Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Gawai di Sekolah Kini Dibatasi, Bukan Dilarang

Gawai di Sekolah Kini Dibatasi, Bukan Dilarang

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORAPembatasan gawai sekolah mulai diterapkan sebagai langkah membangun lingkungan belajar yang lebih kondusif. Kebijakan ini merupakan bentuk pengaturan penggunaan telepon seluler di sekolah, bukan larangan total terhadap perangkat digital. Melalui aturan tersebut, pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi secara lebih bijak sehingga konsentrasi belajar meningkat, interaksi sosial antarmurid semakin kuat, dan ekosistem pendidikan menjadi lebih sehat.

Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 18 Tahun 2026 tentang pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah. Dalam pelaksanaannya, sekolah tetap dapat memberikan pengecualian apabila perangkat diperlukan untuk kegiatan pembelajaran, kondisi darurat, kebutuhan kesehatan, maupun kepentingan khusus yang dapat dipertanggungjawabkan.

Tujuan Pembatasan Gawai Bukan Melarang Teknologi

Perkembangan teknologi digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan perangkat komunikasi yang tidak terkontrol selama jam pelajaran berpotensi mengurangi konsentrasi belajar sekaligus mengganggu interaksi sosial antarsiswa.

Karena itu, pemerintah memilih pendekatan pengaturan, bukan pelarangan. Langkah tersebut bertujuan menciptakan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kualitas proses pendidikan.

Selain meningkatkan fokus belajar, kebijakan ini juga mendukung pembentukan karakter, memperkuat budaya belajar yang aman dan nyaman, serta mendorong tumbuhnya kebiasaan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.

Dengan demikian, sekolah tetap menjadi ruang belajar yang produktif tanpa mengabaikan perkembangan era digital.

Gawai Tetap Bisa Digunakan dalam Kondisi Tertentu

Meskipun penggunaan gawai dibatasi, siswa tetap diperbolehkan menggunakan perangkat digital apabila memang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan belajar.

Misalnya, guru dapat mengizinkan penggunaan telepon seluler ketika proses pembelajaran membutuhkan akses terhadap aplikasi edukasi, sumber referensi digital, atau media pembelajaran tertentu.

Selain itu, sekolah juga dapat memberikan izin penggunaan gawai pada situasi darurat, kondisi kesehatan, ataupun kebutuhan khusus yang telah diatur melalui mekanisme internal sekolah.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa teknologi tetap menjadi bagian penting dalam pendidikan selama digunakan secara tepat dan berada di bawah pengawasan pendidik.

Sekolah Menyusun Mekanisme Penggunaan Gawai

Agar pelaksanaannya berjalan efektif, setiap sekolah diberi ruang menyusun mekanisme sesuai kondisi masing-masing.

Beberapa langkah yang dapat diterapkan meliputi:

  • mengatur waktu penggunaan telepon seluler, smartwatch, maupun perangkat komunikasi digital lainnya;
  • menyediakan tempat penyimpanan gawai yang aman selama kegiatan belajar berlangsung;
  • menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai pengumpulan, penyimpanan, penggunaan terbatas, pengecualian, hingga pengembalian perangkat kepada siswa.

Sementara itu, ketentuan tersebut tidak berlaku bagi perangkat digital yang memang disediakan sekolah sebagai sarana pembelajaran.

Fleksibilitas ini diharapkan mampu menjaga efektivitas kebijakan sekaligus memberikan kepastian bagi guru, siswa, dan orang tua.

Literasi Digital Menjadi Bagian Penting

Pembatasan penggunaan gawai tidak hanya berorientasi pada disiplin sekolah. Lebih jauh lagi, kebijakan ini menjadi momentum memperkuat literasi digital di kalangan peserta didik.

Melalui pendampingan yang konsisten, siswa diharapkan mampu memahami etika bermedia digital, mengenali risiko penyalahgunaan internet, menghindari paparan konten negatif, serta membangun kebiasaan menggunakan teknologi secara sehat.

Di sisi lain, kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor penting agar penerapan aturan berlangsung efektif dan berkelanjutan.

Karena itu, keberhasilan kebijakan ini tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga pada dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan anak.

Langkah Menciptakan Lingkungan Belajar yang Lebih Seimbang

Kemajuan teknologi memang tidak dapat dihindari. Namun, kemampuan mengelola penggunaannya justru menjadi keterampilan yang harus dimiliki setiap generasi muda.

Melalui pembatasan gawai sekolah, pemerintah berupaya menghadirkan keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan kualitas pembelajaran. Dengan pengawasan yang jelas, aturan yang fleksibel, serta dukungan berbagai pihak, siswa tetap memperoleh manfaat teknologi tanpa kehilangan fokus belajar maupun kesempatan membangun interaksi sosial secara langsung.

Pada akhirnya, kebijakan ini bukan sekadar mengatur penggunaan telepon seluler, melainkan membentuk budaya digital yang sehat, bertanggung jawab, dan selaras dengan tujuan pendidikan nasional.

Teknologi akan selalu berkembang. Tantangannya bukan menjauh dari gawai, melainkan mampu menggunakannya pada waktu, tempat, dan tujuan yang tepat. Sekolah membentuk masa depan, sementara kebijaksanaan menggunakan teknologi menentukan kualitas generasi berikutnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angin Kencang Tasikmalaya

    Angin Kencang Tasikmalaya, BMKG Ingatkan Warga Tetap Siaga

    • calendar_month Sabtu, 24 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sabtu, 24 Januari 2026, angin kencang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya sejak subuh hingga siang hari, disertai gangguan pasokan listrik dan potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan prakiraan dan peringatan cuaca dari BMKG, kondisi angin kuat serta potensi hujan lebat menjadi bagian dari pola cuaca wilayah Jawa Barat hari ini. Warga Kecamatan […]

  • Masjid IKMT Tasikmalaya

    Bangun Masjid Serius, IKMT Gandeng Unsil Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Masjid Ikatan Keluarga Minang Tasikmalaya mulai memasuki fase yang tidak terlihat mencolok, tetapi justru paling menentukan. Proyek yang juga disebut sebagai pembangunan Masjid IKMT atau masjid peradaban IKMT ini tidak langsung bergerak ke pembangunan fisik. IKMT memilih menahan diri sejenak, lalu menggandeng akademisi untuk memastikan semuanya benar sejak awal. Di lokasi […]

  • Senam Kodim Ciamis

    Dandim Ciamis Ajak Prajurit Rutin Berolahraga

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Senam Kodim Ciamis menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan fisik personel TNI di wilayah Kabupaten Ciamis. Komandan Kodim (Dandim) 0613/Ciamis, Letkol Inf Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., mengajak seluruh prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga kebugaran melalui olahraga rutin. Kegiatan senam bersama Kodim 0613 Ciamis itu berlangsung di Lapangan Makodim […]

  • Pernyataan sikap resmi SMAN 1 Pontianak terkait polemik LCC 4 Pilar Kalimantan Barat 2026.

    Setelah Polemik LCC Kalbar, SMAN 1 Pontianak Sampaikan Sikap Resmi

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

      albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Polemik LCC 4 Pilar Kalbar akhirnya mendapat respons resmi dari SMAN 1 Pontianak. Dalam pernyataan sikap yang dirilis Kamis 14 Mei 2026, pihak sekolah menegaskan bahwa langkah yang mereka lakukan selama ini bertujuan memperoleh klarifikasi demi menjaga transparansi, objektivitas, dan integritas pelaksanaan lomba. Sekolah juga memastikan tidak memiliki niat untuk […]

  • Haplah Akhirussanah Tasikmalaya

    Santunan Yatim Warnai Haplah Akhirussanah Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Haplah Akhirussanah Tasikmalaya kembali menunjukkan bahwa tradisi keagamaan tidak hanya menjadi penutup tahun ajaran, tetapi juga ruang memperkuat kepedulian sosial. Hal itu terlihat dalam kegiatan di DKM Miqdarull Falah, Kampung Sindangsono, Kelurahan Setiamulya, Kecamatan Tamansari, Kamis (2/7/2026) malam. Selain menjadi ajang silaturahmi, Haplah ini juga menghadirkan santunan bagi 13 anak yatim […]

  • Lomba Resensi Buku 2026

    Buruan Daftar! Lomba Resensi Buku 2026 untuk Pelajar Ciamis Resmi Dibuka

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lomba Resensi Buku 2026 resmi dibuka untuk pelajar di Kabupaten Ciamis. Program literasi ini menjadi peluang emas bagi siswa untuk mengasah kemampuan menulis, berpikir kritis, sekaligus memenangkan hadiah jutaan rupiah. Kegiatan ini juga dikenal sebagai lomba literasi pelajar 2026 dan kompetisi resensi buku siswa, yang kini mulai ramai diburu peserta sejak […]

expand_less