Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Suasana Apel Mendadak Tegang, Sukwan Kebersihan Tasik Tuntut Janji Lama

Suasana Apel Mendadak Tegang, Sukwan Kebersihan Tasik Tuntut Janji Lama

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 214
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 116 sukwan kebersihan Tasik berkumpul di Bale Wiwitan, Jalan Noenoeng Tisnasaputra, Kota Tasikmalaya, Senin (19/5/2026). Namun apel pagi dan pelepasan kegiatan pungut sampah yang biasanya berlangsung rutin berubah menjadi momen penagihan janji kepada mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Hanapi.

Ratusan petugas kebersihan itu datang memakai seragam kerja lengkap. Sebagian membawa sapu dan alat kebersihan seperti biasa. Tetapi pagi itu suasana terasa berbeda. Barisan sukwan berdiri lebih lama. Tatapan mereka tertuju ke satu arah, yakni Plh Sekda Kota Tasikmalaya Hanapi yang hadir mendampingi Plh Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara.

Masalah yang mereka suarakan sebenarnya sederhana, tetapi sudah lama menggantung.

Saat masih menjabat Kepala DLH Kota Tasikmalaya, Hanapi pernah menjanjikan reward atau penghargaan kepada para sukwan kebersihan sebagai bentuk apresiasi atas kerja mereka menjaga kebersihan kota. Namun setelah berpindah jabatan menjadi Plh Sekda, janji tersebut belum juga terealisasi.

Apel Pagi Berubah Jadi Penagihan Janji

Apel pagi itu awalnya berjalan normal. Plh Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara memimpin langsung kegiatan yang juga dihadiri Kasat Pol PP, para camat, dan jajaran pemerintah kota.

Namun situasi mulai berubah ketika sejumlah sukwan mempertanyakan kelanjutan reward yang pernah dijanjikan.

Bagi para petugas kebersihan, reward tersebut bukan sekadar tambahan materi. Mereka menganggap janji itu sebagai bentuk penghargaan atas pekerjaan yang selama ini jarang mendapat sorotan.

Setiap pagi mereka bekerja sejak subuh. Sebagian menyapu jalan protokol ketika warga kota masih tidur. Ada yang mengangkut sampah di tengah hujan. Ada pula yang membersihkan sisa pasar sebelum aktivitas perdagangan dimulai kembali.

Pagi itu beberapa sukwan bahkan terlihat tetap menggenggam sapu lidi sambil mengikuti apel. Sebagian lainnya duduk di pinggir halaman Bale Wiwitan sambil sesekali membicarakan janji reward yang belum jelas nasibnya.

Dan suasana mendadak terasa canggung.

Sukwan Kebersihan Tasik

Ratusan Sukwan berbaris dalam apel pagi dalam pelepasan armada truk di bale wiwitan, Selasa (19/5/2026).

Plh Wali Kota Minta Sukwan Tetap Bekerja

Di depan para sukwan, Plh Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara mencoba menenangkan situasi. Ia meminta seluruh petugas tetap menjalankan tugas kebersihan sambil menunggu penyelesaian administrasi terkait reward tersebut.

“Pemerintah tidak menutup mata. Saya minta bapak ibu tetap semangat bekerja. Soal reward yang dijanjikan, kita akan cek dan carikan jalan keluarnya,” ujar Diky di hadapan peserta apel.

Pernyataan itu sempat membuat suasana sedikit mereda. Meski demikian, para sukwan masih berharap ada kepastian yang lebih jelas.

Sebab bagi mereka, janji pejabat publik memiliki konsekuensi moral.

Terlebih, sebagian sukwan mengaku sudah bertahun-tahun bekerja dalam keterbatasan status kerja dan pendapatan. Karena itu, ucapan reward yang dulu disampaikan pejabat terasa seperti harapan kecil yang layak ditunggu.

Hanapi Tidak Memberi Jawaban Langsung

Di tengah situasi tersebut, Plh Sekda Hanapi terlihat lebih banyak diam. Ia berdiri di samping Plh Wali Kota tanpa memberikan penjelasan langsung kepada para sukwan.

Sikap itu justru membuat sebagian petugas semakin kecewa.

Biasanya mereka hanya datang untuk apel, menerima arahan, lalu kembali menyusuri jalanan kota membersihkan sampah. Namun kali ini mereka memilih bertahan lebih lama demi meminta kepastian.

Tidak ada aksi dorong-dorongan. Tidak ada keributan besar. Tetapi ketegangan terasa jelas di lokasi apel.

Beberapa petugas terlihat saling berbisik ketika nama Hanapi disebut. Ada juga yang hanya memandang lurus ke depan tanpa banyak bicara.

Mungkin karena mereka sudah terlalu sering mendengar janji serupa.

Di sisi lain, kegiatan pelepasan petugas pungut sampah tetap berjalan sesuai agenda. Mobil operasional tetap bergerak keluar area Bale Wiwitan. Para petugas pun akhirnya kembali menjalankan tugas membersihkan Kota Tasikmalaya.

