Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Puasa Asyura, Satu Hari Pahala Setahun

Puasa Asyura, Satu Hari Pahala Setahun

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 162
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Menjelang tanggal 10 Muharram, banyak Muslim mulai mencari informasi tentang Puasa Asyura, keutamaan puasa Asyura, dan amalan Muharram yang paling dianjurkan. Menariknya, di tengah berbagai ibadah sunnah yang ada, Puasa Asyura justru memiliki keutamaan yang sangat besar. Hanya satu hari berpuasa, tetapi Rasulullah SAW menyebutnya sebagai amalan yang dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama setahun yang lalu.

Karena itu, Puasa Asyura bukan sekadar tradisi tahunan. Lebih dari itu, puasa ini mengandung sejarah, pelajaran hidup, dan pesan spiritual yang masih relevan hingga hari ini.

Mengapa Puasa Asyura Begitu Istimewa?

Di berbagai kampung, suasana Muharram sering diwarnai pengajian, santunan yatim, dan pawai obor. Namun di balik semua kegiatan tersebut, ada satu amalan yang sering luput dari perhatian: Puasa Asyura.

Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau melihat kaum Yahudi berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Mereka melakukannya sebagai bentuk syukur atas keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir’aun.

Mendengar hal itu, Rasulullah SAW bersabda:

“Kami lebih berhak terhadap Musa daripada mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kemudian beliau berpuasa pada hari tersebut dan menganjurkan umat Islam untuk melaksanakannya.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa Puasa Asyura bukan sekadar ibadah sunnah. Puasa ini juga menjadi pengingat bahwa pertolongan Allah selalu hadir bagi orang-orang yang beriman dan bersabar.

Keutamaan Puasa Asyura yang Jarang Disadari

Banyak orang mengetahui bahwa Puasa Asyura memiliki pahala besar. Namun tidak semua memahami betapa istimewanya amalan ini.

Rasulullah SAW bersabda:

“Aku berharap kepada Allah agar puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi salah satu dalil paling terkenal tentang keutamaan Puasa Asyura.

Bayangkan.

Satu hari puasa sunnah.

Namun Allah SWT membuka kesempatan penghapusan dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Tentu saja, para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil. Sementara dosa besar tetap memerlukan taubat yang sungguh-sungguh.

Meski demikian, kesempatan seperti ini sangat sayang untuk dilewatkan.

Di era ketika manusia begitu mudah melakukan kesalahan, Puasa Asyura hadir sebagai salah satu pintu rahmat yang Allah bukakan bagi hamba-Nya.

Mengapa Rasulullah Menganjurkan Puasa Tasu’a?

Selain Puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram, Rasulullah SAW juga menganjurkan Puasa Tasu’a pada tanggal 9 Muharram.

Beliau bersabda:

“Jika aku masih hidup hingga tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan.” (HR. Muslim)

Para ulama menjelaskan bahwa anjuran tersebut bertujuan untuk membedakan ibadah umat Islam dari kebiasaan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

Karena itu, banyak ulama menganjurkan tiga pilihan:

  • Puasa tanggal 9 dan 10 Muharram.
  • Puasa tanggal 10 dan 11 Muharram.
  • Puasa tanggal 9, 10, dan 11 Muharram.

Di antara ketiganya, puasa tanggal 9 dan 10 Muharram menjadi pilihan yang paling populer.

Pelajaran Besar di Balik Puasa Asyura

Banyak orang memandang Puasa Asyura hanya dari sisi pahala. Padahal di balik ibadah ini terdapat pelajaran hidup yang sangat dalam.

Kisah Nabi Musa AS mengajarkan bahwa jalan menuju pertolongan Allah sering kali melewati ujian yang berat.

Ketika berada di tepi laut dan dikejar Fir’aun, keadaan tampak mustahil. Namun Allah SWT berfirman:

“Jangan takut. Sesungguhnya Aku bersama kamu berdua, Aku mendengar dan melihat.” (QS. Thaha: 46)

Ayat ini tidak hanya berlaku untuk Nabi Musa AS.

Pesannya juga relevan bagi manusia modern yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi, masalah keluarga, atau tekanan hidup lainnya.

Karena itu, Puasa Asyura bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga. Puasa ini juga mengajarkan keyakinan bahwa pertolongan Allah bisa datang pada saat yang tidak disangka-sangka.

Jangan Sampai Asyura Berlalu Begitu Saja

Di sebuah kampung, seusai pengajian Muharram, seorang jamaah lanjut usia pernah berkata kepada anak-anak muda yang berkumpul di serambi masjid.

“Kalau Ramadan mengajarkan kita kembali kepada Allah, maka Muharram mengajarkan cara menjaga langkah setelah Ramadan pergi.”

Kalimat sederhana itu membuat suasana sejenak hening.

Sebab banyak orang bersemangat saat Ramadan, tetapi perlahan kembali pada kebiasaan lama setelah bulan suci berlalu.

Di sinilah Puasa Asyura memiliki makna yang lebih luas.

Ia menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju Allah tidak berhenti setelah Ramadan berakhir.

Puasa Asyura Adalah Kesempatan yang Datang Setahun Sekali

Muharram datang setiap tahun.

Namun kesempatan memperoleh keutamaan Puasa Asyura hanya hadir sekali dalam setahun.

Karena itu, jangan biarkan hari istimewa tersebut berlalu tanpa makna.

Persiapkan diri sejak sekarang. Niatkan puasa karena Allah. Perbanyak doa, dzikir, dan amal saleh lainnya.

Sebab bisa jadi satu hari yang kita anggap biasa justru menjadi sebab Allah mengampuni kesalahan-kesalahan yang pernah kita lakukan.

Puasa Asyura bukan sekadar menahan lapar dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa Asyura adalah pengingat bahwa rahmat Allah selalu lebih besar daripada dosa-dosa kita, selama kita masih mau kembali mengetuk pintu-Nya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • banjir tahunan

    Banjir Tahunan dan Laporan yang Selalu Rapi

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menyoroti anggaran drainase besar yang gagal menghentikan banjir tahunan dan dampaknya bagi publik. albadarpost.com, EDITORIAL – Setiap kali musim hujan datang, kota kembali menghadapi ujian yang tak pernah benar-benar berubah: banjir yang berulang. Air menggenang di lokasi yang sama, ruas jalan lumpuh, dan rutinitas warga terganggu. Padahal, dalam dokumen anggaran, belanja untuk drainase […]

  • Perlindungan anak

    Hari Anak Nasional 2026: Anak Indonesia Masih Belum Aman

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Indonesia kembali memperingati Hari Anak Nasional 2026. Namun, di balik berbagai kegiatan seremonial, lomba, dan kampanye bertema anak, muncul satu pertanyaan yang belum juga menemukan jawaban tuntas: mengapa perlindungan anak masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Indonesia? Pertanyaan itu bukan sekadar renungan. Hampir setiap pekan masyarakat masih disuguhi kabar tentang kekerasan terhadap […]

  • Ilustrasi refleksi spiritual seorang muslim memahami makna ayat taubat dalam Al-Qur’an dengan suasana tenang dan penuh harapan.

    Kenapa Allah Selalu Membuka Pintu Taubat? Ini Jawabannya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang merasa terlalu jauh dari Tuhan. Mereka menganggap dosa sudah terlalu banyak, hidup sudah terlalu rusak, dan kesempatan sudah habis. Padahal, ayat taubat dalam Al-Qur’an justru berbicara sebaliknya. Makna ayat taubat, pesan kembali kepada Allah, serta konsep ampunan Ilahi sebenarnya menghadirkan harapan yang sering luput dipahami. Menariknya, Al-Qur’an tidak menggambarkan […]

  • penganiayaan kurir COD

    Penganiayaan Kurir COD di Bekasi: Pelaku Akhirnya Menyerahkan Diri

    • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi berakhir. Pelaku menyerahkan diri dan dijerat Pasal 351 KUHP. albadarpost.com, LENSA. Kasus penganiayaan kurir COD di Bekasi akhirnya menemukan titik terang. Christian Kapau alias Kece, pelaku penganiayaan, memilih menyerahkan diri setelah sempat melarikan diri ke Tangerang. Polisi memastikan pelaku sudah berstatus tersangka dan dijerat Pasal 351 KUHP. Pelaku Penganiayaan […]

  • Ilustrasi guru mengajar menggunakan teknologi digital di kelas modern dengan laptop dan proyektor

    Terungkap! 9 Perubahan Guru di Era Digital yang Jarang Disadari

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Peran guru digital kini berubah drastis di Indonesia, termasuk di daerah seperti Tasikmalaya, seiring pesatnya teknologi pendidikan, pembelajaran online, dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) di sekolah. Peran guru digital tidak lagi sekadar mengajar di kelas, melainkan menjadi fasilitator, mentor, hingga kreator konten edukasi yang dituntut adaptif terhadap perubahan zaman. Fenomena ini bukan […]

  • pengamanan pertandingan

    Polisi Perketat Pengamanan Pertandingan Persib vs Borneo

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Polrestabes Bandung menerjunkan 1.800 personel untuk pengamanan pertandingan Persib vs Borneo di GBLA. albadarpost.com, LENSA – Polrestabes Bandung menerjunkan ribuan personel untuk memastikan pengamanan pertandingan Persib Bandung melawan Borneo FC berjalan terkendali. Pertandingan tunda pekan ke-4 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) malam ini diperlakukan sebagai agenda berisiko tinggi karena potensi […]

expand_less