Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

Tragis! Pahroni Ditemukan Meninggal di Muara Sungai Ciwulan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 99
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pencarian lansia terseret arus di Sungai Ciwulan akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari operasi pencarian tanpa henti, tim SAR gabungan menemukan Pahroni (69), warga Kampung Borosole RT 02 RW 04 Desa Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dalam kondisi meninggal dunia di area muara sungai.

Korban hanyut di Sungai Ciwulan pada Selasa, 12 Mei 2026, sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian berlangsung, debit air meningkat tajam akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Tasikmalaya sejak pagi. Arus sungai berubah keruh dan sangat deras hingga menyeret tubuh korban.

Penemuan jasad korban mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur penyelamat, mulai dari BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga warga sekitar.

Korban Ditemukan oleh Pejala Ikan di Muara

Titik terang pencarian muncul pada Kamis dini hari, 14 Mei 2026. Seorang pejala ikan yang berada di sekitar muara Sungai Ciwulan melihat tubuh korban tersangkut di aliran sungai.

Informasi itu langsung diteruskan kepada tim SAR gabungan yang sejak malam terus menyisir aliran sungai dari titik awal korban terbawa arus.

Relawan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Mamat Rahmat, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 23.45 WIB. Tim kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi awal terseret arus. Evakuasi selesai sekitar pukul 00.09 WIB,” ujar Mamat Rahmat di lokasi kejadian, Kamis (14/5/2026).

Suasana haru langsung menyelimuti lokasi ketika proses evakuasi berlangsung. Keluarga korban yang sejak awal menunggu kabar dengan penuh harap tak mampu menahan kesedihan saat jasad Pahroni berhasil dibawa ke daratan.

Arus Sungai Deras Hambat Proses Pencarian

Selama dua hari pencarian, tim SAR menghadapi medan yang cukup berat. Selain arus sungai yang deras, kondisi air yang keruh membuat jarak pandang menjadi sangat terbatas.

Namun demikian, petugas terus melakukan penyisiran menggunakan berbagai metode. Tim membagi area pencarian ke beberapa titik, mulai dari lokasi awal korban jatuh hingga jalur muara sungai.

Warga sekitar juga ikut membantu memberikan informasi terkait kemungkinan titik korban tersangkut. Kolaborasi antara petugas dan masyarakat membuat proses pencarian berjalan lebih efektif.

Selain itu, hujan yang masih turun di sejumlah wilayah Tasikmalaya sempat memperlambat upaya penyisiran. Meski begitu, tim tetap melanjutkan operasi hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

Operasi SAR Resmi Ditutup

Setelah jasad korban ditemukan dan dievakuasi, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi SAR dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengapresiasi kerja sama seluruh tim dan warga yang terlibat dalam proses pencarian korban hanyut tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika hujan deras mengguyur wilayah pegunungan dan hulu sungai.

Debit air yang meningkat mendadak sering kali memicu arus kuat dan berbahaya. Kondisi itu dapat berubah dalam hitungan menit tanpa tanda yang mudah dikenali warga.

Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Musim hujan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Tasikmalaya membuat potensi bencana hidrometeorologi tetap tinggi. Selain banjir dan longsor, arus sungai deras menjadi ancaman serius bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Karena itu, aparat dan relawan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berisiko di sungai ketika cuaca buruk melanda.

Bencana sering datang tanpa aba-aba. Dalam situasi tertentu, satu langkah kecil di tepi sungai bisa berubah menjadi tragedi besar.

Dua hari harapan terus menyala di sepanjang aliran Sungai Ciwulan. Namun saat jasad Pahroni muncul di muara, yang tersisa hanyalah duka, doa, dan sunyi yang mengalir bersama arus. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pendamping PAMSIMAS 2026

    Lowongan PAMSIMAS 2026 Dibuka, Cari Pendamping untuk Seluruh Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di sejumlah desa di Indonesia, pagi hari sering dimulai dengan suara ember yang saling beradu di dekat sumber air. Di sudut lain, jeriken berwarna biru dan kuning berjajar di pinggir jalan setapak menunggu giliran diisi. Ketika musim kemarau datang lebih panjang dari biasanya, sebagian warga bahkan harus berjalan lebih jauh hanya […]

  • Wakil Wali Kota Bandung

    Wakil Wali Kota Bandung Erwin Diperiksa Kejari, Kasusnya Masih Misterius

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Wakil Wali Kota Bandung Erwin diperiksa Kejari Bandung, penyelidikan belum diungkap ke publik. albadarpost.com, LENSA – Kota Bandung kembali menjadi sorotan publik. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandung pada Kamis, 30 Oktober 2025. Pemeriksaan ini menimbulkan beragam spekulasi lantaran belum ada penjelasan resmi mengenai kasus yang tengah […]

  • Qarun dalam Al-Qur'an

    Bukan Karena Hartanya, Qarun Binasa Karena Kalimat Ini

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Ketika membahas Qarun dalam Al-Qur’an, banyak orang langsung membayangkan sosok yang memiliki kekayaan melimpah lalu ditelan bumi. Gambaran itu memang benar. Namun jika dicermati lebih dalam, Al-Qur’an justru mengungkap sesuatu yang lebih penting. Qarun tidak binasa semata karena hartanya. Ia binasa karena cara berpikir yang membuatnya lupa kepada Allah. Pola pikir itu […]

  • Ilustrasi ilmuwan Muslim klasik sedang meneliti dengan buku dan alat sains di ruang perpustakaan kuno

    Jarang Diketahui! Ilmuwan Muslim yang Mengubah Dunia

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Mengapa Ilmuwan Muslim Jarang Dibahas? albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertama, banyak literatur modern lebih fokus pada ilmuwan Barat. Akibatnya, kontribusi ilmuwan Muslim kurang mendapat sorotan. Selain itu, sebagian karya mereka ditulis dalam bahasa Arab klasik. Hal ini membuat akses menjadi lebih terbatas bagi masyarakat luas. Namun demikian, pengaruh mereka tetap terasa hingga sekarang. Bahkan, banyak konsep […]

  • Gedung pemerintahan dan fasilitas publik di Ciamis mulai diarahkan ramah penyandang disabilitas sesuai perda baru.

    Mantap! Ciamis Resmi Terapkan Perda Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 135
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 14 Tahun 2025 mulai menjadi perhatian publik setelah dinilai membawa perubahan besar terhadap layanan publik dan hak penyandang difabel di Kabupaten Ciamis. Melalui regulasi baru tersebut, pemerintah daerah menegaskan bahwa aksesibilitas dan perlindungan hak disabilitas kini bukan lagi sekadar program sosial, melainkan kewajiban hukum yang harus […]

  • Wanita Haid Marah

    Fiqih Haid: Kenapa Perempuan Saat Datang Bulan Lebih Sensitif?

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pertanyaan tentang wanita haid marah sering muncul dalam obrolan sehari-hari. Ada suami yang bingung menghadapi perubahan emosi istrinya. Ada pula perempuan yang merasa dirinya lebih sensitif, mudah tersinggung, atau cepat menangis saat datang bulan. Lalu sebenarnya, apakah perubahan emosi saat haid memang diakui dalam Islam? Atau itu hanya anggapan masyarakat semata? Dalam kajian […]

expand_less