Namun yang tertinggal pagi itu bukan hanya soal sampah jalanan.

Ada rasa kecewa yang belum selesai.

Sukwan Jadi Garda Terdepan Kebersihan Kota

Peran sukwan kebersihan selama ini memang cukup penting dalam menjaga wajah Kota Tasikmalaya tetap bersih. Mereka bekerja di jalan protokol, kawasan pasar, hingga lingkungan permukiman padat penduduk.

Sayangnya, perhatian terhadap kesejahteraan mereka kerap menjadi sorotan.

Padahal di tengah meningkatnya volume sampah perkotaan, keberadaan petugas kebersihan justru menjadi salah satu garda terdepan pelayanan publik.

Ironisnya, pekerjaan mereka sering terlihat hanya ketika kota mulai kotor.

Sementara ketika jalan bersih setiap pagi, banyak orang menganggap semuanya berjalan biasa saja.

Apel pagi itu akhirnya selesai. Sapu kembali diangkat. Truk sampah kembali berjalan. Kota tetap harus dibersihkan.

Tetapi satu hal masih menggantung di kepala ratusan sukwan: janji pejabat sebenarnya untuk ditepati… atau hanya ikut berpindah saat kursi jabatan berganti. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tarif listrik PLN

    Tarif Listrik PLN November 2025 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Tarif listrik PLN November 2025 tetap, pemerintah jaga daya beli dan stabilitas ekonomi masyarakat. albadarpost.com, LENSA — Pemerintah memastikan tarif listrik PLN per 1 November 2025 tidak mengalami perubahan. Baik bagi pelanggan prabayar (token) maupun pascabayar (tagihan), tarif yang berlaku tetap sama seperti triwulan sebelumnya. Kebijakan ini diambil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) […]

  • peredaran ekstasi

    Bareskrim Sita 200 Ribu Pil Ekstasi dan Telusuri Jaringan Peredaran

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Bareskrim mengamankan 200.000 pil ekstasi di Tol Trans Sumatera dan menahan kurir dalam operasi peredaran narkoba. albadarpost.com, LENSA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran ekstasi berskala besar setelah mengamankan lebih dari 200.000 pil dari sebuah minibus yang kecelakaan di ruas Tol Trans Sumatera, Bandar Lampung. Barang bukti ditemukan tersusun dalam tas dan […]

  • Uang Mainan Pangandaran

    Beli Motor Pakai Uang Mainan, Polisi Pangandaran Kembangkan Kasus

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebuah transaksi jual beli sepeda motor di Kabupaten Pangandaran yang semula tampak biasa berubah menjadi perkara hukum setelah pembayaran diduga menggunakan uang mainan. Peristiwa ini tidak hanya berujung pada penangkapan seorang terduga pelaku, tetapi juga membuka penyelidikan baru untuk mengungkap asal-usul uang yang dipakai dalam transaksi tersebut. Kasus uang mainan Pangandaran […]

  • Polisi mengamankan sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya yang memeras pedagang rokok dengan modus penyergapan dan atribut palsu.

    Pelaku Sindikat Bea Cukai Gadungan Tasikmalaya Dibekuk, Ini Modusnya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus sindikat Bea Cukai gadungan Tasikmalaya menggemparkan publik setelah Satreskrim Polresta Tasikmalaya berhasil membongkar aksi pemerasan yang menyasar pedagang rokok di Jalan Raya Mangkubumi. Kelompok ini tidak hanya melakukan penipuan, tetapi juga mengatasnamakan aparat resmi dengan modus yang terstruktur dan berlapis. Dalam kasus ini, istilah bea cukai palsu Tasikmalaya dan penyergapan pedagang […]

  • Al-Hikam Syeikh Athaillah

    Syeikh Athaillah: Kesalahan Terbesar Manusia Saat Mencari Allah

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Banyak orang mengira iman baru akan tumbuh setelah semua pertanyaan tentang Tuhan berhasil dijawab. Mereka sibuk mengumpulkan bukti, membaca teori, mengamati alam semesta, bahkan mengikuti perdebatan panjang tentang keberadaan Sang Pencipta. Namun, Al-Hikam Syeikh Athaillah justru membalik cara berpikir itu. Menurut ulama besar dalam dunia tasawuf ini, persoalan terbesar manusia bukan kekurangan […]

  • Akun Anak Dihapus

    Dampak 5 Juta Akun Anak Dihapus, Pelajar Bersiap

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jutaan anak di Indonesia diperkirakan akan menghadapi perubahan besar dalam aktivitas digital mereka. Sekitar 5 juta akun anak dihapus atau dinonaktifkan dari berbagai platform digital sebagai bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperkuat perlindungan anak di ruang siber. Di balik langkah tersebut, muncul pertanyaan yang kini banyak diajukan orang tua dan pelajar: […]

expand_less