Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ancaman Kemarau Panjang 2026, Ini Strategi Pemkab Tasikmalaya

Ancaman Kemarau Panjang 2026, Ini Strategi Pemkab Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
  • visibility 77
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHKemarau 2026 mulai diantisipasi serius oleh pemerintah. Melalui rapat koordinasi nasional, strategi menghadapi kemarau panjang 2026 dibahas dengan fokus utama pada ketersediaan air dan keberlanjutan produksi pangan.

Pertemuan yang digelar di Kantor Pusat Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026), mempertemukan berbagai kepala daerah dari seluruh Indonesia. Agenda utamanya jelas: memastikan sawah tetap berproduksi meski musim kering datang lebih panjang dari biasanya.

Ini bukan ancaman kecil.

Jika air tak tersedia, sawah bisa berhenti. Dan ketika itu terjadi, dampaknya langsung terasa pada pasokan pangan.

Koordinasi Dipercepat, Risiko Tidak Bisa Ditunda

Kementerian Pertanian mendorong percepatan langkah antisipasi. Selain itu, koordinasi lintas daerah diperkuat agar setiap wilayah bergerak lebih cepat sesuai kondisi masing-masing.

Kemarau panjang bukan hal baru. Namun, intensitasnya diperkirakan meningkat. Karena itu, pendekatan biasa tidak lagi cukup.

Pemerintah memilih bergerak lebih awal. Dengan begitu, risiko bisa ditekan sebelum benar-benar terjadi di lapangan.

Di sisi lain, kesiapan infrastruktur menjadi faktor penentu. Tanpa dukungan sistem air yang kuat, produktivitas pertanian akan sulit dipertahankan.

Tasikmalaya Dorong Solusi Nyata di Lapangan

Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, datang dengan membawa usulan konkret. Ia tidak ingin petani di daerahnya menghadapi kemarau tanpa persiapan.

Menurutnya, kunci utama ada pada air. Karena itu, ia mengusulkan penguatan infrastruktur secara menyeluruh.

Beberapa langkah yang diajukan antara lain:

  • Penyediaan pompa dan pipa irigasi dalam jumlah besar
  • Pembangunan embung serta long storage di wilayah rawan kekeringan
  • Perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi

Langkah ini bukan sekadar rencana. Ini kebutuhan di lapangan.

“Dalam pertemuan ini, saya membawa misi untuk mengamankan bantuan infrastruktur air bagi petani,” ujarnya.

Respon Positif, Harapan Mulai Terbuka

Usulan tersebut mendapat respon cepat dari Menteri Pertanian. Pemerintah pusat dinilai memahami urgensi persoalan ini.

Asep menyampaikan bahwa sinyal dukungan sudah terlihat.

“Alhamdulillah, responnya sangat baik. Insya Allah seluruh usulan akan disetujui,” katanya.

Bagi daerah, ini kabar penting. Infrastruktur air sering menjadi kendala utama, terutama saat musim kering.

Petani Jadi yang Paling Terdampak

Di balik semua perencanaan ini, ada satu pihak yang paling merasakan dampaknya: petani.

Ketika air berkurang, mereka harus mencari cara bertahan. Biaya meningkat. Risiko gagal panen ikut naik.

Karena itu, langkah antisipasi tidak boleh terlambat.

Pemerintah daerah mulai bergerak. Pemerintah pusat memberi dukungan. Namun, implementasi di lapangan tetap menjadi kunci.

Produktivitas Harus Tetap Jalan

Swasembada pangan tidak bisa ditunda. Dalam kondisi apa pun, produksi harus tetap berjalan.

Karena itu, strategi yang disusun tidak hanya fokus pada jangka pendek. Pemerintah juga menyiapkan langkah berkelanjutan agar sistem pertanian lebih tahan terhadap perubahan iklim.

Selain itu, efisiensi penggunaan air mulai didorong. Petani diharapkan bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada.

