Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dentuman Keras di Dadaha, Polisi Dalami Sumber Ledakan

Dentuman Keras di Dadaha, Polisi Dalami Sumber Ledakan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHLedakan Dadaha Tasikmalaya menggegerkan warga pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Dentuman keras terdengar dari kawasan olahraga Dadaha, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Polisi kini masih menyelidiki penyebab ledakan Dadaha sekaligus mendalami sejumlah barang yang ditemukan di lokasi kejadian.

Beruntung, saat peristiwa berlangsung kawasan tersebut sudah tidak seramai biasanya. Akibatnya, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Cekcok Antar Pedagang Berujung Kepanikan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula dari perselisihan antar pedagang kaki lima di sekitar kawasan Dadaha.

Seorang pedagang tahu gejrot berinisial E diduga berada dalam pengaruh minuman keras ketika terlibat adu mulut dengan keluarga seorang pedagang jagung berinisial S.

Melihat situasi memanas, S berupaya melerai dan membawa E menjauh dari badan jalan agar keributan tidak meluas. Namun, beberapa saat kemudian suasana kembali tegang ketika AS (28), penjual es teh jumbo sekaligus kerabat S, datang ke lokasi.

Saat S berusaha menenangkan keadaan, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari arah belakang. Dentuman itu membuat warga yang masih berada di sekitar kawasan Dadaha terkejut dan segera menjauh dari lokasi.

Meski demikian, kondisi yang relatif sepi pada malam hari membuat tidak ada masyarakat yang menjadi korban.

Polisi Amankan Sejumlah Barang untuk Pemeriksaan

Sesaat setelah menerima laporan dari UPTD Dadaha, Polresta Tasikmalaya bersama Tim Brimob langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyisiran.

Dalam proses tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang yang akan diperiksa lebih lanjut, di antaranya pupuk KCL, belerang, bubuk aluminium, baterai, kabel, dan sebuah remote.

Selanjutnya, polisi memasang garis pengaman di sekitar lokasi guna mendukung proses penyelidikan. Garis polisi tampak membatasi area beberapa lapak pedagang di Jalan Dadaha, termasuk gerobak penjual es teh jumbo dan lapak pedagang sosis yang berada tidak jauh dari tiang lampu.

Hingga Minggu (12/7/2026) sore, area tersebut masih menjadi fokus pemeriksaan aparat kepolisian.

Polisi: Penyebab Ledakan Masih Didalami

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, laporan diterima sekitar pukul 23.00 WIB dari pihak UPTD Dadaha.

“Kami mendapat laporan sekitar jam 23.00 malam dari UPTD Dadaha bahwa terjadi permasalahan yang mengakibatkan ledakan. Karena ada unsur ledakan, kami langsung melakukan olah TKP bersama Brimob,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, penyidik masih mengumpulkan berbagai keterangan dari saksi, memeriksa barang yang diamankan, serta mencocokkan seluruh temuan di lapangan.

Polisi juga belum menyimpulkan penyebab ledakan maupun motif yang melatarbelakanginya.

“Untuk sementara tiga orang sudah kami amankan untuk dimintai keterangan. Hasilnya nanti akan kami kolaborasikan dengan temuan di lapangan,” katanya.

Warga Diminta Tidak Berspekulasi

Seiring proses penyelidikan yang masih berjalan, kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Seluruh barang yang diamankan masih dalam tahap pemeriksaan untuk memastikan apakah memiliki keterkaitan dengan sumber ledakan. Karena itu, polisi menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara menyeluruh sebelum menyampaikan hasil resmi kepada publik.

Sementara itu, aktivitas di sekitar kawasan Dadaha mulai berangsur normal, meski sebagian titik di sekitar lokasi kejadian masih dipasangi garis polisi sebagai bagian dari kepentingan penyidikan.

Ledakan Dadaha Tasikmalaya menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di salah satu ruang publik yang setiap hari ramai digunakan untuk berolahraga dan beraktivitas ekonomi. Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari kepolisian yang menyimpulkan penyebab pasti insiden tersebut.

