Kebakaran Ciamis Hanguskan Rumah dan Tiga Tempat Usaha
- account_circle redaktur
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa Kebakaran Ciamis kembali mengundang perhatian masyarakat. Kebakaran yang terjadi pada Kamis (16/7/2026) di Lingkungan Pakuncen, Kelurahan Ciamis, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis menghanguskan satu unit rumah yang juga difungsikan sebagai ruko. Selain tempat tinggal, bangunan tersebut menjadi lokasi beberapa usaha, yakni studio foto, Kaisar Gym, dan gerai jasa pengiriman J&T. Berdasarkan laporan awal petugas di lokasi, sumber api diduga berasal dari kompor yang sedang digunakan untuk memasak. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa.
Api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan. Warga sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Namun, material bangunan dan banyaknya barang di dalam ruko membuat api sulit dikendalikan sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.
Dugaan Awal Berasal dari Kompor
Berdasarkan asesmen awal petugas di lokasi kejadian, kebakaran diduga bermula saat salah seorang penghuni sedang memasak menggunakan kompor. Dugaan tersebut masih bersifat sementara dan akan dipastikan melalui penyelidikan oleh pihak berwenang.
Dalam waktu singkat, kobaran api melahap hampir seluruh bangunan yang telah dibagi menjadi beberapa ruang usaha. Asap pekat membumbung tinggi dan menarik perhatian warga sekitar yang kemudian membantu mengamankan lingkungan serta menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Meski kerusakan bangunan tergolong berat, tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun korban luka. Delapan penghuni rumah berhasil keluar sebelum api membesar.
Sepuluh Unit Damkar Dikerahkan
Petugas pemadam kebakaran bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api sekaligus melakukan proses pendinginan setelah kondisi berhasil dikendalikan.
Bersamaan dengan proses pemadaman, aparat bersama unsur terkait mengamankan area sekitar agar masyarakat tidak mendekati lokasi yang masih berpotensi membahayakan.
Berdasarkan laporan lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak sempat merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Sementara itu, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan oleh petugas bersama instansi terkait.
Tagana Lakukan Asesmen Cepat
Pascakebakaran, Tagana Kabupaten Ciamis langsung melakukan asesmen cepat terhadap keluarga terdampak. Petugas berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk mendata kebutuhan dasar sekaligus menyiapkan langkah penanganan lanjutan.
Rumah yang terbakar diketahui dihuni oleh satu keluarga yang terdiri atas delapan orang dengan kepala keluarga bernama Tuti Supiati (80).
Selain kehilangan tempat tinggal, keluarga tersebut juga kehilangan berbagai perlengkapan rumah tangga dan sumber mata pencaharian karena bangunan yang terbakar digunakan sebagai tempat usaha. Kondisi itu membuat mereka membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat segera memulai kembali aktivitas sehari-hari.
Hasil pendataan sementara menunjukkan sejumlah kebutuhan mendesak, antara lain makanan siap saji, perlengkapan tidur, pakaian layak pakai, perlengkapan kebersihan, peralatan dapur, serta bantuan logistik lainnya.
Pemerintah bersama unsur kebencanaan terus melakukan koordinasi agar bantuan dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan keluarga terdampak.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak yang berwenang. Hingga berita ini diterbitkan, situasi di lokasi telah dinyatakan aman dan kondusif. Petugas juga tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Di balik padamnya kobaran api, masih ada keluarga yang harus memulai hidup dari awal. Karena itu, kewaspadaan terhadap potensi kebakaran perlu terus ditingkatkan, sementara semangat gotong royong menjadi harapan agar para korban dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar