Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Muktamar NU 2026 Dibuka Prabowo, Ini Agenda Besarnya

Muktamar NU 2026 Dibuka Prabowo, Ini Agenda Besarnya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jombang bersiap menjadi pusat perhatian warga Nahdlatul Ulama. Muktamar NU 2026, atau Muktamar ke-35 NU, akan memasuki agenda pembukaan di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan membuka forum tersebut, sementara rangkaian Muktamar NU akan membahas berbagai persoalan keumatan, teknologi, ekonomi, pendidikan, ketenagakerjaan hingga hukum. Dilansir dari NU Online, Kamis, 27 Agustus 2026 menjadi awal rangkaian agenda besar tersebut.

Berdasarkan keterangan Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, yang dikutip NU Online, pembukaan dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB di Lapangan Untung Suropati Tambakberas. Para muktamirin diminta berada di lokasi sejak pukul 12.00 WIB.

Namun, pembukaan tersebut hanyalah pintu masuk.

Di balik seremoni yang menghadirkan Presiden Prabowo, terdapat agenda persidangan yang jauh lebih luas. Muktamar akan menjadi ruang bagi para peserta untuk membahas persoalan yang terus berubah mengikuti perkembangan masyarakat.

Karena itu, perhatian terhadap Muktamar NU 2026 tidak semestinya berhenti pada siapa yang hadir di panggung pembukaan.

Prabowo Dijadwalkan Membuka Muktamar NU 2026

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu perhatian menjelang pembukaan Muktamar ke-35 NU.

Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, sebelumnya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan hadir untuk membuka Muktamar. Informasi tersebut disampaikan dalam kegiatan Pra-Muktamar di Jakarta dan kemudian diberitakan NU Online.

Sementara itu, persiapan di Tambakberas terus berlangsung.

Sejumlah fasilitas pendukung telah disiapkan di sekitar lokasi pembukaan. Panitia juga mengatur kedatangan peserta agar rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai agenda.

Kehadiran Presiden membuat seremoni pembukaan memiliki perhatian nasional. Namun, secara substansi, forum tersebut baru memasuki tahap awal.

Setelah panggung pembukaan selesai, para peserta akan menghadapi agenda yang lebih panjang.

Muktamar NU Bukan Sekadar Memilih Ketua Umum

Perhatian masyarakat menjelang Muktamar NU 2026 memang tidak bisa dilepaskan dari persoalan kepemimpinan PBNU.

Akan tetapi, Muktamar tidak hanya berbicara mengenai siapa yang akan memimpin organisasi.

Berbagai persoalan kontemporer juga masuk dalam agenda pembahasan.

NU Online mencatat sejumlah isu menarik, termasuk perkembangan teknologi implan otak nirkabel seperti Neuralink serta persoalan komersialisasi data genetik atau DNA.

Bagi masyarakat awam, tema tersebut mungkin terdengar seperti pembahasan teknologi biasa.

Padahal, perkembangan tersebut menghadirkan pertanyaan baru dari sisi etika dan hukum Islam.

Ketika teknologi mampu memengaruhi fungsi tubuh manusia atau ketika informasi genetik memiliki nilai ekonomi, muncul persoalan mengenai batas penggunaan, kepemilikan, perlindungan data, hingga kemaslahatan manusia.

Di titik inilah forum keagamaan seperti Muktamar memiliki ruang penting untuk memberikan pandangan.

Dari Kripto, Pajak hingga Dunia Ketenagakerjaan

Agenda Muktamar NU 2026 juga menyentuh sektor ekonomi digital.

Salah satu isu yang mendapat perhatian adalah cryptocurrency dalam perspektif hukum ekonomi Islam kontemporer. Tema tersebut menunjukkan bagaimana perubahan teknologi finansial menghadirkan persoalan baru bagi masyarakat Muslim.

Selain kripto, pembahasan juga menyentuh persoalan pajak berkeadilan.

Tema tersebut memiliki relevansi langsung dengan masyarakat karena pajak berkaitan dengan kewajiban warga sekaligus pembiayaan pembangunan.

Kemudian ada isu pendidikan melalui pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Persoalan ketenagakerjaan juga tidak luput dari perhatian. Materinya mencakup antara lain alih daya, PKWT, pengupahan dan pemutusan hubungan kerja.

Dengan begitu, pembahasan Muktamar memiliki hubungan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Pekerja berbicara tentang upah dan kepastian kerja. Orang tua berbicara tentang pendidikan anak. Pelaku usaha menghadapi ekonomi digital. Sementara pemerintah berhadapan dengan persoalan pajak dan pembangunan.

Semua persoalan tersebut membutuhkan pandangan yang tidak hanya normatif, tetapi juga mempertimbangkan perubahan zaman.

Tambakberas Menjadi Panggung Gagasan

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas bukan sekadar tempat berlangsungnya acara.

Kawasan pesantren di Jombang tersebut menjadi titik pertemuan peserta Muktamar dari berbagai daerah.

Rangkaian Muktamar ke-35 NU dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026. Berdasarkan jadwal yang dipublikasikan NU Online Jateng, rangkaian kegiatan mencakup pembukaan, persidangan, sidang komisi, laporan pertanggungjawaban, hingga agenda pemilihan kepemimpinan NU.

Artinya, pembukaan pada 27 Agustus bukanlah garis akhir.

Justru setelah seremoni tersebut, substansi Muktamar mulai diuji melalui berbagai persidangan.

Keputusan yang lahir dari forum itu akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pemikiran dan rekomendasi NU ke depan.

Apa yang Perlu Ditunggu dari Muktamar NU 2026?

