Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Ekonomi Tasikmalaya Tumbuh, Bupati Cecep Fokus Entaskan Kemiskinan dari Pinggiran

Ekonomi Tasikmalaya Tumbuh, Bupati Cecep Fokus Entaskan Kemiskinan dari Pinggiran

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, memaparkan capaian pembangunan daerah tahun 2025 dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Halal Bihalal SDM Program Keluarga Harapan (PKH) di Pendopo Baru, Selasa (07/04/2026).

Dalam pemaparannya, ekonomi Tasikmalaya 2025 menunjukkan tren menggembirakan. Laju pertumbuhan ekonomi mencapai 5,31%, hanya terpaut tipis sekitar 0,1 persen dari rata-rata Provinsi Jawa Barat.

“Alhamdulillah, sejak saya menjabat di bulan Juni, pertumbuhan ekonomi meningkat hingga 5,31%. Ini mendekati Jawa Barat,” ujar Bupati Cecep.

IPM Naik, Pengangguran Turun: Sinyal Positif Pembangunan

Tak hanya pertumbuhan ekonomi, indikator pembangunan lainnya juga menunjukkan perbaikan:

  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): 70,76 poin
  • IPM Jawa Barat: 75,90 poin
  • Tingkat Pengangguran Terbuka: 6,54% (lebih rendah dari Jabar 6,66%)

Data ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Tasikmalaya terus bergerak ke arah yang lebih baik, meskipun masih berada di bawah rata-rata provinsi.

Kemiskinan Masih Jadi PR Besar

Meski capaian ekonomi meningkat, angka kemiskinan masih menjadi tantangan serius.

  • Kemiskinan Tasikmalaya: 10,15%
  • Kemiskinan Jawa Barat: 6,78%

Bupati Cecep menegaskan bahwa fokus kebijakan ke depan adalah mempercepat penurunan angka kemiskinan, terutama dari wilayah pinggiran.

“Saya ingin mengentaskan kemiskinan dari pinggiran. Kita butuh percepatan dan kemajuan yang nyata,” tegasnya.

Peran PKH Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menekankan pentingnya peran SDM Program Keluarga Harapan (PKH) dalam mendampingi masyarakat.

Pendamping PKH diharapkan mampu:

  • Memastikan bantuan tepat sasaran
  • Mendorong kemandirian keluarga penerima
  • Mengawal program pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan.

Baca juga: Tekan Stunting, Asep Sopari: Perubahan Dimulai dari Rumah

Kegiatan ini juga dihadiri berbagai pihak strategis, mulai dari tim PKH Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial, hingga Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tasikmalaya.

Mendekati Target, Tapi Masih Perlu Akselerasi

Capaian ekonomi Tasikmalaya 2025 menunjukkan arah positif—pertumbuhan meningkat, pengangguran menurun, dan IPM membaik.

Namun, tantangan utama masih terletak pada tingginya angka kemiskinan, yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan penguatan program seperti PKH. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus perundungan

    Polres Tasikmalaya Tetapkan Tersangka dalam Kasus Perundungan Remaja

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menetapkan empat pelaku dalam kasus perundungan remaja dan memastikan proses hukum berjalan. albadarpost.com, HUMANIORA – Polres Tasikmalaya Kota resmi menetapkan empat remaja perempuan sebagai tersangka dalam kasus perundungan terhadap LK (16), warga Kecamatan Cipedes. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik memastikan adanya unsur kekerasan fisik dan tindakan merendahkan martabat korban. Kasus ini penting karena […]

  • manajemen sekolah

    Strategi Manajemen Sekolah Efektif di Tengah Anggaran Terbatas

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Sekolah dengan keterbatasan anggaran tetap dapat menjaga mutu pendidikan jika menerapkan manajemen sekolah yang efektif dan terukur. Di tengah tekanan biaya operasional, tuntutan kualitas pembelajaran, serta ekspektasi publik, pengelolaan sekolah tidak lagi bisa bertumpu pada dana semata, melainkan pada ketepatan strategi dan disiplin tata kelola. Fakta ini terlihat dari praktik sejumlah sekolah […]

  • program makan bergizi

    Menu Jumbo di Program Makan Bergizi Pagundan Tarik Perhatian Warga

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Menu jumbo di program makan bergizi Pagundan menarik perhatian warga dan dinilai meningkatkan kualitas pemenuhan gizi. albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi di Desa Pagundan, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, menyedot perhatian publik setelah paket edisi Jumat berkah menyajikan menu yang jauh lebih besar dari biasanya. Warga menyebut ukuran ayam bakakak pada program makan bergizi kali […]

  • Persit tanam pohon saat HUT ke-80 dengan kegiatan penghijauan dan penanaman pohon buah untuk lingkungan dan ketahanan pangan

    HUT Persit ke-80 Berbeda: Tanam Pohon, Tanam Masa Depan

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persit tanam pohon menjadi sorotan dalam peringatan HUT ke-80 tahun ini. Gerakan ini menghadirkan makna baru, jauh dari seremoni kaku. Aksi nyata seperti penanaman pohon, penghijauan, dan kepedulian lingkungan justru menjadi inti perayaan. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Persit tanam pohon bukan sekadar simbolik, tetapi strategi berkelanjutan untuk masa depan. Jumat […]

  • Hidangan takjil Uzbekistan berupa non, plov, dan shurpa tersaji di meja berbuka puasa khas Jalur Sutra.

    Takjil Uzbekistan, Warisan Jalur Sutra yang Unik

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Takjil Uzbekistan memiliki daya tarik tersendiri karena lahir dari pertemuan budaya di Jalur Sutra. Tradisi buka puasa Uzbekistan atau hidangan takjil khas Uzbekistan tidak hanya menghadirkan kurma dan roti, tetapi juga mencerminkan jejak perdagangan lintas benua. Sejak abad ke-2 SM, Jalur Sutra menghubungkan Asia Timur, Asia Tengah, hingga Timur Tengah, sehingga […]

  • Tradisi pondok pesantren santri belajar kitab kuning bersama kiai di lingkungan pesantren tradisional Indonesia

    Di Balik Kehidupan Santri: 7 Tradisi Pesantren yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi pondok pesantren menjadi bagian penting dalam kehidupan santri di Indonesia. Budaya pesantren atau tradisi santri tidak hanya membentuk karakter religius, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, serta penghormatan kepada guru. Banyak orang mengenal pesantren sebagai tempat belajar agama Islam. Namun di balik aktivitas mengaji dan belajar kitab, terdapat berbagai tradisi pondok […]

expand_less