Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Pemerintah Dorong Internet Rakyat 5G untuk Perluas Akses Digital Warga

Pemerintah Dorong Internet Rakyat 5G untuk Perluas Akses Digital Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 221
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Internet Rakyat hadir dengan 5G FWA tanpa kabel. Cek cakupan, daftar, dan paket berlangganan Rp100.000 per bulan.

albadarpost.com, LENSA – Internet Rakyat mulai tersedia sebagai layanan berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA) di sejumlah wilayah Indonesia. Layanan ini ditujukan untuk mempercepat pemerataan akses digital, khususnya bagi masyarakat yang belum terjangkau kabel fiber optik. Keberadaannya penting bagi rumah tangga, pelaku UMKM, hingga sektor pendidikan yang mengandalkan koneksi internet stabil.

Internet Rakyat menjadi salah satu model layanan baru yang memanfaatkan teknologi Open Radio Access Network (Open RAN) pada frekuensi 1,4 GHz. Teknologi ini diklaim mampu memperluas cakupan jaringan tanpa instalasi kabel, sehingga waktu penyediaan layanan lebih efisien.


Model Layanan dan Cakupan Awal

Internet Rakyat digagas PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi Jepang, OREX SAI. Mereka menghadirkan solusi konektivitas berbasis 5G FWA dengan infrastruktur radio unit yang dikelola PT OREX SAI Indonesia.

Kerja sama teknologi Open RAN ini diperkenalkan secara resmi pada 12 November 2025 setelah penandatanganan perjanjian pada Maret tahun yang sama. OREX SAI menghadirkan sistem Open RAN FWA pertama di dunia serta integrasi 5G Core yang dikembangkan NEC Corporation.

Implementasinya didukung PT Telemedia Komunikasi Pratama bersama 26 distributor lokal. Tahap awal penyebarannya difokuskan di Region I yang meliputi Jawa, Maluku, dan Papua. Model implementasi regional ini dipilih untuk mempercepat evaluasi sebelum ekspansi nasional.

Baca juga: Hari Guru Nasional dan Penegasan Peran Strategis Guru

Internet Rakyat dapat dicek melalui laman internetrakyat.id. Peta Indonesia tampil dengan penanda merah sebagai indikator daerah yang sudah terjangkau. Calon pengguna cukup mengakses situs, menelusuri wilayah, dan memastikan lokasi tempat tinggal berada dalam area layanan.


Pelaksanaan Pendaftaran dan Verifikasi Lokasi

Registrasi layanan Internet Rakyat dilakukan melalui sistem daring. Calon pelanggan mengisi data awal seperti nama, email, dan nomor WhatsApp. Setelah kode OTP diterima melalui pesan, pengguna memasukkan lokasi secara detail mulai provinsi hingga alamat lengkap.

Pendaftaran juga menyediakan fitur koordinat geografis untuk memastikan akurasi titik. Sistem ini memudahkan tim operator dalam analisis jangkauan signal dari BTS terdekat. Proses pendaftaran ditutup dengan persetujuan syarat layanan sebelum data diproses.

Laman pra-registrasi menampilkan paket Internet Rakyat yang berlaku 30 hari. Model ini memberi transparansi harga sejak awal sehingga pengguna memahami layanan tanpa perlu datang ke kantor provider atau mengikuti prosedur panjang.


Skema Harga dan Perangkat yang Digunakan

Internet Rakyat menawarkan satu paket berlangganan bulanan senilai Rp100.000 dengan kecepatan hingga 100 Mbps. Tidak ada batas kuota. Pengguna menerima gratis biaya langganan pada bulan pertama serta bebas biaya sewa modem selama menggunakan layanan.

Internet Rakyat adalah layanan WiFi 5G FWA berkecepatan 100 Mbps dengan Rp 100.000/bulan. (Foto: internetrakyat.id)

Perangkat yang digunakan berbasis OpenWRT. Unit modem dilengkapi antena omni dengan penguatan sinyal 3,5 dBi serta dukungan WiFi 5 2×2 (AC1200). Konfigurasi ini mencukupi kebutuhan rumah tangga rata-rata, dari akses daring anak sekolah hingga streaming multimedia.

Baca juga: Kemenko PM Siapkan Program 1001 Pasar Malam untuk UMKM Jabar

Model 5G FWA lewat Internet Rakyat mengandalkan sinyal dari menara BTS. Tanpa kabel optik, operator tidak harus menggali jalur baru atau melakukan instalasi fisik di pemukiman. Hal ini menjadi keunggulan layanan untuk daerah dengan infrastruktur terbatas atau kondisi geografis sulit.


Posisi Internet Rakyat dalam Akses Digital Nasional

Pemerataan internet menjadi isu krusial di Indonesia. Di kawasan pedalaman, tingkat penetrasi jaringan masih bergantung pada operator seluler. Koneksi kabel fiber sulit menjangkau daerah yang terpencar secara geografis atau memiliki biaya konstruksi tinggi.

Internet Rakyat mengisi ruang tersebut. Dengan 5G FWA dan Open RAN, operator dapat menempatkan BTS, menghubungkannya ke jaringan inti, dan menghadirkan akses internet tanpa perlu proyek kabel skala besar. Model ini berpotensi menjadi instrumen baru digitalisasi publik.

Namun, implementasi Internet Rakyat tetap bergantung pada kepadatan lalu lintas pengguna. Wilayah dengan banyak pelanggan dalam radius BTS berisiko mengalami penurunan kualitas koneksi. Kinerja internet berbasis radio juga dipengaruhi cuaca, kontur wilayah, dan hambatan fisik bangunan.


Tantangan di Lapangan

Ekspansi Internet Rakyat pada tahap awal terbatas pada Jawa, Maluku, dan Papua. Di luar tiga wilayah ini, calon pelanggan belum dapat mengakses layanan. Meski cakupan bisa diperluas secara bertahap, penyedia membutuhkan data distribusi calon pengguna untuk memperhitungkan lokasi BTS baru.

Faktor budaya penggunaan juga menentukan. Sebagian masyarakat lebih familiar dengan paket seluler harian atau WiFi RT/RW berbasis komunitas. Internet Rakyat harus bersaing dengan ekosistem tersebut sembari meyakinkan publik tentang stabilitas 5G FWA.

Regulasi menjadi aspek penting. Model Open RAN membuka ruang lebih besar bagi kolaborasi vendor, tetapi standar keselamatan data dan interoperabilitas harus dijaga. Pemerintah perlu memastikan model teknologi baru ini berada dalam koridor keamanan siber nasional.

Internet Rakyat hadir sebagai opsi layanan 5G FWA yang mempermudah akses digital warga. Cakupan terbatas menjadi tantangan awal, namun model tanpa kabel dan harga tetap memberi peluang perluasan jaringan di masa depan.

Internet Rakyat mempercepat pemerataan digital melalui 5G FWA tanpa kabel. Pendaftaran mudah, harga tetap, dan cakupan terus dikembangkan. (Red/Asep Chandra)


a.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Operasi Ketupat 2026

    Operasi Ketupat 2026 Resmi Ditutup, Polisi Waspadai Gelombang Kedua Arus Balik

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Libur Lebaran hampir berakhir, tetapi Operasi Ketupat 2026 belum benar-benar selesai dalam arti pengamanan di lapangan. Meski Operasi Ketupat 2026 resmi ditutup, kepolisian masih menyiagakan personel untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada gelombang kedua arus balik Lebaran. Bagi jutaan pemudik, perjalanan kembali ke kota tujuan masih berlangsung. Karena itu, Polri memastikan pengamanan […]

  • Ilustrasi 4 Sifat Wajib Rasul: Sidiq Amanah Tabligh Fathonah sebagai teladan kepemimpinan Islam.

    Sidiq Amanah Tabligh Fathonah: Teladan Kepemimpinan

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Empat Sifat Wajib Rasul—yakni Sidiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah—menjadi fondasi utama dalam memahami karakter nabi dan rasul dalam Islam. Empat sifat rasul ini bukan sekadar konsep teologis, melainkan teladan kepemimpinan dan akhlak mulia yang relevan sepanjang zaman. Melalui sifat jujur, terpercaya, menyampaikan kebenaran, serta cerdas dan bijaksana, para rasul menunjukkan standar moral […]

  • Ular Kobra Tasikmalaya

    Ular Kobra Gegerkan Permukiman Tasikmalaya, Damkar Evakuasi dalam 6 Menit

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 108
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seekor ular kobra berbisa membuat panik warga di salah satu permukiman Kota Tasikmalaya, Sabtu (2/5/2026) siang. Reptil mematikan itu ditemukan bersembunyi di area luar rumah warga saat aktivitas harian sedang berlangsung. Kemunculan ular kobra Tasikmalaya tersebut pertama kali diketahui Anwar Yusuf ketika sedang menjemur pakaian di halaman rumahnya. Awalnya ia mengira […]

  • Guru sedang membimbing siswa di kelas dengan penuh perhatian seperti orang tua kedua di sekolah

    Peran Guru sebagai Orang Tua Kedua yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 139
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Di ruang kelas, peran guru sering kali lebih dari sekadar pengajar. Banyak siswa melihat guru orang tua kedua yang tidak hanya mengajarkan pelajaran, tetapi juga memberi perhatian, nasihat, dan bimbingan hidup. Karena itu, konsep guru sebagai orang tua kedua di sekolah, peran guru dalam mendidik karakter siswa, dan tanggung jawab guru […]

  • vendor

    Vendor dan Calon Pengantin Jadi Korban WO Garut

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus dugaan penipuan jasa layanan pernikahan kembali mencuat. Kali ini, sebuah wedding organizer (WO) di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diduga menipu puluhan calon pengantin dan vendor pernikahan. Total kerugian yang dialami para korban ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Para korban berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari calon pengantin hingga vendor […]

  • Koordinasi pimpinan KPK dan Polri dalam rapat penguatan sinergi pemberantasan korupsi guna mengatasi hambatan hukum penindakan.

    Hambatan Hukum Jadi Celah Koruptor, KPK Gandeng Polri

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Upaya memperkuat pemberantasan korupsi kembali ditegaskan melalui Sinergi KPK dan Polri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (19/2). Kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kepolisian Negara Republik Indonesia dinilai krusial, terutama untuk menutup hambatan hukum yang kerap dimanfaatkan koruptor sebagai celah lolos dari jerat pidana. Sejak awal, koordinasi antarlembaga […]

expand_less