Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » At-Takatsur: Saat Dunia Membuat Manusia Lupa Segalanya

At-Takatsur: Saat Dunia Membuat Manusia Lupa Segalanya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 157
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – At-Takatsur bukan sekadar surat pendek dalam Al-Qur’an. At-Takatsur, atau peringatan tentang berlomba dalam kemewahan dan penumpukan harta, justru menjadi cermin telanjang bagi manusia modern. Di era ketika orang sibuk mengejar angka, status, dan pengakuan, pesan At-Takatsur terasa semakin menohok: manusia terlena oleh dunia, sampai lupa bahwa hidup ini akan dimintai pertanggungjawaban.

Ketika Hidup Diukur dari Angka

Hari ini, manusia tidak lagi sekadar hidup—mereka berlomba. Mereka menghitung kekayaan, pengikut media sosial, jabatan, bahkan validasi dari orang lain. Semua seolah menjadi ukuran keberhasilan.

Namun, At-Takatsur datang dengan kritik keras. Surat ini tidak berbicara dengan nada lembut. Ia menegur langsung: kesibukan menumpuk dunia telah melalaikan manusia, bahkan hingga mereka masuk ke liang kubur.

Ironisnya, banyak orang sadar akan kematian, tetapi tetap menunda kesadaran itu. Mereka tahu hidup terbatas, tetapi bertindak seolah waktu tidak akan habis.

Budaya Pamer: Wajah Baru At-Takatsur

Jika dulu manusia bermegah dengan harta dan keturunan, kini bentuknya berubah. Media sosial menjadi panggung baru At-Takatsur. Orang berlomba menampilkan kehidupan terbaik, sering kali bukan yang sebenarnya.

Selain itu, tekanan sosial membuat banyak orang merasa harus terlihat sukses. Akibatnya, kejujuran tergeser oleh pencitraan. Nilai diri diukur dari tampilan, bukan dari makna.

Padahal, At-Takatsur mengingatkan bahwa semua itu fana. Apa yang dibanggakan hari ini bisa hilang dalam sekejap. Lebih dari itu, semua akan dipertanyakan kelak.

Dari Lupa Menjadi Lalai

At-Takatsur tidak hanya menyoroti kesalahan kecil. Ia membongkar pola hidup yang salah arah. Manusia tidak sekadar lupa, tetapi benar-benar lalai.

Mereka sibuk mengumpulkan, tetapi lupa berbagi. Mereka fokus pada dunia, tetapi mengabaikan akhirat. Bahkan, dalam banyak kasus, mereka mengorbankan nilai demi keuntungan.

Namun demikian, surat ini juga membawa peringatan keras: manusia akan melihat akibat dari perbuatannya. Bukan sekadar teori, tetapi realitas yang tidak bisa dihindari.

Pertanyaan yang Tak Bisa Dihindari

Ayat terakhir At-Takatsur menjadi penutup yang mengguncang: manusia akan ditanya tentang nikmat yang mereka miliki. Ini bukan pertanyaan biasa.

Apa yang kita makan, pakai, dan nikmati—semuanya akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, At-Takatsur mengajak manusia untuk berhenti sejenak dan bertanya: untuk apa semua ini?

Lebih jauh lagi, pertanyaan itu bukan untuk ditakuti, tetapi untuk disadari sejak sekarang. Kesadaran inilah yang seharusnya mengubah cara hidup.

Refleksi: Saatnya Menghitung Sebelum Dihitung

At-Takatsur bukan hanya peringatan, tetapi juga ajakan. Ia mengajak manusia untuk kembali pada keseimbangan. Dunia tidak dilarang, tetapi tidak boleh menjadi tujuan utama.

Oleh karena itu, penting untuk mulai menghitung ulang prioritas hidup. Apakah kita mengejar sesuatu yang benar-benar bermakna, atau hanya mengikuti arus?

Pada akhirnya, hidup bukan tentang siapa yang paling banyak memiliki. Hidup adalah tentang siapa yang paling siap mempertanggungjawabkan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keberkahan finansial

    Keberkahan Finansial Lewat Etika Investasi Ala Rasulullah SAW

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah tren investasi modern yang kian berkembang, aspek etika finansial kembali mendapat perhatian publik. Masyarakat tidak hanya berbicara soal imbal hasil, tetapi juga mulai mempertanyakan nilai keberkahan di balik pengelolaan harta. Dalam konteks ini, keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi rujukan penting, terutama bagi pengembangan ekonomi syariah. Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai […]

  • KPK geledah rumah Ono Surono

    Drama Baru Kasus Bekasi: KPK Datangi Rumah Ono Surono di Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus KPK geledah rumah Ono Surono menjadi sorotan publik setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi kediaman politisi Jawa Barat tersebut. Penggeledahan rumah Ono Surono oleh KPK terkait dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi langsung memicu perhatian karena kasus ijon proyek kini berkembang semakin luas. Langkah KPK ini menandai fase baru penyidikan […]

  • Pembobolan Minimarket Tasco

    Satpam Duel dengan Pembobol Minimarket Tasco Tasikmalaya, Pelaku Kabur

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 85
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi pembobolan Minimarket Tasco di Jalan AH Nasution, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, menggegerkan warga pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku diduga menjebol rolling door menggunakan linggis sebelum masuk ke dalam toko. Selain membawa uang tunai dan berbagai jenis rokok, mereka juga sempat berduel dengan petugas keamanan sebelum akhirnya melarikan […]

  • Trump dievakuasi

    Detik-Detik Panik di Gedung Putih: Trump Dievakuasi Saat Jamuan Malam

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Trump dievakuasi secara mendadak dari sebuah jamuan makan malam resmi di Gedung Putih setelah suara tembakan terdengar di sekitar lokasi acara di Washington, Amerika Serikat. Situasi yang awalnya berjalan formal berubah cepat menjadi kepanikan, sementara sebagian tamu langsung mencari perlindungan di dalam ruangan. Beberapa saksi menggambarkan suasana yang tiba-tiba “pecah”. Percakapan […]

  • pilkades digital

    Karawang Gelar Pilkades Digital dan Uji Dampaknya bagi Transparansi Publik

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Karawang uji coba pilkades digital pertama di Jabar, dengan sistem offline dan bukti suara fisik untuk transparansi. albadarpost.com, LENSA – Karawang bersiap memasuki babak baru tata kelola desa. Kabupaten ini menjadi daerah pertama di Jawa Barat yang menggelar pilkades digital, sebuah sistem pemilihan berbasis perangkat elektronik yang mulai diuji sebagai model nasional. Langkah ini penting […]

  • Perbedaan Permen dan Kepmen

    Permen, Kepmen, Surat Edaran, Jangan Sampai Tertukar

    • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 165
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Perbedaan Permen dan Kepmen masih kerap membingungkan masyarakat. Tidak sedikit yang menganggap Peraturan Menteri (Permen), Keputusan Menteri (Kepmen), dan Surat Edaran Menteri (SE Menteri) memiliki kekuatan hukum yang sama. Padahal, ketiga produk hukum tersebut memiliki fungsi, sifat, sasaran, hingga daya ikat yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar masyarakat dapat membaca setiap […]

expand_less