Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diky Prihatin Lihat Kantor KPU Tasikmalaya, Status Aset Jadi Perhatian

Diky Prihatin Lihat Kantor KPU Tasikmalaya, Status Aset Jadi Perhatian

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kondisi Kantor KPU Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi gedung yang dinilai kurang terawat.

Sorotan tersebut tidak hanya menyangkut bangunan fisik. Di baliknya, terdapat persoalan yang lebih panjang, yakni status aset antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yang hingga kini belum sepenuhnya tuntas.

Menurut Diky, kejelasan status kepemilikan menjadi salah satu kunci agar pengelolaan dan pemeliharaan gedung dapat berjalan lebih baik.

Ketika Rumah Demokrasi Menunggu Kepastian

Komisi Pemilihan Umum memiliki peran penting dalam menjaga jalannya demokrasi.

Dari lembaga inilah berbagai tahapan pemilu disiapkan, mulai dari pendataan pemilih, penyelenggaraan pemungutan suara, hingga penetapan hasil pemilu.

Karena itu, kondisi fasilitas kerja penyelenggara pemilu turut menjadi perhatian publik.

“Saya kasian melihat kondisi KPU sekarang. Gedungnya kurang terawat, padahal lembaga ini punya peran vital dalam demokrasi,” ujar Diky, Sabtu (30/5/2026).

Dari luar, bangunan KPU Kota Tasikmalaya masih berdiri dan digunakan untuk aktivitas pelayanan. Namun di beberapa bagian, kondisi fisik bangunan terlihat membutuhkan perhatian lebih dibanding sejumlah kantor pemerintahan yang telah mengalami perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, aktivitas pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Sejumlah pegawai terlihat menjalankan pekerjaan administratif dan pelayanan kelembagaan meski isu kondisi gedung kembali menjadi perhatian publik.

Persoalan Lama yang Belum Sepenuhnya Selesai

Diky menyatakan optimistis dapat membangun komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya guna membahas keberadaan dan kepemilikan aset kabupaten yang berada di wilayah Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, persoalan aset antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya bukan isu baru.

Pemekaran wilayah yang terjadi bertahun-tahun lalu menyisakan sejumlah urusan administrasi dan kepemilikan aset yang hingga kini masih membutuhkan penyelesaian.

Hingga saat ini, ia mengaku belum melakukan komunikasi langsung dengan Bupati Tasikmalaya terkait kondisi kantor KPU. Namun ia meyakini hubungan baik antara kedua pemerintah daerah dapat menjadi modal untuk mencari solusi bersama.

“Belum sampai saat ini saya bicara dengan Bupati soal KPU. Tapi saya yakin bisa kita selesaikan dengan kepala dingin,” katanya.

Pernyataan tersebut membuka harapan bahwa persoalan yang selama ini berjalan lambat dapat memperoleh titik terang melalui komunikasi yang lebih intensif.

Bukan Sekadar Gedung, Tapi Pelayanan Demokrasi

Bagi sebagian warga, kondisi kantor KPU mungkin bukan isu yang sering dibicarakan sehari-hari.

Namun menjelang setiap pemilu, lembaga ini menjadi salah satu tempat yang paling sibuk di Kota Tasikmalaya.

Di sinilah berbagai tahapan demokrasi disiapkan. Mulai dari urusan administrasi kepemiluan, logistik, hingga koordinasi dengan berbagai pihak.

Tidak sedikit masyarakat yang baru menyadari adanya persoalan aset tersebut setelah munculnya pernyataan dari Plh Wali Kota Tasikmalaya.

Karena itu, pembahasan mengenai gedung KPU sesungguhnya bukan hanya soal bangunan.

Persoalannya menyangkut bagaimana negara menyediakan ruang kerja yang layak bagi lembaga yang bertugas menjaga proses demokrasi.

Mungkinkah Menjadi Momentum Penyelesaian Aset?

Pernyataan Diky juga memunculkan pertanyaan yang cukup menarik.

Jika status aset dapat menghambat perawatan fasilitas publik, berapa banyak aset lain yang sebenarnya masih menunggu kepastian serupa pasca pemekaran daerah?

Pertanyaan lain juga tidak kalah relevan.

Mungkinkah persoalan gedung KPU menjadi momentum untuk menuntaskan berbagai urusan aset yang selama ini belum selesai antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya?

Jawabannya tentu membutuhkan proses.

Tentu penyelesaian persoalan aset tidak selalu berjalan cepat. Proses administrasi, koordinasi antarlembaga, hingga aspek hukum sering membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Namun komunikasi yang terbuka sering kali menjadi langkah awal untuk menyelesaikan persoalan yang telah berlangsung lama.

Apresiasi untuk KPU yang Tetap Bekerja

Di tengah kondisi yang belum ideal, Diky juga mengapresiasi jajaran KPU yang tetap menjalankan tugas dan tahapan pemilu.

Menurutnya, keterbatasan fasilitas tidak mengurangi semangat kerja penyelenggara pemilu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Karena itu, ia berharap solusi konkret dapat segera ditemukan setelah komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berlangsung.

Dengan adanya kejelasan status aset, pemerintah dapat menentukan langkah yang lebih pasti terkait pemeliharaan maupun pengembangan fasilitas kantor KPU.

Pemilu yang baik tidak hanya lahir dari surat suara dan bilik pencoblosan.

Ia juga lahir dari kerja panjang para penyelenggara yang setiap hari menjaga proses demokrasi tetap berjalan.

Dan ketika rumah demokrasi membutuhkan perhatian, yang sedang dibicarakan sesungguhnya bukan hanya sebuah gedung.

Yang dipertaruhkan adalah bagaimana sebuah daerah menghargai lembaga yang menjaga suara rakyat tetap memiliki tempat yang layak untuk bekerja dan melayani. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi seseorang merenung dengan tenang saat matahari terbit, menggambarkan makna syukur dan ketenangan hidup

    Kenapa Hidup Terasa Kurang? Ini Makna Syukur yang Terlupakan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa hidup kurang, padahal sebenarnya tidak? Makna syukur, arti bersyukur, dan hakikat syukur dalam kehidupan sering kali kabur di tengah rutinitas yang melelahkan. Kita sibuk mengejar lebih banyak, tetapi lupa menghargai apa yang sudah ada. Di titik inilah makna syukur sering terlupakan—bukan karena tidak punya alasan untuk bersyukur, tetapi karena kita […]

  • Pria Tewas Dalam Mobil

    Jalan KHZ Mustofa Mendadak Sunyi Saat Warga Temukan Pria Tewas di Mobil

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpsot.com, BERITA DAERAH – Pagi di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, awalnya berjalan seperti biasa. Kendaraan melintas rapat. Pedagang membuka toko. Pengemudi ojek online duduk menunggu orderan sambil menyeruput kopi. Namun menjelang siang, suasana berubah. Sebuah Daihatsu Sigra abu-abu bernopol Z 129 MJ yang sejak pagi terparkir di pinggir jalan mendadak menjadi pusat perhatian warga. […]

  • Ekosistem Halal Ciamis

    DPR RI & BPJPH Turun Tangan, Ekosistem Halal Ciamis “Digaskeun”

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ekosistem halal Ciamis kini bergerak cepat. Penguatan ekosistem halal di Ciamis bukan lagi sekadar wacana, melainkan langkah nyata yang mulai dijalankan dari hulu hingga hilir. Di tengah dorongan sertifikasi halal, UMKM dihadapkan pada satu kenyataan: peluang besar terbuka, tetapi risiko tertinggal juga semakin nyata. Senin, 27 April 2026, ruang BKPSDM Kabupaten […]

  • Demo Disdik Tasikmalaya

    Demo di Disdik Tasikmalaya Memanas, Massa Singgung “Kapitalisme Pendidikan”

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Demo Disdik Tasikmalaya pecah pada Rabu (20/05/2026) ketika puluhan massa dari Aliansi Rakyat mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. Mereka menyuarakan kritik keras terhadap dugaan praktik pungutan liar, penyimpangan program pendidikan, hingga isu dugaan “persentase proyek” dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Aksi berlangsung di depan kantor dinas dengan pengawalan […]

  • Leuwi Genteng Ciamis

    Leuwi Genteng Berduka, Polisi Ungkap Dua Fakta Penting

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Leuwi Genteng Ciamis menjadi perhatian publik setelah satu insiden pada Minggu (28/6/2026) memicu dua peristiwa sekaligus. Seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam, sementara seorang pengunjung lain mengalami luka setelah terjadi dugaan penganiayaan di lokasi. Peristiwa di kawasan wisata sungai tersebut kini masih dalam penyelidikan kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian […]

  • wawasan kebangsaan

    Pemkab Ciamis Perkuat Wawasan Kebangsaan ASN

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Pemkab Ciamis memperkuat wawasan kebangsaan ASN sebagai upaya menjaga persatuan dan mencegah ancaman sosial. albadarpost.com, CAKRAWALA – Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menegaskan pentingnya wawasan kebangsaan di tubuh aparatur sipil negara. Kebijakan ini tak hanya bertumpu pada seremonial, tetapi diarahkan pada penguatan kapasitas ASN sebagai perekat sosial di tengah ancaman narkoba dan meningkatnya intoleransi. Penguatan Nilai […]

expand_less