Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » At-Takatsur: Saat Dunia Membuat Manusia Lupa Segalanya

At-Takatsur: Saat Dunia Membuat Manusia Lupa Segalanya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – At-Takatsur bukan sekadar surat pendek dalam Al-Qur’an. At-Takatsur, atau peringatan tentang berlomba dalam kemewahan dan penumpukan harta, justru menjadi cermin telanjang bagi manusia modern. Di era ketika orang sibuk mengejar angka, status, dan pengakuan, pesan At-Takatsur terasa semakin menohok: manusia terlena oleh dunia, sampai lupa bahwa hidup ini akan dimintai pertanggungjawaban.

Ketika Hidup Diukur dari Angka

Hari ini, manusia tidak lagi sekadar hidup—mereka berlomba. Mereka menghitung kekayaan, pengikut media sosial, jabatan, bahkan validasi dari orang lain. Semua seolah menjadi ukuran keberhasilan.

Namun, At-Takatsur datang dengan kritik keras. Surat ini tidak berbicara dengan nada lembut. Ia menegur langsung: kesibukan menumpuk dunia telah melalaikan manusia, bahkan hingga mereka masuk ke liang kubur.

Ironisnya, banyak orang sadar akan kematian, tetapi tetap menunda kesadaran itu. Mereka tahu hidup terbatas, tetapi bertindak seolah waktu tidak akan habis.

Budaya Pamer: Wajah Baru At-Takatsur

Jika dulu manusia bermegah dengan harta dan keturunan, kini bentuknya berubah. Media sosial menjadi panggung baru At-Takatsur. Orang berlomba menampilkan kehidupan terbaik, sering kali bukan yang sebenarnya.

Selain itu, tekanan sosial membuat banyak orang merasa harus terlihat sukses. Akibatnya, kejujuran tergeser oleh pencitraan. Nilai diri diukur dari tampilan, bukan dari makna.

Padahal, At-Takatsur mengingatkan bahwa semua itu fana. Apa yang dibanggakan hari ini bisa hilang dalam sekejap. Lebih dari itu, semua akan dipertanyakan kelak.

Dari Lupa Menjadi Lalai

At-Takatsur tidak hanya menyoroti kesalahan kecil. Ia membongkar pola hidup yang salah arah. Manusia tidak sekadar lupa, tetapi benar-benar lalai.

Mereka sibuk mengumpulkan, tetapi lupa berbagi. Mereka fokus pada dunia, tetapi mengabaikan akhirat. Bahkan, dalam banyak kasus, mereka mengorbankan nilai demi keuntungan.

Namun demikian, surat ini juga membawa peringatan keras: manusia akan melihat akibat dari perbuatannya. Bukan sekadar teori, tetapi realitas yang tidak bisa dihindari.

Pertanyaan yang Tak Bisa Dihindari

Ayat terakhir At-Takatsur menjadi penutup yang mengguncang: manusia akan ditanya tentang nikmat yang mereka miliki. Ini bukan pertanyaan biasa.

Apa yang kita makan, pakai, dan nikmati—semuanya akan dimintai pertanggungjawaban. Karena itu, At-Takatsur mengajak manusia untuk berhenti sejenak dan bertanya: untuk apa semua ini?

Lebih jauh lagi, pertanyaan itu bukan untuk ditakuti, tetapi untuk disadari sejak sekarang. Kesadaran inilah yang seharusnya mengubah cara hidup.

Refleksi: Saatnya Menghitung Sebelum Dihitung

At-Takatsur bukan hanya peringatan, tetapi juga ajakan. Ia mengajak manusia untuk kembali pada keseimbangan. Dunia tidak dilarang, tetapi tidak boleh menjadi tujuan utama.

Oleh karena itu, penting untuk mulai menghitung ulang prioritas hidup. Apakah kita mengejar sesuatu yang benar-benar bermakna, atau hanya mengikuti arus?

Pada akhirnya, hidup bukan tentang siapa yang paling banyak memiliki. Hidup adalah tentang siapa yang paling siap mempertanggungjawabkan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi penjual melakukan jual beli live streaming melalui ponsel dengan menampilkan produk secara langsung kepada pembeli.

    Bolehkah Jual Beli Live Streaming? Ini Hukumnya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jual beli live streaming kini menjadi tren dalam transaksi digital. Banyak pelaku usaha memanfaatkan siaran langsung untuk menawarkan produk secara real time. Namun, muncul pertanyaan: apakah jualan secara streaming atau transaksi online melalui siaran langsung diperbolehkan dalam Islam? Untuk menjawabnya, kita perlu memahami prinsip dasar muamalah, dalil Al-Qur’an dan hadis, serta […]

  • penebangan ilegal hutan

    Perkara Penebangan Ilegal Hutan: Apa Arti Putusan MA bagi Warga

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Perspektif: Putusan MA soal penebangan ilegal hutan menguji konsistensi negara melindungi lingkungan dan kepentingan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang memenjarakan pelaku penebangan ilegal di kawasan hutan lindung kembali menempatkan hukum kehutanan pada titik krusial: seberapa jauh negara konsisten melindungi hutan dari ekspansi perkebunan. Perkara ini penting bukan hanya karena ada vonis pidana, […]

  • membersihkan dapur

    Rahasia Membersihkan Dapur Tanpa Ribet, Hasilnya Bikin Kaget

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membersihkan dapur sering dianggap pekerjaan rutin yang sederhana. Namun, banyak orang belum memahami teknik cara membersihkan dapur yang benar agar hasilnya maksimal. Padahal, dapur yang tampak bersih belum tentu benar-benar higienis. Selain itu, kesalahan kecil saat membersihkan dapur justru membuat kotoran menumpuk lebih cepat. Oleh karena itu, penting mengetahui cara yang lebih […]

  • Bupati Tasikmalaya menghadiri Temu Strategis KWT dan mendorong pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan.

    KWT Tasikmalaya Didorong Jadi Penopang Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mulai memperkuat peran KWT Tasikmalaya atau Kelompok Wanita Tani dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Selain mendorong pemanfaatan lahan pekarangan produktif, pemerintah juga menyiapkan bantuan bibit hortikultura untuk masyarakat melalui kelompok tani perempuan di berbagai wilayah. Program tersebut disampaikan Bupati Cecep Nurul Yakin saat menghadiri Temu Strategis bersama Forum […]

  • Retribusi Pasar Cikurubuk

    Dihantam Retribusi, 800 Ruko Cikurubuk Tasikmalaya Jadi “Kuburan”

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Retribusi Pasar Cikurubuk melonjak tajam dan langsung memukul aktivitas perdagangan di Pasar Induk Cikurubuk. Kenaikan retribusi pasar ini—yang oleh pedagang disebut mencapai 80 persen—mendorong eksodus besar-besaran. Akibatnya, sekitar 800 ruko kini kosong, terutama di zona jongko pakaian, sandal, dan fashion. Sejak kebijakan itu berlaku, kondisi pasar berubah drastis. Arus pembeli menurun, […]

  • Padepokan Maung Hideung

    DPD Padepokan Silat Pusaka Maung Hideung Tasikmalaya Resmi Dilantik

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Dewan Pengurus Daerah Padepokan Silat Pusaka Maung Hideung Kota Tasikmalaya resmi dilantik oleh DPP Padepokan Silat Pusaka Maung Hideung, Minggu (25/1/2026). Pelantikan ini menandai perluasan jaringan organisasi seni bela diri tersebut di empat kecamatan dan memperkuat perannya dalam pelestarian budaya pencak silat di daerah. Kegiatan berlangsung di Perum Mutiara Citra RW 12, […]

expand_less