Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Pemerintah Dorong Internet Rakyat 5G untuk Perluas Akses Digital Warga

Pemerintah Dorong Internet Rakyat 5G untuk Perluas Akses Digital Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Internet Rakyat hadir dengan 5G FWA tanpa kabel. Cek cakupan, daftar, dan paket berlangganan Rp100.000 per bulan.

albadarpost.com, LENSA – Internet Rakyat mulai tersedia sebagai layanan berbasis 5G Fixed Wireless Access (FWA) di sejumlah wilayah Indonesia. Layanan ini ditujukan untuk mempercepat pemerataan akses digital, khususnya bagi masyarakat yang belum terjangkau kabel fiber optik. Keberadaannya penting bagi rumah tangga, pelaku UMKM, hingga sektor pendidikan yang mengandalkan koneksi internet stabil.

Internet Rakyat menjadi salah satu model layanan baru yang memanfaatkan teknologi Open Radio Access Network (Open RAN) pada frekuensi 1,4 GHz. Teknologi ini diklaim mampu memperluas cakupan jaringan tanpa instalasi kabel, sehingga waktu penyediaan layanan lebih efisien.


Model Layanan dan Cakupan Awal

Internet Rakyat digagas PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge melalui kerja sama dengan perusahaan teknologi Jepang, OREX SAI. Mereka menghadirkan solusi konektivitas berbasis 5G FWA dengan infrastruktur radio unit yang dikelola PT OREX SAI Indonesia.

Kerja sama teknologi Open RAN ini diperkenalkan secara resmi pada 12 November 2025 setelah penandatanganan perjanjian pada Maret tahun yang sama. OREX SAI menghadirkan sistem Open RAN FWA pertama di dunia serta integrasi 5G Core yang dikembangkan NEC Corporation.

Implementasinya didukung PT Telemedia Komunikasi Pratama bersama 26 distributor lokal. Tahap awal penyebarannya difokuskan di Region I yang meliputi Jawa, Maluku, dan Papua. Model implementasi regional ini dipilih untuk mempercepat evaluasi sebelum ekspansi nasional.

Baca juga: Hari Guru Nasional dan Penegasan Peran Strategis Guru

Internet Rakyat dapat dicek melalui laman internetrakyat.id. Peta Indonesia tampil dengan penanda merah sebagai indikator daerah yang sudah terjangkau. Calon pengguna cukup mengakses situs, menelusuri wilayah, dan memastikan lokasi tempat tinggal berada dalam area layanan.


Pelaksanaan Pendaftaran dan Verifikasi Lokasi

Registrasi layanan Internet Rakyat dilakukan melalui sistem daring. Calon pelanggan mengisi data awal seperti nama, email, dan nomor WhatsApp. Setelah kode OTP diterima melalui pesan, pengguna memasukkan lokasi secara detail mulai provinsi hingga alamat lengkap.

Pendaftaran juga menyediakan fitur koordinat geografis untuk memastikan akurasi titik. Sistem ini memudahkan tim operator dalam analisis jangkauan signal dari BTS terdekat. Proses pendaftaran ditutup dengan persetujuan syarat layanan sebelum data diproses.

Laman pra-registrasi menampilkan paket Internet Rakyat yang berlaku 30 hari. Model ini memberi transparansi harga sejak awal sehingga pengguna memahami layanan tanpa perlu datang ke kantor provider atau mengikuti prosedur panjang.


Skema Harga dan Perangkat yang Digunakan

Internet Rakyat menawarkan satu paket berlangganan bulanan senilai Rp100.000 dengan kecepatan hingga 100 Mbps. Tidak ada batas kuota. Pengguna menerima gratis biaya langganan pada bulan pertama serta bebas biaya sewa modem selama menggunakan layanan.

Internet Rakyat adalah layanan WiFi 5G FWA berkecepatan 100 Mbps dengan Rp 100.000/bulan. (Foto: internetrakyat.id)

Perangkat yang digunakan berbasis OpenWRT. Unit modem dilengkapi antena omni dengan penguatan sinyal 3,5 dBi serta dukungan WiFi 5 2×2 (AC1200). Konfigurasi ini mencukupi kebutuhan rumah tangga rata-rata, dari akses daring anak sekolah hingga streaming multimedia.

Baca juga: Kemenko PM Siapkan Program 1001 Pasar Malam untuk UMKM Jabar

Model 5G FWA lewat Internet Rakyat mengandalkan sinyal dari menara BTS. Tanpa kabel optik, operator tidak harus menggali jalur baru atau melakukan instalasi fisik di pemukiman. Hal ini menjadi keunggulan layanan untuk daerah dengan infrastruktur terbatas atau kondisi geografis sulit.


Posisi Internet Rakyat dalam Akses Digital Nasional

Pemerataan internet menjadi isu krusial di Indonesia. Di kawasan pedalaman, tingkat penetrasi jaringan masih bergantung pada operator seluler. Koneksi kabel fiber sulit menjangkau daerah yang terpencar secara geografis atau memiliki biaya konstruksi tinggi.

Internet Rakyat mengisi ruang tersebut. Dengan 5G FWA dan Open RAN, operator dapat menempatkan BTS, menghubungkannya ke jaringan inti, dan menghadirkan akses internet tanpa perlu proyek kabel skala besar. Model ini berpotensi menjadi instrumen baru digitalisasi publik.

Namun, implementasi Internet Rakyat tetap bergantung pada kepadatan lalu lintas pengguna. Wilayah dengan banyak pelanggan dalam radius BTS berisiko mengalami penurunan kualitas koneksi. Kinerja internet berbasis radio juga dipengaruhi cuaca, kontur wilayah, dan hambatan fisik bangunan.


Tantangan di Lapangan

Ekspansi Internet Rakyat pada tahap awal terbatas pada Jawa, Maluku, dan Papua. Di luar tiga wilayah ini, calon pelanggan belum dapat mengakses layanan. Meski cakupan bisa diperluas secara bertahap, penyedia membutuhkan data distribusi calon pengguna untuk memperhitungkan lokasi BTS baru.

Faktor budaya penggunaan juga menentukan. Sebagian masyarakat lebih familiar dengan paket seluler harian atau WiFi RT/RW berbasis komunitas. Internet Rakyat harus bersaing dengan ekosistem tersebut sembari meyakinkan publik tentang stabilitas 5G FWA.

Regulasi menjadi aspek penting. Model Open RAN membuka ruang lebih besar bagi kolaborasi vendor, tetapi standar keselamatan data dan interoperabilitas harus dijaga. Pemerintah perlu memastikan model teknologi baru ini berada dalam koridor keamanan siber nasional.

Internet Rakyat hadir sebagai opsi layanan 5G FWA yang mempermudah akses digital warga. Cakupan terbatas menjadi tantangan awal, namun model tanpa kabel dan harga tetap memberi peluang perluasan jaringan di masa depan.

Internet Rakyat mempercepat pemerataan digital melalui 5G FWA tanpa kabel. Pendaftaran mudah, harga tetap, dan cakupan terus dikembangkan. (Red/Asep Chandra)


a.

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kasus ayah perkosa anak

    Pil KB Bongkar Kekerasan Seksual Ayah terhadap Anak di Tasikmalaya

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menahan seorang ayah yang memperkosa anaknya bertahun-tahun. Kasus terungkap dari pil KB. albadarpost.com, HUMANIORA – Langkah aparat kepolisian di Tasikmalaya kembali menyoroti urgensi perlindungan anak. Seorang pria berinisial DT, warga Kecamatan Indihiang, ditahan setelah polisi mengungkap kasus ayah perkosa anak yang ia lakukan selama bertahun-tahun. Tindakan kekerasan seksual itu dimulai saat korban masih […]

  • penyakit pascabencana

    Kemenkes Tegaskan Lonjakan Penyakit Pascabencana di Sumatera

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Kemenkes mencatat peningkatan penyakit pascabencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut dengan risiko penyebaran yang membesar. Kemenkes Laporkan Lonjakan Penyakit Pascabencana dan Peringatkan Risiko Meluas albadarpost.com, LENSA – Kasus penyakit pascabencana mulai meningkat di tiga provinsi terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Lonjakan ini menjadi perhatian pemerintah karena wilayah tersebut […]

  • klausula parkir

    Klausula Parkir Dilarang Hukum, Mengapa Masih Marak?

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Klausula parkir yang mengalihkan tanggung jawab dilarang hukum. Negara diuji pada pengawasan dan perlindungan konsumen. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Tulisan kecil di sudut area parkir kerap luput dari perhatian: “kehilangan bukan tanggung jawab pengelola.” Kalimat ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar. Ia menyentuh hak dasar konsumen, relasi kuasa antara warga dan pelaku usaha, serta kehadiran negara […]

  • strategi UMKM

    Jarang Diketahui! Ini Cara UMKM Kalahkan Produk Raksasa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Strategi UMKM menjadi kunci utama bagi pelaku usaha kecil untuk bersaing di pasar yang didominasi brand besar. Banyak yang mengira usaha kecil sulit menang, padahal dengan strategi UMKM cerdas, taktik bisnis kecil, dan cara bersaing UMKM yang tepat, peluang justru terbuka lebar. Oleh karena itu, memahami strategi UMKM yang jarang diketahui […]

  • Timnas Indonesia

    Timnas Indonesia, 5 Fakta Terbaru yang Bikin Lawan Waspada

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Timnas Indonesia kembali menjadi sorotan publik. Performa skuad Garuda menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa pertandingan terakhir. Oleh karena itu, antusiasme suporter meningkat, sementara lawan mulai memperhitungkan kekuatan baru yang dimiliki tim ini. Performa Terbaru Timnas Indonesia Makin Menjanjikan Dalam beberapa laga terakhir, tim Garuda tampil lebih solid. Lini pertahanan terlihat lebih […]

  • Lelang barang rampasan korupsi oleh KPK melalui KPKNL sebagai bagian dari strategi asset recovery untuk memulihkan kerugian negara

    KPK Segera Lelang Aset Koruptor Rp26,2 Miliar! Ini Jadwal dan Cara Ikutnya

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Strategi asset recovery KPK kembali berjalan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melelang puluhan barang rampasan negara dari berbagai perkara korupsi sebagai bagian dari upaya pemulihan aset korupsi dan pengembalian kerugian negara. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali akan melelang barang rampasan negara melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta […]

expand_less