Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkot Tasikmalaya Gagalkan Peredaran Miras Jelang Tahun Baru

Pemkot Tasikmalaya Gagalkan Peredaran Miras Jelang Tahun Baru

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 22 Des 2025
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkot Tasikmalaya menggagalkan peredaran miras jelang Tahun Baru demi melindungi warga dan ketertiban publik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya menggagalkan peredaran miras skala besar menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026. Aparat Satpol PP menemukan ribuan botol minuman beralkohol yang disimpan di sebuah gudang di Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Kawalu, Senin, 22 Desember 2025. Temuan ini penting karena menunjukkan masih kuatnya ancaman peredaran miras terhadap ketertiban sosial dan kesehatan publik di Kota Tasikmalaya.

Sebanyak 6.489 botol miras dari berbagai jenis dan merek diamankan. Minuman tersebut diduga kuat disiapkan untuk memenuhi permintaan pasar saat perayaan malam Tahun Baru. Seluruh barang bukti kini disita dan dibawa ke Markas Satpol PP Kota Tasikmalaya.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi, menyatakan barang bukti akan segera dimusnahkan. Pemerintah daerah juga menyerahkan penanganan pelaku kepada Polres Tasikmalaya Kota untuk proses hukum lebih lanjut.

“Akan segera kami musnahkan di Balekota. Kami berkoordinasi dengan Polres dan menyerahkan pelaku ke Polres. Ini memang untuk persiapan Tahun Baru,” ujar Viman.

Gudang Tersembunyi dan Jalur Distribusi Miras

Dari hasil penyelidikan sementara, pemilik miras diketahui merupakan warga asal Jawa Tengah. Ia mengaku telah menjalankan usaha ilegal tersebut selama sekitar enam bulan terakhir dengan menyewa ruko yang dijadikan gudang penyimpanan.

Menurut Viman, temuan ini menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Meski dikenal sebagai Kota Santri, Tasikmalaya masih menjadi sasaran peredaran minuman beralkohol ilegal.

“Ini operasi terbaik, tapi juga menyedihkan. Kota Tasikmalaya dikenal dengan nilai religius yang kuat, namun masih ada gudang miras di tengah kota,” kata Viman.

Satpol PP mencatat kadar alkohol miras yang diamankan bervariasi, mulai dari 4,8 persen hingga 20 persen. Jenis minuman tersebut termasuk kategori yang dilarang beredar di wilayah Kota Tasikmalaya sesuai peraturan daerah.

Hasil penelusuran aparat menunjukkan peredaran miras ini tidak hanya menyasar Kota Tasikmalaya. Barang dikirim dari Bandung dan didistribusikan ke sejumlah wilayah di Priangan Timur, termasuk Ciamis dan Pangandaran. Tasikmalaya diduga menjadi titik transit utama.

Ancaman Sosial dan Tanggung Jawab Lingkungan

Wali Kota menegaskan bahwa dampak peredaran miras tidak bisa dilihat sebagai pelanggaran administratif semata. Ia menilai miras berpotensi memicu gangguan ketertiban umum, kriminalitas, dan kerusakan sosial, terutama di kalangan generasi muda.

Baca juga: Hari Ibu, Pemkot Tasikmalaya Dorong Pemberdayaan Perempuan

“Kalau ini sampai lolos, jumlahnya 6.489 botol. Bayangkan berapa anak muda yang bisa rusak mental dan akhlaknya, lalu terjerumus pada tindak kriminal,” ujarnya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya berencana meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan masyarakat. Viman meminta aparatur kewilayahan, mulai dari camat, lurah, hingga RT dan RW, lebih aktif mengawasi penyewaan ruko atau gudang yang tertutup dan tidak jelas kegiatannya.

“Kalau ada penyewaan tempat yang mencurigakan, harus didalami. Ini jadi atensi bersama. Camat, lurah, dan warga harus waspada,” kata Viman.

Langkah ini dinilai penting karena praktik penyimpanan miras sering kali memanfaatkan kelengahan warga dan minimnya pengawasan lingkungan. Pemerintah berharap partisipasi masyarakat dapat mempersempit ruang gerak jaringan distribusi miras ilegal.

Konteks Pengamanan Akhir Tahun

Operasi penggagalan peredaran miras ini merupakan bagian dari pengamanan menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum berupaya menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama periode tersebut.

Dengan penyitaan ribuan botol miras ini, Pemkot Tasikmalaya menegaskan komitmennya menjaga nilai sosial, kesehatan masyarakat, dan keamanan publik. Ke depan, pemerintah berjanji akan meningkatkan patroli serta koordinasi lintas sektor untuk menutup jalur distribusi miras ilegal di wilayahnya.

Ribuan botol miras digagalkan jelang Tahun Baru, Pemkot Tasikmalaya perkuat perlindungan warga dan ketertiban publik. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meja Iftar Timur Tengah paling mewah dengan dekorasi emas, lampu gantung kristal, dan hidangan khas Arab premium.

    Meja Iftar Timur Tengah Paling Mewah dan Menggoda

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Meja Iftar Timur Tengah Paling Mewah selalu menarik perhatian setiap Ramadhan tiba. Tradisi berbuka puasa di kawasan Arab ini tidak hanya menonjolkan cita rasa, tetapi juga menghadirkan kemegahan yang memikat. Bahkan, meja iftar mewah kerap menjadi simbol keramahan, status sosial, dan penghormatan terhadap tamu. Di berbagai negara seperti Uni Emirat Arab, […]

  • OSS RBA

    OSS RBA Diperketat, Pelaporan LKPM Jadi Kunci

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Perubahan aturan OSS RBA 2025 memperketat izin usaha dan kewajiban LKPM bagi pelaku usaha. albadarpost.com, FOKUS – Perubahan regulasi OSS RBA dan kewajiban pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) pada 2025 mengubah lanskap perizinan usaha di Indonesia. Pemerintah memperketat mekanisme pengawasan, mulai dari tahap perizinan berbasis risiko hingga kewajiban pelaporan investasi yang lebih disiplin. Kebijakan […]

  • Ilustrasi nasi putih yang cepat basi akibat kesalahan memasak dan penyimpanan yang sering tidak disadari

    Nasi Cepat Basi? Ini Kesalahan yang Sering Terjadi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa heran karena nasi cepat basi, padahal baru dimasak beberapa jam lalu? Banyak orang mengira penyebabnya adalah kualitas beras. Padahal, nasi mudah basi, nasi cepat bau, dan teksturnya berubah sering kali terjadi akibat kesalahan memasak nasi yang tampak sepele dan jarang disadari sejak awal. Menariknya, kebiasaan yang terlihat “biasa saja” justru […]

  • Ilustrasi zarah debu dengan cahaya timbangan amal QS Az-Zalzalah ayat 7-8 tentang balasan setiap perbuatan manusia.

    Tentang Zarah yang Tak Pernah Hilang

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada kebaikan yang sering kita lakukan tanpa sadar. Senyum tipis yang lahir begitu saja. Kata yang sengaja ditahan agar tidak melukai. Niat baik yang bersemi di hati, lalu gugur sebelum sempat terucap. Kita kerap menganggapnya kecil. Terlalu kecil untuk dihitung. Terlalu sepele untuk dicatat. Namun Al-Qur’an, dengan caranya yang lembut sekaligus tegas, […]

  • RUPS BPR Tasikmalaya

    RUPS BPR Tasikmalaya Rumuskan Arah Pembiayaan UMKM 2026

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    RUPS BPR Tasikmalaya bahas arah pembiayaan UMKM dan penguatan peran BPR dalam ekonomi daerah 2026. albadarpost.com, LENSA – RUPS BPR Tasikmalaya kembali menyorot perhatian pemerintah daerah setelah Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, memimpin langsung pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) PD BPR Artha Sukapura Tahun 2026. Rapat yang berlangsung di ruang kerja bupati pada Rabu, […]

  • korupsi dana desa

    Mengapa Dana Desa Rentan Diselewengkan?

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 10
    • 0Komentar

    Korupsi dana desa berulang karena pengawasan lemah, desain kebijakan timpang, dan tata kelola yang tidak solid. Dana Besar di Level Terkecil albadarpost.com, PERSPEKTIF – Penetapan Kepala Desa Mancagar sebagai tersangka korupsi dana desa kembali membuka satu pertanyaan mendasar: mengapa kebijakan dana desa sejak diluncurkan pada 2015 masih sangat rentan terhadap penyimpangan? Kasus Kuningan bukan insiden […]

expand_less