Ratusan Warga Banjar Nobar Piala Dunia Bersama TNI
- account_circle redaktur
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ratusan warga mengikuti nonton bareng Piala Dunia bersama Koramil 1313/Banjar di halaman Kantor Kecamatan Banjar. Kamis (25/6/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Ratusan warga memadati halaman Kantor Kecamatan Banjar untuk mengikuti Nobar Piala Dunia Banjar yang digelar Koramil 1313/Banjar, Kodim 0613/Ciamis, Kamis (25/6/2026). Kegiatan nonton bareng Piala Dunia tersebut bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan aparat, pemerintah, dan warga dalam suasana hangat penuh kebersamaan.
Sejak menjelang pertandingan dimulai, masyarakat dari berbagai usia terus berdatangan. Sebagian memilih duduk di kursi yang telah disiapkan panitia, sementara yang lain berdiri berkelompok sambil berbincang santai menunggu laga dimulai. Gelak tawa, sorak-sorai, dan obrolan ringan menciptakan suasana yang akrab, seolah menghapus batas antara aparat dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), tokoh masyarakat, perangkat kecamatan, serta warga dari berbagai lingkungan di Kota Banjar.
Sepak Bola Menyatukan Berbagai Kalangan
Bagi sebagian orang, pertandingan Piala Dunia hanya berlangsung selama 90 menit. Namun, bagi warga yang hadir malam itu, pertandingan menjadi alasan untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan memperkuat rasa persaudaraan.
Momentum tersebut dimanfaatkan Koramil 1313/Banjar untuk menghadirkan hiburan yang sehat sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Danramil 1313/Banjar, Mayor Inf. Sumadi, mengatakan kegiatan nonton bareng sengaja digelar agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dalam suasana aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.
“Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin menghadirkan hiburan yang positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan. Momentum seperti ini sangat baik untuk meningkatkan kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban wilayah,” ujarnya.
Menurutnya, hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Dari Layar Besar Tumbuh Semangat Persatuan
Mayor Inf. Sumadi menilai olahraga memiliki bahasa yang dapat dipahami semua kalangan tanpa memandang latar belakang.
Karena itu, semangat sportivitas yang lahir dari ajang Piala Dunia diharapkan mampu menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengajak masyarakat menanamkan nilai persatuan, saling menghormati, serta menjaga kebersamaan sebagaimana ditunjukkan para atlet saat bertanding.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi antara aparat dan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan solid dalam menjaga kondusivitas wilayah,” tambahnya.
Pesan tersebut mendapat respons positif dari warga yang mengikuti kegiatan hingga pertandingan berakhir.
Warga Apresiasi Ruang Kebersamaan
Selain menikmati pertandingan, masyarakat mengaku senang karena memiliki kesempatan berkumpul bersama tetangga, aparat keamanan, dan pemerintah kecamatan dalam suasana santai.
Beberapa warga bahkan datang bersama keluarga sehingga halaman Kantor Kecamatan Banjar berubah menjadi ruang interaksi sosial yang hidup.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan humanis mampu membangun kedekatan emosional secara lebih alami dibandingkan melalui kegiatan formal.
Tidak sedikit warga yang berharap agenda serupa dapat kembali digelar pada pertandingan-pertandingan besar berikutnya.
Humanis, Aman, dan Penuh Antusiasme
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana tetap tertib. Aparat TNI, Polri, dan unsur pemerintah kecamatan bersama-sama memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman serta nyaman bagi seluruh peserta.
Sorak-sorai saat gol tercipta bergantian dengan tepuk tangan dan candaan antarpenonton. Meski mendukung tim yang berbeda, warga tetap menikmati pertandingan dengan semangat sportivitas.
Melalui kegiatan sederhana itu, Koramil 1313/Banjar tidak hanya menghadirkan hiburan gratis, tetapi juga memperlihatkan bahwa kebersamaan dapat tumbuh dari ruang-ruang yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Ketika masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah duduk berdampingan menyaksikan pertandingan yang sama, tercipta komunikasi yang lebih cair. Dari situlah rasa saling percaya perlahan tumbuh dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman.
Kadang, persatuan tidak lahir dari ruang rapat atau mimbar pidato. Ia justru tumbuh dari sorak-sorai sederhana di depan layar besar, ketika semua orang berdiri sebagai warga yang sama, menikmati pertandingan dengan semangat kebersamaan. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar