Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

Tepuk Sakinah Warnai Bimbingan Perkawinan di KUA Indramayu

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
  • visibility 272
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tepuk Sakinah jadi terobosan KUA Indramayu dalam bimbingan perkawinan, mencairkan suasana dan memperkuat nilai keluarga sakinah.

albadarpost.com, LENSA. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Indramayu menghadirkan inovasi dalam bimbingan perkawinan dengan memperkenalkan Tepuk Sakinah. Metode unik ini tidak hanya mencairkan suasana, tetapi juga memperkuat pemahaman calon pengantin tentang pentingnya membangun keluarga sakinah.

Suasana Bimbingan Jadi Lebih Interaktif

Pada sesi bimbingan, Rabu (1/10/2025), pasangan calon pengantin Junaedi (27) dan Sri Hayati (34) tampak kikuk saat pertama kali mencoba Tepuk Sakinah. Namun, mereka mengaku kegiatan tersebut membantu membuat suasana menjadi lebih hangat.

“Awalnya kaku, tapi lama-lama seru juga, bikin suasana jadi cair,” kata Junaedi. Sementara Sri Hayati menambahkan, bimbingan ini memberi mereka wawasan penting tentang nilai keluarga sakinah, terutama menjelang hari pernikahan yang akan mereka jalani dalam waktu dekat.

Kepala KUA Indramayu, Darmawan Sugiharto, menjelaskan bahwa metode Tepuk Sakinah telah diterapkan lebih dari setahun lalu, meskipun baru belakangan ini menjadi sorotan publik. “Kadang kita lakukan di awal, kadang di tengah, atau di akhir, tergantung kebutuhan. Intinya untuk menghilangkan ketegangan,” jelasnya.

Upaya KUA Menekan Angka Perceraian

Darmawan menuturkan, KUA Indramayu berupaya menghadirkan bimbingan yang tidak sekadar bersifat formalitas. Selain Tepuk Sakinah, ada pula simulasi drama konflik rumah tangga yang diperankan oleh petugas KUA. Calon pengantin kemudian diajak memberikan tanggapan atas konflik tersebut untuk menemukan solusi bersama.

“Kalau dulu hanya ceramah, peserta sering pasif. Dengan cara ini mereka lebih aktif berpendapat,” ujar Darmawan.

Dalam setiap sesi, KUA menekankan lima pilar keluarga sakinah: Zawaj (berpasangan), Mitsaqan Ghalizan (janji kokoh), Mu’asyarah Bil Ma’ruf (hidup harmonis dan saling menghargai), Musyawarah (komunikasi dan mufakat), serta Taradhin (saling ridha).

Program bimbingan perkawinan yang digagas Kementerian Agama ini juga menjadi strategi menekan angka perceraian dan meningkatkan ketahanan keluarga. Data resmi Kemenag menyebut program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) efektif sebagai langkah pencegahan terhadap masalah rumah tangga.

Dukungan dan Dampak Positif

Kemenag RI menegaskan, bimbingan perkawinan sangat penting bagi setiap pasangan calon pengantin agar memahami kesehatan, komunikasi, hingga manajemen keuangan keluarga.

Bahkan, data dari Satu Data Kemenag menunjukkan ribuan pasangan setiap tahun telah mengikuti program ini di seluruh Indonesia.

Testimoni peserta di Indramayu menguatkan hal tersebut. Banyak calon pengantin merasa bimbingan di KUA Indramayu lebih menyenangkan karena dikemas secara interaktif. Suasana cair yang dihadirkan melalui Tepuk Sakinah membuat materi terasa lebih mudah diterima dan membekas.

Penutup

Inovasi Tepuk Sakinah di KUA Indramayu membuktikan bahwa bimbingan perkawinan dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan sekaligus penuh makna. Program ini bukan hanya formalitas, melainkan bekal nyata untuk menciptakan keluarga sakinah dan menekan angka perceraian.

Tepuk Sakinah di KUA Indramayu jadi inovasi bimbingan perkawinan interaktif yang menguatkan keluarga sakinah dan cegah perceraian. (AlbadarPost/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kejahatan terhadap anak

    Polres Tasikmalaya Ungkap Empat Kejahatan terhadap Anak dalam Sebulan

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya ungkap empat kejahatan terhadap anak dalam sebulan dan menahan sejumlah pelaku. albadarpost.com, HUMANIORA – Empat kejahatan terhadap anak terjadi di Tasikmalaya dalam rentang November hingga awal Desember, menandai lonjakan kasus yang langsung menjadi perhatian aparat. Polres Tasikmalaya Kota menyebut rangkaian kejadian ini sebagai alarm serius bagi semua pihak, mengingat pelaku sebagian besar merupakan […]

  • Bersandar pada Amal

    Jangan Terkecoh Amal Sendiri, Ini Peringatan Keras Ibnu Athaillah

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Suatu malam selepas salat Isya, seorang jamaah tua duduk cukup lama di teras masjid. Lampu neon di sudut serambi memantulkan cahaya pucat ke lantai keramik yang mulai kusam. Di tangannya ada tasbih kecil yang terus berputar. Namun wajahnya tampak gelisah. Bukan karena ia jarang beribadah. Justru sebaliknya. Ia merasa sedih karena baru […]

  • Kesejahteraan Guru

    Komisi VIII DPR RI Soroti Kesejahteraan Guru dan Bantuan Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kesejahteraan guru, bantuan pendidikan, dan persoalan guru Non ASN menjadi fokus utama rapat kerja Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Agama pada Selasa (30/6). Dalam pertemuan tersebut, Komisi VIII membahas pelaksanaan berbagai program bantuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama sekaligus mengulas berbagai tantangan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.. Selain itu, rapat juga […]

  • Orang tua siswa menandatangani surat pernyataan terkait kasus keracunan dalam program MBG di sekolah.

    Surat Pernyataan Orang Tua MBG Picu Krisis Kepercayaan

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus keracunan siswa dalam pelaksanaan program MBG memicu gelombang pertanyaan baru. Namun, perhatian publik justru semakin tajam setelah muncul kabar bahwa orang tua diminta menandatangani surat pernyataan. Situasi ini kemudian menggeser fokus dari sekadar insiden kesehatan menjadi persoalan kepercayaan. Program MBG sejatinya dirancang untuk memperkuat dukungan gizi bagi siswa. Akan tetapi, […]

  • Dua Bocah Diserang Tawon Endas di Bekasi, Satu Tewas dan Satu Luka Berat

    Dua Bocah Diserang Tawon Endas di Bekasi, Satu Tewas dan Satu Luka Berat

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Tragedi tawon endas Bekasi: dua bocah diserang kawanan Vespa Affinis, satu tewas, satu dirawat intensif. Tragedi Tawon Endas Bekasi: Satu Bocah Tewas, Satu Kritis albadarpost.com, LENSA – Kejadian memilukan menimpa dua bocah kakak beradik di Kampung Piket, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Keduanya diserang puluhan tawon endas Bekasi atau Vespa Affinis saat pulang bersama […]

  • krisis haji khusus 2026

    Haji Khusus 2026 Terancam Gagal Berangkat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Ribuan jemaah haji khusus 2026 terancam gagal berangkat akibat dana tertahan. Krisis ini memicu keresahan keluarga Muslim dan menuntut perbaikan tata kelola haji. albadarpost.com, HUMANIORA – Ribuan calon jemaah haji khusus untuk musim haji 2026 berada dalam situasi tidak menentu. Harapan berangkat ke Tanah Suci yang telah direncanakan bertahun-tahun kini terancam kandas. Penyebabnya bukan semata […]

expand_less