Viman Benahi Drainase Kalangsari Setelah 15 Tahun
- account_circle redaktur
- calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
- visibility 30
- comment 0 komentar
- print Cetak

Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan turun langsung sidak drainase Kalangsari Kota Tasikmalaya, Senin(6/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Drainase Kalangsari akhirnya menjadi prioritas penanganan setelah bertahun-tahun memicu banjir Kalangsari setiap kali hujan deras mengguyur kawasan Jalan Moh. Hatta, Kota Tasikmalaya. Untuk memastikan percepatan penanganan, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turun langsung meninjau lokasi. Selain itu, Pemerintah Kota Tasikmalaya memastikan perbaikan drainase Tasikmalaya akan dilakukan melalui sinergi dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut, Viman melihat langsung kondisi saluran drainase yang selama ini menjadi penyebab utama genangan air di ruas jalan nasional tersebut. Ia menegaskan pemerintah tidak ingin persoalan yang telah berlangsung selama belasan tahun terus membebani masyarakat.
“Hari ini kami sidak langsung ke Jalan Moh. Hatta Kalangsari. Ada permasalahan genangan yang diakibatkan curah hujan sangat tinggi,” ujar Viman saat meninjau lokasi.
Drainase Tak Pernah Direkayasa Selama 15 Tahun
Menurut Viman, genangan yang kerap muncul di kawasan Kalangsari bukan semata-mata disebabkan tingginya intensitas hujan. Sebaliknya, akar persoalannya berasal dari sistem drainase yang sudah lama tidak mendapatkan penanganan menyeluruh.
Ia menjelaskan Jalan Moh. Hatta berstatus sebagai jalan nasional. Karena itu, perubahan konstruksi maupun rekayasa drainase memerlukan koordinasi dengan pemerintah pusat.
“Sudah sekitar 15 tahun belum ada rekayasa perbaikan drainase maupun pembangunan ulang pada ruas jalan ini. Itulah yang menjadi penyebab utama persoalan banjir,” jelasnya.
Akibat kondisi tersebut, air hujan kerap meluap ke badan jalan. Dampaknya, arus lalu lintas melambat, aktivitas warga terganggu, bahkan sejumlah titik kerap tergenang selama beberapa waktu setelah hujan berhenti.
Kementerian PU Turun Tangan Tangani Genangan
Di sisi lain, Viman membawa kabar baik bagi masyarakat Kalangsari. Pemerintah Kota Tasikmalaya telah memperoleh dukungan dari Kementerian PU untuk memperbaiki sistem drainase di kawasan tersebut.
Menurutnya, bantuan itu menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan yang selama ini belum terselesaikan. Melalui pekerjaan tersebut, aliran air akan diarahkan menuju saluran Ciloseh sehingga genangan dapat berkurang secara signifikan.
“Alhamdulillah ada bantuan dari Kementerian PU. Dengan pekerjaan ini kami berharap banjir di Kalangsari tidak terjadi lagi karena aliran air akan dialirkan menuju Ciloseh,” katanya.
Lebih lanjut, Viman menegaskan Pemkot Tasikmalaya juga akan mengambil peran dengan memperbaiki saluran di kawasan Ciloseh sebagai titik akhir pembuangan air. Dengan demikian, seluruh sistem drainase dapat bekerja secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Pemkot Perkuat Koordinasi dengan Pemerintah Pusat
Selain mengoptimalkan pekerjaan fisik, Pemerintah Kota Tasikmalaya akan terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian PU. Langkah tersebut dinilai penting karena kewenangan Jalan Moh. Hatta berada di bawah pemerintah pusat.
Menurut Viman, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci agar proses pembangunan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan.
Ia juga menegaskan bahwa sidak yang dilakukan bukan sekadar kunjungan lapangan. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan setiap persoalan infrastruktur memperoleh solusi nyata.
Karena itu, Pemkot tidak hanya fokus memperbaiki saluran di satu titik, melainkan juga menyusun penanganan menyeluruh agar aliran air tetap lancar ketika curah hujan meningkat.
Warga Menaruh Harapan Besar
Rencana perbaikan drainase mendapat respons positif dari masyarakat Kalangsari. Selama bertahun-tahun warga menghadapi genangan yang menghambat mobilitas, mengganggu aktivitas ekonomi, hingga meningkatkan risiko kerusakan lingkungan sekitar.
Kini, harapan mulai tumbuh setelah adanya kepastian penanganan dari pemerintah daerah bersama Kementerian PU. Masyarakat berharap proyek tersebut segera terealisasi sehingga kawasan Kalangsari terbebas dari banjir musiman.
Apabila sistem drainase berfungsi optimal, arus lalu lintas di Jalan Moh. Hatta akan lebih lancar, aktivitas masyarakat berjalan normal, dan risiko genangan yang selama ini menjadi keluhan utama dapat ditekan.
Pemerintah Kota Tasikmalaya pun memastikan akan terus mengawal proses pelaksanaan pekerjaan hingga selesai agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Banjir bukan takdir jika infrastruktur dikelola dengan serius. Ketika pemerintah bergerak cepat dan bekerja bersama, harapan warga berubah menjadi solusi nyata yang mengalir hingga ke hilir. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar