Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Kurban Sebelum Salat Id, Sah atau Tidak?

Kurban Sebelum Salat Id, Sah atau Tidak?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 24
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Waktu kurban kembali menjadi pembahasan yang ramai menjelang Idul Adha. Di tengah kesibukan masyarakat modern, banyak orang mulai mempertanyakan hukum menyembelih hewan kurban sebelum Salat Id berlangsung.

Sebagian masyarakat mengira penyembelihan bisa dilakukan kapan saja selama masih berada di bulan Dzulhijjah. Padahal dalam fiqih Islam, waktu penyembelihan kurban memiliki aturan khusus yang sudah dijelaskan langsung oleh Rasulullah ﷺ.

Dan ternyata, persoalan ini bukan sekadar soal teknis penyembelihan.

Tetapi juga menyangkut sah atau tidaknya ibadah kurban seseorang di sisi Allah SWT.

Rasulullah Tegas Soal Waktu Kurban

Mayoritas ulama sepakat bahwa penyembelihan hewan kurban baru dianggap sah setelah Salat Idul Adha selesai dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah.

Dalil utamanya berasal dari hadis shahih riwayat Bukhari dan Muslim:

“Barang siapa menyembelih sebelum salat Id, maka itu hanyalah daging yang ia persembahkan untuk keluarganya, bukan hewan kurban.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis tersebut menjadi dasar kuat dalam hukum fiqih kurban.

Artinya, hewan yang disembelih sebelum Salat Id hanya dianggap sembelihan biasa.

Bukan ibadah kurban.

Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu’ menjelaskan bahwa waktu kurban dimulai setelah Salat Id dan khutbah selesai. Pendapat serupa juga dijelaskan Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni.

Kenapa Harus Menunggu Salat Id?

Dalam fiqih Islam, Idul Adha bukan hanya tentang menyembelih hewan.

Tetapi juga tentang mengikuti urutan ibadah sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad ﷺ.

Karena itu, Salat Id menjadi penanda resmi dimulainya waktu penyembelihan kurban.

Ulama juga menjelaskan bahwa penyembelihan kurban berlangsung hingga matahari terbenam pada 13 Dzulhijjah atau akhir hari tasyrik.

Artinya umat Islam memiliki waktu empat hari:

  • 10 Dzulhijjah,
  • 11 Dzulhijjah,
  • 12 Dzulhijjah,
  • 13 Dzulhijjah.

Namun waktu paling utama tetap setelah Salat Id pada hari pertama.

Karena itulah sunnah Rasulullah ﷺ.

Fiqih Kontemporer dan Realitas Modern

Dalam kajian fiqih kontemporer, muncul pertanyaan baru dari publik. Misalnya bagaimana hukum kurban di daerah yang tidak melaksanakan Salat Id berjamaah atau bagaimana pengaturan waktu penyembelihan di kota besar yang serba cepat.

Sebagian ulama menjelaskan bahwa waktu kurban tetap dimulai setelah masuk waktu Salat Id di daerah tersebut meski masyarakatnya tidak melaksanakan salat berjamaah.

Hal ini dilakukan agar prinsip dasar syariat tetap terjaga.

Belakangan, suasana Idul Adha memang terasa sedikit berbeda. Setelah Salat Id selesai, orang-orang tidak hanya berkumpul di halaman masjid, tetapi juga mulai membagikan foto hewan kurban, video penyembelihan, hingga proses masak sate lewat media sosial.

Ada yang menontonnya sambil duduk santai bersama keluarga.

Ada juga yang baru sadar waktu sudah siang karena sibuk membantu panitia kurban.

Dan suasana itu selalu terasa khas.

Tradisi Kurban Hari Ini Semakin Berubah

Tidak sedikit panitia kurban mulai memotong daging sambil sesekali mengecek daftar penerima di layar ponsel yang terkena noda darah dan asap bakaran.

Kadang suara takbir masih terdengar ketika sebagian warga mulai menyalakan bara api untuk memasak sarapan pagi Idul Adha.

Suasana kampung perlahan berubah ramai.

Anak-anak berlarian membawa kantong plastik.

Orang tua sibuk membagi daging.

Dan aroma bakaran mulai muncul dari sudut gang.

Lucunya, sebagian orang hari ini lebih sibuk memotret sapi kurban untuk status media sosial dibanding mendengarkan khutbah Idul Adha sampai selesai.

Padahal inti kurban bukan hanya soal daging atau dokumentasi.

Tetapi tentang ketaatan.