Ada setidaknya tiga lapisan agenda yang layak diperhatikan publik.

Pertama, agenda organisasi dan kepemimpinan.

Kedua, agenda keumatan, terutama persoalan fikih dan hukum Islam yang bersentuhan dengan perkembangan teknologi serta ekonomi.

Ketiga, agenda sosial dan kebijakan publik, mulai dari pendidikan, pajak, ketenagakerjaan hingga pembangunan berkelanjutan.

Karena itu, masyarakat yang mengikuti Muktamar sebaiknya tidak hanya mencari jawaban mengenai siapa yang menjadi Ketua Umum PBNU.

Ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting:

Bagaimana NU merespons dunia yang berubah semakin cepat?

Pertanyaan tersebut menjadi semakin relevan ketika persoalan yang masuk ke meja Muktamar tidak lagi hanya berkaitan dengan persoalan klasik.

Ada kecerdasan teknologi.

Ada data genetik.

Ada cryptocurrency.

Ada perubahan dunia kerja.

Ada pula persoalan pendidikan dan pembangunan.

Semua itu memperlihatkan bahwa tantangan keumatan ikut berubah.

Pembukaan Hanya Awal

Muktamar NU 2026 akan dimulai dengan seremoni pembukaan yang menghadirkan Presiden Prabowo Subianto. Namun, nilai terbesar forum tersebut justru berada pada agenda setelah acara pembukaan.

Berdasarkan laporan NU Online, pembukaan dijadwalkan berlangsung Kamis, 27 Agustus 2026. Sementara itu, rangkaian Muktamar akan terus berlangsung hingga 31 Agustus di Tambakberas, Jombang.

Karena itu, Muktamar ke-35 NU layak dibaca lebih luas daripada sekadar seremoni dan pergantian kepemimpinan.

Forum tersebut menjadi ruang untuk menguji bagaimana khazanah keislaman menjawab persoalan baru yang muncul di tengah masyarakat.

Presiden mungkin membuka pintunya. Para muktamirinlah yang kemudian menentukan apa yang akan keluar dari ruangan itu.

Dan ketika Muktamar selesai, pertanyaan terbesarnya bukan hanya siapa yang memimpin NU, tetapi jawaban apa yang dibawa NU untuk menghadapi zaman yang terus berubah. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi reflektif tadabbur alam untuk Gen Z dengan latar langit, air, dan cahaya sebagai simbol kekuasaan Allah dalam Surah Al-Waqi’ah.

    Tadabbur Alam: Gen Z Terlalu Pede?

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tadabbur Alam bukan sekadar istilah kajian yang terdengar religius. Tadabbur alam, merenungi kekuasaan Allah, dan membaca tanda-tanda kebesaran-Nya justru menjadi tamparan keras bagi generasi digital. Di era ketika semua bisa dicari lewat mesin pencari, banyak orang merasa paling tahu. Namun ironisnya, semakin luas akses informasi, semakin tipis rasa tunduk kepada Sang Pencipta. […]

  • Ucapan Kasar Islam

    Viral Konflik Mantan Pasangan, Islam Tegas Soal Ucapan Kasar dan Cacian

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 208
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Ucapan kasar Islam kembali menjadi perbincangan setelah publik ramai membahas konflik yang melibatkan mantan pasangan. Perdebatan di media sosial pun bermunculan. Sebagian membela, sebagian menyalahkan. Namun di tengah hiruk-pikuk komentar itu, muncul pertanyaan yang lebih penting: bagaimana sebenarnya Islam memandang ucapan kasar, makian, atau kata-kata yang menyakitkan saat hubungan suami istri telah […]

  • Khitanan Massal Ciamis

    Hari Jadi Ciamis ke-384, 51 Anak Dikhitan Gratis

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana berbeda terlihat di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Selasa (9/6/2026). Sejak pagi, puluhan anak datang bersama orang tua mereka untuk mengikuti Khitanan Massal Ciamis yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Kegiatan sosial tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung […]

  • Rumah Layak Huni

    Rumah Reyot Ibu Minawati Dibangun Bersama, Warga Garut Terharu

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suara palu, cangkul, dan obrolan hangat warga terdengar sejak pagi di Kampung Cihalimun, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Minggu (28/6/2026). Di tengah suasana gotong royong itu, harapan baru mulai dibangun untuk menghadirkan rumah layak huni bagi Ibu Minawati, seorang warga yang selama ini tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan. Rehabilitasi […]

  • Uya Kuya tak langgar etik

    MKD Putuskan Uya Kuya Tak Langgar Etik, Kembali Aktif di DPR

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 261
    • 0Komentar

    MKD DPR RI menyatakan Uya Kuya tak langgar etik dan kembali aktif sebagai anggota DPR Fraksi PAN. Uya Kuya Resmi Dibebaskan dari Tuduhan Pelanggaran Etik DPR albadarpost.com, LENSA – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI secara resmi memutuskan Uya Kuya tak langgar etik dan mengembalikannya ke posisi semula sebagai anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat […]

  • Ilustrasi seseorang merenung dan berdoa untuk menghindari penyakit hati seperti iri, dengki, dan gelisah

    Doa Memohon Ampunan: Diam-Diam Mengubah Hidup

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 188
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa hidup terasa berat, hati gelisah, dan doa seperti belum menemukan jawaban? Bisa jadi, ada satu amalan yang sering terlewat: doa ampunan. Doa memohon ampunan, istighfar, dan permohonan penghapus dosa bukan sekadar ritual, melainkan kunci untuk membuka ketenangan dan keberkahan hidup. Banyak orang mencari doa ampunan dosa saat menghadapi masalah. Namun, […]

expand_less