Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Api dari Oven Hanguskan Pabrik Mie Lidi di Leuwisari Tasikmalaya

Api dari Oven Hanguskan Pabrik Mie Lidi di Leuwisari Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran pabrik mie lidi di Tasikmalaya menghanguskan seluruh ruang produksi pada Selasa malam, 12 Mei 2026. Insiden itu terjadi di Kampung Kalieung RT/RW 005/002, Desa Linggawangi, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya. Api diduga muncul dari oven pengering mie lidi saat proses produksi masih berlangsung.

Peristiwa kebakaran pabrik mie lidi tersebut langsung menyita perhatian warga sekitar. Selain memicu kepanikan, kobaran api juga menghancurkan mesin produksi, oven, hingga stok bahan baku. Kerugian akibat kebakaran industri rumahan itu ditaksir mencapai Rp200 juta.

Api Muncul Saat Proses Produksi Berlangsung

Menurut keterangan Danru 1 Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Yayu, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.08 WIB. Setelah menerima informasi, tim pemadam langsung bergerak dari Mako Damkar di Jalan Otista pada pukul 23.14 WIB.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.56 WIB. Saat itu, api sudah membesar dan melalap hampir seluruh ruangan produksi berukuran 4×8 meter persegi.

“Api berhasil kami kendalikan sekitar pukul 00.18 WIB,” ujar Yayu saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Sementara itu, Korlap RPB Ikbal menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh empat pekerja yang sedang memproduksi mie lidi di ruang pengopenan. Mereka melihat percikan api muncul dari area oven pengering.

Diduga kuat, panas oven menyambar mie lidi yang sedang dikeringkan. Karena bahan yang mudah terbakar menumpuk di dalam ruangan, api dengan cepat merambat ke seluruh bagian bangunan.

Mesin Produksi dan Bahan Baku Hangus

Kobaran api tidak hanya merusak bangunan produksi, tetapi juga menghancurkan sejumlah peralatan utama milik pemilik usaha. Satu unit mesin pengolahan mie lidi, satu unit oven, satu unit seleran, serta stok bahan baku hangus terbakar.

Selain itu, aktivitas produksi dipastikan berhenti total untuk sementara waktu. Pemilik usaha kini harus menghitung ulang kerugian sekaligus memikirkan pemulihan operasional pascakebakaran.

Warga sekitar sempat berusaha membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun, besarnya kobaran membuat upaya tersebut tidak mampu menghentikan laju api.

Beruntung, seluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Kebakaran pabrik mie lidi

Pabrik Mie Lidi Kalieung terbakar, petugas berupaya melakukan pemadaman api di dalam ruangan, Selasa (12/5/2026).

Polisi Pasang Garis Polisi di Lokasi Kebakaran

Tak lama setelah api berhasil dipadamkan, personel dari Polsek Leuwisari langsung datang ke lokasi untuk melakukan pengamanan area. Polisi kemudian memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas juga mulai mengumpulkan keterangan dari saksi dan pekerja yang berada di lokasi saat kebakaran terjadi. Langkah itu dilakukan untuk memastikan penyebab pasti munculnya api.

Hingga kini, aparat masih mendalami kemungkinan adanya korsleting listrik atau faktor panas berlebih dari oven pengering. Polisi belum memberikan kesimpulan resmi terkait sumber utama kebakaran.

Warga Khawatir Kebakaran Serupa Terulang

Insiden tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan warga sekitar, terutama karena banyak industri rumahan di wilayah itu menggunakan oven dan alat pemanas dalam proses produksi makanan.

Selain itu, sebagian warga menilai perlunya pengecekan rutin terhadap instalasi listrik dan sistem keamanan produksi agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Kebakaran industri kecil seperti pabrik mie lidi memang sering memicu kerugian besar. Apalagi, sebagian besar bangunan masih menggunakan material yang mudah terbakar dan belum memiliki sistem proteksi kebakaran memadai.

Karena itu, warga berharap ada pendampingan keselamatan kerja bagi pelaku usaha rumahan agar risiko kebakaran bisa ditekan sejak dini.

Dalam hitungan menit, api meluluhlantakkan sumber penghidupan yang dibangun bertahun-tahun. Saat oven berubah jadi bara, malam di Leuwisari mendadak penuh kepulan asap dan kepanikan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Susi Pudjiastuti BJB

    Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dunia Perbankan Daerah Diprediksi Berubah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 334
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nama Susi Pudjiastuti tidak pernah benar-benar hilang dari perhatian publik Indonesia. Setelah lama dikenal sebagai pengusaha nyentrik, pemilik maskapai, hingga menteri dengan gaya bicara tanpa tedeng aling-aling, kini ia muncul di panggung berbeda: dunia perbankan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025, Bank BJB resmi menunjuk Susi sebagai Komisaris […]

  • Polantas Menyapa

    Polantas Menyapa, Polisi Ingatkan Bahaya Main Ponsel

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 95
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Menggunakan telepon genggam saat berkendara, lupa membawa surat kendaraan, hingga mengabaikan perlengkapan keselamatan masih menjadi kebiasaan yang kerap ditemui di jalan raya. Melalui program Polantas Menyapa, Unit Lalu Lintas Polsek Langensari Polres Banjar memilih mengedepankan pendekatan humanis untuk membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan keselamatan berkendara langsung dari lingkungan masyarakat. […]

  • Wukuf Arafah

    Puncak Haji Dimulai, Suasana Perjalanan Jamaah ke Arafah Bikin Haru

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Senin, 25 Mei 2026, haji memasuki fase paling menentukan. Jutaan jamaah dari berbagai negara mulai bergerak menuju Arafah untuk menjalani wukuf, rukun utama dalam ibadah haji yang sering disebut sebagai inti dari seluruh perjalanan spiritual umat Islam. Sejak pagi, bus-bus mulai meninggalkan hotel di Makkah secara bertahap. Jalan menuju Arafah terlihat padat, […]

  • Gedung Bank Syariah Indonesia Tasikmalaya sebagai simbol layanan publik perbankan yang dituntut transparansi informasi.

    Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Dalam Islam, amanah bukan sekadar istilah etis. Ia adalah perjanjian antara manusia dan Allah. Setiap harta yang dikelola, terlebih yang bersumber dari dana publik, kelak akan dimintai hisab. Karena itu, lembaga keuangan syariah tidak cukup hanya berlabel “Islam”, tetapi wajib menjelmakan nilai-nilai Islam dalam praktik nyata. Peresmian gedung megah Bank Syariah Indonesia […]

  • Pengakuan caregiver

    Regulasi Caregiver, Kunci Perlindungan Pekerja Perawatan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Pengakuan caregiver dinilai penting untuk memperkuat layanan sosial dan perlindungan pekerja perawatan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Pekerja perawatan atau caregiver di Indonesia masih berada di ruang abu-abu kebijakan. Perannya krusial, tetapi pengakuan negara belum sebanding dengan beban kerja yang ditanggung. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada kualitas layanan sosial dan kesehatan, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, […]

  • Pemain Persib Bandung menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api dalam laga penting Liga 1 2026.

    Persib vs PSIM, Duel Penentu Puncak Klasemen Liga 1

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Tak banyak pertandingan yang atmosfernya terasa setegang ini menjelang akhir musim. Duel Persib Bandung kontra PSIM Yogyakarta pada Senin, 4 Mei 2026 sore nanti bukan sekadar perebutan tiga poin. Di balik gemuruh Stadion Gelora Bandung Lautan Api, ada tekanan besar yang sedang mengintai Maung Bandung. Satu langkah salah bisa membuat posisi […]

expand_less