Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Polres Tasikmalaya Tetapkan Tersangka dalam Kasus Perundungan Remaja

Polres Tasikmalaya Tetapkan Tersangka dalam Kasus Perundungan Remaja

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 50
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polres Tasikmalaya menetapkan empat pelaku dalam kasus perundungan remaja dan memastikan proses hukum berjalan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Polres Tasikmalaya Kota resmi menetapkan empat remaja perempuan sebagai tersangka dalam kasus perundungan terhadap LK (16), warga Kecamatan Cipedes. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik memastikan adanya unsur kekerasan fisik dan tindakan merendahkan martabat korban. Kasus ini penting karena kembali membuka diskusi publik tentang keamanan remaja dan lemahnya deteksi dini terhadap perilaku kekerasan di lingkungan sosial.

Penyidik mengungkap bahwa kekerasan yang menimpa LK tidak berhenti pada tamparan dan siraman air. Rambut panjang korban dipotong paksa oleh para pelaku, sebuah tindakan yang memperlihatkan adanya unsur penghinaan dan dominasi. Polisi menegaskan bahwa bukti-bukti yang terkumpul mengarah pada tindakan kekerasan bersama-sama.

KBO Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Victor Sitorus, menyampaikan bahwa gelar perkara selesai dilakukan dan empat remaja perempuan telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak dan Pasal 170 KUHP. Menurut Victor, kedua pasal itu tepat diterapkan karena para pelaku melakukan kekerasan secara kolektif terhadap anak di bawah umur.

Detail Pemeriksaan dan Temuan Barang Bukti

Empat tersangka terdiri atas A (19), N (18), M (14), dan I (16). Dua pelaku berusia di bawah 18 tahun sehingga proses hukum akan menyesuaikan mekanisme peradilan anak. Penanganan ini, menurut polisi, dilakukan agar hak-hak anak tetap dijaga meskipun mereka terlibat tindak pidana.

Victor membenarkan adanya pemotongan rambut sebagai bagian dari aksi perundungan. Polisi menemukan potongan rambut korban di lokasi kejadian. Barang bukti itu tengah diperiksa untuk memastikan kesesuaian dan memperkuat konstruksi perkara. Penyidik juga mendalami peran masing-masing pelaku untuk mengetahui siapa yang memulai tindakan agresif dan bagaimana tekanan sosial di antara pelaku bekerja.

Kasus ini ramai setelah video kasus perundungan tersebut beredar luas di media sosial. Rekaman memperlihatkan LK dikeroyok empat temannya di sebuah saung atau gazebo di atas kolam. Korban terlihat ditampar, dijambak, disiram air, serta mendapat kekerasan verbal. Video itu memantik kemarahan warganet dan menimbulkan desakan kuat agar aparat bertindak cepat.

Kronologi Korban dan Akar Persoalan

Peristiwa terjadi pada Jumat siang, 5 Desember 2025, di wilayah Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Korban melapor ke polisi sehari kemudian setelah keluarganya mengetahui isi video. Dari keterangan korban, insiden bermula saat ia pulang dari rumah seorang teman laki-lakinya di kawasan Sindanggalih. Salah satu pelaku menjemputnya dan mengajaknya membeli makanan. Alih-alih membeli, LK justru dibawa ke lokasi tempat perundungan terjadi.

Baca juga: Cipasung Keluarkan Maklumat NU untuk Kendalikan Dinamika Organisasi

Di saung itu, situasi berubah cepat. Korban dituding mengunjungi rumah F, teman laki-laki yang tidak disukai salah satu pelaku. Cemburu, salah paham, dan dinamika pergaulan remaja kemudian mendorong aksi kekerasan. LK mengaku ditampar, dijambak, disiram air, bahkan hampir didorong ke kolam ikan. Ia mengalami luka lebam di bagian wajah.

Kasus ini menegaskan betapa rentannya remaja terhadap tekanan kelompok. Bentuk kekerasan yang direkam video memperlihatkan bagaimana relasi sosial bisa berubah menjadi tindakan agresif ketika tidak disertai kontrol lingkungan.

Tantangan Penegakan Hukum dan Ruang Aman bagi Remaja

Penetapan tersangka dalam kasus perundungan ini menunjukkan upaya aparat untuk mempercepat proses hukum di tengah tekanan publik. Namun, persoalan utamanya tidak berhenti pada penindakan. Dinamika pergaulan remaja di banyak daerah menunjukkan meningkatnya praktik kekerasan sebagai ekspresi konflik sosial. Pengawasan keluarga, sekolah, dan komunitas lokal masih menjadi titik lemah.

