Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Revitalisasi Tugu Koperasi, Tasikmalaya Hidupkan Jejak Kongres 1947

Revitalisasi Tugu Koperasi, Tasikmalaya Hidupkan Jejak Kongres 1947

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • visibility 108
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHRevitalisasi Tugu Koperasi di Kota Tasikmalaya resmi memasuki tahap pencanangan sebagai upaya merawat jejak Kongres Koperasi Indonesia Pertama Tahun 1947 sekaligus mengembangkan kawasan tersebut menjadi ruang edukasi, budaya, dan penguatan ekonomi masyarakat. Program yang digagas Kementerian Koperasi bersama DEKOPIN dan Pemerintah Kota Tasikmalaya ini akan dilaksanakan pada Minggu, 26 Juli 2026, di Kawasan Tugu Koperasi, Jalan Dr. Moch. Hatta, Tasikmalaya.

Dalam publikasi resminya, Kementerian Koperasi menyebut pencanangan revitalisasi kawasan menjadi langkah untuk merawat jejak sejarah Kongres Koperasi Indonesia Pertama pada tahun 1947, sekaligus mengembangkan kawasan sebagai ruang edukasi, budaya, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Program tersebut tidak hanya berfokus pada penataan kawasan. Lebih jauh, revitalisasi ini diharapkan mampu menghubungkan nilai-nilai sejarah koperasi dengan aktivitas masyarakat masa kini sehingga kawasan Tugu Koperasi menjadi ruang publik yang hidup, edukatif, dan produktif.

Menghidupkan Kembali Tonggak Sejarah Koperasi Indonesia

Tidak semua daerah memiliki jejak penting dalam sejarah perjalanan koperasi nasional. Tasikmalaya menjadi salah satunya karena menjadi lokasi penyelenggaraan Kongres Koperasi Indonesia Pertama pada 12 Juli 1947.

Dari kongres tersebut lahir berbagai keputusan penting yang kemudian menjadi fondasi gerakan koperasi Indonesia, termasuk pembentukan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) serta penetapan 12 Juli sebagai Hari Koperasi Nasional.

Melalui revitalisasi kawasan, nilai-nilai sejarah tersebut diharapkan tidak hanya tersimpan dalam arsip atau buku sejarah, tetapi juga dapat dikenalkan kepada masyarakat melalui ruang publik yang lebih menarik dan mudah diakses.

Dengan demikian, generasi muda memiliki kesempatan untuk mengenal kembali salah satu tonggak penting perjalanan ekonomi Indonesia langsung dari lokasi bersejarahnya.

Hadirkan Edukasi, Budaya, dan Pemberdayaan Ekonomi

Pencanangan revitalisasi akan menghadirkan tiga kegiatan utama yang saling melengkapi.

Pengunjung dapat menyusuri Lorong Cerita 1947 yang menghadirkan kisah perjalanan Kongres Koperasi Indonesia Pertama secara lebih visual dan mudah dipahami.

Selain itu, tersedia Galeri Kongres 1947 yang menampilkan informasi mengenai perjalanan lahirnya gerakan koperasi nasional beserta nilai-nilai yang melandasinya.

Sementara itu, Pop-Up Market Produk Koperasi memberi ruang bagi koperasi untuk memperkenalkan berbagai produk kepada masyarakat. Kehadiran pasar tematik tersebut menunjukkan bahwa koperasi bukan hanya memiliki nilai historis, tetapi juga tetap berkontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal.

Perpaduan ketiga kegiatan itu diharapkan menghadirkan pengalaman yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku koperasi dan masyarakat sekitar.

Kolaborasi Merawat Warisan Bersejarah

Revitalisasi Kawasan Tugu Koperasi menjadi wujud kolaborasi antara Kementerian Koperasi, DEKOPIN, dan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menjaga salah satu situs penting sejarah koperasi Indonesia.

Selain mempertahankan nilai sejarah kawasan, kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat fungsi Tugu Koperasi sebagai ruang belajar terbuka yang dapat dimanfaatkan masyarakat, pelajar, hingga wisatawan.

Apabila pengembangan kawasan berjalan sesuai rencana, Tugu Koperasi berpeluang menjadi salah satu destinasi edukasi sejarah sekaligus ruang promosi produk koperasi di Kota Tasikmalaya.

Jadwal Pencanangan Revitalisasi

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan dapat hadir sesuai jadwal yang telah diumumkan penyelenggara.

Hari/Tanggal: Minggu, 26 Juli 2026

Waktu: Pukul 08.00–11.00 WIB

Lokasi: Kawasan Tugu Koperasi, Jalan Dr. Moch. Hatta, Kota Tasikmalaya.

Kegiatan ini terbuka sebagai bagian dari upaya bersama menjaga sejarah sekaligus menghidupkan kembali semangat koperasi yang tumbuh dari Kota Tasikmalaya.

