Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Inflasi Tasikmalaya Tetap Rendah di Tengah Tekanan Harga

Inflasi Tasikmalaya Tetap Rendah di Tengah Tekanan Harga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Inflasi Tasikmalaya pada Juni 2026 tetap terkendali di tengah dinamika harga sejumlah komoditas. Berdasarkan data terbaru Inflasi Kota Tasikmalaya, angka inflasi bulanan tercatat 0,03 persen (month to month/mtm). Capaian tersebut lebih rendah dibandingkan inflasi Provinsi Jawa Barat yang mencapai 0,28 persen maupun inflasi nasional sebesar 0,44 persen.

Keberhasilan menjaga stabilitas harga itu semakin memperkuat posisi TPID Tasikmalaya dan wilayah Priangan Timur sebagai salah satu contoh pengendalian inflasi yang kini menjadi rujukan berbagai daerah.

Kepala Unit Data Statistik dan Kehumasan Bank Indonesia Tasikmalaya, Adhy Rahmawan Putra, mengatakan tren inflasi Kota Tasikmalaya masih menunjukkan kondisi yang sehat meski sejumlah tekanan harga masih perlu diantisipasi.

“Inflasi Kota Tasikmalaya pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,03 persen mtm, lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 0,04 persen mtm,” ujar Adhy, Kamis (9/7/2026).

Inflasi Tahunan Juga Lebih Baik

Selain mencatat inflasi bulanan yang rendah, Kota Tasikmalaya juga menunjukkan kinerja positif secara tahunan.

Adhy menjelaskan inflasi tahunan (year on year/yoy) mencapai 2,72 persen atau turun dibandingkan Mei 2026 yang berada di angka 2,82 persen.

Capaian tersebut juga berada di bawah inflasi Jawa Barat sebesar 3,08 persen dan nasional sebesar 3,34 persen.

Sementara itu, inflasi tahun kalender (year to date/ytd) hingga Juni 2026 tercatat sebesar 1,25 persen.

Menurut Adhy, kondisi tersebut menunjukkan pengendalian harga di Kota Tasikmalaya masih berjalan dengan baik meski pemerintah tetap harus mewaspadai potensi tekanan harga pada semester kedua tahun ini.

BBM dan Hortikultura Jadi Penyumbang Inflasi

Meski inflasi tetap terkendali, beberapa komoditas masih memberikan tekanan terhadap kenaikan harga.

Bensin menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan andil 0,039 persen. Kenaikan tersebut dipengaruhi penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mengikuti dinamika harga energi global.

Selain itu, komoditas hortikultura seperti daun bawang, bawang merah, dan wortel turut mendorong inflasi akibat pasokan yang belum optimal, gangguan cuaca, serta pola produksi di daerah pemasok.

Di sisi lain, kenaikan harga sigaret kretek tangan juga memberikan kontribusi terhadap inflasi karena adanya penyesuaian harga jual secara bertahap.

Harga Ayam dan Telur Redam Tekanan Inflasi

Sementara sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, beberapa barang lainnya justru membantu menahan laju inflasi.

Harga daging ayam ras dan telur ayam ras mengalami penurunan karena pasokan tetap mencukupi, sedangkan permintaan menurun selama libur sekolah seiring penghentian sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis.

Selain itu, harga emas perhiasan ikut terkoreksi mengikuti penurunan harga emas di pasar global.

Jeruk dan ketimun juga mencatat penurunan harga sehingga turut menyeimbangkan tekanan inflasi pada Juni 2026.

TPID Waspadai Cuaca Ekstrem dan El Nino

Memasuki semester kedua 2026, Bank Indonesia Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat langkah antisipasi.

Menurut Adhy, mobilitas masyarakat selama libur sekolah, kebutuhan tahun ajaran baru, penyesuaian harga BBM nonsubsidi, hingga fluktuasi harga pangan strategis berpotensi meningkatkan tekanan inflasi.

Selain itu, cuaca ekstrem dan potensi El Nino pada Juli hingga September 2026 menjadi perhatian utama karena dapat mengganggu produksi hortikultura akibat berkurangnya curah hujan.

Komoditas yang masih perlu mendapat perhatian antara lain emas perhiasan, minyak goreng, beras, mobil, bensin, sigaret, sate, pasir, cabai rawit, dan laptop.

Karena itu, Bank Indonesia Tasikmalaya bersama pemerintah daerah akan terus memperkuat Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif kepada masyarakat.

