Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polres Pangandaran Angkat Anak Yatim Berprestasi

Polres Pangandaran Angkat Anak Yatim Berprestasi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Pangandaran mengambil langkah konkret dengan mengangkat seorang anak yatim berprestasi sebagai anak angkat institusi. Keputusan ini tidak hanya menjawab persoalan sosial, tetapi juga memberi jaminan pendidikan bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Anak tersebut adalah Siti Aulia Marlina (16), siswi SMK Pasundan Cijulang yang kini resmi menjadi anak angkat Polres Pangandaran. Pendidikan Siti akan dibiayai hingga lulus sekolah. Kebijakan ini menunjukkan peran Polri tidak sebatas penegakan hukum, tetapi juga perlindungan sosial bagi warga rentan.

Langkah tersebut bermula dari peristiwa sederhana yang terjadi Kamis, 15 Januari 2026, sekitar pukul 09.30 WIB. BRIPKA Zera Janwara, Kanit Reskrim Polsek Cijulang, melihat seorang remaja perempuan berjalan kaki bersama pengasuhnya melintas di depan kantor Polsek Cijulang. Remaja itu diketahui hanya ingin melihat Jembatan Sodongkopo yang baru selesai dibangun.

Baca juga: Bantuan Kang Dedi Jadi Harapan Warga Pakenjeng

Temuan Lapangan Mengubah Keputusan Institusi

BRIPKA Zera menghentikan langkahnya dan menyapa keduanya. Percakapan singkat itu membuka fakta yang lebih dalam. Remaja tersebut adalah Siti Aulia Marlina, anak yatim yang kehilangan ayah sejak bayi dan tidak berada dalam pengasuhan ibu kandungnya. Sejak usia satu bulan, Siti dirawat oleh keluarga sederhana di Dusun Haurseah, Desa Cijulang.

Kondisi hidup Siti tergolong memprihatinkan. Ia tinggal di rumah kontrakan dengan keterbatasan ekonomi. Setiap hari, Siti berjalan kaki sekitar satu kilometer untuk berangkat sekolah. Uang jajan bukan hal yang rutin ia miliki. Meski begitu, prestasi akademiknya menonjol. Siti tercatat sebagai peringkat pertama kelas X di sekolahnya.

Fakta tersebut mendorong BRIPKA Zera bersama anggota Reskrim Polsek Cijulang melakukan kunjungan langsung ke tempat tinggal Siti pada hari yang sama. Dari hasil pengecekan lapangan, aparat menemukan kondisi keluarga yang membutuhkan dukungan serius, terutama untuk keberlanjutan pendidikan.

Kapolres Ambil Langkah Perlindungan Pendidikan

Laporan hasil kunjungan segera disampaikan kepada pimpinan. Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, S.H.,S.I.K., M.S,i., M.I.K️. turun langsung pada keesokan harinya untuk mendalami kondisi Siti. Pendalaman dilakukan dengan pendekatan kemanusiaan dan berbasis data lapangan.

Berdasarkan hasil tersebut, Kapolres Pangandaran memutuskan mengangkat Siti sebagai anak angkat Polres Pangandaran. Keputusan itu mencakup jaminan pembiayaan pendidikan hingga Siti menyelesaikan sekolahnya. Langkah ini dipandang sebagai bentuk tanggung jawab institusi terhadap anak-anak berprestasi yang berisiko kehilangan akses pendidikan.

Kebijakan ini juga menegaskan bahwa keberpihakan negara dapat hadir melalui institusi terdekat dengan masyarakat. Perlindungan terhadap anak yatim berprestasi tidak berhenti pada empati, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata.

Dampak Sosial dan Pesan Kebijakan

Kasus Siti Aulia Marlina mencerminkan persoalan struktural yang masih dihadapi banyak keluarga kurang mampu di daerah. Akses pendidikan seringkali bergantung pada ketahanan ekonomi keluarga. Tanpa intervensi, potensi akademik anak berprestasi berisiko terhenti.

