Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Banyak Orang Sibuk Ibadah, Tapi Lupa Pesan Nabi soal Tetangga

Banyak Orang Sibuk Ibadah, Tapi Lupa Pesan Nabi soal Tetangga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Hadis tetangga kembali menjadi perbincangan di tengah kehidupan modern yang terasa semakin individual. Ajaran Rasulullah tentang hubungan antarwarga, kepedulian sosial, dan akhlak kepada tetangga sebenarnya sangat kuat dalam Islam. Namun ironisnya, nilai itu perlahan mulai memudar di banyak lingkungan masyarakat.

Hari ini, tidak sedikit orang mengenal wajah teman media sosial lebih dekat dibanding tetangga yang tinggal hanya beberapa meter dari rumahnya.

Pagar rumah makin tinggi.

Pintu makin tertutup.

Sementara hubungan antarwarga terasa semakin dingin.

Padahal Rasulullah SAW berkali-kali mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan tetangga.

Nabi Menempatkan Tetangga pada Posisi Sangat Mulia

Salah satu hadis paling terkenal tentang tetangga diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim.

Rasulullah SAW bersabda:

“Jibril terus-menerus berwasiat kepadaku tentang tetangga hingga aku mengira tetangga akan mendapat hak waris.” (HR Bukhari dan Muslim)

Hadis itu menunjukkan betapa besar perhatian Islam terhadap hubungan sosial di lingkungan sekitar.

Bahkan dalam banyak penjelasan ulama, menjaga tetangga bukan sekadar etika tambahan.

Melainkan bagian penting dari kesempurnaan iman seseorang.

Rasulullah juga bersabda:

“Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman.”

Para sahabat bertanya:

“Siapa, wahai Rasulullah?”

Beliau menjawab:

“Orang yang tetangganya tidak merasa aman dari gangguannya.”

(HR Bukhari)

Kalimat tersebut sangat keras.

Artinya, Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga hubungan manusia dengan sesama.

Kehidupan Modern Membuat Banyak Orang Mulai Jauh

Di banyak kota besar, kehidupan berjalan sangat cepat.

Orang berangkat pagi, pulang malam, lalu sibuk dengan urusan masing-masing.

Akibatnya, interaksi sederhana seperti menyapa tetangga mulai jarang terjadi.

Bahkan ada yang bertahun-tahun tinggal berdampingan tanpa pernah benar-benar saling mengenal.

Padahal dulu, suasana kampung di Indonesia terasa begitu hangat.

Dulu, ketika ada warga sakit, suara motor tetangga keluar-masuk gang hampir tidak berhenti sampai malam.

Saat ada yang kesulitan ekonomi, warga sekitar ikut membantu.

Dan ketika seseorang memasak makanan istimewa, aroma dari dapur sering berakhir di rumah tetangga.

Kini suasana seperti itu mulai sulit ditemukan di sebagian tempat.

Media sosial memang mendekatkan yang jauh.

Namun tanpa disadari, teknologi juga kadang menjauhkan yang dekat.

Islam Mengajarkan Kepedulian Kecil yang Besar Nilainya

Menariknya, Rasulullah tidak hanya mengajarkan hal besar tentang tetangga.

Beliau juga mencontohkan perhatian kecil yang sederhana tetapi penuh makna.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai para wanita Muslimah, janganlah seorang tetangga meremehkan pemberian kepada tetangganya meskipun hanya kaki kambing.” (HR Bukhari)

Hadis itu mengajarkan bahwa nilai sebuah hubungan bukan terletak pada mahal atau besarnya pemberian.

Tetapi pada kepedulian dan ketulusan hati.

Karena itu, Islam sangat menekankan:

  • saling membantu,
  • menjaga ucapan,
  • tidak membuat gaduh,
  • serta menghormati privasi tetangga.

Hal-hal kecil tersebut justru menjadi fondasi penting dalam kehidupan sosial yang sehat.

Ketika Hubungan Tetangga Mulai Hilang, Banyak Hal Ikut Berubah

Hubungan antarwarga yang renggang ternyata membawa dampak sosial yang besar.

Ketika rasa peduli hilang, lingkungan menjadi lebih mudah dipenuhi konflik, prasangka, bahkan sikap acuh terhadap kesulitan orang lain.

Tidak sedikit kasus sosial muncul karena warga sudah tidak saling mengenal.

Ada orang sakit sendirian.

Ada lansia meninggal tanpa diketahui tetangga selama berhari-hari.

Dan ada keluarga kesulitan hidup tanpa lingkungan sekitar menyadarinya.

Padahal Islam sejak awal sudah mengajarkan pentingnya membangun ikatan sosial yang kuat.

Bukan hanya untuk urusan dunia.

Tetapi juga sebagai bagian dari ibadah.

Rasulullah Mengajarkan Islam yang Hangat dan Dekat

Ajaran Nabi tentang tetangga sebenarnya sangat relevan dengan kondisi masyarakat hari ini.

Di tengah dunia yang semakin sibuk dan individual, manusia justru semakin membutuhkan hubungan sosial yang tulus.

Kadang kebaikan kecil dari tetangga mampu menguatkan seseorang yang sedang lelah menjalani hidup.

Kadang hanya sapaan singkat selepas magrib sudah cukup membuat seseorang merasa tidak sendirian.

Sapaan ringan.

Atau sekadar bertanya kabar.

Hal kecil seperti itu sering terlihat biasa, padahal dampaknya bisa sangat besar bagi orang lain.

Karena itu, hadis tentang tetangga bukan sekadar nasihat lama.

Ia adalah pengingat bahwa Islam hadir untuk menghadirkan rasa aman, hangat, dan kepedulian di tengah kehidupan manusia.

Sebab pada akhirnya, lingkungan yang baik tidak dibangun oleh rumah yang mewah.

Tetapi oleh hati manusia yang masih peduli kepada orang di sebelahnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penangkapan pasutri pengedar sabu di Tasikmalaya dengan barang bukti paket narkotika dan plastik klip.

    Jual Sabu Pakai Sistem Tempel, Pasutri Tasikmalaya Raup Puluhan Juta

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pasutri jual sabu terungkap di Kabupaten Tasikmalaya. Sepasang suami istri asal Cikalong diduga menjalankan peredaran narkotika secara terstruktur, mulai dari pembelian, pengemasan, hingga distribusi dengan sistem tempel yang rapi. Pengungkapan kasus ini dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Tasikmalaya pada Kamis, 23 April 2026. Selain memperlihatkan pola peredaran yang sistematis, kasus ini […]

  • ngarumat hulu cai

    Hari Ini Rawat Alam, Besok Alam Jaga Kita: Momen Menggetarkan di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara pagi di kawasan Gunung Kokosan Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terasa berbeda pada peringatan Hari Bumi 2026, Rabu 22 April 2026. Di tengah hijaunya pepohonan dan gemericik air, gaung ngarumat hulu cai menggema—bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan nyata menjaga sumber kehidupan: air. Sejak awal kegiatan dimulai, pesan tentang pelestarian […]

  • Dana MBG Raib

    Skandal Phishing Bekukan Program: Dana MBG Raib Rp 1 Miliar, Ribuan Siswa Kehilangan Jatah Makan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Geger! Dana MBG Raib Rp 1 miliar akibat phishing di Batujajar. Ribuan siswa SD/SMA kehilangan makan gratis, 53 pekerja dapur dirumahkan. Penipuan Digital Lumpuhkan Program Makan Bergizi Gratis di KBB albadarpost.com, LENSA – Aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang merupakan motor penggerak Program […]

  • korban love scam

    Korban Love Scam Kehilangan Rp2,1 Miliar, Pelaku Masih Buron

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Kasus korban love scam Rp2,1 miliar asal Surabaya mandek setahun. Pelaku dan istrinya masih buron. albadarpost.com, HUMANIORA – Seorang korban love scam asal Surabaya berinisial WS kembali menyuarakan tuntutan keadilan setelah kehilangan uang Rp2,1 miliar. Setahun sejak laporan dibuat, penyidik Polres Metro Jakarta Pusat belum menemukan terduga pelaku, yakni pria keturunan Kamerun bernama Heric Simphorien […]

  • 7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    7 Tradisi Unik di Pondok Pesantren, Nomor 5 Bikin Kaget Orang Luar

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi unik di pondok pesantren sering membuat banyak orang penasaran. Kehidupan santri ternyata tidak hanya diisi dengan belajar agama, tetapi juga dipenuhi kebiasaan khas pesantren yang memiliki makna mendalam. Selain membentuk kedisiplinan, tradisi pesantren juga melatih kebersamaan, kesederhanaan, serta rasa hormat kepada guru. Karena itu, banyak kebiasaan santri tetap bertahan meskipun zaman […]

  • efisiensi anggaran DPRD

    Efisiensi Anggaran DPRD, Akankah Tasikmalaya Ambil Langkah Berani?

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Tasikmalaya di Persimpangan Keputusan albadapost.com, EDITORIAL – Efisiensi anggaran DPRD kembali menjadi isu publik di Tasikmalaya. Saat Kota Banjar dan Kabupaten Ciamis memangkas tunjangan legislatif sebagai respon tekanan fiskal, DPRD Tasikmalaya belum menunjukkan sikap tegas. Keraguan ini bukan sekadar soal kebijakan anggaran, tetapi menyentuh dimensi moral dan kepercayaan rakyat. Publik bertanya dengan wajar. Ketika beban […]

expand_less