Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dua Bocah Diserang Tawon Endas di Bekasi, Satu Tewas dan Satu Luka Berat

Dua Bocah Diserang Tawon Endas di Bekasi, Satu Tewas dan Satu Luka Berat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tragedi tawon endas Bekasi: dua bocah diserang kawanan Vespa Affinis, satu tewas, satu dirawat intensif.

Tragedi Tawon Endas Bekasi: Satu Bocah Tewas, Satu Kritis

albadarpost.com, LENSA – Kejadian memilukan menimpa dua bocah kakak beradik di Kampung Piket, Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. Keduanya diserang puluhan tawon endas Bekasi atau Vespa Affinis saat pulang bersama ibunya dari warung, Rabu (29/10/2025) siang. Akibat serangan mematikan itu, sang adik, Surya Kencana (6), meninggal dunia, sementara kakaknya, Sahrul (7), masih berjuang hidup di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Anna Medika, Kota Bekasi.

Insiden ini sontak mengguncang warga setempat. Suasana duka menyelimuti rumah keluarga korban yang terletak tidak jauh dari lokasi kejadian. Paman korban, Sudaryo (54), menceritakan bahwa serangan datang tiba-tiba ketika ketiganya melintas di dekat sarang tawon yang berada di pinggir kali kampung.

“Tiba-tiba mereka diserang tawon dari arah pinggir kali. Jumlahnya banyak sekali, puluhan. Anak-anak itu langsung jatuh dan tidak sadarkan diri. Warga langsung menolong dan membawa ke rumah,” ujar Sudaryo dengan suara bergetar di rumah duka, Jumat (31/10/2025).

Kedua bocah sempat dibawa ke klinik bidan terdekat, namun kondisi mereka terus memburuk. “Badannya hitam memar dan perutnya kembung. Akhirnya kami bawa ke Rumah Sakit Anna Medika. Tapi sekitar pukul 19.30 WIB, Surya meninggal dunia,” imbuhnya.


Vespa Affinis, Serangga Agresif Penyebab Kematian

Dari hasil pemeriksaan, Surya diketahui mengalami lebih dari 30 luka sengatan di kepala dan tubuh. Sementara sang kakak, Sahrul, menderita luka di kepala, kaki, dan badan. Jenazah Surya dimakamkan di pemakaman umum tak jauh dari rumahnya dengan isak tangis keluarga dan tetangga yang memenuhi area pemakaman.

Sarang tawon Vespa Affinis atau dikenal masyarakat sebagai tawon endas Bekasi itu ditemukan berada di atas pohon setinggi sekitar 2,5 meter di tepi jalan kampung, hanya beberapa langkah dari rumah warga. “Letaknya tidak jauh dari rumah warga, di dekat kali. Anak-anak itu tidak mengganggu, cuma lewat saja,” ujar Sudaryo.

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi menerima laporan peristiwa tersebut sehari setelah kejadian, tepatnya pada Kamis (30/10/2025). Keesokan harinya, Jumat pagi, tim langsung melakukan evakuasi sarang tawon yang telah menelan korban jiwa itu.

“Kami bakar sarangnya. Jenisnya Vespa Affinis atau tawon endas, yang memang dikenal sangat agresif dan sudah beberapa kali menyebabkan korban jiwa,” kata Adhi Nugroho, anggota Tim Rescue Disdamkarmat Kabupaten Bekasi.

Ia menjelaskan, tawon endas termasuk jenis serangga sosial dengan perilaku defensif tinggi. Koloni besar dengan ribuan individu dapat menyerang secara bersamaan jika merasa terancam, bahkan oleh getaran atau suara keras di sekitar sarangnya. “Kalau sudah merasa terganggu, serangan mereka cepat dan mematikan,” ungkap Adhi.

Menurutnya, jenis Vespa Affinis banyak ditemukan di wilayah tropis termasuk Jawa Barat. Serangga ini biasanya membangun sarang di pepohonan rendah atau bangunan kosong di sekitar permukiman, yang kerap tak disadari warga hingga terjadi insiden fatal.


Peringatan Bahaya dan Upaya Pencegahan

Kejadian tragis tawon endas Bekasi ini menambah daftar serangan serupa yang pernah terjadi di sejumlah daerah di Indonesia. Dalam tiga tahun terakhir, kasus sengatan Vespa Affinis meningkat, terutama di wilayah pedesaan yang memiliki banyak pepohonan dan saluran air.

Pihak Disdamkarmat mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap keberadaan sarang tawon di lingkungan sekitar. Jika menemukan sarang berukuran besar, warga diminta tidak mencoba menyingkirkannya sendiri tanpa alat pelindung dan pengetahuan memadai. “Segera laporkan kepada petugas pemadam kebakaran agar bisa ditangani dengan aman,” ujar Adhi.