Dari Monumen Menjadi Pusat Pembelajaran

Revitalisasi Tugu Koperasi membawa pesan bahwa pelestarian sejarah tidak berhenti pada menjaga bangunan fisik. Kawasan bersejarah juga dapat berkembang menjadi ruang yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat melalui edukasi, kegiatan budaya, dan pemberdayaan ekonomi.

Bagi Tasikmalaya, program ini memperkuat identitas kota sebagai salah satu tempat lahirnya tonggak penting gerakan koperasi Indonesia. Sementara itu, bagi masyarakat luas, revitalisasi ini menjadi kesempatan untuk mengenal kembali nilai gotong royong yang menjadi fondasi koperasi sejak awal kemerdekaan.

Melalui pendekatan tersebut, sejarah tidak hanya dikenang setiap peringatan Hari Koperasi. Sebaliknya, sejarah hadir sebagai inspirasi untuk membangun kolaborasi, memperkuat ekonomi kerakyatan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di masa depan.

Monumen memang menyimpan masa lalu, tetapi revitalisasi memberi sejarah kesempatan untuk hidup kembali. Dari Tugu Koperasi di Tasikmalaya, semangat gotong royong tidak hanya dikenang, melainkan terus menginspirasi langkah menuju Indonesia yang lebih berdaya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi suasana Ramadan dengan jamaah berdoa, menggambarkan makna sabar dan ridho menerima takdir Allah.

    Belajar Lapang Hati di Musim Ujian

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 231
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Sabar dan ridho adalah dua ibadah batin yang sering terucap, namun kerap luput diamalkan. Sabar dan ridho bukan sekadar nasihat, melainkan fondasi keimanan yang menguatkan hati. Dalam tradisi ulama, keduanya termasuk ibadah batiniyah yang wajib dijaga. Terutama di bulan Ramadan, ketika lapar, lelah, dan berbagai ujian datang silih berganti, kesabaran dan kelapangan […]

  • Korupsi Pengadaan

    Terungkap! Korupsi Pengadaan Sudah Diatur Sejak Awal

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Korupsi pengadaan kembali menunjukkan wajah aslinya. Data Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap bahwa sekitar 25 persen perkara korupsi berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ). Namun, temuan ini bukan sekadar angka. Di baliknya, ada pola yang berulang dan terstruktur. Dalam kurun 2004 hingga 2025, KPK menangani 1.782 perkara korupsi. Dari jumlah itu, 446 […]

  • Perundungan di Sekolah

    Perundungan di Sekolah Jadi Alarm Perlindungan Anak Nasional

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 123
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Perundungan di sekolah atau bullying di sekolah kembali menjadi perhatian publik setelah berbagai peristiwa yang melibatkan pelajar memicu kekhawatiran terhadap keselamatan dan kesehatan mental anak. Persoalan ini tidak lagi dapat dipandang sebagai kenakalan remaja semata, melainkan bagian dari isu perlindungan anak yang memerlukan pencegahan sejak dini, pendampingan berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor. Pesan […]

  • Ilustrasi penyalahgunaan jabatan oleh pegawai yang menggelapkan uang atau aset perusahaan untuk kepentingan pribadi.

    Apa Itu Penggelapan dalam Jabatan? Ini Unsur Hukum dan Sanksinya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 236
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Kasus penggelapan dalam jabatan sering muncul dalam berbagai sektor, baik di lingkungan perusahaan swasta maupun lembaga pemerintahan. Penggelapan dalam jabatan merupakan tindak pidana yang terjadi ketika seseorang menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan melalui jabatan atau pekerjaannya untuk menguasai uang atau barang milik pihak lain secara melawan hukum. Dalam praktiknya, penggelapan dalam jabatan kerap […]

  • Ilustrasi peta dunia gelap dengan simbol krisis global 2026, konflik geopolitik, dan gangguan ekonomi internasional.

    Dunia di Ambang Krisis Global, Ini Fakta yang Jarang Disadari

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 273
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Krisis global 2026 mulai menunjukkan pola yang tidak bisa diabaikan. Krisis dunia, ketegangan geopolitik, hingga ancaman ekonomi global kini saling terhubung dan bergerak cepat. Konflik di Gaza Strip, perang di Ukraina, serta rivalitas antara Amerika Serikat dan China memperlihatkan satu pola besar: dunia sedang bergerak menuju krisis berlapis. Lebih dari itu, redaksi […]

  • UMSK Jabar

    Nasib UMSK Jabar Kini di Tangan Hakim

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 89
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – UMSK Jabar memasuki babak yang paling menentukan. Namun, satu hal perlu dipahami sejak awal: upah pekerja di enam kabupaten dan kota belum berubah meski sidang sengketa Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Jawa Barat telah memasuki agenda penyampaian kesimpulan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Rabu (29/7/2026). Bagi pekerja maupun pelaku […]

expand_less