Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » Pelonggaran Halal Impor AS Disorot DPR

Pelonggaran Halal Impor AS Disorot DPR

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONALDPR soroti sertifikasi halal terhadap produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia. Sorotan DPR RI terhadap pelonggaran sertifikasi halal ini muncul setelah adanya kesepakatan perdagangan yang dinilai berpotensi memengaruhi standar jaminan produk halal nasional.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI menegaskan bahwa kebijakan terkait produk impor harus tetap mengacu pada regulasi halal yang berlaku di Indonesia. Ia mengingatkan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar formalitas administrasi, melainkan bentuk perlindungan nyata bagi konsumen Muslim. Karena itu, DPR soroti sertifikasi halal agar standar nasional tidak melemah akibat kepentingan dagang.

Selain itu, DPR menilai pelonggaran aturan berpotensi menimbulkan kekhawatiran publik. Terlebih lagi, Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia. Oleh sebab itu, kepastian hukum dalam jaminan kehalalan produk harus tetap menjadi prioritas.

Regulasi Halal Harus Tetap Mengikat

Indonesia telah memiliki payung hukum yang jelas melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). Regulasi tersebut mewajibkan produk yang beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia memiliki sertifikat halal. Ketentuan itu kemudian diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang telah disempurnakan menjadi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

Selain itu, pemerintah juga menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal. Aturan ini mengatur mekanisme sertifikasi, pengawasan, hingga sanksi administratif.

Karena itu, DPR soroti sertifikasi halal dengan menekankan bahwa setiap kebijakan perdagangan internasional harus tetap selaras dengan undang-undang tersebut. Jika tidak, maka potensi konflik regulasi bisa terjadi. Bahkan, kepercayaan publik terhadap sistem jaminan halal nasional dapat terganggu.

Kekhawatiran terhadap Dampak Sosial dan Hukum

Lebih lanjut, DPR menilai pelonggaran sertifikasi halal produk AS berisiko menimbulkan persoalan sosial. Konsumen Muslim membutuhkan kepastian bahwa produk yang mereka konsumsi sesuai syariat. Apabila mekanisme verifikasi tidak dilakukan secara ketat, maka keraguan di masyarakat bisa meningkat.

Di sisi lain, pelaku usaha dalam negeri juga berpotensi merasa dirugikan. Selama ini, mereka mengikuti prosedur sertifikasi yang ketat dan memerlukan biaya serta waktu tertentu. Namun, jika produk impor mendapatkan perlakuan berbeda, maka persaingan usaha menjadi tidak seimbang.

Oleh karena itu, DPR meminta pemerintah menjelaskan secara terbuka bentuk pelonggaran yang dimaksud. Transparansi menjadi kunci agar tidak muncul persepsi bahwa negara mengabaikan perlindungan konsumen.

Perdagangan Tetap Penting, Standar Halal Jangan Melemah

Meski demikian, DPR tidak menolak kerja sama perdagangan internasional. Hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat dinilai strategis bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Akan tetapi, kebijakan ekonomi tetap harus berjalan beriringan dengan perlindungan hukum.

Transisi kebijakan memang kerap terjadi dalam dinamika perdagangan global. Namun demikian, setiap perubahan perlu mempertimbangkan aspek sosial, agama, dan budaya masyarakat Indonesia. Dalam konteks ini, DPR soroti sertifikasi halal sebagai bagian dari komitmen menjaga hak konstitusional warga negara.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 29 Undang-Undang Dasar 1945, negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya dan beribadat menurut agamanya. Artinya, perlindungan terhadap produk halal memiliki landasan konstitusional yang kuat.

Baca juga: Operasi Pekat 2026, Komitmen Pangandaran Bersih Narkoba

Karena itu, DPR mendorong agar pemerintah tetap menerapkan prinsip kehati-hatian. Evaluasi menyeluruh diperlukan sebelum kebijakan diberlakukan secara luas. Selain menjaga kepastian hukum, langkah tersebut juga penting untuk mempertahankan kepercayaan publik.

Pemerintah Diminta Perjelas Skema Pengakuan

DPR juga meminta penjelasan terkait skema pengakuan sertifikasi dari luar negeri. Jika terdapat mekanisme saling pengakuan (mutual recognition), maka standar yang digunakan harus setara dengan standar Indonesia. Dengan demikian, kualitas dan proses audit tetap terjamin.

