Fakta Baru! Pria Meninggal Dalam Mobil di KHZ Mustofa Seorang Polisi
- account_circle redaktur
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana pagi di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, mendadak berubah tegang pada Kamis, 30 April 2026. Warga yang sejak subuh penasaran dengan sebuah mobil Daihatsu Sigra abu-abu akhirnya dikejutkan fakta memilukan.
Pria yang ditemukan meninggal di dalam mobil tersebut ternyata seorang anggota polisi aktif dari Polsek Langensari Kota Banjar.
Korban diketahui bernama Budi Akbar Permana (37), warga Kampung Kebon Kalapa RT 046/01, Desa Margaluyu, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Informasi itu langsung menyebar cepat setelah video penemuan mayat dalam mobil viral di media sosial dan grup WhatsApp warga Tasikmalaya.
Kasus polisi meninggal dalam mobil ini pun langsung menyita perhatian masyarakat. Selain karena lokasi kejadian berada di jalur ramai pusat kota, identitas korban juga membuat banyak warga tidak menyangka.
Mobil Terparkir Sejak Siang, Warga Mulai Curiga
Menurut keterangan warga sekitar, mobil Daihatsu Sigra bernopol Z 1219 MJ sudah terparkir di pinggir Jalan KHZ Mustofa sejak Rabu, 29 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.
Awalnya tidak ada yang menaruh curiga. Sebab kawasan tersebut memang sering menjadi lokasi kendaraan berhenti sementara. Namun hingga malam berganti pagi, mobil itu tidak juga berpindah.
Beberapa warga kemudian mulai memperhatikan kondisi kendaraan. Apalagi kaca mobil tampak sedikit terbuka sementara mesin dalam keadaan mati.
Rasa penasaran akhirnya mendorong warga mendekat pada Kamis pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itulah mereka melihat seorang pria dalam kondisi tidak bergerak di jok mobil.
Kabar penemuan mayat dalam mobil langsung menyebar cepat. Dalam hitungan menit, lokasi dipenuhi warga yang ingin mengetahui kejadian sebenarnya. Arus lalu lintas di sekitar Jalan KHZ Mustofa sempat tersendat karena banyak pengendara memperlambat laju kendaraan.
Polisi Langsung Pasang Garis Steril
Petugas dari Polresta Tasikmalaya segera datang ke lokasi setelah menerima laporan warga. Tim Inafis langsung memasang garis polisi dan mensterilkan area sekitar kendaraan.
Petugas kemudian membuka pintu mobil dan melakukan olah tempat kejadian perkara secara teliti. Polisi juga memeriksa sejumlah barang di dalam kendaraan untuk memastikan kronologi kejadian.
Salah seorang warga sekitar mengatakan korban dikenal sebagai anggota polisi yang aktif bertugas di Polsek Langensari. Menurut warga, almarhum juga dikenal sering bekerja kembali setelah menjalani piket.
“Biasanya habis piket masih lanjut aktivitas lagi. Orangnya dikenal baik,” ujar seorang warga di sekitar lokasi.
Dugaan Sementara Karena Kelelahan
Hingga Kamis siang, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti meninggalnya korban.
Namun berdasarkan informasi sementara, korban diduga mengalami kelelahan. Meski begitu, polisi belum ingin mengambil kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan medis keluar dari RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.
Pihak kepolisian juga memastikan proses pemeriksaan berjalan menyeluruh agar tidak muncul spekulasi liar di tengah masyarakat.
Sementara itu, suasana haru mulai terasa ketika identitas korban dipastikan. Beberapa rekan anggota kepolisian tampak datang ke lokasi dan membantu proses evakuasi jenazah.
Jenazah rencananya akan dimakamkan secara kedinasan di pemakaman keluarga setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Viral di Media Sosial, Publik Ikut Berduka
Kasus polisi meninggal dalam mobil di KHZ Mustofa ini menjadi perbincangan luas di media sosial sejak pagi. Banyak warga mengaku terkejut karena awalnya mengira kejadian tersebut hanya kasus penemuan mayat biasa.
Namun setelah identitas korban terungkap sebagai anggota kepolisian aktif, respons publik berubah menjadi rasa prihatin dan duka mendalam.
Tidak sedikit warga yang juga menyoroti tekanan dan kelelahan kerja yang kerap dialami aparat di lapangan.
Selain itu, video lokasi kejadian yang tersebar luas membuat perhatian masyarakat semakin besar terhadap kasus ini.
Polisi Masih Dalami Penyebab Kematian
Sampai saat ini, Polresta Tasikmalaya masih terus mendalami penyebab meninggalnya Budi Akbar Permana. Polisi belum memberikan keterangan final sebelum hasil medis keluar secara resmi.
Meski dugaan sementara mengarah pada faktor kelelahan, aparat tetap membuka seluruh kemungkinan berdasarkan hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung.
Peristiwa ini meninggalkan suasana duka di tengah hiruk-pikuk Jalan KHZ Mustofa. Di balik ramainya kota sejak pagi, sebuah mobil Sigra abu-abu mendadak menjadi saksi bisu berakhirnya perjalanan seorang anggota polisi yang sehari sebelumnya masih menjalankan tugas seperti biasa. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar