Polisi Perketat Pengamanan Pertandingan Persib vs Borneo
Polrestabes Bandung menerjunkan 1.800 personel untuk pengamanan pertandingan Persib vs Borneo di GBLA.
albadarpost.com, LENSA – Polrestabes Bandung menerjunkan ribuan personel untuk memastikan pengamanan pertandingan Persib Bandung melawan Borneo FC berjalan terkendali. Pertandingan tunda pekan ke-4 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) malam ini diperlakukan sebagai agenda berisiko tinggi karena potensi kerawanan penonton dan mobilitas besar di sekitar stadion.
Pengetatan keamanan ini penting karena pergerakan suporter, kepadatan akses, dan potensi pelanggaran aturan kerap memicu gangguan yang berdampak pada keselamatan publik. Polrestabes Bandung menegaskan bahwa pengawasan dilakukan end-to-end, mulai dari akses jalan hingga sektor tempat duduk.
Ribuan Personel Disebar untuk Pengamanan Pertandingan
Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono melalui Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin menyampaikan bahwa sebanyak 1.800 personel gabungan diterjunkan. Mereka berasal dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan sejumlah instansi pendukung lain. Seluruh elemen disatukan dalam satu pola operasi untuk memastikan pengamanan pertandingan berlangsung efektif.
“Kurang lebih 1.800 anggota telah kita siapkan,” kata Asep.
Pengamanan dibagi dalam beberapa lapisan, dengan ring tiga menjadi titik awal penyekatan untuk menahan penonton tanpa tiket. Pemeriksaan barang bawaan diberlakukan di seluruh pintu masuk. Prosedur ini dilakukan untuk mencegah peredaran flare, petasan, minuman beralkohol, hingga senjata tajam.
Asep menyebut bahwa pemeriksaan ketat adalah langkah wajib untuk menjaga keamanan dan mencegah tindakan yang dapat mencederai pertandingan. “Kami akan amankan jika ada masyarakat atau para penggemar Persib membawa barang-barang berbahaya,” ujarnya.
Selain itu, ia meminta Bobotoh mematuhi aturan panitia pelaksana dan menjaga ketertiban agar laga berlangsung aman. “Kami pastikan pertandingan ini bebas dari flare, senjata tajam, maupun minuman keras,” tegasnya.
Pengawasan Diperluas ke Akses Jalan dan Kawasan Sekitar Stadion
Polrestabes Bandung tak hanya mengunci area sekitar pintu masuk. Pengamanan pertandingan diperluas ke jalur utama menuju GBLA, termasuk Jalan Soekarno-Hatta, Gedebage Selatan, dan Cimincrang. Personel disiagakan untuk mengurai mobilitas, mengelola arus kendaraan, dan mencegah penumpukan suporter.
Baca juga: Jembatan Rusak Tak Diperbaiki, Warga Cianjur Masih Menyeberang Sungai Deras
Pengawasan di akses luar menjadi krusial karena kedatangan penonton kerap menimbulkan kemacetan dan risiko gesekan antar-suporter. Dengan titik pengamanan yang diperlebar, polisi berharap potensi gangguan menurun dan distribusi penonton lebih teratur.
Analisis dan Konteks
Pengetatan pengamanan pertandingan ini mencerminkan peningkatan standar keamanan pada laga liga kasta tertinggi. Pertandingan Persib selalu menarik puluhan ribu penonton sehingga memerlukan adaptasi operasi, terutama di wilayah dengan akses terbatas seperti sekitar GBLA.
Pengalaman pertandingan sebelumnya menunjukkan bahwa potensi pelanggaran prosedur, penggunaan flare, serta arus suporter tanpa tiket menjadi faktor yang harus dikendalikan. Dengan pola operasi terpadu, Polrestabes Bandung berupaya mencegah bentrokan, menghindari kepadatan ekstrem, serta mengurangi risiko insiden yang berpotensi merusak jalannya pertandingan.
Operasi pengamanan terpadu ini menjadi upaya Polrestabes Bandung memastikan pertandingan berjalan tertib dan selamat untuk semua penonton. Dengan pelibatan berbagai instansi dan kontrol ketat di seluruh akses, aparat berharap laga malam ini berlangsung tanpa gangguan berarti.
Polrestabes Bandung menurunkan 1.800 personel untuk pengamanan pertandingan Persib vs Borneo, termasuk pengawasan ketat di akses menuju GBLA. (Red/Arrian)