Adhy berharap sinergi tersebut mampu menjaga stabilitas harga sekaligus memperkuat daya beli masyarakat dan meningkatkan optimisme dunia usaha.

“Stabilitas inflasi yang terjaga diharapkan dapat mendukung daya beli masyarakat, memperkuat keyakinan pelaku usaha, serta menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Inflasi yang terkendali bukan sekadar angka statistik. Di baliknya ada daya beli yang terjaga, usaha yang terus bergerak, dan fondasi ekonomi daerah yang semakin kuat menghadapi setiap tantangan. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akses KUR Bekasi

    Akses KUR Bekasi Dikeluhkan Rumit, Pemkab Janji Permudah Proses Kredit

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Akses KUR Bekasi dipercepat untuk menekan ketergantungan UMKM pada pinjaman ilegal dan rentenir. albadarpost.com, HUMANIORA – Pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi kembali menyoroti akses KUR Bekasi yang dinilai belum mudah dan cepat. Mereka menyampaikan keluhan soal syarat jaminan, proses verifikasi yang panjang, hingga ketidakpastian persetujuan. Kondisi ini membuat sebagian pengusaha kecil meminjam modal dari rentenir […]

  • Ilustrasi grafik saham digital dengan konsep investasi saham syariah dan hukum jual beli saham dalam Islam.

    5 Fakta Hukum Jual Beli Saham, Nomor 2 Mengejutkan Banyak Investor

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 184
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Hukum jual beli saham sering menjadi perdebatan di kalangan masyarakat Muslim. Sebagian orang menilai investasi saham halal, sementara yang lain masih meragukannya. Oleh karena itu, pemahaman tentang hukum saham dalam Islam serta investasi saham menurut syariah sangat penting agar aktivitas finansial tetap sesuai dengan prinsip agama. Seiring berkembangnya pasar modal, semakin […]

  • Istigasah Galunggung

    Muharam 1448 H di Galunggung: Ketika Seribu Warga Sukaratu Bersatu dalam Istigasah Akbar

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 119
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara sejuk lereng Gunung Galunggung pada Sabtu (27/6/2026) pagi terasa berbeda. Ribuan pasang sandal berjajar di pinggir area kegiatan. Hamparan tikar memenuhi kawasan Cipanas Galunggung, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Sekitar 1.000 warga berkumpul dalam Istigasah Galunggung untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 H, sebuah momentum yang mereka maknai bukan sekadar pergantian […]

  • Hari Bhayangkara 2026

    Di Antara Nisan Pahlawan, Ada Pesan Penting untuk Polri

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deretan batu nisan berdiri tenang di bawah langit pagi Kota Tasikmalaya. Angin bergerak perlahan di antara pepohonan yang menaungi Taman Makam Pahlawan Kusumah Bangsa. Namun suasana yang tampak hening itu menyimpan makna yang jauh lebih besar. Menjelang Hari Bhayangkara 2026, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 dan momentum refleksi pengabdian Polri, jajaran Polresta […]

  • stiker keluarga miskin

    Pemda Tempel Stiker Keluarga Miskin untuk Tekan Penerima Bansos Ilegal

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Inisiatif stiker keluarga miskin jadi strategi daerah menekan penerima bansos tidak tepat sasaran. albadarpost.com, LENSA – Langkah beberapa pemerintah daerah menempel stiker keluarga miskin pada rumah penerima bantuan sosial menjadi sorotan publik. Kebijakan ini bukan perintah Kementerian Sosial, tetapi murni inisiatif daerah untuk menekan jumlah penerima bansos tidak tepat sasaran. Penempelan stiker keluarga miskin dimaksudkan […]

  • Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan menjelaskan pencairan TPP ASN Tasikmalaya yang disebut sudah dibayarkan namun masih terkendala administrasi dinas.

    Bikin Tenang! Ini Penjelasan Wali Kota Soal TPP ASN Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 193
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Isu TPP ASN Tasikmalaya atau tunjangan penghasilan pegawai kembali menjadi sorotan setelah sejumlah aparatur sipil negara (ASN) mengeluhkan keterlambatan pencairan. Di tengah ramai pertanyaan soal TPP pegawai Pemkot Tasikmalaya, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadan akhirnya memberikan penjelasan langsung yang cukup menenangkan sekaligus membuka fakta baru terkait alur pencairan insentif tersebut. […]

expand_less