Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Galian Pasir Cikalong Disorot, H. Kamnan Ungkap Sisi Berbeda

Galian Pasir Cikalong Disorot, H. Kamnan Ungkap Sisi Berbeda

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Sorotan terhadap galian pasir Cikalong memunculkan beragam pandangan di tengah masyarakat. Selain kekhawatiran mengenai kondisi lingkungan dan kawasan muara, terdapat pula perspektif warga yang melihat aktivitas tersebut dari sisi ekonomi dan kebutuhan penanganan pendangkalan.

Salah satu pandangan itu disampaikan H. Kamnan, tokoh masyarakat Desa Mandalajaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, yang berusia 60 tahun.

Menurut H. Kamnan, pembahasan mengenai aktivitas galian pasir di wilayah tersebut sebaiknya tidak hanya melihat pengerukan material dari satu sudut pandang. Ada aspek ekonomi masyarakat dan kondisi muara yang menurutnya juga perlu diperhatikan.

Pandangan tersebut menjadi bagian lain dari polemik galian pasir Cikalong yang berkembang di masyarakat.

Sebab, bagi warga yang berada di sekitar kawasan tersebut, persoalan galian pasir tidak berdiri sendiri. Aktivitas ekonomi, kondisi lingkungan, keberadaan muara, hingga kebutuhan masyarakat saling berkaitan.

H. Kamnan: Ada Sisi Ekonomi yang Perlu Diperhatikan

H. Kamnan menyampaikan bahwa aktivitas galian pasir memiliki kaitan dengan penghasilan masyarakat di sekitar lokasi.

Menurutnya, keberadaan kegiatan tersebut perlu dilihat pula dari manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat, tanpa mengabaikan kewajiban untuk menjaga lingkungan dan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Pandangan itu penting karena persoalan lapangan pekerjaan dan sumber pendapatan masyarakat merupakan bagian dari realitas sosial di wilayah pesisir.

Namun, manfaat ekonomi yang disampaikan tersebut tetap perlu ditempatkan sebagai keterangan narasumber, bukan sebagai kesimpulan bahwa seluruh masyarakat mendukung aktivitas galian pasir.

Di sisi lain, H. Kamnan juga menyebut adanya pembangunan kirmir yang menurutnya berkaitan dengan penguatan struktur dinding jalan desa.

Informasi mengenai pembangunan tersebut tetap membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari pemerintah desa atau pihak yang menangani pembangunan agar masyarakat mengetahui sumber pembiayaan, bentuk pekerjaan, serta keterkaitannya dengan aktivitas di kawasan galian.

Dengan demikian, manfaat yang disampaikan warga dapat diuji dan dijelaskan berdasarkan data yang lebih lengkap.

Pengerukan Disebut Berkaitan dengan Kondisi Muara

Selain persoalan ekonomi, H. Kamnan juga menyampaikan pandangan mengenai kondisi muara di kawasan Cikalong.

Menurut keterangan yang disampaikan kepada AlbadarPost, pengerukan disebut dapat membantu memperdalam alur muara yang mengalami pendangkalan.

Kondisi alur muara menjadi perhatian karena berkaitan dengan kelancaran aliran air. Dalam pandangan tersebut, pengerukan diharapkan dapat membantu mengurangi potensi terjadinya genangan atau banjir.

Namun, hubungan antara pengerukan dengan berkurangnya risiko banjir tidak dapat langsung dianggap sebagai fakta teknis tanpa adanya kajian dan data dari instansi yang berwenang.

Kedalaman muara, tingkat sedimentasi, kapasitas aliran, kondisi pasang surut, hingga karakteristik kawasan pesisir merupakan sejumlah faktor yang perlu diperhitungkan.

Karena itu, jika pengerukan memang bertujuan mengatasi pendangkalan, data kondisi muara sebelum dan setelah pengerukan akan menjadi informasi penting untuk mengetahui dampaknya.

Begitu pula dengan aspek lingkungan. Jika aktivitas pengerukan memiliki potensi terhadap ekosistem atau kawasan pesisir, perlu ada penjelasan mengenai langkah pengawasan dan pengendalian yang dilakukan.

Polemik Galian Pasir Perlu Dilihat Secara Utuh

Polemik galian pasir Desa Mandalajaya, Cikalong pada akhirnya tidak cukup diselesaikan hanya dengan narasi mendukung atau menolak.

Masyarakat membutuhkan informasi yang lebih lengkap mengenai apa yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Warga yang merasakan manfaat ekonomi perlu diberi ruang untuk menyampaikan pandangannya. Pada saat yang sama, kekhawatiran mengenai lingkungan juga perlu mendapatkan perhatian.

Pemerintah memiliki peran penting untuk menjelaskan status kegiatan, mekanisme pengawasan, serta ketentuan yang menjadi dasar pelaksanaan aktivitas tersebut.

Pihak yang melakukan kegiatan juga perlu terbuka mengenai tujuan pengerukan, metode yang digunakan, lokasi kegiatan, serta upaya untuk mengendalikan dampak terhadap lingkungan.

Dengan informasi dari berbagai pihak, masyarakat dapat menilai persoalan berdasarkan fakta, bukan hanya berdasarkan persepsi yang berkembang.

Yang Dibutuhkan Bukan Sekadar Pro dan Kontra

Pandangan H. Kamnan menambah perspektif dalam melihat polemik galian pasir Cikalong.

Di satu sisi, terdapat kepentingan ekonomi masyarakat. Di sisi lain, terdapat kebutuhan menjaga kondisi muara dan lingkungan pesisir.

Keduanya tidak harus selalu ditempatkan sebagai dua kepentingan yang saling bertentangan.

Jika pengerukan memang membantu mengatasi pendangkalan, manfaat tersebut perlu diperkuat dengan data teknis. Jika kegiatan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, dampaknya juga perlu dijelaskan secara terbuka.

Sebaliknya, apabila terdapat persoalan lingkungan maupun aspek legalitas, masyarakat berhak mendapatkan penjelasan dari pihak yang memiliki kewenangan.

Pada akhirnya, yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar pembenaran ataupun penolakan.

Yang dibutuhkan adalah kepastian berdasarkan fakta.

Aktivitas ekonomi masyarakat tetap diperhatikan, kondisi muara dijaga, lingkungan tidak dikorbankan, dan setiap kegiatan berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku.

AlbadarPost membuka ruang bagi pemerintah, masyarakat, pihak pengelola, maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan dan hak jawab mengenai aktivitas galian pasir di Cikalong. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPR soroti sertifikasi halal produk AS dan pelonggaran aturan impor di Indonesia

    Pelonggaran Halal Impor AS Disorot DPR

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – DPR soroti sertifikasi halal terhadap produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia. Sorotan DPR RI terhadap pelonggaran sertifikasi halal ini muncul setelah adanya kesepakatan perdagangan yang dinilai berpotensi memengaruhi standar jaminan produk halal nasional. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI menegaskan bahwa kebijakan terkait produk impor harus tetap mengacu […]

  • tarif listrik PLN

    Tarif Listrik PLN November 2025 Tetap, Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Tarif listrik PLN November 2025 tetap, pemerintah jaga daya beli dan stabilitas ekonomi masyarakat. albadarpost.com, LENSA — Pemerintah memastikan tarif listrik PLN per 1 November 2025 tidak mengalami perubahan. Baik bagi pelanggan prabayar (token) maupun pascabayar (tagihan), tarif yang berlaku tetap sama seperti triwulan sebelumnya. Kebijakan ini diambil Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) […]

  • PRABU 2026 Unpad

    PRABU 2026 Unpad Ditutup, Gerbang Cakrawala Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PRABU 2026 Unpad berakhir dengan suasana yang sarat makna. Rangkaian Penerimaan Raya Mahasiswa Baru atau PRABU Unpad 2026 ditutup melalui Pagelaran Budaya Gerbang Cakrawala, yang mempertemukan semangat kebersamaan, keberagaman, dan budaya dalam satu panggung. Dilansir dari akun Unpad Foto, momen tersebut menjadi bagian dari hari terakhir perjalanan mahasiswa baru Universitas Padjadjaran. Sementara […]

  • pergerakan masyarakat

    Menhub Prediksi Lonjakan Pergerakan Masyarakat saat Libur Natal–Tahun Baru

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Proyeksi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 naik menjadi 119,5 juta perjalanan. Pemerintah siapkan pengaturan transportasi. albadarpost.com, LENSA – Pergerakan masyarakat diperkirakan melonjak pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kementerian Perhubungan mencatat potensi perjalanan mencapai 119,5 juta orang—angka yang menegaskan skala mobilitas nasional dan dampaknya pada kesiapan infrastruktur transportasi. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan […]

  • disiplin ASN

    Disiplin ASN Ditegakkan, Guru SD Diberhentikan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Pemkab Pasuruan memberhentikan guru ASN karena pelanggaran disiplin, memicu sorotan soal penugasan di daerah terpencil. albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Kabupaten Pasuruan memberhentikan seorang guru Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah dinilai melanggar aturan kehadiran kerja. Keputusan ini menjadi sorotan publik karena beririsan dengan persoalan layanan pendidikan di wilayah terpencil dan beban jarak tempuh guru yang belum […]

  • menggambar dasar anak

    Menggambar Dasar Anak Dinilai Penting bagi Motorik dan Emosi

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Libur akhir pekan di sebuah rumah di Tasikmalaya diisi dengan suasana tenang. Rafee, duduk di lantai, selembar kanvas terbentang di depannya. Tangannya bergerak pelan, menarik garis-garis sederhana. Tidak ada target, tidak ada tuntutan. Hanya coretan, warna, dan rasa ingin tahu. Dari aktivitas itulah proses belajar menggambar dasar dimulai. Kegiatan sederhana ini terjadi […]

expand_less