Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Tantangan Media Makin Berat, KPID Jabar Ambil Langkah Ini

Tantangan Media Makin Berat, KPID Jabar Ambil Langkah Ini

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Upaya penguatan kualitas penyiaran terus digencarkan oleh KPID Jabar. Melalui kolaborasi dengan dunia akademik, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Barat atau KPID Jabar menggelar forum peningkatan kompetensi penyiaran di Universitas Islam Tasikmalaya, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat literasi media sekaligus menyiapkan SDM penyiaran yang adaptif di tengah perubahan digital yang semakin cepat.

Kolaborasi Kampus dan Jurnalis Jadi Kunci

Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si, menegaskan bahwa dunia penyiaran saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Menurutnya, lembaga penyiaran tidak lagi sekadar menjadi penyampai informasi, tetapi juga memegang peran penting sebagai penjaga kualitas konten publik.

“Lembaga penyiaran harus memastikan informasi yang disampaikan akurat, berimbang, serta menjunjung tinggi etika dan norma,” ujarnya dalam forum tersebut.

Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari jurnalis televisi, radio, hingga mahasiswa. Kehadiran lintas profesi ini dinilai penting untuk menciptakan pemahaman yang komprehensif mengenai ekosistem penyiaran modern.

Tantangan Penyiaran di Era Digital Makin Kompleks

Seiring berkembangnya teknologi, lanskap media berubah secara signifikan. Informasi kini menyebar lebih cepat, tetapi di sisi lain juga rentan terhadap distorsi dan pelanggaran etika.

Karena itu, KPID Jabar menilai peningkatan kapasitas SDM menjadi kebutuhan mendesak. Jurnalis dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan bertanggung jawab. Sementara itu, mahasiswa sebagai calon pelaku industri media perlu dibekali pemahaman yang kuat sejak dini.

Dr. Adiyana menekankan bahwa penguasaan regulasi, etika jurnalistik, serta kemampuan produksi konten menjadi fondasi utama. Tanpa itu, kualitas penyiaran sulit bersaing di tengah arus informasi digital yang masif.

Peran Kampus Dinilai Sangat Strategis

Dalam kesempatan tersebut, KPID Jabar menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi sebagai pusat literasi media. Kampus tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar teori, tetapi juga sebagai ruang pengembangan keterampilan praktis.

“Mahasiswa harus memahami dunia penyiaran secara utuh, tidak hanya konsep, tetapi juga realitas di lapangan,” jelas Adiyana.

Melalui forum ini, mahasiswa Universitas Islam Tasikmalaya mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan praktisi media. Interaksi ini memberikan gambaran nyata mengenai dinamika kerja di industri penyiaran.

Antusiasme Peserta Tinggi, Diskusi Berjalan Dinamis

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan terkait perkembangan media digital, sementara jurnalis dari wilayah Priangan Timur berbagi pengalaman lapangan.

Diskusi berjalan interaktif dan membuka ruang pertukaran gagasan yang konstruktif. Selain itu, suasana forum menunjukkan adanya kebutuhan besar akan ruang dialog antara akademisi dan praktisi media.

Momentum ini sekaligus memperkuat kesadaran bahwa kualitas penyiaran tidak dapat dibangun secara parsial. Dibutuhkan keterlibatan semua pihak.

Bangun Ekosistem Penyiaran yang Adaptif dan Berdaya Saing

KPID Jabar terus mendorong sinergi antara regulator, insan pers, dan akademisi. Kolaborasi ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem penyiaran yang adaptif, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun daerah.

Lebih jauh, Adiyana menegaskan bahwa siaran tidak cukup hanya bersifat informatif. Konten yang disajikan juga harus mampu memberikan nilai edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga kualitas penyiaran di tengah persaingan media yang semakin ketat.

Melalui kegiatan ini, KPID Jabar menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas SDM penyiaran. Kolaborasi dengan kampus menjadi langkah strategis untuk menjawab tantangan zaman.

Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan terus berlanjut, sehingga dunia penyiaran tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SOP barang hilang

    KAI Evaluasi SOP Barang Hilang Usai Kasus Tumbler Penumpang

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    KAI menelusuri dugaan pelanggaran SOP barang hilang setelah kasus tumbler penumpang viral di media sosial. albadarpost.com, LENSA – Seorang penumpang KRL kehilangan tumbler yang tertinggal di Commuter Line rute Tanah Abang–Rangkasbitung, dan kejadian ini berbuntut evaluasi prosedur operasional standar (SOP barang hilang) oleh PT KAI. Peristiwa tersebut memicu diskusi publik mengenai akuntabilitas layanan transportasi massal […]

  • ayah perkosa anak

    Terungkap! Ayah di Garut Diduga Perkosa Anak Kandung

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus ayah perkosa anak menggemparkan publik setelah aparat kepolisian mengungkap dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Garut. Peristiwa ayah melakukan kekerasan terhadap anak kandung ini terungkap setelah keluarga korban melapor ke pihak berwajib. Polisi bergerak cepat dan langsung mengamankan pelaku berinisial S (43), warga Tarogong Kidul. Dugaan ayah perkosa anak […]

  • prostitusi online

    Imigrasi Jakarta Barat Tangkap Dua WNA Uzbekistan karena Prostitusi Online

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Imigrasi Jakarta Barat menangkap dua WNA Uzbekistan yang diduga terlibat prostitusi online di sebuah hotel. albadarpost.com, LENSA – Kantor Imigrasi Jakarta Barat menetapkan dua warga negara asing asal Uzbekistan sebagai pelaku dugaan prostitusi online setelah penangkapan dilakukan di sebuah hotel pada Rabu, 12 November 2025. Kasus ini penting karena memperlihatkan celah pengawasan izin tinggal yang […]

  • Pemerintahan bersih

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Bersih pada Hakordia 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Tasikmalaya tegaskan komitmen pemerintahan bersih lewat sosialisasi antikorupsi pada Hakordia 2025. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan tekad untuk membangun pemerintahan bersih melalui rangkaian Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi yang digelar dalam momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Acara berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Tasikmalaya pada Kamis, 4 Desember 2025, dan menghadirkan […]

  • korupsi dana desa

    Mantan Sekdes Sukaresik Diduga Selewengkan Dana Desa, Polisi Ungkap Kerugian Rp 706 Juta

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kasus korupsi dana desa Sukaresik menyeret eks Sekdes. Polisi ungkap modus pencairan fiktif dan kerugian Rp 706 juta. albadarpost.com, HUMANIORA – Penanganan kasus korupsi dana desa di Kabupaten Pangandaran kembali mencuat setelah penyidik Satreskrim menangkap mantan Sekretaris Desa Sukaresik, YS, 31 tahun. Ia diduga menyalahgunakan alokasi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun […]

  • tarif listrik PLN

    Tarif Listrik PLN November 2025 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Tarif listrik PLN November 2025 tetap, pemerintah jaga daya beli dan stabilitas ekonomi masyarakat. albadarpost.com, LENSA — Pemerintah memastikan tarif listrik PLN per 1 November 2025 tidak mengalami perubahan. Baik bagi pelanggan prabayar (token) maupun pascabayar (tagihan), tarif yang berlaku tetap sama seperti triwulan sebelumnya. Kebijakan ini diambil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) […]

expand_less