Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Razia Satlantas Tasikmalaya, Pelanggar Malah Dengar Tausiah

Razia Satlantas Tasikmalaya, Pelanggar Malah Dengar Tausiah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 43
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Razia Satlantas Tasikmalaya di Perempatan Muktamar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (9/7/2026), menghadirkan pendekatan berbeda. Dalam razia lalu lintas Tasikmalaya tersebut, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran. Namun, pengendara yang melakukan pelanggaran ringan terlebih dahulu mengikuti tausiah tentang keselamatan berkendara sebelum petugas mengambil langkah lanjutan.

Program edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Tasikmalaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada perubahan perilaku pengendara.

Meski mengedepankan pendekatan persuasif, petugas menegaskan penindakan tegas tetap berlaku bagi pelanggaran yang membahayakan pengguna jalan.

Pelanggar Ringan Ikuti Tausiah Sebelum Mendapat Edukasi

Dalam razia tersebut, petugas menyasar berbagai pelanggaran kasat mata seperti tidak memakai helm, tidak membawa surat kendaraan, kendaraan tanpa pelat nomor, serta kelengkapan berkendara lainnya.

Berbeda dari razia pada umumnya, pengendara yang melakukan pelanggaran ringan tidak langsung menerima surat tilang. Sebaliknya, petugas mengarahkan mereka ke lokasi yang telah disiapkan untuk mengikuti tausiah yang disampaikan seorang ustaz.

Materi yang diberikan berfokus pada pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan diri sendiri, serta menghormati pengguna jalan lainnya.

Salah seorang pengendara, Aminah, mengaku sempat terkejut ketika diberhentikan karena sepeda motornya tidak menggunakan pelat nomor.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan pelat nomor tersebut tersimpan di dalam bagasi. Aminah menjelaskan dirinya baru mengambil kendaraan dari bengkel sehingga belum sempat memasangnya kembali.

“Saya kira langsung ditilang. Ternyata malah diberi nasihat oleh ustaz. Jadi malu sendiri,” ujarnya.

Keselamatan Berkendara Jadi Pesan Utama

Selain Aminah, seorang pengendara bernama Wawan juga mengikuti tausiah setelah petugas menghentikannya karena tidak mengenakan helm.

Ia mengaku awalnya mengira akan langsung menerima sanksi tilang. Namun, pendekatan yang dilakukan petugas justru membuatnya lebih memahami pentingnya perlengkapan keselamatan.

“Saya kaget. Ternyata yang ceramah ustaz. Diberi tahu bahayanya kecelakaan. Mulai sekarang saya pasti pakai helm,” katanya.

Melalui tausiah tersebut, peserta diingatkan bahwa kecelakaan dapat terjadi kapan saja dan sering kali berawal dari pelanggaran sederhana yang dianggap sepele.

Karena itu, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dinilai sebagai bentuk tanggung jawab setiap pengguna jalan dalam melindungi diri sendiri maupun orang lain.

Pengendara Tertib Dapat Apresiasi

Selain memberikan edukasi kepada pelanggar, Satlantas Polres Tasikmalaya juga memberikan apresiasi kepada pengendara yang telah mematuhi aturan.

Pengendara yang membawa surat kendaraan lengkap, memakai helm sesuai ketentuan, serta menyalakan lampu kendaraan menerima segelas teh manis sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan mereka.

Langkah tersebut bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan yang lebih positif dan humanis.

Pelanggaran Berat Tetap Ditindak Tegas

Kanit Turjawali Satlantas Polres Tasikmalaya, Ipda Dian Mardiana, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan arahan pimpinan agar penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada pemberian sanksi.

“Kami tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran kasat mata. Untuk pelanggaran ringan, kami memberikan pemahaman melalui pendekatan agama. Karena itu kami menghadirkan ustaz,” jelas Dian.

Meski demikian, ia memastikan petugas tetap memberikan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, seperti penggunaan knalpot brong maupun pelanggaran serius lainnya.

“Kalau membahayakan pengguna jalan lain, langsung kami tilang. Kalau pelanggarannya ringan, kami edukasi terlebih dahulu,” tegasnya.

