BBWS Citanduy Pastikan Air Bersih Banjar Tetap Aman
- account_circle redaktur
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

Petugas Perumdam Tirta Anom Kota Banjar bersama BBWS Citanduy meninjau instalasi pengolahan air untuk memastikan pasokan air bersih tetap aman saat musim kemarau. Kamis(16/7/26).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Air Bersih Banjar menjadi fokus utama menjelang musim kemarau. Untuk memastikan pasokan air bersih Banjar tetap stabil, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy melakukan peninjauan langsung ke Perumdam Tirta Anom Kota Banjar. Selain mengecek kesiapan instalasi, kedua pihak juga memperkuat koordinasi agar layanan air minum bagi masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan.
Langkah tersebut menunjukkan upaya antisipatif pemerintah dalam menjaga keberlanjutan air baku Banjar di tengah potensi penurunan debit air saat musim kemarau berlangsung. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tetap memperoleh akses air bersih secara berkelanjutan.
BBWS Citanduy Tinjau Kesiapan Pasokan Air Baku
Direktur Perumdam Tirta Anom Kota Banjar melalui Kepala Bagian Hubungan Langganan, Euis Tresna Ekawati, menjelaskan bahwa kunjungan BBWS Citanduy berfokus pada kesiapan sumber air baku serta keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan.
Menurutnya, penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus dijaga. Oleh sebab itu, seluruh sistem distribusi dan produksi dipastikan berada dalam kondisi optimal menjelang puncak musim kemarau.
“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan. Karena itu, pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi prioritas utama yang harus terus terjaga,” ujar Euis Tresna Ekawati, Kamis (16/7/2026).
Selain melakukan evaluasi lapangan, tim BBWS Citanduy juga memantau kesiapan infrastruktur pendukung agar distribusi air tetap berjalan secara maksimal apabila kondisi cuaca berubah dalam beberapa bulan ke depan.
Bendungan Leuwikeris Disiapkan Sebagai Cadangan
Tidak hanya melakukan pemantauan, BBWS Citanduy juga menyatakan kesiapan memasok tambahan air baku dari Bendungan Leuwikeris apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Langkah tersebut menjadi strategi mitigasi apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang atau debit sumber air mengalami penurunan signifikan.
Dengan adanya cadangan pasokan tersebut, Perumdam Tirta Anom memiliki alternatif sumber air sehingga pelayanan kepada pelanggan tetap dapat dipertahankan.
Kolaborasi antara BBWS Citanduy dan Perumdam Tirta Anom juga menjadi bagian dari penguatan sistem penyediaan air minum yang berorientasi pada keberlanjutan. Karena itu, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan selama musim kemarau.
Kapasitas IPA Masih Mampu Layani Kebutuhan Warga
Meski musim kemarau mulai berlangsung, kondisi operasional seluruh Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kota Banjar masih berada dalam kondisi normal.
Saat ini kapasitas produksi masing-masing instalasi meliputi:
- IPA Purwaharja: 80 liter per detik
- IPA Ultrafiltrasi (UF): 50 liter per detik
- IPA Situbatu: 50 liter per detik
- IPA Langensari: 20 liter per detik
Dengan kapasitas tersebut, distribusi air bersih masih mampu memenuhi kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah layanan Perumdam Tirta Anom.
Selain menjaga kapasitas produksi, petugas juga terus melakukan pemantauan jaringan distribusi agar suplai air tetap lancar hingga ke pelanggan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan selama musim kemarau.
Kolaborasi Jadi Kunci Menjaga Layanan Air Bersih
Perumdam Tirta Anom menilai sinergi dengan BBWS Citanduy menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas layanan air bersih di Kota Banjar.
Melalui koordinasi yang intensif, kedua pihak dapat merespons lebih cepat apabila terjadi perubahan kondisi sumber air maupun peningkatan kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, optimalisasi seluruh instalasi pengolahan air terus dilakukan agar kapasitas produksi tetap maksimal. Strategi tersebut memperkuat kesiapan daerah menghadapi tantangan musim kemarau sekaligus menjaga hak masyarakat memperoleh layanan air bersih secara berkesinambungan.
Hingga saat ini, kondisi pasokan air baku masih dinilai aman. Namun demikian, Perumdam Tirta Anom bersama BBWS Citanduy tetap meningkatkan kewaspadaan melalui pemantauan rutin, evaluasi teknis, serta penyusunan langkah mitigasi jika terjadi perubahan kondisi cuaca.
Dengan kesiapan infrastruktur, dukungan sumber air cadangan, serta koordinasi antarlembaga, layanan air bersih di Kota Banjar diharapkan tetap stabil sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu sepanjang musim kemarau.
Air bersih bukan sekadar layanan, melainkan kebutuhan utama. Ketika kesiapan dibangun sejak dini, masyarakat bisa menjalani musim kemarau dengan lebih tenang. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar