Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kerajinan Bambu Lapas Tasikmalaya Jadi Cenderamata Premium, Ini Faktanya

Kerajinan Bambu Lapas Tasikmalaya Jadi Cenderamata Premium, Ini Faktanya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
  • visibility 181
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Di sebuah ruang kerja sederhana di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, suara gesekan bambu dan aroma kayu kering menjadi latar yang tidak biasa. Dari tempat yang kerap dipersepsikan penuh keterbatasan itu, kerajinan bambu Lapas Tasikmalaya justru lahir dan berkembang menjadi cenderamata bernilai tinggi yang mulai dilirik.

Tidak semua orang mungkin membayangkan bahwa di balik tembok tinggi itu, ada aktivitas seni yang berjalan setiap hari. Namun kenyataannya, sejumlah warga binaan justru menghabiskan waktu mereka dengan mengolah bambu, akar kelapa, hingga material alam lain menjadi karya yang cukup detail dan rapi.

Bagi sebagian dari mereka, ini bukan sekadar aktivitas pengisi waktu. Lebih dari itu, ada proses panjang yang perlahan membentuk ulang cara pandang tentang keterampilan, kesabaran, dan kesempatan kedua dalam hidup.

Karya yang Tidak Lahir Seketika, Ada Proses yang Sering Terputus

Salah satu warga binaan, EH (54), yang berasal dari Mangkubumi, bercerita dengan nada datar namun penuh pengalaman. Ia sudah cukup lama terlibat dalam kegiatan kerajinan tangan di dalam lapas.

Ia mengaku, ritme kerja di dalam lapas tidak selalu berjalan mulus. Ada kalanya pekerjaan harus berhenti mendadak, terutama ketika ada kunjungan atau agenda lain yang melibatkan banyak pihak.

“Kadang kalau ada tamu, ya berhenti dulu. Jadi pekerjaan bisa mundur. Yang harusnya cepat selesai, bisa lama,” ujarnya sambil melanjutkan pekerjaan kecil di tangannya.

Di situ terlihat bahwa proses kreatif mereka bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga soal adaptasi terhadap situasi yang serba berubah.

kerajinan bambu lapas

Warga binaan ciptakan rumah adat sunda terpampang di aula lapas, Sabtu(9/5/2026).

Dari Bambu Sederhana Jadi Karya yang Punya Nilai Jual

Jika dilihat sekilas, bahan yang digunakan tampak sederhana: bambu, kayu, dan akar kelapa. Namun di tangan para warga binaan, bahan itu berubah menjadi bentuk yang cukup beragam.

Ada miniatur rumah adat Sunda, bentuk hewan seperti biawak yang dibuat dari akar kelapa, hingga replika rumah Minangkabau yang disusun dengan detail cukup telaten. Tidak semuanya mudah, bahkan menurut EH, tantangan terbesar justru ada pada tahap membangun konsep.

“Yang paling sulit itu membayangkan bentuknya. Harus benar-benar pas dulu di kepala, baru dikerjakan,” katanya.

Beberapa karya bahkan membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan awal. Bukan karena kurang kemampuan, tetapi karena proses sering terhenti oleh kondisi operasional di dalam lapas.

Seleksi Ketat, Tidak Semua Warga Binaan Bisa Masuk

Di balik aktivitas yang terlihat kreatif itu, ternyata ada proses seleksi yang cukup ketat. Tidak semua warga binaan otomatis bisa mengikuti program kerajinan tangan tersebut.

Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Tasikmalaya, Arief Setiyo Budiarto, menjelaskan bahwa pihaknya lebih dulu melihat potensi dan minat masing-masing warga binaan sebelum menempatkan mereka di bidang keterampilan tertentu.

“Kami lihat dulu kemampuannya. Kalau ada bakat dan serius mau belajar, baru kami bina,” ujarnya.

Pendekatan ini, kata dia, penting agar pembinaan tidak berjalan asal-asalan. Sebab, tujuan akhirnya bukan hanya mengisi waktu, tetapi benar-benar menciptakan keterampilan yang bisa digunakan setelah mereka kembali ke masyarakat.

Pembinaan yang Pelan Tapi Punya Arah Jelas

Program kerajinan ini pelan-pelan membentuk ekosistem kecil di dalam lapas. Ada yang fokus di ukiran, ada yang lebih kuat di perakitan, dan sebagian lain belajar memahami bentuk dan desain.

Meski terlihat sederhana dari luar, aktivitas ini punya dampak psikologis tersendiri bagi para warga binaan. Mereka memiliki ruang untuk berkarya, sekaligus membangun rasa percaya diri yang perlahan tumbuh kembali.

