Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tak Hanya Soal Izin, Truk Tambang Jadi Sorotan Bupati Garut

Tak Hanya Soal Izin, Truk Tambang Jadi Sorotan Bupati Garut

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tambang Garut kembali menjadi sorotan setelah Pemerintah Kabupaten Garut bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat menghentikan sementara operasional tiga lokasi pertambangan di Kecamatan Leles. Langkah tegas ini diambil karena ditemukan sejumlah pelanggaran regulasi, mulai dari aspek perizinan hingga penggunaan kendaraan yang tidak sesuai dengan daya dukung jalan umum.

Peninjauan dilakukan langsung oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono pada Rabu (3/6/2026).

Keputusan tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan ekonomi tetap harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat.

Saat Tim Gabungan Turun ke Lokasi Tambang

Kecamatan Leles merupakan salah satu kawasan yang memiliki aktivitas pertambangan cukup aktif. Di beberapa titik lokasi yang ditinjau, bentangan lahan terbuka terlihat kontras dengan hamparan pepohonan hijau yang masih tersisa di sekelilingnya.

Dari kejauhan, tebing tanah berwarna kecokelatan tampak membentuk undakan-undakan besar akibat aktivitas penggalian. Sementara itu, jalan akses menuju area tambang terlihat dipenuhi bekas tapak ban kendaraan berat yang membentuk alur cukup dalam di permukaan tanah.

Di salah satu sisi lokasi, debu tipis sesekali terangkat ketika kendaraan operasional melintas. Tidak terlalu pekat. Namun tetap terlihat.

Pemandangan seperti itu menjadi bagian yang ikut diperhatikan dalam peninjauan lapangan.

Selain memeriksa aspek administrasi, tim juga melihat langsung kondisi operasional yang berlangsung di lokasi pertambangan.

Bukan Hanya Soal Izin, Jalan Umum Ikut Jadi Perhatian

Kepala Dinas ESDM Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono menjelaskan bahwa penghentian sementara dilakukan karena masih terdapat ketentuan yang belum dipenuhi secara menyeluruh.

Selain persoalan perizinan, pemerintah juga menyoroti penggunaan kendaraan angkutan yang dinilai tidak sesuai dengan daya dukung jalan umum.

Menurut Bambang, aturan tersebut berlaku untuk seluruh jenis jalan, baik jalan nasional, provinsi, maupun kabupaten.

Persoalan ini bukan hal baru di berbagai daerah yang memiliki aktivitas pertambangan. Ketika kendaraan bertonase besar melintas secara berlebihan, jalan yang digunakan masyarakat setiap hari menjadi pihak pertama yang menerima dampaknya.

Lubang muncul lebih cepat.

Kerusakan juga datang lebih cepat.

Karena itu, pemerintah memilih mengambil langkah sebelum dampaknya semakin luas.

Warga Ingin Ekonomi Bergerak, Jalan Tetap Terjaga

Di sekitar kawasan tambang, aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

Sejumlah warga yang melintas menggunakan sepeda motor sempat memperlambat laju kendaraan saat rombongan pemerintah melakukan peninjauan. Ada pula yang berhenti sejenak di pinggir jalan untuk melihat aktivitas yang berlangsung dari kejauhan.

Di sebuah warung kecil dekat akses menuju lokasi tambang, pembicaraan mengenai kondisi jalan menjadi salah satu topik yang cukup sering muncul di kalangan warga.

Banyak warga sebenarnya memahami bahwa kegiatan pertambangan memiliki manfaat ekonomi. Sebagian masyarakat bahkan menggantungkan penghasilan dari aktivitas yang berkaitan dengan sektor tersebut.

Namun di saat yang sama, mereka juga menggunakan jalan yang sama untuk pergi bekerja, mengantar anak sekolah, atau membawa hasil pertanian.

Di sinilah keseimbangan itu menjadi penting.

Masyarakat tidak selalu menolak keberadaan tambang. Mereka hanya berharap manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak dibayar dengan kerusakan lingkungan atau jalan yang digunakan bersama setiap hari.

Syakur: Garut Harus Tetap Hijau dan Nyaman

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa langkah penghentian sementara ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten harus terus diperkuat agar pembangunan berjalan secara berkelanjutan.

Syakur menegaskan bahwa Garut harus tetap menjadi daerah yang hijau, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menggambarkan tantangan yang dihadapi banyak daerah saat ini. Di satu sisi, pembangunan membutuhkan investasi dan aktivitas ekonomi. Namun di sisi lain, lingkungan dan fasilitas publik juga harus tetap terjaga.

Mencari titik temu di antara keduanya memang tidak mudah.

Tetapi harus dilakukan.

Karena pembangunan yang baik bukan sekadar soal berapa banyak material yang keluar dari perut bumi. Pembangunan juga tentang bagaimana lingkungan tetap terawat dan masyarakat tetap merasakan manfaatnya.

Pesan untuk Seluruh Pelaku Usaha Tambang

Langkah penghentian terhadap tiga lokasi tambang di Leles menjadi pengingat bagi seluruh pelaku usaha pertambangan di Jawa Barat.

Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap kegiatan usaha berjalan sesuai aturan, baik dari sisi teknis, sosial, ekonomi, maupun lingkungan.

Apalagi jalan umum merupakan fasilitas yang digunakan oleh semua orang tanpa terkecuali.

Ketika satu pihak mengambil manfaat ekonomi dari sebuah aktivitas, maka tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dan infrastruktur juga harus ikut dijalankan.

Karena pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi yang tercatat dalam laporan. Masyarakat juga menilainya dari kondisi jalan yang mereka lewati setiap hari, dari udara yang mereka hirup, dan dari lingkungan tempat mereka membesarkan keluarga.

Di Leles, alat berat mungkin suatu hari berhenti bekerja dan aktivitas tambang bisa saja selesai. Namun jalan yang dilalui warga setiap pagi, sawah yang mereka rawat, serta lingkungan yang mereka wariskan kepada anak-anaknya akan tetap tinggal jauh lebih lama. Karena itulah, pembangunan terbaik bukan yang meninggalkan jejak paling besar, melainkan yang meninggalkan manfaat tanpa meninggalkan kerusakan. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yonif 323 Kongo

    6 Prajurit Yonif 323 Banjar Dilepas untuk Misi PBB di Kongo

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kisah Yonif 323 Kongo menjadi perhatian dalam acara pelepasan enam prajurit Yonif 323/Buaya Putih di Banjar, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2026). Keenam personel tersebut disebut terpilih untuk bergabung dalam Satgas BGC TNI KONGA XXXIX-H/MONUSCO dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kongo. Dari satuan di Banjar, mereka membawa nama Yonif 323/Buaya Putih […]

  • PBBAB Tasikmalaya

    GOR Susi Susanti Bergemuruh, 29 Regu PBBAB Siap Rebut Tiket Kejurcab

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lapangan GOR Susi Susanti mendadak bergemuruh oleh suara aba-aba dan hentakan langkah serempak para pelajar. Untuk pertama kalinya, Pawai Baris Berbaris Anak Bangsa atau PBBAB Tasikmalaya resmi masuk dalam rangkaian Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Tasikmalaya dan langsung menyedot perhatian ratusan peserta dari berbagai sekolah. Ajang PBBAB Tasikmalaya ini menghadirkan 29 regu dari […]

  • Menteri Sosial Gus Ipul silaturahmi dengan kiai dan pengasuh pesantren di kawasan Tapal Kuda Jawa Timur saat Lebaran

    Temui Kiai Pesantren Tapal Kuda, Gus Ipul Bawa Salam Presiden

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Gus Ipul silaturahmi kiai Tapal Kuda menjadi salah satu agenda penting pada momentum Idulfitri tahun ini. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan kunjungan Lebaran ke sejumlah ulama dan pengasuh pesantren di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur. Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul juga menyampaikan salam Presiden kepada para kiai, sekaligus mempererat […]

  • pergerakan masyarakat

    Menhub Prediksi Lonjakan Pergerakan Masyarakat saat Libur Natal–Tahun Baru

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Proyeksi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 naik menjadi 119,5 juta perjalanan. Pemerintah siapkan pengaturan transportasi. albadarpost.com, LENSA – Pergerakan masyarakat diperkirakan melonjak pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kementerian Perhubungan mencatat potensi perjalanan mencapai 119,5 juta orang—angka yang menegaskan skala mobilitas nasional dan dampaknya pada kesiapan infrastruktur transportasi. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan […]

  • Anggaran MBG

    Resmi! MK Larang Dana MBG Masuk Anggaran Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Anggaran MBG atau anggaran Program Makan Bergizi Gratis resmi menjadi perhatian publik setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan penting yang mengubah arah penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Melalui Putusan MK Nomor 40/PUU-XXIV/2026, hakim konstitusi menegaskan bahwa anggaran MBG yang bukan merupakan komponen utama pendidikan wajib dipisahkan dari anggaran operasional pendidikan […]

  • Strategi Perang Nabi

    Strategi Perang Nabi: Konsolidasi Kekuasaan di Tengah Krisis Abad ke-7

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Membaca Strategi Perang Nabi tanpa konteks geopolitik sama seperti membaca peta tanpa legenda. Perang-perang yang dipimpin Muhammad di Madinah tidak terjadi dalam ruang kosong. Ia berlangsung ketika kawasan Arab berada di persimpangan dua imperium besar yang sedang melemah: Bizantium dan Persia. Sejarawan Amerika, Fred M. Donner, dalam kajiannya tentang komunitas awal Islam, […]

expand_less