Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » 7 Hal di Kota Makkah yang Membuat Hati Merasa Dekat dengan Langit

7 Hal di Kota Makkah yang Membuat Hati Merasa Dekat dengan Langit

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang yang menitikkan air mata saat pesawat mulai meninggalkan Kota Makkah. Padahal mereka datang bukan untuk tinggal selamanya. Namun entah mengapa, ketika harus pulang, hati terasa berat.

Kota Makkah memang berbeda.

Banyak jemaah mengaku sulit menjelaskan perasaan mereka setelah melihat Ka’bah untuk pertama kali. Ada yang diam cukup lama. Ada yang langsung menangis. Bahkan ada yang merasa seperti pulang ke tempat yang selama ini dirindukan.

Makkah bukan sekadar kota suci umat Islam. Kota itu seperti memiliki cara sendiri untuk menyentuh hati manusia.

Saat Pertama Kali Melihat Ka’bah

Banyak cerita serupa datang dari para jemaah umrah dan haji.

Mereka membayangkan Ka’bah selama bertahun-tahun lewat foto, video, atau siaran televisi. Namun ketika mata melihat langsung bangunan suci itu, perasaannya ternyata jauh berbeda.

Ada yang gemetar. Ada yang menangis tanpa suara.

Di tengah ribuan orang yang bergerak mengelilingi Ka’bah, sebagian jemaah justru terdiam sambil memanjatkan doa pelan-pelan.

Suasana itu sulit dijelaskan.

Mungkin karena untuk pertama kalinya, mereka merasa begitu dekat dengan tempat yang selama ini hanya hadir dalam doa.

Kota yang Tidak Pernah Sepi dari Doa

Jika malam biasanya identik dengan suasana tenang dan jalanan kosong, Makkah justru tetap hidup hingga dini hari.

Di sekitar Masjidil Haram, langkah kaki jemaah terus terdengar. Ada yang duduk membaca Al-Qur’an. Ada yang melaksanakan tawaf. Ada pula yang hanya memandangi Ka’bah sambil menangis pelan.

Pemandangan itu hampir tidak pernah berhenti.

Dari berbagai penjuru dunia, manusia datang membawa cerita hidup masing-masing. Ada yang datang dengan harapan kesembuhan. Ada yang memohon ketenangan. Ada juga yang datang setelah bertahun-tahun menabung demi bisa melihat Makkah sekali seumur hidup.

Karena itu, suasana di kota suci tersebut terasa begitu emosional.

Air Zamzam dan Kisah Seorang Ibu

Di tengah panasnya gurun, air zamzam terus mengalir hingga sekarang.

Banyak orang mengenal zamzam hanya sebagai air suci. Namun di balik itu, ada kisah perjuangan seorang ibu bernama Siti Hajar.

Saat Nabi Ismail masih kecil, Siti Hajar berlari bolak-balik mencari air di tengah gurun yang tandus. Dari usaha dan kepasrahan itulah, Allah menghadirkan sumber air yang tidak pernah berhenti mengalir hingga ribuan tahun kemudian.

Karena itu, banyak jemaah minum air zamzam bukan hanya untuk melepas dahaga.

Ada doa yang ikut dipanjatkan di setiap tegukannya.

Makkah Membuat Manusia Merasa Kecil

Di depan Ka’bah, status sosial seperti hilang begitu saja.

Orang kaya, pejabat, pedagang, hingga rakyat biasa berdiri dalam pakaian yang hampir sama. Semua bergerak mengelilingi satu titik yang sama.

Tidak ada yang benar-benar terlihat lebih tinggi.

Mungkin itulah salah satu alasan mengapa banyak orang merasa hati mereka berubah setelah datang ke Makkah.

Di kota itu, manusia seperti diingatkan bahwa hidup bukan hanya soal dunia.

Ada Rindu yang Sulit Dijelaskan

Hal yang paling sering dirasakan jemaah setelah pulang dari Makkah adalah rindu.

Aneh memang.

Baru beberapa hari meninggalkan kota suci itu, sebagian orang justru mulai ingin kembali lagi.

Mereka rindu suara azan di Masjidil Haram. Rindu suasana tawaf saat malam. Rindu melihat lautan manusia yang sama-sama berdoa dalam diam.

Bahkan ada yang menyimpan foto Ka’bah di telepon genggam hanya untuk mengobati rasa rindu tersebut.