Di sisi lain, pihak lapas juga melihat bahwa keterampilan ini berpotensi menjadi bekal nyata setelah masa hukuman selesai.

Dari Ruang Sempit, Lahir Harapan yang Lebih Luas

Tidak banyak yang tahu bahwa sebagian karya ini bahkan mulai memiliki nilai ekonomi. Beberapa cenderamata dari bambu dan akar kelapa disebut memiliki daya tarik tersendiri karena bentuknya yang unik dan tidak massal.

Di titik ini, cerita tentang kerajinan bambu Lapas Tasikmalaya bukan lagi sekadar aktivitas rutin. Ia berubah menjadi simbol kecil tentang bagaimana keterbatasan ruang tidak selalu membatasi kreativitas.

Dan mungkin, di balik setiap potongan bambu yang dibentuk dengan sabar itu, ada satu pesan yang pelan-pelan ingin disampaikan: bahwa kesempatan untuk berubah selalu ada, meski datang dari tempat yang tidak terduga.

Di balik jeruji yang keras, bambu-bambu itu justru menemukan bentuknya yang paling halus—dan manusia di dalamnya, perlahan menemukan kembali arah hidupnya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek SLIK OJK

    Cara Cek SLIK OJK Gratis, Hindari Kredit Ditolak

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Cek SLIK OJK menjadi langkah yang sebaiknya dilakukan sebelum mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kartu kredit, kredit kendaraan, maupun pinjaman modal usaha. Melalui cara cek SLIK OJK secara daring di layanan iDebku OJK, masyarakat dapat mengetahui riwayat kredit, status kolektibilitas, hingga memastikan tidak ada fasilitas pembiayaan yang tercatat atas nama mereka tanpa […]

  • Andrea Pirlo

    Andrea Pirlo Masuk Bursa Pelatih Italia, Peluangnya Belum Aman

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Nama Andrea Pirlo kembali menghangat dalam bursa calon pelatih Timnas Italia. Mantan gelandang legendaris Azzurri itu disebut-sebut sebagai salah satu figur yang layak memimpin generasi baru sepak bola Italia. Namun, di balik antusiasme publik, peluang Andrea Pirlo belum sepenuhnya aman. Pengalaman melatih, persaingan dengan kandidat lain, hingga arah kebijakan Federasi Sepak […]

  • BBM Naik

    BBM Naik, Bolehkah Pedagang Ikut Naikkan Harga?

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suara timbangan besi beradu pelan dengan meja kayu. Aroma bawang merah dan cabai segar bercampur dengan wangi kopi yang baru diseduh dari warung kecil di sudut pasar. Pagi itu, seorang ibu tampak menghela napas ketika mendengar harga telur naik seribu rupiah. “Katanya BBM naik lagi, Bu. Ongkos kirim dari pemasok juga ikut […]

  • Tafsir Al-Hasyr 18

    Allah Bertanya, Apa Bekalmu untuk Esok?

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 42
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Setiap pagi, jutaan orang berangkat bekerja sambil membawa daftar target. Ada yang mengejar kenaikan jabatan, menabung untuk membeli rumah, membangun usaha, atau menyiapkan masa pensiun. Semua itu penting. Namun, di tengah kesibukan tersebut, Tafsir Al-Hasyr 18 menghadirkan satu pertanyaan yang jauh lebih dalam: apa yang sudah kita siapkan untuk “esok” yang sebenarnya? […]

  • Arsenal vs Man City

    Arsenal vs Man City: Final Panas! The Gunners Lebih Siap?

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Laga Arsenal vs Man City di final Piala EFL (dikenal sebagai Piala Carabao atas alasan sponsor) 2026 menjadi sorotan besar pecinta sepak bola. Duel Arsenal melawan Manchester City ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan penentuan arah dominasi baru di Inggris. Pertandingan Arsenal kontra Man City juga menghadirkan narasi kuat tentang momentum, konsistensi, dan […]

  • Ilustrasi kendaraan otonom Tesla di jalan kota modern, menggambarkan tantangan robotaxi 2026 bagi driver online dan ekonomi gig

    Robotaxi 2026 Mengubah Nasib Driver Online

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Perkembangan kendaraan otonom Tesla kembali memantik perdebatan. Bukan hanya soal kecanggihan teknologi, kehadiran robotaxi 2026 diprediksi membawa tantangan struktural bagi driver online tradisional. Isu ini menyentuh langsung masa depan jutaan pekerja di sektor ekonomi gig. Di berbagai negara, Tesla terus mendorong pengembangan kendaraan tanpa pengemudi. Elon Musk menyebut robotaxi sebagai masa […]

expand_less