Ahli entomologi dari Universitas Padjadjaran, Dr. Siti Rahmawati, menjelaskan bahwa racun tawon endas mengandung campuran neurotoksin dan histamin yang dapat menyebabkan reaksi alergi parah hingga gagal napas, terutama pada anak-anak. “Sengatan berulang bisa menyebabkan syok anafilaksis. Karena itu, korban sengatan tawon harus segera mendapatkan pertolongan medis, bukan hanya diobati secara tradisional,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah daerah diimbau untuk meningkatkan edukasi tentang bahaya Vespa Affinis dan membentuk tim reaksi cepat di tiap kecamatan. Langkah ini penting agar evakuasi sarang dapat dilakukan sebelum menimbulkan korban jiwa berikutnya.

Baca juga: Kebakaran Ponpes Al Basyir Cibungbulang Diduga Akibat Korsleting Listrik, Ratusan Santri Dievakuasi

Tragedi tawon endas Bekasi menjadi pengingat bahwa hidup berdampingan dengan alam menuntut kewaspadaan dan pengetahuan. Di tengah meningkatnya urbanisasi dan penurunan habitat alami, konflik antara manusia dan satwa liar—termasuk serangga seperti tawon—akan semakin sering terjadi.

Tragedi tawon endas Bekasi menewaskan satu bocah dan melukai saudaranya. Warga diminta waspada terhadap sarang tawon di sekitar permukiman. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • wajah mulus tanpa jenggot

    Tren Wajah Mulus Tanpa Jenggot Jadi Standar Baru Maskulinitas di Korea Selatan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Tren wajah mulus tanpa jenggot kini menjadi standar maskulinitas baru di Korea Selatan, dipengaruhi budaya K-pop dan modernitas. albadarpost.com, LENSA HUMANIORA – Standar kecantikan bagi pria di Korea Selatan mengalami perubahan besar dalam beberapa dekade terakhir. Wajah mulus tanpa jenggot kini dianggap sebagai penampilan ideal, menggantikan simbol maskulinitas tradisional yang lekat dengan jenggot tebal sebagai […]

  • Prediksi Borneo vs Persebaya

    Prediksi Skor Borneo vs Persebaya 7 Maret 2026: Tuan Rumah Lebih Tajam?

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Prediksi Borneo vs Persebaya menjadi sorotan jelang duel panas Liga Indonesia. Laga Borneo FC vs Persebaya Surabaya akan berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan. Selain itu, pertandingan ini mempertemukan dua tim papan atas yang sedang bersaing menjaga posisi klasemen. Pertemuan Borneo vs Persebaya selalu menghadirkan tensi tinggi. Kedua klub memiliki gaya bermain […]

  • banjir bandang Bandung Barat

    BPBD Bandung Barat Tangani Banjir Bandang yang Merendam Area Wisata

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Banjir bandang Bandung Barat merendam area wisata dan sawah, disertai longsor di dua kecamatan. albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir bandang Bandung Barat kembali memicu kerusakan pada area wisata dan lahan pertanian, Kamis ini. Peristiwa yang dipicu cuaca buruk itu menegaskan tingginya risiko bencana hidrometeorologi di wilayah selatan Jawa Barat, terutama pada puncak musim hujan. Cuaca ekstrem […]

  • Pendaftaran Polri 2026

    Resmi Dibuka! Pendaftaran Polri 2026 Gratis, Ini Link dan Jadwalnya

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pendaftaran Polri 2026 akhirnya resmi dibuka dan langsung menjadi perhatian banyak calon peserta di seluruh Indonesia. Informasi mengenai link pendaftaran Polri 2026, syarat masuk polisi, serta jadwal seleksi kini ramai dicari masyarakat, terutama generasi muda yang ingin berkarier sebagai anggota kepolisian. Banyak calon pendaftar bahkan mengaku baru mengetahui pembukaan rekrutmen tersebut […]

  • Sekelompok orang tersenyum dan saling mendukung dalam suasana hangat sebagai gambaran lingkungan positif dan sehat

    9 Tanda Lingkungan Positif yang Sering Tidak Disadari

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah merasa lebih tenang hanya karena berada di sekitar orang tertentu? Atau sebaliknya, cepat lelah meski tidak melakukan apa-apa? Hal seperti ini sering dianggap sepele, padahal bisa jadi itu tanda lingkungan positif atau justru sebaliknya. Banyak orang mencari ciri lingkungan positif, pergaulan sehat, atau suasana yang mendukung perkembangan diri, tetapi tidak benar-benar […]

  • ibu Bayi

    “Ibu Bayi” dan Lingkar Sunyi di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Polisi mengungkap ibu bayi sebagai pelaku penemuan di Tasikmalaya. Tekanan sosial jadi motif. Proses hukum masih berjalan. albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis bayi di Kampung Panyiraman bukan hanya suara dari tubuh mungil yang baru lahir. Ia adalah tanda adanya kegentingan diam-diam yang membelit perempuan desa: beban moral, tekanan sosial, dan hukum keluarga yang tidak hadir ketika […]

expand_less