Baca juga: Masuk PTN Jalur SNBP dan SNBT Jadi Andalan

Langkah Polres Pangandaran memberi pesan bahwa prestasi dan ketekunan tetap mendapat ruang, meski dalam keterbatasan. Kebijakan ini juga dapat menjadi model kolaborasi sosial antara aparat negara dan masyarakat untuk mencegah putus sekolah.

Di sisi lain, keputusan tersebut memperkuat peran Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Pendekatan humanis yang berbasis temuan lapangan menunjukkan bahwa kebijakan sosial dapat lahir dari kepekaan aparat terhadap realitas sehari-hari warga.

Pengangkatan Siti sebagai anak angkat Polres Pangandaran bukan sekadar kisah kepedulian, tetapi langkah kebijakan yang berdampak langsung. Pendidikan tetap berjalan, potensi anak terjaga, dan peran negara hadir secara nyata di tingkat lokal. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Guru Nasional

    Hari Guru Nasional dan Penegasan Peran Strategis Guru

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Hari Guru Nasional menegaskan peran guru sebagai fondasi pembangunan karakter generasi Indonesia. albadarpost.com, EDITORIAL – Peringatan Hari Guru Nasional pada Selasa, 25 November 2025 membawa pesan yang langsung menyasar inti persoalan pendidikan: guru bukan sekadar pendidik teknis, melainkan motor pembentukan karakter bangsa. Tema tahun ini, “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, menegaskan kontribusi guru terhadap […]

  • layanan inklusif BSI

    BSI Dorong Layanan Inklusif bagi Disabilitas di Seluruh Outlet

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    BSI memperluas layanan inklusif bagi disabilitas melalui rekrutmen, fasilitas ramah akses, dan pembinaan UMKM. albadarpost.com, HUMANIORA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk terus memperluas layanan inklusif BSI bagi penyandang disabilitas. Kebijakan ini penting karena akses layanan keuangan masih belum sepenuhnya ramah bagi kelompok rentan. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa perseroan membuka kesempatan […]

  • okupansi hotel Jawa Barat

    Okupansi Hotel Jabar Turun

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Okupansi hotel Jawa Barat turun di Nataru, dipengaruhi kebijakan libur dan isu bencana. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 semestinya menjadi puncak pergerakan wisata. Namun di Jawa Barat, denyut itu melemah. Data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat mencatat tingkat keterhunian hotel hanya mencapai 60 persen. Angka ini turun […]

  • Ilustrasi membersihkan ikan segar di dapur rumah menggunakan jeruk nipis dan garam untuk menghilangkan bau amis sebelum dimasak.

    Masak Ikan Tanpa Bau Amis? Ini Rahasianya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang menyukai ikan karena sehat dan kaya protein. Namun, tidak sedikit yang akhirnya malas memasaknya karena bau amis ikan sering muncul dan mengganggu suasana dapur. Padahal, cara menghilangkan bau amis ikan sebenarnya sangat sederhana jika tekniknya tepat sejak awal. Menariknya, masalah ini bukan berasal dari ikannya saja. Justru kebiasaan kecil […]

  • Surat Yasin

    Keutamaan Surat Yasin

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tradisi membaca Surat Yasin pada malam Jumat terus hidup di tengah umat Islam. Amalan ini diyakini membawa ketenangan batin, harapan ampunan dosa, serta kemudahan urusan dunia dan akhirat. Namun, di balik praktik yang meluas tersebut, penting bagi umat untuk memahami dasar dalilnya secara proporsional agar ibadah tetap berpijak pada ilmu dan tidak […]

  • kesbangpol ciamis

    Bakesbangpol Ciamis Dorong Literasi Politik Desa untuk Perkuat Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Penguatan literasi politik desa di Ciamis dipandang krusial untuk menjaga kualitas demokrasi dan partisipasi warga. albadarpost.com, PELITA – Perbincangan mengenai literasi politik desa kembali mencuat di Ciamis. Kepala Bakesbangpol Ciamis, DR. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si., menegaskan bahwa kualitas demokrasi di tingkat lokal bergantung pada sejauh mana warga desa memahami hak dan peran mereka dalam […]

expand_less