Kabupaten Tasikmalaya, seperti banyak daerah lain, menghadapi tantangan serupa. Ruang publik dan interaksi digital memperluas kemungkinan munculnya tekanan sosial. Kasus ini akan menjadi pengingat bahwa perlindungan anak membutuhkan pendekatan sistemik, bukan sekadar respons saat insiden terjadi.

Polres menetapkan empat tersangka dalam kasus perundungan remaja Tasikmalaya dan menegaskan penyidikan berjalan demi perlindungan anak. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seseorang berdoa dalam suasana tenang pada malam hari sambil membaca doa Nabi Musa untuk menenangkan hati.

    Merasa Terancam dan Gelisah? Ini Doa Nabi Musa yang Menenangkan Hati

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada malam-malam ketika kepala terasa penuh. Pikiran berisik. Hati juga sulit diajak tenang. Sebagian orang mencoba tidur lebih cepat. Sebagian lain memilih diam cukup lama sambil menatap langit-langit kamar. Dan tidak sedikit yang akhirnya membuka ponsel, lalu mencari satu hal sederhana: Doa Nabi Musa. Doa Nabi Musa saat takut dan menghadapi tekanan […]

  • pemutihan BPJS Kesehatan

    Pemutihan BPJS Kesehatan Dimulai Akhir 2025, Simak Syarat dan Verifikasinya

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Kabar gembira bagi peserta! Pemutihan BPJS Kesehatan akan dimulai akhir 2025. Cek syarat registrasi ulang, kategorinya, dan penekanan verifikasi data.. Menko PM Umumkan Tunggakan BPJS Kesehatan Dibebaskan albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah secara resmi memulai langkah signifikan dalam upaya perlindungan sosial dengan rencana pemutihan BPJS Kesehatan, sebuah inisiatif yang bertujuan membebaskan jutaan warga miskin dari belitan […]

  • lagu Rukun Sama Teman

    Dari Upacara ke Ruang Kelas: Makna Sosial Lagu “Rukun Sama Teman”

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Pagi Senin di banyak sekolah kini berubah nadanya. Setelah bendera Merah Putih berkibar, siswa tidak langsung bubar. Mereka membaca ikrar, lalu menyanyikan lagu Rukun Sama Teman. Aturan ini mulai diterapkan secara nasional pada 2026. Bagi sebagian orang, ini sekadar tambahan seremoni. Namun bagi dunia pendidikan, keputusan ini menyentuh sesuatu yang lebih dalam: relasi sosial antarpelajar. […]

  • nusantara hub

    Pantau Mudik Real-Time, Ini Cara Baru Hindari Macet Lebaran 2026

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Nusantara Hub kini menjadi solusi utama dalam memantau mudik 2026, terutama untuk melihat arus mudik secara real-time. Platform digital ini memungkinkan masyarakat mengikuti pergerakan transportasi, kondisi lalu lintas, hingga situasi cuaca secara langsung. Melalui sistem ini, pemudik tidak lagi bergantung pada informasi yang terlambat atau tidak jelas. Sebaliknya, mereka bisa mengambil […]

  • delik-aduan

    Delik Aduan dalam KUHP Baru: Apa Artinya bagi Publik?

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    KUHP baru menetapkan penghinaan lembaga negara sebagai delik aduan, membatasi pelaporan dan mencegah penyalahgunaan hukum. albadarpost.com, OPINI – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026 membawa satu istilah hukum yang sering terdengar, tetapi belum tentu dipahami publik: delik aduan. Istilah ini menjadi kunci dalam pengaturan kasus penghinaan terhadap lembaga negara yang belakangan banyak […]

  • pekerjaan terbaik

    Pekerjaan Terbaik Menurut Rasulullah SAW.

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Pekerjaan terbaik menurut Rasulullah SAW menekankan kerja mandiri, kejujuran, dan keberkahan bagi kehidupan sosial. albadarpost.com, LIFESTYLE – Bekerja bukan sekadar urusan ekonomi, tetapi fondasi martabat manusia. Dalam ajaran Islam, aktivitas mencari nafkah ditempatkan sebagai perintah moral sekaligus ibadah. Sejumlah hadits Nabi Muhammad SAW dan ayat Al-Qur’an menegaskan bahwa pekerjaan terbaik bukan diukur dari besarnya penghasilan, […]

expand_less