Makkah Bukan Sekadar Tempat

Banyak kota di dunia menawarkan keindahan. Banyak tempat menghadirkan kemegahan.

Namun Makkah memberi sesuatu yang berbeda.

Kota itu tidak selalu membuat orang kagum karena bangunannya. Justru yang paling membekas sering kali adalah perasaan saat berada di sana.

Ada hati yang terasa lebih tenang. Ada doa yang terasa lebih dekat. Ada air mata yang jatuh tanpa alasan yang benar-benar bisa dijelaskan.

Dan mungkin itu sebabnya, jutaan umat Islam selalu ingin kembali ke Makkah meski sudah pernah datang sebelumnya.

Karena bagi banyak orang, Makkah bukan sekadar kota suci.

Makkah adalah tempat di mana hati merasa paling dekat dengan langit. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maarten Paes kontrak 2029

    Statistik & Rekam Jejak Maarten Paes

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Maarten Vincent Paes menjadi salah satu kiper paling menarik di kancah sepak bola Indonesia dan internasional. Lahir di Nijmegen, Belanda, pada 14 Mei 1998, Paes mengawali karier profesionalnya di Eropa sebelum tampil impresif di Amerika Serikat bersama FC Dallas. Menurut data resmi kariernya, Paes telah tampil 176 kali di level klub […]

  • kapal Pertamina Selat Hormuz

    Selat Hormuz Memanas: Kapal Malaysia Lolos, Dua Tanker Pertamina Masih Tertahan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Situasi Selat Hormuz kembali menarik perhatian dunia setelah beberapa kapal tanker mendapat izin melintas dari Iran. Namun di tengah perkembangan itu, kapal Pertamina Selat Hormuz justru masih tertahan di kawasan Teluk Arab. Kondisi ini memicu perhatian publik karena jalur tersebut merupakan salah satu rute paling penting bagi perdagangan energi global. Sejumlah […]

  • Harga BBM Pertamina

    Harga BBM Pertamina November 2025 Naik, Pertamina Dex dan Dexlite Terkerek di Jawa Barat

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Pertamina naikkan harga BBM non-subsidi per 1 November 2025, Dexlite dan Pertamina Dex ikut terkerek di Jawa Barat. Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi per 1 November 2025 albadarpost.com, LENSA – PT Pertamina (Persero) kembali menyesuaikan harga BBM Pertamina di seluruh wilayah Indonesia mulai Sabtu, 1 November 2025. Penyesuaian ini berlaku untuk dua jenis bahan bakar […]

  • Shalat Istikharah

    Shalat Istikharah: Panduan Etis Umat

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Perspektif hukum dan etika Shalat Istikharah sebagai panduan pengambilan keputusan dalam Islam. Shalat Istikharah sebagai Etika Keputusan dalam Islam albadarpost.com, OPINI – Dalam kehidupan yang dipenuhi pilihan—dari urusan pribadi hingga keputusan yang berdampak luas—manusia kerap menggantungkan diri pada kalkulasi rasional semata. Padahal, dalam Islam, pengambilan keputusan tidak dilepaskan dari kerangka etika dan tuntunan ibadah. Di […]

  • Tarif Listrik 2026

    Tarif Listrik dan Elpiji Awal 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Tarif listrik triwulan I 2026 dan harga elpiji non-subsidi dipastikan tetap demi jaga daya beli masyarakat. albadarpost.com, FOKUS – Awal tahun sering datang dengan dua hal: harapan dan kecemasan. Harapan karena kalender baru selalu memberi janji, kecemasan karena pengalaman mengajarkan satu hal—biaya hidup jarang mau diam. Maka ketika pemerintah memutuskan tarif listrik dan harga elpiji […]

  • kebakaran rumah sakit

    Kebakaran Rumah Sakit PMC Disikapi Damkar dengan Evakuasi Besar Pasien

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Damkar Subang menangani kebakaran rumah sakit PMC Subang yang memicu evakuasi besar pasien dan tenaga medis. albadarpost.com, HUMANIORA – Kebakaran rumah sakit kembali terjadi dan mengganggu layanan publik. Peristiwa kebakaran rumah sakit Pamanukan Medical Center (PMC) di Kabupaten Subang, Kamis, 20 November 2025, memaksa penghuni gedung dievakuasi dalam waktu cepat. Api yang muncul dari lantai […]

expand_less