Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tantangan Media Makin Berat, KPID Jabar Ambil Langkah Ini

Tantangan Media Makin Berat, KPID Jabar Ambil Langkah Ini

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Upaya penguatan kualitas penyiaran terus digencarkan oleh KPID Jabar. Melalui kolaborasi dengan dunia akademik, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat atau KPID Jabar menggelar forum peningkatan kompetensi penyiaran di Universitas Islam Tasikmalaya, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat literasi media sekaligus menyiapkan SDM penyiaran yang adaptif di tengah perubahan digital yang semakin cepat.

Kolaborasi Kampus dan Jurnalis Jadi Kunci

Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si, menegaskan bahwa dunia penyiaran saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, lembaga penyiaran tidak lagi sekadar menjadi penyampai informasi, tetapi juga memegang peran penting sebagai penjaga kualitas konten publik.

“Lembaga penyiaran harus memastikan informasi yang disampaikan akurat, berimbang, serta menjunjung tinggi etika dan norma,” ujarnya dalam forum tersebut.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari jurnalis televisi, radio, hingga mahasiswa. Kehadiran lintas profesi ini dinilai penting untuk menciptakan pemahaman yang komprehensif mengenai ekosistem penyiaran modern.

Tantangan Penyiaran di Era Digital Makin Kompleks

Seiring berkembangnya teknologi, lanskap media berubah secara signifikan. Informasi kini menyebar lebih cepat, tetapi di sisi lain juga rentan terhadap distorsi dan pelanggaran etika.

Karena itu, KPID Jabar menilai peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak. Jurnalis dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bertanggung jawab. Sementara itu, mahasiswa sebagai calon pelaku industri media perlu dibekali pemahaman yang kuat sejak dini.

Dr. Adiyana menekankan bahwa penguasaan regulasi, etika jurnalistik, serta kemampuan produksi konten menjadi fondasi utama. Tanpa itu, kualitas penyiaran sulit bersaing di tengah arus informasi digital yang masif.

Peran Kampus Dinilai Sangat Strategis

Dalam kesempatan tersebut, KPID Jabar menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat literasi media. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar teori, tetapi juga sebagai ruang pengembangan keterampilan praktis.

“Mahasiswa harus memahami dunia penyiaran secara utuh, tidak hanya konsep, tetapi juga realitas di lapangan,” jelas Adiyana.

Melalui forum ini, mahasiswa Universitas Islam Tasikmalaya mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan praktisi media. Interaksi ini memberikan gambaran nyata mengenai dinamika kerja di industri penyiaran.

Antusiasme Peserta Tinggi, Diskusi Berjalan Dinamis

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait perkembangan media digital, sementara jurnalis dari wilayah Priangan Timur berbagi pengalaman lapangan.

Diskusi berjalan interaktif dan membuka ruang pertukaran gagasan yang konstruktif. Selain itu, suasana forum menunjukkan adanya kebutuhan besar akan ruang dialog antara akademisi dan praktisi media.

Momentum ini sekaligus memperkuat kesadaran bahwa kualitas penyiaran tidak dapat dibangun secara parsial. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak.

Bangun Ekosistem Penyiaran yang Adaptif dan Berdaya Saing

KPID Jabar terus mendorong sinergi antara regulator, insan pers, dan akademisi. Kolaborasi ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem penyiaran yang adaptif, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun daerah.

Lebih jauh, Adiyana menegaskan bahwa siaran tidak cukup hanya bersifat informatif. Konten yang disajikan juga harus mampu memberikan nilai edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga kualitas penyiaran di tengah persaingan media yang semakin ketat.

Melalui kegiatan ini, KPID Jabar menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas SDM penyiaran. Kolaborasi dengan kampus menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman.

Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan terus berlanjut, sehingga dunia penyiaran tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • produk UMKM laris

    Tak Disangka! Produk UMKM Ini Dulunya Diremehkan, Kini Omzetnya Meledak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 249
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang dulu meragukan masa depan produk UMKM laris di tengah dominasi brand besar. Namun situasi berubah cepat. Produk usaha kecil, bisnis lokal kreatif, dan produk rumahan inovatif justru mencuri perhatian pasar digital. Yang menarik, sebagian besar produk ini tidak lahir dari modal besar. Mereka muncul dari eksperimen sederhana, bahkan ide […]

  • Pengakuan caregiver

    Regulasi Caregiver, Kunci Perlindungan Pekerja Perawatan

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Pengakuan caregiver dinilai penting untuk memperkuat layanan sosial dan perlindungan pekerja perawatan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Pekerja perawatan atau caregiver di Indonesia masih berada di ruang abu-abu kebijakan. Perannya krusial, tetapi pengakuan negara belum sebanding dengan beban kerja yang ditanggung. Kondisi ini dinilai berdampak langsung pada kualitas layanan sosial dan kesehatan, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, […]

  • Ganti KTP Hilang

    Jangan Panik, Ganti KTP Hilang Ternyata Mudah

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Dompet bisa saja hilang dalam hitungan detik. Namun, yang sering membuat orang semakin cemas justru ketika KTP elektronik ikut lenyap. Padahal, ganti KTP hilang kini memiliki prosedur yang jelas melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Dasar hukumnya diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, yang menjamin hak setiap […]

  • WNA Tiongkok Sukabumi

    Laporan Warga Bongkar Aktivitas WNA Tiongkok di Sukabumi

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Aktivitas seorang WNA Tiongkok Sukabumi menjadi perhatian setelah Imigrasi mengamankan Yang Li, warga negara asal Tiongkok, untuk menjalani pemeriksaan. Ia diduga menjalankan aktivitas perjodohan lintas negara dengan mempertemukan pria asal Tiongkok dan perempuan Indonesia. Sementara itu, Imigrasi masih memeriksa kesesuaian aktivitas tersebut dengan izin tinggal yang dimiliki serta mendalami kemungkinan unsur […]

  • junta Myanmar scam online

    Junta Myanmar Gempur Pusat Scam Online, Ribuan Warga China Lari ke Thailand

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Militer Myanmar gencar memberantas jaringan scam online di perbatasan, ratusan bangunan dihancurkan dan ribuan warga China kabur ke Thailand. Operasi Militer Myanmar Hancurkan Pusat Scam Online albadarpost.com, HUMANIORA – Junta militer Myanmar melancarkan operasi besar-besaran untuk membongkar jaringan scam online yang menjamur di wilayah perbatasan. Aksi ini menjadi langkah paling agresif dalam beberapa tahun terakhir […]

  • Ilustrasi penipuan emas dengan pelaku menyerahkan barang berharga dalam transaksi mencurigakan di area perkotaan

    Geger! Wanita Singapura Rugi 8,6 Kg Emas Akibat Penipuan Canggih

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus penipuan emas kembali menghebohkan publik setelah seorang wanita di Singapura kehilangan 8,6 kilogram emas akibat modus penipuan yang sangat rapi. Penipuan emas ini, yang juga dikenal sebagai scam penyamaran pejabat atau penipuan aset, menunjukkan bagaimana pelaku memanfaatkan rasa takut korban untuk melancarkan aksinya. Peristiwa ini bermula ketika korban menerima panggilan […]

expand_less