Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bulog Pastikan Penyaluran Beras Bulog ke 222 Ribu KPM Garut Terjaga Mutunya

Bulog Pastikan Penyaluran Beras Bulog ke 222 Ribu KPM Garut Terjaga Mutunya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bulog memastikan penyaluran beras Bulog untuk 222 ribu KPM Garut terjaga kualitasnya.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perum Bulog menjamin penyaluran beras Bulog untuk 222.778 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Garut berlangsung dengan kualitas terjaga. Komitmen ini ditegaskan setelah pengecekan langsung distribusi bantuan pangan yang dilakukan Bulog Ciamis sebagai pelaksana penyaluran di wilayah Priangan Timur. Penegasan tersebut penting mengingat distribusi bantuan pangan pemerintah mensyaratkan ketepatan kualitas dan kuantitas agar benar-benar diterima masyarakat sesuai alokasi.

Pimpinan Cabang Bulog Ciamis, Johan Wahyudi, yang memimpin pengecekan distribusi di Garut, memastikan bahwa setiap beras yang keluar dari gudang harus melalui pemeriksaan berkala. Pemeriksaan dilakukan pada kualitas fisik beras serta kondisi penyimpanan. Bulog menyatakan masyarakat berhak melakukan penukaran jika menerima beras yang dinilai tidak sesuai standar.

Distribusi Penyaluran Beras Bulog Masih Berjalan dan Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

Bulog Ciamis mendapat mandat dari pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan pangan, termasuk penyaluran beras Bulog, kepada masyarakat di wilayah Priangan Timur. Untuk Kabupaten Garut, jumlah penerima manfaat mencapai 222.778 keluarga. Setiap KPM berhak memperoleh 20 kilogram beras untuk alokasi Oktober dan November.

Hingga saat ini, progres distribusi baru mencapai di bawah 50 persen. Meski demikian, berdasarkan pemantauan di lapangan, proses distribusi dinilai berjalan lancar. Bulog menargetkan pendistribusian tuntas pada akhir tahun 2025. Johan menyebutkan laporan petugas lapangan tidak menemukan keluhan terkait kualitas maupun kuantitas beras yang diterima warga.

Ia menjelaskan, jika di gudang terdapat beras yang dinilai kurang layak, kondisi tersebut biasanya dipengaruhi faktor alamiah pada komoditas pangan yang rentan terhadap perubahan cuaca atau kelembapan. Namun seluruh beras telah melalui proses sortir sebelum disalurkan. Perawatan fisik gudang dan pemeriksaan kualitas dilakukan setiap dua hingga tiga bulan atau lebih cepat jika diperlukan oleh kepala gudang.

Bulog juga memastikan mitra kerja mereka siap mengganti beras yang tidak sesuai standar operasional. Mekanisme ini disiapkan untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan bantuan benar-benar bermanfaat.

Bantuan Pangan Ditambah Minyak Goreng untuk Perkuat Ketahanan Rumah Tangga

Selain penyaluran beras Bulog, pemerintah juga menyalurkan bantuan tambahan berupa minyak goreng sebanyak empat liter untuk alokasi Oktober dan November. Penambahan komoditas ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga di tengah naik turunnya harga kebutuhan pokok.

Baca juga: BPOM Cabut Izin 13 Kosmetik Menyesatkan BPOM Berklaim Medis

Johan menegaskan bahwa bantuan pangan dari Presiden harus tepat sasaran, tepat kualitas, dan tepat jumlah. Karena itu, ia menekankan bahwa Bulog memikul tanggung jawab penuh atas mutu barang yang disalurkan. Masyarakat tidak perlu ragu untuk melapor atau meminta penggantian bila produk yang diterima tidak sesuai standar.

Ia mengingatkan kembali bahwa seluruh bantuan adalah amanat negara untuk masyarakat, sehingga tidak boleh ada kelalaian dalam proses distribusi. Prinsip tersebut menjadi pedoman Bulog dalam memastikan kualitas bantuan tetap baik sebelum sampai ke penerima.

Analisis dan Dampak bagi Warga Garut

Penegasan Bulog mengenai mutu penyaluran memberi kepastian bagi warga Garut yang mengandalkan bantuan pangan untuk menutupi kebutuhan dasar rumah tangga. Program bantuan ini menjadi penopang penting, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang rentan terdampak fluktuasi harga pangan. Dalam konteks lebih luas, komitmen Bulog atas kualitas bantuan beras dan minyak goreng menunjukkan pentingnya tata kelola yang akuntabel dalam program perlindungan sosial.

Distribusi yang tepat kualitas juga menekan potensi komplain publik dan memperkuat kepercayaan warga terhadap lembaga penyedia pangan nasional. Kejelasan mekanisme penukaran beras yang tidak layak memperkuat posisi konsumen sebagai penerima hak yang wajib dilayani dengan standar tinggi.

Bulog memastikan penyaluran beras Bulog bagi 222 ribu warga Garut berjalan sesuai standar kualitas dan dapat ditukar bila tidak layak. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pemakaman Iran

    Pemakaman Ali Larijani di Iran Picu Sorotan Dunia

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pemakaman Iran menjadi sorotan global setelah ribuan warga menghadiri prosesi penghormatan terakhir bagi tokoh penting yang tewas akibat serangan mematikan. Peristiwa ini tidak hanya mengguncang publik Iran, tetapi juga memicu perhatian dunia terhadap konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang semakin memanas. Sejak awal, suasana duka langsung terasa. Namun demikian, di […]

  • Ilustrasi kaligrafi Lakum Dinukum Waliyadin dengan latar cahaya senja yang melambangkan toleransi dan keteguhan iman.

    Lakum Dinukum Waliyadin: Toleransi Tanpa Kompromi

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Di tengah riuh perdebatan tentang toleransi, kita sering mengutip Lakum Dinukum Waliyadin —atau dalam ejaan Arabnya, لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ— tanpa benar-benar menundukkan ego di hadapannya. Frasa Lakum Dinukum Waliyadin dari QS. Al-Kafirun ayat 6 itu terdengar lembut, namun sesungguhnya tegas. Ia bukan slogan basa-basi, bukan pula jembatan untuk mencampuradukkan akidah. Ia adalah garis batas […]

  • Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027

    Bupati Tasikmalaya Beberkan 8 Program Prioritas 2027, Ini Daftarnya!

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musrenbang RKPD Tasikmalaya 2027 menjadi langkah strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi dan pembangunan infrastruktur di daerah. Forum ini sekaligus menegaskan arah kebijakan pembangunan menuju Tasikmalaya yang religius/islami, maju, adil, dan makmur. Selain itu, agenda ini mempertemukan berbagai elemen penting untuk menyelaraskan visi pembangunan jangka menengah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tasikmalaya […]

  • Pelatih Persib Bojan Hodak memimpin latihan jelang laga melawan Persita di Stadion GBLA.

    Laga Panas di GBLA, Bojan Hodak Waspadai Persita

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bojan Hodak waspadai Persita jelang pertemuan krusial di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Pelatih Persib Bandung itu menegaskan kewaspadaan tinggi terhadap kekuatan lawan. Selain itu, Bojan Hodak mengingatkan anak asuhnya agar tidak mengulang kesalahan saat menghadapi Persita Tangerang pada pertemuan sebelumnya. Persib membawa misi penting dalam laga ini. Tim Maung […]

  • kasus korupsi Lampung Tengah

    KPK Tahan Lima Pejabat dalam Kasus Korupsi Lampung Tengah

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 18
    • 0Komentar

    KPK menetapkan lima tersangka dan menahan pejabat terkait kasus korupsi Lampung Tengah setelah OTT. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – KPK menahan lima pejabat dan pihak swasta terkait kasus korupsi Lampung Tengah setelah rangkaian Operasi Tangkap Tangan yang berlangsung Rabu lalu. Penetapan tersangka ini menjadi langkah awal untuk membongkar praktik suap dan gratifikasi yang mengakar dalam pengadaan […]

  • Ilustrasi burung elang terbang tinggi lalu turun menyambar daging dan terjebak perangkap sebagai simbol manusia yang kehilangan bebas merdeka karena nafsu dunia.

    Bebas Merdeka atau Budak Duniawi?

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Di tengah hiruk-pikuk ambisi, istilah Bebas Merdeka terdengar seperti slogan upacara. Padahal, menurut hikmah Syekh ‘Athoillah dalam Al-Hikam, Bebas Merdeka bukan sekadar bebas secara fisik, melainkan merdeka dari keinginan palsu dan harapan semu. Ironisnya, banyak orang merasa merdeka, tetapi justru menjadi budak ambisi. Mereka mengira sedang mengejar impian, padahal nafsu diam-diam mengejar […]

expand_less