Sebaliknya, apabila pengawasan longgar, maka potensi pelanggaran dapat meningkat. Untuk itu, penguatan koordinasi antara Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta kementerian terkait perlu terus dilakukan.

Pada akhirnya, DPR soroti sertifikasi halal bukan untuk menghambat perdagangan, melainkan memastikan bahwa kebijakan ekonomi tidak mengabaikan prinsip perlindungan konsumen. Ke depan, dialog antara legislatif dan eksekutif diharapkan menghasilkan solusi yang seimbang. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penipuan perekrutan kerja

    Rute Gelap Perekrutan: Jejak 13 Pekerja Jabar dari Janji Sawit hingga Terlantar di Kalbar

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Di sebuah ruang kecil di Polda Kalimantan Barat, tiga belas wajah itu duduk menunggu kabar pemulangan. Mereka berasal dari Garut dan Tasikmalaya, dua kabupaten yang melahirkan banyak perantau muda. Perjalanan mereka menuju Kalimantan berawal dari janji yang tampak sederhana: pekerjaan sebagai buruh sawit dengan upah yang cukup untuk menutup kebutuhan keluarga. Janji […]

  • longsor Jatinangor

    Longsor Jatinangor Menimpa Pekerja

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Empat pekerja tewas tertimbun longsor Jatinangor saat bangun lapangan futsal, evakuasi SAR masih berlangsung. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa longsor Jatinangor kembali menelan korban jiwa. Enam pekerja pembangunan lapangan futsal tertimbun longsoran tebing di Desa Cisampur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (2/1/2026) siang. Empat orang dinyatakan meninggal dunia, sementara dua lainnya selamat dan dirawat di […]

  • PMT stunting

    PMT Stunting Jadi Fokus PKK Tasikmalaya Percepat Perbaikan Gizi

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Upaya PKK Tasikmalaya percepat penurunan stunting dengan penyaluran PMT di 39 kecamatan. albadarpost.com, HUMANIORA – Tingkat stunting di Kabupaten Tasikmalaya yang masih berada di kisaran 17,1 persen mendorong PKK memperluas penyaluran PMT stunting bagi balita. Program ini digerakkan serentak di 39 kecamatan sebagai upaya percepatan penurunan kasus melalui intervensi gizi langsung. Ketua TP PKK Kabupaten […]

  • gizi keluarga

    Spaghetti Jamur Creamy, Edukasi Gizi Seimbang

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Spaghetti jamur creamy bisa menjadi menu gizi keluarga seimbang jika diolah tepat dan berbasis kebutuhan nutrisi harian. albadarpost.com, LIFESTYLE – Menu berbasis pasta kini tidak lagi identik dengan makanan cepat saji rendah nilai gizi. Di tingkat keluarga, spaghetti justru dapat menjadi sarana edukasi gizi keluarga jika diolah dengan bahan yang tepat dan teknik memasak yang […]

  • Ilustrasi keluarga Singapura dengan anak kecil membahas manfaat Kredit Child LifeSG S$500 dalam Belanjawan 2026

    Setiap Anak Singapura Dapat 500 Dolar dari Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pemerintah Singapura kembali menegaskan komitmennya terhadap keluarga melalui kebijakan konkret. Dalam APBN 2026, pemerintah mengumumkan Kredit Child LifeSG 500 Dolar Singapura bagi setiap anak warga negara Singapura berusia di bawah 12 tahun. Kebijakan ini langsung menjadi perhatian publik karena menyentuh kebutuhan dasar keluarga secara langsung. Langkah tersebut tidak muncul dalam ruang […]

  • edukasi HIV/AIDS

    Pemda Majalengka Perluas Edukasi HIV/AIDS Lewat Platform Digital

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Edukasi HIV/AIDS Majalengka diperkuat lewat platform digital baru untuk menekan kasus dan perluas akses informasi publik. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Majalengka memperluas edukasi HIV/AIDS dengan meluncurkan situs Pojok Lajur Pesat. Langkah ini dinilai penting karena angka kasus baru HIV/AIDS di Majalengka masih berada pada tingkat tertinggi di kawasan Cirebon Raya. Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa […]

expand_less