Satlantas Polres Tasikmalaya berharap pendekatan edukatif tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga kepatuhan berlalu lintas tumbuh karena kesadaran, bukan semata-mata karena takut terkena sanksi.

Tilang bisa membuat pengendara jera, tetapi kesadaran mampu menyelamatkan nyawa. Ketika edukasi dan penegakan hukum berjalan bersama, budaya tertib berlalu lintas akan tumbuh lebih kuat. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • mutu pendidikan

    KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah Bersinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    KCD XII Tasikmalaya dan SMA Islam Tarbiyatul Ummah bersinergi membangun mutu pendidikan yang unggul dan berkelanjutan. albadarpost.com, WARTA MITRA. Dalam upaya memperkuat sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah, SMA Islam Tarbiyatul Ummah Sindangwangi menggelar rapat silaturahmi sekaligus koordinasi bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah XII Tasikmalaya, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan yang berlangsung di aula sekolah itu […]

  • Suasana malam takbiran Dzulhijjah di kampung Indonesia dengan gema takbir, bedug musala, dan warga bersiap menyambut Idul Adha.

    Bukan Sekadar Kurban, Ini Rahasia Besar Bulan Dzulhijjah

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    analbadarpost.com, HIKMAH – Bulan Dzulhijjah selalu identik dengan haji, kurban, dan gema takbir Idul Adha. Namun ternyata, ada banyak fakta Dzulhijjah yang jarang diketahui masyarakat. Bulan terakhir dalam kalender Hijriah ini bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang perubahan hati, momentum memperbaiki hidup, hingga suasana spiritual yang terasa berbeda dibanding bulan lainnya. Bahkan […]

  • Petugas kepolisian menjelaskan proses hukum penetapan tersangka kasus penganiayaan Banser Tangerang

    Polisi Tegaskan Proses Penetapan Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penegakan hukum kembali menjadi sorotan publik setelah polisi menetapkan Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan Banser Tangerang. Peristiwa ini menarik perhatian luas karena melibatkan tokoh publik serta organisasi kemasyarakatan. Namun di balik hiruk pikuk pemberitaan, satu hal penting patut dipahami bersama: bagaimana sebenarnya penyidik bekerja dalam menetapkan seseorang […]

  • IPSKA Garut

    Tak Perlu ke Bandung, UMKM Garut Kini Lebih Mudah Ekspor

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – IPSKA Garut resmi beroperasi dan membawa kabar baik bagi pelaku usaha di Kabupaten Garut. Kini, Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) hadir sebagai layanan penerbitan dokumen ekspor yang memudahkan eksportir dan UMKM mengurus Surat Keterangan Asal (SKA) tanpa harus pergi ke Tasikmalaya atau Bandung. Bagi sebagian pelaku usaha, perubahan ini bukan sekadar […]

  • Frame of Garut

    Frame of Garut Jadi Sorotan, Pameran Foto Ini Bikin Pesona Garut Makin Mendunia

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pameran fotografi Frame of Garut resmi dibuka Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Lantai UG Ciplaz Garut, Jumat 1 Mei 2026. Ajang yang digelar dalam rangka hari jadi ke-6 Garut Photo Club (GPC) itu langsung mencuri perhatian karena menghadirkan puluhan karya visual yang menampilkan keindahan wisata Garut dari berbagai sudut. Melalui […]

  • Bupati Cecep Nurul Yakin memberi motivasi kepada atlet NPCI Tasikmalaya dalam acara halalbihalal Peparda 2026

    Dari Tasik ke Dunia: Atlet NPCI Siap Buktikan Kualitas di Peparda 2026

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 132
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Tasikmalaya mulai menunjukkan sinyal kuat jelang Peparda Jawa Barat VII Tahun 2026. Bukan sekadar persiapan biasa, kontingen Peparda Tasikmalaya kini bergerak dengan ambisi besar: menembus batas dan membuktikan bahwa atlet disabilitas daerah mampu bersaing di level global. Suasana itu terasa nyata saat Bupati Tasikmalaya, H. Cecep […]

expand_less