, dzikir, pengajian, sedekah, hingga amalan tertentu. Namun, Rebo Wekasan dalam Islam tidak cukup dilihat hanya dari tradisinya. Ada persoalan akidah, ibadah, dan fikih yang perlu […]

  • kompetensi profesional guru abad 21

    PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENGHADAPI ABAD 21 

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    (Studi Kasus di SDN Karyasari Desa Bunisari Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur) Oleh Maman Herman1, Heni Purnamasari2maman.herman@unigal.ac.id ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi kompetensi guru abad 21 di SDN Karyasari Desa Bunisari Kecamatan Agrabinta Kabupaten Cianjur belum optimal. hal ini berhubungan dengan kompetensi profesional guru. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui gambaran kompetensi professional guru dalam menghadapi […]

  • Tauhid dalam kehidupan sehari-hari

    Kenapa Hati Gelisah? Ini Cara Menghidupkan Tauhid Sehari-hari

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 221
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernahkah seseorang merasa gelisah padahal hidup terlihat baik-baik saja? Harta cukup, pekerjaan ada, bahkan hubungan sosial berjalan lancar. Namun entah mengapa hati terasa kosong. Kondisi ini sering terjadi ketika manusia lupa menghadirkan Allah dalam hidupnya. Di sinilah pentingnya tauhid dalam kehidupan sehari-hari. Tauhid bukan hanya keyakinan bahwa Allah itu Esa. Lebih dari […]

  • Piala Soeratin Garut

    Piala Soeratin Garut, Mampukah Lahirkan Bintang Baru?

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di sebuah lapangan desa yang sederhana di Kecamatan Pamulihan, mimpi ratusan pemain muda mulai dipertaruhkan. Piala Soeratin Garut 2026 bukan sekadar kompetisi usia dini. Turnamen ini menjadi panggung pembuktian bagi pemain muda Garut, sekaligus jalur awal untuk menemukan talenta sepak bola Garut yang berpeluang menembus level lebih tinggi. Di balik setiap peluit […]

  • Indonesia vs Bulgaria

    Indonesia vs Bulgaria: Duel Dua Gaya yang Siap Meledak di Final

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Indonesia vs Bulgaria langsung mencuri perhatian karena mempertemukan dua karakter permainan yang bertolak belakang. Pertandingan final ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan adu identitas: pertahanan solid Indonesia menghadapi serangan tajam Bulgaria. Duel ini juga sering disebut sebagai “final taktik vs agresivitas”, sebuah narasi yang kuat dan menarik perhatian publik sepak […]

expand_less