Dari GOR Dadaha Menuju Porprov, Kejurkot Voli Tasikmalaya Jadi Panggung Atlet Lokal
- account_circle redaktur
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Walikota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara berfoto bersama Ketua Umum dan para atlit bola voli, Sabtu (20/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kejurkot Voli Tasikmalaya 2026 bukan sekadar turnamen antar klub. Di balik persaingan 10 tim terbaik yang bertanding di GOR Sukapura Dadaha, tersimpan harapan besar untuk melahirkan generasi atlet yang mampu membawa nama Kota Tasikmalaya bersinar di tingkat Jawa Barat.
Kejurkot Voli Tasikmalaya atau Kejuaraan Kota Bola Voli Tasikmalaya tahun ini menjadi sorotan karena berlangsung di tengah meningkatnya prestasi cabang olahraga voli daerah. Untuk pertama kalinya sejak Kota Tasikmalaya berdiri, tim bola voli berhasil menembus ajang Porprov Jawa Barat. Fakta tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini mulai menunjukkan hasil nyata.
Pembukaan kejuaraan dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, Sabtu (20/6/2026). Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap perkembangan olahraga prestasi di daerah.
Dari Turnamen Lokal Menuju Panggung Lebih Besar
Sebanyak lima tim putra dan lima tim putri terbaik dari berbagai klub Kota Tasikmalaya ambil bagian dalam kejuaraan ini. Selama dua hari penuh, para atlet muda akan bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus membuktikan hasil latihan yang mereka jalani selama berbulan-bulan.
Namun lebih dari sekadar trofi, Kejurkot Voli Tasikmalaya memiliki fungsi strategis sebagai bagian dari pembinaan atlet jangka panjang. Kompetisi ini menjadi ruang evaluasi bagi pelatih, pengurus, dan PBVSI untuk melihat perkembangan kemampuan teknik, mental bertanding, serta kesiapan pemain menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi.
Karena itu, setiap pertandingan memiliki nilai penting dalam proses regenerasi atlet daerah.
Prestasi Voli Tasikmalaya Mulai Menunjukkan Hasil
Dalam sambutannya, Diky Candranegara mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan cabang olahraga bola voli di Kota Tasikmalaya.
Menurutnya, keberhasilan tim voli menembus Porprov Jawa Barat menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Selama bertahun-tahun, target tersebut belum pernah terwujud. Kini, langkah besar itu akhirnya berhasil dicapai melalui kerja keras para atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga.
Lebih menarik lagi, mayoritas pemain yang tampil merupakan putra-putri asli Kota Tasikmalaya. Kondisi ini menunjukkan bahwa daerah memiliki potensi besar dalam mencetak atlet berkualitas tanpa harus bergantung pada pemain dari luar daerah.
Diky menilai keberhasilan olahraga tidak cukup dibangun melalui ambisi semata. Sebaliknya, prestasi harus lahir dari proses pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan.
Fasilitas Belum Ideal, Semangat Tetap Menyala
Di tengah euforia kompetisi, Diky juga mengakui bahwa sarana olahraga yang tersedia saat ini belum sepenuhnya ideal. Kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi berbagai tantangan membuat sejumlah kebutuhan pembenahan fasilitas belum bisa direalisasikan secara maksimal.
Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat para atlet untuk terus berkembang dan berprestasi.
Justru kondisi itu memperlihatkan kekuatan utama olahraga Tasikmalaya, yaitu semangat juang yang lahir dari kerja keras dan dedikasi.
Pemerintah daerah pun memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, serta cabang olahraga yang tetap konsisten menjalankan pembinaan di tengah berbagai keterbatasan.
PBVSI Fokus Mencetak Atlet Masa Depan
Ketua Umum PBVSI Kota Tasikmalaya, H. Oman Rohman, menegaskan bahwa kejuaraan ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara.
Menurutnya, PBVSI menjadikan Kejurkot Voli Tasikmalaya sebagai instrumen pembinaan yang terukur. Melalui kompetisi ini, pengurus dapat memantau perkembangan atlet sekaligus menjaring pemain potensial untuk mengikuti program pemusatan latihan kota.
Selain kemampuan teknis, PBVSI juga menilai aspek mental bertanding, disiplin, dan kemampuan bekerja sama dalam tim sebagai faktor penting yang menentukan masa depan seorang atlet.
Karena itu, setiap pertandingan menjadi kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan kualitas terbaik mereka.
PBVSI juga mengapresiasi dukungan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya yang turut memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan lancar.
Momentum Kebangkitan Voli Kota Tasikmalaya
Kejurkot Voli Tasikmalaya 2026 hadir pada saat yang tepat. Ketika prestasi mulai terlihat dan minat masyarakat terhadap olahraga voli terus meningkat, kompetisi seperti ini menjadi fondasi penting untuk memperkuat ekosistem olahraga daerah.
Selain mencetak juara, kejuaraan ini membuka peluang lahirnya atlet-atlet baru yang kelak dapat memperkuat Kota Tasikmalaya di tingkat provinsi bahkan nasional.
Semangat kompetisi, pembinaan berjenjang, serta dukungan berbagai pihak menjadi modal utama untuk membawa olahraga voli Tasikmalaya naik ke level yang lebih tinggi.
Di lapangan, para atlet memang memperebutkan poin dan kemenangan. Namun di balik itu semua, mereka sedang memperjuangkan mimpi besar yang membawa nama Kota Tasikmalaya ke panggung yang lebih luas.
Juara memang lahir dari pertandingan, tetapi atlet hebat lahir dari proses. Dan Kejurkot Voli Tasikmalaya 2026 sedang menyiapkan generasi yang siap mengubah mimpi menjadi prestasi. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar