Breaking News
light_mode
Beranda » Perspektif » Khutbah Jumat: Rezeki Halal Membawa Berkah, Rezeki Haram Mengundang Petaka

Khutbah Jumat: Rezeki Halal Membawa Berkah, Rezeki Haram Mengundang Petaka

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, PERSPEKTIF – Rezeki halal bukan hanya tentang besarnya penghasilan. Lebih dari itu, nafkah halal menjadi jalan hadirnya keberkahan dalam keluarga, ketenangan jiwa, serta kemudahan beribadah kepada Allah SWT. Di tengah biaya hidup yang terus meningkat, persaingan usaha yang semakin ketat, dan godaan memperoleh keuntungan secara instan, setiap Muslim perlu kembali mengingat bahwa keberhasilan sejati bukan terletak pada banyaknya harta, melainkan pada keberkahan yang Allah titipkan di dalamnya.

Tidak sedikit orang memperoleh penghasilan besar, tetapi hidupnya dipenuhi kegelisahan. Sebaliknya, ada keluarga sederhana yang selalu merasa cukup karena Allah melimpahkan keberkahan pada rezeki yang mereka cari dengan cara yang halal. Inilah pelajaran penting yang layak kita renungkan pada hari Jumat yang mulia ini.

Khutbah Pertama

خُطْبَةُ الْجُمُعَةِ الأُولَى

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.

قَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْكَرِيمِ:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah…

Saya berwasiat kepada diri saya pribadi dan kepada seluruh jamaah agar senantiasa meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ketakwaan bukan hanya tampak saat kita menunaikan salat, berpuasa, atau bersedekah. Ketakwaan juga tercermin ketika kita memilih jalan yang halal dalam mencari nafkah.

Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ ۚ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

“Wahai manusia! Makanlah dari apa yang ada di bumi yang halal lagi baik, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.”

(QS. Al-Baqarah: 168)

Ayat ini mengingatkan bahwa kehalalan tidak berhenti pada makanan yang kita santap. Setiap suapan berasal dari pekerjaan, usaha, perdagangan, atau profesi yang kita jalani. Karena itu, sumber penghasilannya pun harus halal.

Halal Tidak Cukup pada Barangnya, Tetapi Juga Caranya

Saudara-saudaraku yang dimuliakan Allah,

Hari ini kita hidup di zaman yang penuh peluang sekaligus penuh godaan. Ada yang tergoda memalsukan laporan keuangan, menerima suap, memotong timbangan, memanipulasi data, menjual barang tanpa menjelaskan cacatnya, hingga mengambil hak orang lain dengan berbagai cara.

Seorang pedagang mungkin menjual beras yang halal, tetapi jika ia mengurangi timbangannya, keberkahannya hilang.

Seorang pegawai mungkin menerima gaji yang halal, tetapi ketika memanipulasi laporan perjalanan dinas atau menyalahgunakan fasilitas kantor, ia telah membuka pintu harta yang haram.

Seorang pelaku usaha bisa saja memperoleh keuntungan besar. Namun, apabila keuntungan itu berasal dari penipuan atau riba, maka keberkahan akan perlahan menghilang.

Karena itu, Islam selalu mengajarkan bahwa cara memperoleh harta sama pentingnya dengan jenis harta yang diperoleh.

Allah SWT kembali mengingatkan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan jadilah bersama orang-orang yang jujur.”

(QS. At-Taubah: 119)

Kejujuran adalah fondasi keberkahan.

Bekerja Adalah Ibadah

Allah SWT berfirman:

فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Apabila salat telah dilaksanakan, bertebaranlah kamu di bumi dan carilah karunia Allah, serta ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung.”

(QS. Al-Jumu’ah: 10)

Islam tidak melarang umatnya menjadi kaya. Islam justru mendorong umatnya bekerja keras. Akan tetapi, setiap rupiah yang masuk ke dalam rumah harus melalui jalan yang diridhai Allah.

Allah Hanya Menerima yang Baik

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا

“Sesungguhnya Allah Mahabaik dan tidak menerima kecuali yang baik.”

(HR. Muslim No. 1015)

Dalam hadis lain Rasulullah ﷺ bersabda:

التَّاجِرُ الصَّدُوقُ الْأَمِينُ مَعَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ

“Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi, orang-orang yang jujur, dan para syuhada.”

(HR. At-Tirmidzi No. 1209; beliau menilainya hasan)

Betapa tinggi kedudukan orang yang menjaga kejujuran dalam mencari nafkah.

Keberkahan Lebih Mahal daripada Kekayaan

Jamaah Rahimakumullah…

Mari kita bertanya kepada diri sendiri.

Apakah kita lebih mengejar banyaknya harta atau keberkahannya?

Sebab, keberkahan tidak selalu tampak pada angka di rekening.

Keberkahan hadir dalam kesehatan.

Keberkahan hadir dalam anak-anak yang saleh.

Keberkahan hadir ketika rumah terasa tenteram.

Keberkahan hadir saat hati tenang meski penghasilan tidak berlimpah.

Sebaliknya, harta yang diperoleh melalui jalan haram sering kali justru menghadirkan kegelisahan, perselisihan keluarga, bahkan menghalangi doa untuk dikabulkan.

Khutbah Kedua

خُطْبَةُ الْجُمُعَةِ الثَّانِيَةُ

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْمُسْلِمُونَ، أُوصِيكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللَّهِ، فَاتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ، وَأَطِيعُوهُ وَلَا تَعْصُوهُ، وَاعْلَمُوا أَنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى.

Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah,

Marilah kita memperbanyak istighfar dan memperbaiki niat dalam bekerja.

Jangan pernah menukar keberkahan dengan keuntungan sesaat.

Jangan menjual kejujuran demi tambahan rupiah.

Jangan menggadaikan akhirat demi kenikmatan dunia yang hanya sementara.

Mari kita memohon kepada Allah SWT:

اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنَا بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.

“Ya Allah, cukupkanlah kami dengan rezeki-Mu yang halal sehingga kami tidak membutuhkan yang haram. Limpahkanlah karunia-Mu sehingga kami tidak bergantung kepada selain-Mu.”

Semoga Allah SWT menjadikan kita pribadi yang jujur dalam bekerja, amanah dalam memegang tanggung jawab, serta selalu memperoleh rezeki yang halal, baik, dan penuh keberkahan.

آمِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ

Kelak, saat seluruh harta tertinggal di dunia dan hanya amal yang menemani perjalanan menuju akhirat, kita akan menyadari bahwa bukan banyaknya rezeki yang menyelamatkan, melainkan keberkahannya. Maka, jangan pernah menukar rezeki halal yang menenangkan hati dengan harta haram yang hanya memberi kenikmatan sesaat, tetapi meninggalkan penyesalan yang panjang. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelaku UMKM Kota Tasikmalaya mengikuti program pendampingan usaha untuk meningkatkan daya saing dan pemasaran digital.

    UMKM Tasikmalaya yang Aktif di Medsos Berpeluang Ikut Program Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peluang bagi pelaku UMKM Kota Tasikmalaya untuk berkembang semakin terbuka. Program UMKM Naik Kelas resmi hadir sebagai upaya mendorong usaha kecil agar lebih kompetitif, adaptif, dan mampu bersaing di tengah perubahan pasar yang semakin cepat. Program pendampingan usaha tersebut digelar Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat bersama Dinas Koperasi, […]

  • Ilustrasi pemula sedang memulai usaha kecil dengan laptop, catatan bisnis, dan suasana kerja produktif

    Jangan Takut Mulai! Ini Cara Bangun Usaha dari Nol untuk Pemula

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 182
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Memulai usaha pemula sering terasa menakutkan. Banyak orang ingin punya bisnis sendiri, tetapi bingung harus mulai dari mana. Di sisi lain, sebagian orang justru terlalu lama menunggu modal besar, padahal banyak usaha sukses lahir dari langkah kecil dan keberanian mencoba. Fenomena ini terlihat dari meningkatnya jumlah pelaku UMKM di Indonesia. Berdasarkan data […]

  • ilustrasi zakat fitrah umat Islam saat Ramadan

    Jarang Diketahui, Ini Sejarah Zakat Fitrah Sejak Zaman Nabi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak umat Islam menunaikan zakat setiap Ramadan. Namun tidak semua orang mengetahui sejarah zakat fitrah dalam Islam. Padahal sejarah zakat fitrah menunjukkan bahwa ibadah ini sudah ada sejak masa Rasulullah SAW dan menjadi bagian penting dari sistem sosial umat Islam. Sejak awal Islam berkembang, zakat fitrah atau zakat Idul Fitri berfungsi bukan […]

  • Penduduk Kota Banjar

    BPS Ungkap Fakta Penduduk Kota Banjar, Terkecil di Jabar

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 102
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tak banyak yang menyangka, penduduk Kota Banjar terus bertambah setiap tahun, tetapi posisinya belum bergeser sebagai kota dengan jumlah penduduk paling sedikit di Jawa Barat. Data terbaru BPS Kota Banjar menunjukkan jumlah penduduk Kota Banjar mencapai 211.964 jiwa pada 2025. Bahkan, proyeksi 2026 memperlihatkan tren kenaikan populasi, namun selisihnya masih cukup […]

  • BPD Desa Kujangsari

    BPD Desa Kujangsari Awali Tugas dengan Doa Bersama

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – BPD Desa Kujangsari langsung mengirimkan pesan kuat pada awal masa bakti periode 2026–2034. Sembilan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kujangsari memilih mengawali tugas mereka dengan tasyakuran, pembacaan selawat, dan doa bersama sebagai simbol rasa syukur sekaligus komitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota […]

  • Donor Darah Ciamis

    Di Tengah Keterbatasan, Warga Ciamis Tetap Berbagi

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Donor Darah Ciamis dan santunan sosial menjadi salah satu wajah kepedulian masyarakat Tatar Galuh dalam peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis. Di tengah berbagai tantangan, aksi kemanusiaan yang digagas Komunitas Boervoer itu menghadirkan pesan sederhana bahwa gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada […]

expand_less