Allah Menilai Ketakwaan, Bukan Sekadar Daging

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.”
(QS. Al-Hajj: 37)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa ibadah kurban bukan sekadar aktivitas tahunan.

Melainkan simbol kepatuhan dan keikhlasan kepada Allah SWT.

Karena itu, menjaga tata cara dan waktu penyembelihan menjadi bagian penting dalam menyempurnakan ibadah.

Dan hal kecil seperti menunggu Salat Id selesai ternyata memiliki makna besar dalam syariat Islam.

Waktu Kurban Bukan Sekadar Jadwal

Banyak orang menganggap waktu penyembelihan hanya soal teknis pelaksanaan.

Padahal dalam fiqih, waktu memiliki nilai ibadah yang sangat penting.

Karena Islam mengajarkan bahwa ketaatan bukan hanya tentang apa yang dilakukan.

Tetapi juga kapan dan bagaimana ibadah itu dijalankan.

Kadang sederhana.

Namun justru di situlah letak ujian kepatuhan seorang hamba.

Karena dalam Islam, kurban bukan sekadar menyembelih hewan.

Tetapi belajar taat… bahkan pada waktu yang telah Allah tetapkan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung pemerintahan dan fasilitas publik di Ciamis mulai diarahkan ramah penyandang disabilitas sesuai perda baru.

    Mantap! Ciamis Resmi Terapkan Perda Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 14 Tahun 2025 mulai menjadi perhatian publik setelah dinilai membawa perubahan besar terhadap layanan publik dan hak penyandang difabel di Kabupaten Ciamis. Melalui regulasi baru tersebut, pemerintah daerah menegaskan bahwa aksesibilitas dan perlindungan hak disabilitas kini bukan lagi sekadar program sosial, melainkan kewajiban hukum yang harus […]

  • kebiasaan pagi orang sukses

    Orang Sukses Dunia Punya 7 Kebiasaan Pagi, Nomor 5 Jarang Disadari

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang mengira kesuksesan datang dari kerja keras sepanjang hari. Padahal, rahasianya sering dimulai sejak pagi. Kebiasaan pagi orang sukses sering terlihat sederhana, namun rutinitas kecil ini membentuk pola pikir yang fokus dan produktif. Menariknya, rutinitas pagi orang sukses atau morning routine orang sukses jarang disadari banyak orang. Kebiasaan ini membantu mereka […]

  • cara lapor gratifikasi terbaru

    Batas Nilai Lapor Gratifikasi 2026: Antara Pencegahan dan Adaptasi Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengubah peta aturan gratifikasi. Melalui regulasi terbaru tahun 2026, KPK menaikkan batas nilai gratifikasi yang tidak wajib dilaporkan. Keputusan ini langsung menyedot perhatian publik, terutama aparatur sipil negara (ASN) dan penyelenggara negara. Di balik penyesuaian tersebut, muncul satu pertanyaan krusial: apakah kenaikan batas ini murni adaptasi […]

  • kekerasan seksual anak

    Ujian Negara Melindungi Anak di Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Kasus kekerasan seksual anak oleh kepala sekolah membuka soal pengawasan pendidikan dan tanggung jawab negara. albadarpost.com, BERTA DAERAH – Penahanan seorang kepala sekolah dasar oleh Polres Pangandaran atas dugaan kekerasan seksual terhadap lima remaja di bawah umur bukan sekadar perkara pidana individual. Kasus ini menyentuh ruang yang lebih luas: relasi kuasa di lingkungan pendidikan, lemahnya […]

  • penipuan perekrutan kerja

    Rute Gelap Perekrutan: Jejak 13 Pekerja Jabar dari Janji Sawit hingga Terlantar di Kalbar

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Di sebuah ruang kecil di Polda Kalimantan Barat, tiga belas wajah itu duduk menunggu kabar pemulangan. Mereka berasal dari Garut dan Tasikmalaya, dua kabupaten yang melahirkan banyak perantau muda. Perjalanan mereka menuju Kalimantan berawal dari janji yang tampak sederhana: pekerjaan sebagai buruh sawit dengan upah yang cukup untuk menutup kebutuhan keluarga. Janji […]

  • APBD 2026

    Pemda Perketat Tata Kelola APBD 2026

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Penguatan tata kelola APBD 2026 diarahkan agar anggaran daerah berdampak langsung bagi layanan publik dan warga. albadarpost.com, BERITA DAERAH — Penguatan tata kelola APBD 2026 menjadi fokus utama pemerintah daerah di Jawa Barat untuk memastikan anggaran daerah benar-benar berdampak langsung bagi warga. Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Evaluasi APBD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 […]

expand_less