Antisipasi Lebih Penting dari Reaksi

Langkah yang diambil saat ini menunjukkan arah kebijakan yang lebih proaktif. Pemerintah tidak menunggu masalah datang.

Kemarau 2026 memang belum terjadi. Namun, persiapannya sudah berjalan.

Jika strategi ini berjalan efektif, sawah tetap basah. Petani tetap bekerja. Dan pasokan pangan tetap aman. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi PKK

    Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi PKK untuk Perkuat Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya dorong kolaborasi PKK untuk perkuat program pembangunan berbasis kebutuhan warga. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan pentingnya kolaborasi PKK sebagai motor penggerak program pembangunan berbasis masyarakat. Pesan itu disampaikan Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, saat menghadiri puncak peringatan HKG PKK Ke-53 di Islamic Center Tasikmalaya, Rabu, 3 Desember 2025. Acara yang mengangkat […]

  • Ilustrasi seorang muslim membaca doa keselamatan perjalanan sebelum memulai perjalanan jauh.

    Doa Safar Lengkap dengan Dalil, Amalan Penting Sebelum Bepergian

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Doa keselamatan perjalanan merupakan amalan penting yang dianjurkan dalam Islam ketika seseorang hendak bepergian. Doa memohon keselamatan di perjalanan atau doa safar menjadi bentuk ikhtiar spiritual agar perjalanan berlangsung aman, lancar, dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Sejak zaman Rasulullah SAW, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa perjalanan sebelum memulai safar. Selain […]

  • kehidupan akhirat

    Fakta Mengejutkan tentang Kehidupan Akhirat dalam Al-Qur’an

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 94
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kehidupan akhirat sering dipahami sebatas surga dan neraka. Padahal, makna kehidupan akhirat, dimensi akhirat, dan realitas pasca-kematian dalam Al-Qur’an jauh lebih kompleks. Banyak ayat menyingkap proses, tanggung jawab, dan kondisi jiwa manusia yang jarang dibahas secara mendalam. Namun, jika ditelaah lebih serius, Al-Qur’an tidak hanya berbicara tentang “tujuan akhir”, melainkan juga perjalanan […]

  • Petugas polisi melakukan olah TKP penemuan mayat pria di dalam selokan wilayah Cibatu, Garut, Jawa Barat.

    Identitas Misterius! Pria Ditemukan Tewas di Selokan Garut

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH -Penemuan mayat di selokan Garut menggegerkan warga Kampung Salagedang, Desa Sukalilah, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Jumat pagi, 1 Mei 2026. Sosok pria tanpa identitas awal itu ditemukan tergeletak di dalam saluran air saat warga memeriksa kondisi selokan yang selama ini kerap menjadi tempat pembuangan sampah. Peristiwa tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar. […]

  • MyASN BKN

    Literasi Digital ASN, Masalah Lama dalam Sistem Baru

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MyASN BKN mempermudah pengelolaan data ASN sekaligus menguji kesiapan disiplin administrasi digital. albadarpost.com, FOKUS – Digitalisasi birokrasi terus didorong negara. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menghadirkan MyASN sebagai platform tunggal pengelolaan data aparatur sipil negara. Sistem ini menjanjikan transparansi, efisiensi, dan integrasi nasional. Namun di balik kemajuan teknologi itu, muncul persoalan klasik yang belum tuntas: literasi […]

  • perpisahan Ramadhan

    Ramadhan Pergi, Kita Sibuk Apa? Sindiran Halus yang Menyentil

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Perpisahan Ramadhan selalu datang dengan cara yang ironis. Di awal bulan, kita menyambutnya seperti tamu agung. Kita berburu jadwal imsak, menyiapkan target ibadah, bahkan berjanji akan khatam Al-Qur’an. Namun, saat Ramadhan hampir pergi, suasana berubah. Ramadhan sebagai tamu mulia, bulan penuh berkah, dan waktu terbaik beribadah justru kita lepas dalam keadaan setengah […]

expand_less