Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Polisi Ungkap Motif Ibu Buang Bayi Citayam di Toilet Stasiun

Polisi Ungkap Motif Ibu Buang Bayi Citayam di Toilet Stasiun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polres Depok menangkap ibu pembuang bayi Citayam dan mengungkap motif serta kronologi penemuan jasadnya.

albadarpost.com, HUMANIOARAPolres Metro Depok menetapkan ibu kandung sebagai pelaku pembuangan bayi Citayam yang ditemukan tak bernyawa di toilet Stasiun Citayam, Depok. Polisi menyebut bayi perempuan itu dibunuh sebelum ditinggalkan begitu saja dalam sebuah tas. Kasus ini penting karena membuka kembali soal kerentanan perempuan muda yang berhadapan dengan tekanan sosial, ekonomi, dan relasi yang tidak setara.


Penemuan Tas yang Mengarah pada Kasus

Jasad bayi Citayam pertama kali diketahui pada Senin sore, 1 Desember 2025, ketika petugas kebersihan stasiun melihat sebuah tas hijau mencurigakan di area toilet. Tas itu tergantung cukup lama, membuat petugas curiga dan melapor kepada keamanan stasiun. Setelah dibuka, mereka menemukan jasad seorang bayi perempuan yang diperkirakan berusia 4 hingga 5 hari.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan pada Jumat, 5 Desember 2025, bahwa laporan dari petugas stasiun langsung ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara. Tim identifikasi tidak hanya menemukan jasad bayi, tetapi juga secarik kertas berisi permohonan agar bayi itu dikuburkan dengan layak.

“Ketika tas diperiksa, penyidik menemukan adanya secarik surat,” ujar Made. Di dalamnya terdapat kalimat yang menunjukkan penyesalan dan harapan agar jenazah bayi diperlakukan secara manusiawi.

Polisi kemudian bergerak cepat dengan memeriksa saksi di sekitar lokasi serta memeriksa rekaman CCTV. Jejak visual dari kamera pengawas membantu mengerucutkan identitas pelaku.


Penangkapan Ibu Kandung Bayi Citayam

Setelah penyelidikan intensif, ibu kandung bayi tersebut ditangkap pada Sabtu, 6 Desember 2025, di sekitar Stasiun Citayam. Penangkapan dilakukan setelah petugas keamanan mengamati perilaku mencurigakan seseorang yang diidentifikasi mirip dengan hasil rekaman CCTV.

Baca juga: Polisi Dalami Penemuan Jasad Bayi di Toilet Stasiun Citayam

Kepada penyidik, perempuan itu mengakui tindakannya. Ia mengatakan bayi tersebut sengaja dibunuh sebelum ditinggalkan. Polisi memastikan penyebab kematian bukan karena kekerasan fisik, melainkan karena tenggelam. “Penyebab kematian akibat tenggelam,” kata Made singkat.

Motifnya terungkap: pelaku mengalami tekanan berat setelah bayi tersebut lahir dari hubungan gelap dengan kekasihnya yang menolak bertanggung jawab. Menurut polisi, kondisi psikologis pelaku turut memperburuk situasi sehingga ia mengambil keputusan fatal.

“Pelaku merasa banyak masalah, jadi stres. Bayi itu hasil hubungan gelap sama pacarnya,” kata Made.


Analisis dan Konteks

Kasus bayi Citayam menambah daftar tragedi yang melibatkan pembuangan bayi di ruang publik. Tekanan sosial terhadap perempuan yang hamil di luar pernikahan seringkali membuat mereka bergerak dalam keterdesakan. Polisi juga menduga pelaku mengalami gangguan psikologis akibat tekanan sosial dan ekonomi.

Fenomena ini menandakan perlunya evaluasi kebijakan perlindungan perempuan, akses layanan kesehatan reproduksi yang memadai, serta ruang aman bagi perempuan yang menghadapi kehamilan tidak diinginkan. Ketiadaan dukungan sering berujung pada keputusan berbahaya yang membawa risiko hukum dan ancaman hilangnya nyawa.


Dampak Kasus dan Langkah Lanjutan Polisi

Polres Metro Depok memastikan pemeriksaan terhadap pelaku dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk menilai kondisi psikologisnya. Polisi juga berkoordinasi dengan dinas terkait guna memastikan proses hukum berjalan, tetapi tetap memperhatikan aspek kerentanan pelaku.

Kasus bayi Citayam ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya memastikan kebijakan perlindungan sosial berjalan efektif. Pemerintah daerah maupun pusat perlu memperkuat mekanisme pendampingan, terutama bagi perempuan muda dalam situasi rentan.

Polisi menangkap ibu bayi Citayam dan mengungkap motif di balik pembuangan. Kasus ini menegaskan perlunya perlindungan bagi perempuan dalam kondisi rentan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kebijakan pendidikan

    Wakil Bupati Hadiri Pelantikan Rektor IAIT

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan posisi perguruan tinggi sebagai bagian dari kebijakan pendidikan daerah. Penegasan itu disampaikan melalui kehadiran Wakil Bupati Tasikmalaya dalam pelantikan Rektor Institut Agama Islam Tasikmalaya (IAIT) periode 2026–2031, Selasa (13/1/2026). Pelantikan yang berlangsung di Aula IAIT tersebut menetapkan Dr. Ade Zaenul Mutaqin, M.Ag. sebagai rektor baru. Agenda ini […]

  • produk UMKM ekspor seperti kerajinan tangan, kopi, dan fashion lokal untuk pasar internasional

    7 Produk UMKM Ini Laris di Luar Negeri, Nomor 3 Paling Dicari!

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Produk UMKM ekspor kini semakin dilirik pasar global. Banyak produk UMKM ekspor, barang UMKM go international, hingga produk lokal tembus luar negeri mulai mendominasi marketplace internasional. Tren ini terus meningkat karena kualitas produk Indonesia makin diakui, sementara pelaku usaha semakin adaptif terhadap kebutuhan pasar global. Selain itu, pemerintah dan platform digital […]

  • pengangguran tertinggi

    Provinsi Dorong Perbaikan setelah BPS Catat Pengangguran Tertinggi 2025

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Daftar provinsi pengangguran tertinggi 2025 menunjukkan ketimpangan pasar kerja dan kebutuhan reformasi ketenagakerjaan. albadarpost.com, HUMANIORA – Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menempatkan sejumlah provinsi dalam sorotan. Daftar provinsi dengan pengangguran tertinggi per Agustus 2025 menunjukkan ketimpangan pasar kerja yang masih lebar, dari Papua hingga pusat ekonomi nasional seperti Jawa Barat dan Jakarta. Angkanya […]

  • Tasik Gemas

    Tasik Gemas: Gerakan Sehat atau Agenda Simbolik?

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Tasik Gemas harus diawasi agar tak berhenti sebagai agenda simbolik pemerintah. Diluncurkan Hari Ini, Dipertanyakan Esok Hari albadarpost.com, EDITORIAL – Pemerintah Kota Tasikmalaya meluncurkan program Tasik Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat) sebagai langkah mendorong perubahan pola hidup warga. Program ini diawali dengan senam bersama dan layanan cek kesehatan gratis. Bagi publik, peluncuran ini bukan […]

  • Ketua Umum PBNU Gus Yahya menyampaikan pesan konsolidasi NU menjelang abad kedua dalam peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama

    Konsolidasi NU Menjelang Abad Kedua

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Nahdlatul Ulama resmi melangkah ke fase baru sejarahnya. Seratus tahun perjalanan NU bukan hanya penanda usia, melainkan titik refleksi sekaligus penentuan arah. Dalam momentum Harlah ke-100, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan pesan kunci yang tegas: konsolidasi organisasi menjadi syarat utama memasuki NU abad kedua. Pesan itu bukan sekadar seruan […]

  • Clash of Legends Jakarta

    Clash of Legends Jakarta di Momentum 500 Tahun Ibu Kota

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Clash of Legends Jakarta jadi bagian HUT ke-500 Jakarta, hadirkan pengalaman sepak bola dunia dan citra kota global. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jakarta terus memperkuat posisinya sebagai kota global. Momentum perayaan 500 tahun Jakarta dimanfaatkan untuk menghadirkan ajang olahraga berkelas dunia melalui Clash of Legends Jakarta, pertandingan antara Real Madrid Legends dan Barcelona Legends yang […]

expand_less