Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bhayangkara Fun Walk Pecah, 10 Ribu Peserta Hadir

Bhayangkara Fun Walk Pecah, 10 Ribu Peserta Hadir

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Bhayangkara Galunggung Fun Walk 2026 berubah menjadi lautan manusia pada Sabtu (13/6/2026). Sekitar 10 ribu peserta Fun Walk Tasikmalaya memadati kawasan Mapolresta Tasikmalaya sejak pagi hari. Jalan Letnan Harun yang biasanya dipenuhi lalu lintas kendaraan berubah menjadi lautan kaos peserta dengan warna-warni yang bergerak serentak mengikuti rute jalan santai.

Bahkan sebelum matahari naik sempurna, ribuan warga sudah berdatangan ke lokasi.

Ada yang datang bersama keluarga. Ada yang membawa anak-anak. Sebagian lagi hadir bersama komunitas olahraga, rekan kerja, hingga kelompok alumni sekolah.

Dari kejauhan, siluet Gunung Galunggung yang tercetak pada kaos peserta tampak mendominasi kerumunan.

Suasana itu menciptakan pemandangan yang jarang terlihat di Kota Tasikmalaya.

Ketika Jalan Letnan Harun Berubah Menjadi Lautan Peserta

Tepat pukul 06.00 WIB, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto bersama unsur Forkopimda melepas peserta dari garis start.

Sesaat kemudian, gelombang manusia mulai bergerak.

Langkah demi langkah memenuhi ruas jalan yang telah disiapkan panitia.

Di sepanjang rute, terdengar suara tawa, obrolan ringan, hingga teriakan semangat dari peserta yang berjalan berkelompok.

Beberapa orang tua terlihat menggandeng anak-anak mereka. Sementara itu, kelompok pelajar dan mahasiswa tampak sibuk mengabadikan momen menggunakan telepon genggam.

Karena itu, kegiatan ini terasa lebih seperti pesta rakyat dibanding sekadar olahraga pagi.

Bukan Sekadar Jalan Santai

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto menegaskan bahwa Bhayangkara Galunggung Fun Walk tidak hanya bertujuan mengajak masyarakat berolahraga.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi simbol kedekatan Polri dengan masyarakat.

Selain itu, acara ini mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh kebersamaan.

Di sepanjang area kegiatan, panitia menghadirkan berbagai layanan pendukung.

Mulai dari pos kesehatan, pembagian air minum gratis, hingga hiburan bernuansa budaya Sunda.

Sementara itu, petugas juga memperkenalkan sejumlah program kepolisian kepada masyarakat.

Di antaranya layanan pengaduan warga, program Polisi RW, serta edukasi keselamatan berlalu lintas.

Karena itu, peserta tidak hanya berjalan santai, tetapi juga memperoleh informasi yang bermanfaat.

Semangat Galunggung Mengalir di Tengah Keramaian

Salah satu daya tarik kegiatan ini terletak pada identitas lokal yang diangkat panitia.

Nama Galunggung tidak sekadar menjadi pelengkap acara.

Sebaliknya, unsur tersebut hadir dalam berbagai detail kegiatan.

Mulai dari desain kaos peserta hingga nuansa budaya yang tampil selama acara berlangsung.

Bagi masyarakat Tasikmalaya, Gunung Galunggung bukan hanya ikon geografis.

Gunung tersebut juga menyimpan sejarah panjang yang membentuk identitas daerah.

Karena itu, banyak peserta mengaku bangga melihat simbol lokal diangkat dalam kegiatan berskala besar seperti ini.

Doorprize, Tawa, dan Kebersamaan

Ketika peserta kembali ke garis finish, suasana justru semakin meriah.

Panggung hiburan mulai dipenuhi warga yang menunggu pembagian hadiah.

Anak-anak duduk di atas tikar bersama orang tua mereka. Beberapa peserta memilih berteduh di bawah pohon sambil menikmati suasana akhir pekan.

Sesekali terdengar sorakan ketika panitia mengumumkan nomor undian pemenang.

Panitia menyiapkan berbagai hadiah menarik, mulai dari sepeda motor, sepeda listrik, televisi, kulkas, hingga ratusan hadiah lainnya.

Namun bagi sebagian peserta, hadiah bukanlah alasan utama mereka datang.

Banyak warga mengaku menikmati kesempatan berkumpul bersama ribuan orang dalam suasana yang aman dan penuh kegembiraan.

Ketika Kebersamaan Menjadi Pesan Utama

Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat modern, Bhayangkara Galunggung Fun Walk menghadirkan pesan yang sederhana namun kuat.

Bahwa ruang kebersamaan masih sangat dibutuhkan.

Bahwa olahraga dapat menjadi sarana mempererat hubungan sosial.

Dan bahwa kehadiran institusi negara akan lebih terasa ketika masyarakat dapat berinteraksi secara langsung dalam suasana yang hangat.

Sepuluh ribu peserta mungkin hanya angka.

Namun di balik angka itu terdapat ribuan cerita, ribuan langkah, dan ribuan wajah yang berkumpul dalam satu semangat yang sama.

Ketika 10 ribu langkah bergerak bersama di pagi yang sama, yang lahir bukan sekadar acara jalan santai. Yang lahir adalah energi kebersamaan yang membuat sebuah kota merasa lebih dekat, lebih hangat, dan lebih kuat dari sebelumnya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pesan persatuan saat empat hari besar keagamaan berlangsung berdekatan di Indonesia.

    Fenomena Langka! Empat Hari Besar Keagamaan Datang Beriringan di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Fenomena hari besar keagamaan beriringan tahun ini menjadi perhatian publik. Perayaan beberapa hari suci dari berbagai agama datang hampir bersamaan, menciptakan momentum yang jarang terjadi. Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai situasi hari raya keagamaan yang berdekatan ini justru menjadi kesempatan penting untuk memperkuat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Momentum empat […]

  • makna iman dalam kehidupan

    Iman yang Dihidupkan Dalam Keluarga

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Makna iman dalam kehidupan melalui keteladanan Nabi Yahya AS yang menunjukkan iman lewat tindakan nyata sehari-hari. albadarpost.com, LIFESTYLE – Di banyak rumah Muslim, iman sering diperkenalkan lewat kata-kata. Orang tua menasihati anak agar rajin beribadah, berkata jujur, dan berperilaku baik. Namun, dalam kehidupan keluarga sehari-hari, anak-anak justru lebih cepat belajar dari apa yang mereka lihat […]

  • Nabi Ayub AS

    Kisah Keteladanan Nabi Ayub AS

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Ayub AS mengajarkan keteguhan iman saat kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ayub AS kembali relevan dibaca di tengah kehidupan modern yang rentan guncangan. Dalam sejarah kenabian, Nabi Ayub AS dikenal sebagai simbol keteguhan iman ketika kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan secara berlapis. Cerita ini penting bukan sebagai romantisasi […]

  • literasi digital

    Kabid IKP Tasikmalaya Raih Penghargaan Literasi Digital Nasional

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Kabid IKP Dishubkominfo Tasikmalaya raih penghargaan literasi digital 2025, dorong ekosistem informasi publik sehat. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya menerima penghargaan nasional di bidang literasi digital. Pengakuan ini menegaskan peran komunikasi publik pemerintah daerah dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat di tengah derasnya arus digital. Penghargaan […]

  • Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom.,

    Dari Advokat hingga Wartawan, FERADI WPI Bangun Kolaborasi untuk Keadilan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses bantuan hukum, Organisasi Advokat Forum Era Adil Warung Paralegal Indonesia Indonesia (FERADI WPI) memperkenalkan semangat kolaborasi lintas profesi yang melibatkan advokat, paralegal, wartawan, mediator, hingga pegiat sosial. Gerakan tersebut diperkenalkan dalam Silaturahmi Nasional FERADI WPI di Semarang, Selasa (2/6/2026), yang menekankan pentingnya budaya hukum berbasis […]

  • Dapur MBG Banjar

    Kasus Dapur MBG Banjar Berlanjut, Kini Muncul Laporan Baru

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Polemik Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Banjar memasuki babak baru. Setelah sebelumnya muncul laporan dugaan penipuan dan penggelapan terkait pembangunan dapur MBG, kini Sherly Ingga Setiawati melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polres Banjar. Perkara ini menjadi perhatian karena kedua belah pihak sama-sama memilih jalur hukum. Hingga berita ini […]

expand_less