Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Heboh Video TNI Pukul Warga, Dandim 0612 Bongkar Fakta Sebenarnya

Heboh Video TNI Pukul Warga, Dandim 0612 Bongkar Fakta Sebenarnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Video TNI pukul tramadol, kabar anggota TNI pukul penjual tramadol, serta isu penertiban obat terlarang langsung menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Namun, klarifikasi resmi memastikan narasi tersebut tidak benar. Dandim 0612 Tasikmalaya menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah hoax dan tidak sesuai fakta lapangan.

Seiring cepatnya penyebaran informasi digital, publik kerap dihadapkan pada kabar yang belum terverifikasi. Karena itu, klarifikasi dari pihak berwenang menjadi penting untuk meredam spekulasi yang berkembang liar.

Dandim 0612 Tegaskan Tidak Ada Pemukulan

Komandan Kodim 0612 Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, langsung memberikan penjelasan tegas. Ia memastikan bahwa tuduhan keterlibatan anggota TNI dalam aksi pemukulan tidak terbukti.

Ia menyampaikan bahwa satuan internal telah melakukan pemeriksaan menyeluruh. Hasilnya menunjukkan bahwa anggota yang disebut dalam video memang berasal dari Kodim 0612, tetapi tidak terlibat dalam tindakan seperti yang dituduhkan.

“Setelah pemeriksaan internal, kami tegaskan yang bersangkutan tidak terlibat dalam tindakan seperti yang dituduhkan di media sosial,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (18/4/2026).

Penegasan ini sekaligus menjawab keresahan masyarakat yang sempat mempertanyakan kebenaran video tersebut.

Koordinasi dengan Polres: Nihil Laporan Korban

Selain pemeriksaan internal, Kodim 0612 juga bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas institusi. Mereka berkomunikasi dengan Polres Kota Tasikmalaya dan Polres Kabupaten Tasikmalaya untuk memastikan apakah ada laporan terkait insiden tersebut.

Hasilnya jelas. Tidak ditemukan laporan korban maupun kejadian pemukulan seperti yang viral di media sosial.

Dandim menekankan bahwa jika benar terjadi insiden, maka mekanisme pelaporan pasti berjalan. Pihak kepolisian akan meneruskan laporan ke Subdenpom atau Kodim untuk ditindaklanjuti.

Namun hingga saat ini, tidak ada laporan resmi yang masuk. Fakta ini memperkuat bahwa narasi dalam video tersebut tidak berdasar.

Akun Penyebar Video Diduga Anonim

Di sisi lain, penelusuran terhadap sumber penyebaran video juga mengungkap fakta penting. Akun yang pertama kali mengunggah video diketahui bersifat anonim dan tidak memiliki identitas jelas.

Informasi profil yang minim membuat kredibilitas akun tersebut diragukan. Hal ini semakin memperkuat indikasi bahwa konten tersebut sengaja disebarkan tanpa dasar yang valid.

Kodim 0612 pun telah memanggil anggota yang namanya dicatut dalam unggahan tersebut. Klarifikasi langsung dilakukan oleh staf intelijen untuk memastikan kronologi sebenarnya.

Hasilnya tetap konsisten: tidak ada keterlibatan dalam tindakan kekerasan seperti yang dituduhkan.

Imbauan Keras: Jangan Mudah Percaya Informasi Mentah

Dandim 0612 Tasikmalaya kemudian mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menerima informasi. Ia menegaskan bahwa penyebaran berita yang belum diverifikasi dapat merugikan banyak pihak.

Selain merusak reputasi institusi, informasi hoax juga berpotensi memicu keresahan sosial. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk melakukan pengecekan fakta sebelum menyebarkan ulang suatu informasi.

Langkah sederhana seperti memverifikasi sumber, membandingkan berita, dan menunggu klarifikasi resmi dapat membantu mencegah penyebaran hoax.