Dentuman itu hanya berlangsung dalam hitungan detik. Namun, jawaban atas penyebabnya kini menjadi fokus penyelidikan. Publik menanti hasil resmi kepolisian agar setiap fakta terungkap berdasarkan bukti, bukan spekulasi. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep 7 aneka olahan daging kurban modern seperti burger sapi, shawarma, kebab homemade, rice bowl sambal matah, dan Korean BBQ saat Idul Adha.

    Terungkap! 7 Resep Rahasia Membuat Olahan Daging Kurban

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Idul Adha biasanya identik dengan sate, gulai, dan tongseng. Namun sekarang, olahan daging kurban mulai berubah mengikuti tren kuliner modern. Banyak keluarga muda mulai mencoba resep daging kurban viral seperti Korean BBQ, shawarma, burger homemade, hingga smoked beef yang ramai muncul di TikTok dan Instagram. Selain lebih praktis, menu seperti ini terasa […]

  • Pelepasan MTs Al-Muniroh

    Haru, Pelepasan Siswa MTs Al-Muniroh Usung Filosofi Ngalanglang, Ngahudang, Dangiang

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tema Sunda yang sarat filosofi mewarnai pelepasan siswa MTs Al-Muniroh Sukahurip Tahun Ajaran 2025/2026 yang berlangsung di halaman Komplek Pesantren Al-Muniroh, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (10/6/2026). Mengusung tema “Ngalanglang, Ngahudang, Dangiang; Diasuh ku Pangaweruh, Diasah ku Kanyaah, Diasih ku Pangarti”, kegiatan tersebut menjadi lebih dari sekadar acara pelepasan siswa. Tema itu […]

  • motor bgn

    Heboh Motor Listrik BGN 2025, Kepala BGN Bongkar Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 216
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Motor BGN menjadi perbincangan hangat setelah video viral beredar di media sosial. Motor BGN, motor listrik BGN, dan pengadaan motor pemerintah langsung menarik perhatian publik. Banyak yang bertanya-tanya, apakah benar jumlahnya puluhan ribu dan sudah dibagikan? Faktanya, klarifikasi resmi justru mengungkap hal yang berbeda dari narasi yang beredar. Informasi ini penting […]

  • UU PRT 2026

    Pelan Tapi Pasti: UU PRT 2026 Ubah Cara Kita Memperlakukan PRT

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Selama ini, banyak orang melihat pekerjaan rumah tangga sebagai sesuatu yang “ya sudah begitu saja”. Tidak perlu aturan rumit. Tidak perlu kesepakatan tertulis. Semuanya berjalan berdasarkan kebiasaan. Lalu UU PRT 2026 hadir. Dan tiba-tiba, hal-hal yang dulu terasa wajar mulai dipertanyakan. UU PRT 2026, perlindungan pekerja rumah tangga, dan hak PRT kini […]

  • Koneksi tanpa izin

    Ini Cara Menjaga Keamanan Wi-Fi Rumah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Koneksi tanpa izin bisa mengancam Wi-Fi rumah. Simak panduan aman mengecek dan melindungi jaringan dari akses asing. Waspada Koneksi Tanpa Izin, Ancaman Nyata Jaringan Wi-Fi albadarpost.com, HUMANIORA – Penggunaan jaringan Wi-Fi telah menjadi kebutuhan utama di rumah maupun tempat kerja. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat risiko yang sering luput dari perhatian pengguna, yakni koneksi […]

  • Tahun Baru Tanpa Euforia

    Jawa Barat Tanpa Pesta Kembang Api

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Arahkan Tahun Baru Tanpa Euforia albadarpost.com, FOKUS – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melarang masyarakat maupun pihak swasta menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Kebijakan ini akan ditegaskan melalui surat edaran (SE) Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang segera diterbitkan. Langkah tersebut diambil untuk menjaga ketertiban publik dan mengarahkan perayaan tahun baru ke aktivitas […]

expand_less