Berita Daerah

Transisi Energi Berbasis Lokal, Ekonomi Warga Ikut Bergerak

Kolaborasi BUMN, pemda, dan komunitas lokal lewat hub biomassa mendorong transisi energi dan ekonomi lokal.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Upaya transisi energi nasional terus diperluas hingga ke tingkat daerah. PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) meresmikan fasilitas hub biomassa di wilayah Tasikmalaya dan Ciamis, Jawa Barat, sebagai bagian dari penguatan rantai pasok energi terbarukan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Peresmian fasilitas tersebut menandai kolaborasi antara PLN EPI, pemerintah daerah, serta komunitas masyarakat setempat dalam pengelolaan biomassa sebagai sumber energi alternatif. Hub biomassa ini berfungsi sebagai pusat pengumpulan, pengolahan, dan distribusi bahan baku biomassa yang akan dimanfaatkan untuk mendukung program energi bersih nasional.

PLN EPI menyatakan bahwa pengembangan hub biomassa di daerah ini memanfaatkan potensi lokal berupa limbah kayu, hasil hutan rakyat, serta residu pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan sistem yang terorganisir, bahan-bahan tersebut kini memiliki nilai ekonomi yang lebih stabil.

Libatkan Pemerintah Daerah dan Komunitas

Dalam pengelolaannya, PLN EPI menggandeng pemerintah daerah untuk mendukung aspek perizinan, tata ruang, dan koordinasi lintas sektor. Di sisi lain, masyarakat lokal dilibatkan secara langsung sebagai pemasok biomassa melalui kelompok tani hutan, koperasi, dan badan usaha milik desa (BUMDes).

Baca juga: Respons Hukum DPRD Tasikmalaya di Tengah Kritik Warga

Model kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan rantai ekonomi baru di tingkat desa. Selain membuka peluang usaha, pengembangan hub biomassa juga menyerap tenaga kerja lokal, mulai dari proses pengumpulan bahan baku hingga pengolahan dan distribusi.

Pemerintah daerah menilai keberadaan fasilitas ini sejalan dengan upaya penguatan ekonomi berbasis potensi wilayah. Tasikmalaya dan Ciamis dikenal sebagai daerah dengan sumber daya kehutanan rakyat yang cukup besar, namun selama ini belum terintegrasi dengan sektor energi.

Dukung Program Transisi Energi Nasional

Secara nasional, biomassa menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang dikembangkan untuk mendukung program transisi energi. Pemerintah menargetkan peningkatan pemanfaatan energi baru dan terbarukan guna mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

PLN EPI berperan sebagai subholding yang bertugas menjamin ketersediaan pasokan energi primer, termasuk biomassa, bagi pembangkit listrik. Hub biomassa di Tasikmalaya dan Ciamis akan menjadi bagian dari rantai pasok untuk mendukung kebutuhan tersebut, khususnya dalam program co-firing di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan bahwa pemanfaatan biomassa berpotensi memberikan dampak ganda, yakni menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat di daerah penghasil bahan baku.

Potensi Dampak Ekonomi Lokal

Keberadaan hub biomassa memberikan kepastian pasar bagi masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor pertanian dan kehutanan rakyat. Limbah kayu dan residu pertanian yang sebelumnya bernilai rendah kini dapat dijual sebagai komoditas energi.

Baca juga: PLN Gulirkan Program Tahun Baru Energi Baru untuk Pelanggan

Dengan harga yang lebih terukur dan permintaan yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan memperoleh tambahan pendapatan. Selain itu, aktivitas ekonomi di sekitar fasilitas hub biomassa berpotensi mendorong tumbuhnya usaha pendukung, seperti transportasi dan jasa logistik.

Meski demikian, keberlanjutan program ini tetap bergantung pada konsistensi pasokan, kualitas biomassa, serta pengelolaan yang profesional. PLN EPI menyatakan akan terus melakukan pendampingan kepada mitra lokal guna memastikan standar kualitas dan keberlanjutan pasokan.

Peresmian hub biomassa di Tasikmalaya dan Ciamis menunjukkan langkah konkret kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, dan komunitas lokal dalam mendukung transisi energi. Selain memperkuat pasokan energi terbarukan, fasilitas ini diharapkan mampu mendorong ekonomi lokal melalui pemanfaatan potensi sumber daya daerah secara berkelanjutan. (AC)


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button