Komitmen Berantas Obat Terlarang Tetap Kuat

Meski isu ini terbukti tidak benar, Dandim memastikan bahwa komitmen pemberantasan obat terlarang tetap menjadi prioritas. Kodim 0612 Tasikmalaya terus mendukung upaya aparat dalam memerangi peredaran narkotika dan obat ilegal.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga generasi muda dari ancaman tersebut.

“Masa depan generasi bangsa sangat bergantung pada keberhasilan kita melawan ancaman ini bersama-sama,” tegasnya.

Dengan demikian, klarifikasi ini tidak hanya meluruskan informasi, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi keamanan. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • biduan joget

    Etika Perayaan Keagamaan dan Batas Hiburan di Ruang Publik

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Polemik biduan joget di panggung peringatan Isra Mikraj bukan sekadar soal selera hiburan atau viralitas media sosial. Ia membuka pertanyaan yang lebih mendasar: bagaimana etika perayaan keagamaan dikelola di ruang publik, dan sejauh mana simbol-simbol religius dilindungi dari banalitas acara seremonial. Reaksi keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) menandai bahwa isu ini […]

  • Suasana Muslim berbuka puasa di Islandia saat Ramadhan dengan durasi puasa hampir 20 jam di bawah langit senja panjang.

    Ramadhan di Islandia: Puasa 20 Jam di Negeri Matahari Tak Terbenam

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Puasa 20 Jam Islandia menjadi fenomena nyata setiap Ramadhan di negara Nordik tersebut. Ramadhan di Islandia identik dengan puasa hampir 20 jam, bahkan di beberapa tahun bisa mendekati 21 jam ketika musim panas tiba. Durasi puasa ekstrem di Islandia terjadi karena posisi geografisnya yang dekat Lingkar Arktik sehingga matahari bersinar sangat lama. […]

  • bayi dalam tas Karawang

    Tragedi Bayi dalam Tas di Karawang: Sepasang Kekasih Diduga Habisi Buah Hati Hasil Hubungan Gelap

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Polisi Karawang tangkap pasangan muda diduga bunuh bayi hasil hubungan gelap, jasad ditemukan dalam tas. albadarpost.com, HUMANIORA – Tragedi memilukan mengguncang warga Karawang, Jawa Barat. Sepasang kekasih muda ditangkap polisi setelah diduga membunuh bayi hasil hubungan gelap mereka sendiri. Jasad bayi malang itu ditemukan di dalam tas yang dibuang di tepi jalan kawasan persawahan Desa […]

  • child grooming

    Waspada Child Grooming di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Praktik child grooming di ruang digital menjadi ancaman nyata bagi keamanan anak dan remaja. Modusnya halus, sering tak terlihat, namun berdampak serius terhadap keselamatan dan kesehatan mental anak. Pemerintah dan masyarakat kini didorong untuk memperkuat pencegahan melalui edukasi, pendampingan, dan lingkungan digital yang lebih aman. Child grooming bukan peristiwa tunggal, melainkan proses. […]

  • dampak macet

    Kemacetan Kronis dan Beban Mental Warga Jabar

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Kemacetan harian di Jawa Barat berdampak pada kesehatan mental warga dan perlu diperlakukan sebagai isu publik serius. albadarpost.com, LIFESTYLE – Kemacetan lalu lintas selama ini sering dipandang sebagai persoalan waktu dan kenyamanan. Warga mengeluh terlambat bekerja, bensin boros, dan produktivitas menurun. Namun di Jawa Barat, kemacetan harian mulai menunjukkan dampak yang lebih dalam. Ia tidak […]

  • kasus HIV pelajar

    Kasus HIV Pelajar Terungkap, Disdik Pangandaran Perketat Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Kasus HIV pelajar di Pangandaran memicu pengetatan pengawasan sekolah dan kolaborasi lintas instansi. albadarpost.com, LENSA – Kasus HIV pelajar kembali mencuat di Kabupaten Pangandaran. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga menemukan indikasi kasus HIV pelajar setelah pemeriksaan kesehatan oleh Puskesmas mengonfirmasi adanya siswa SMP yang terjangkit. Temuan ini berasal dari satuan pendidikan di Kecamatan Padaherang dan […]

expand_less