Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diky Soroti Jalan KHZ Mustofa, Kenapa Sulit Menemukan Tong Sampah?

Diky Soroti Jalan KHZ Mustofa, Kenapa Sulit Menemukan Tong Sampah?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tong Sampah KHZ Mustofa menjadi sorotan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara. Menurutnya, minimnya tempat sampah di sepanjang Jalan KHZ Mustofa hingga kawasan Cihideung berpotensi membuat sampah berserakan sekaligus mengurangi estetika salah satu kawasan paling ramai di Kota Tasikmalaya.

Isu ini sebenarnya terlihat sederhana. Namun dampaknya terasa setiap hari.

Jalan KHZ Mustofa merupakan salah satu etalase Kota Tasikmalaya. Ribuan orang melintas, berbelanja, berjalan kaki, hingga menikmati suasana pusat kota di kawasan tersebut. Karena itu, keberadaan fasilitas dasar seperti tong sampah memiliki peran yang jauh lebih penting daripada yang sering dibayangkan.

Wajah Kota yang Ramai, Tapi Tong Sampah Masih Sulit Dicari

Menjelang sore, suasana Jalan KHZ Mustofa biasanya mulai ramai. Lampu-lampu toko perlahan menyala, sementara pejalan kaki memenuhi trotoar yang membentang di depan deretan pertokoan.

Di beberapa titik, bangku-bangku trotoar terlihat terisi oleh warga yang beristirahat setelah berbelanja. Tidak jauh dari sana, pot tanaman hias berjajar rapi di sepanjang pedestrian yang dibangun untuk mempercantik kawasan pusat kota.

Namun di tengah wajah kota yang semakin tertata itu, tong sampah justru masih cukup sulit ditemukan.

Di sela-sela paving block trotoar, sesekali masih terlihat sedotan plastik atau bungkus makanan ringan yang tertinggal. Tidak banyak memang. Tetapi tetap terlihat.

Bahkan di sekitar beberapa bangku pedestrian, ada gelas minuman sekali pakai yang diletakkan sementara oleh pengunjung karena mereka belum menemukan tempat sampah terdekat.

Kadang persoalannya memang sesederhana itu.

Diky Ingin Tong Sampah Menyatu dengan Konsep Jalan

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara mengatakan dirinya sejak awal sudah memiliki gagasan agar tong sampah yang ditempatkan di kawasan KHZ Mustofa dibuat selaras dengan konsep penataan jalan.

Menurutnya, keberadaan fasilitas publik harus mendukung fungsi sekaligus estetika.

“Nah kebetulan Pak Wali Kota sudah menentukan sendiri hal tersebut bersama DLH dan konsepnya seperti apa. Saya sebagai wakil sangat mendukung karena sejak dulu hal ini sudah disiapkan,” kata Diky, Kamis (4/6/2026).

Ia menegaskan tong sampah tidak boleh hanya menjadi pajangan.

Tong sampah harus benar-benar digunakan masyarakat. Itu yang penting.

Karena itu, desain, lokasi penempatan, dan jumlahnya perlu dipikirkan secara matang agar memberi manfaat nyata.

Jangan Sampai Warga Jadi “Atlet Basket”

Dalam pernyataannya, Diky juga menyinggung kebiasaan sebagian masyarakat yang membuang sampah dari jarak tertentu ke arah tempat sampah.

Dengan nada bercanda, ia menyebut kondisi tersebut seperti atlet basket yang sedang melakukan tembakan ke ring.

“Kalau buang sekarang sudah pada jago seperti atlit basket, kadang masuk kadang sampahnya kemana,” ujarnya.

Candaan tersebut mengundang senyum. Namun ada pesan yang cukup jelas di baliknya.

Banyak orang sebenarnya tidak keberatan membuang sampah pada tempatnya. Yang sering menjadi masalah adalah ketika tempat sampah tidak mudah ditemukan atau lokasinya terlalu jauh.

Di media sosial lokal dan sejumlah grup percakapan warga, keluhan soal minimnya tong sampah di kawasan pusat kota sesekali muncul. Beberapa pengunjung mengaku lebih memilih menyimpan bungkus makanan atau botol minuman di tas sampai menemukan tempat pembuangan yang sesuai.

Sebagian melakukannya. Sebagian lagi tidak.

Libatkan Pengusaha, Jangan Semua Dibebankan ke APBD

Selain mendorong penambahan fasilitas, Diky juga mengusulkan kolaborasi dengan para pemilik usaha yang berada di sepanjang Jalan KHZ Mustofa dan kawasan Cihideung.

Menurutnya, pemerintah dapat menggelar forum diskusi bersama untuk membahas berbagai kebutuhan kawasan, mulai dari parkir, kebersihan, hingga penyediaan tong sampah.

Dengan pendekatan tersebut, kebutuhan fasilitas publik bisa terpenuhi tanpa harus sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

Langkah ini dinilai memiliki keuntungan ganda.

Di satu sisi kawasan menjadi lebih bersih dan nyaman. Di sisi lain pelaku usaha juga ikut memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka menjalankan aktivitas ekonomi setiap hari.

Karena pada akhirnya, kebersihan kota tidak bisa mengandalkan pemerintah semata.

Kebersihan Kota Dimulai dari Hal Kecil

Persoalan sampah sering dianggap sebagai urusan besar yang membutuhkan program besar pula. Padahal perubahan kadang dimulai dari hal-hal sederhana.

Dari satu tong sampah yang mudah dijangkau.

Dari satu bungkus makanan yang tidak dibuang sembarangan.

Dan dari satu kebiasaan kecil yang dilakukan berulang-ulang.

Jalan KHZ Mustofa hari ini bukan sekadar kawasan perdagangan. Tempat itu menjadi ruang bersama tempat warga bertemu, berjalan kaki, berbincang, dan menikmati wajah Kota Tasikmalaya.

Karena itu, setiap detail memiliki arti. Bahkan sesuatu yang sering dianggap sepele seperti tong sampah.

Orang mungkin datang ke Jalan KHZ Mustofa untuk berbelanja, menikmati lampu kota, atau sekadar berjalan santai di trotoar. Namun kesan yang mereka bawa pulang sering kali ditentukan oleh hal-hal kecil yang mereka lihat sepanjang perjalanan. Sebab kota yang dikenang bukan hanya kota yang indah dipandang, melainkan kota yang berhasil membuat warganya merasa ikut memiliki dan mau menjaganya bersama-sama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • sejarah mushaf alquran

    Fakta Mengejutkan Sejarah Mushaf Al-Qur’an yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Sejarah mushaf alquran menjadi salah satu perjalanan paling penting dalam peradaban Islam. Sejak awal, Al-Qur’an tidak langsung berbentuk kitab seperti sekarang. Sebaliknya, wahyu disampaikan secara lisan, kemudian ditulis secara bertahap oleh para sahabat. Proses penulisan Al-Qur’an ini melibatkan hafalan kuat, pencatatan manual, serta verifikasi ketat yang memastikan keasliannya tetap terjaga hingga hari […]

  • Ilustrasi lahan kering retak saat musim kemarau 2026 dengan latar langit cerah dan suhu panas ekstrem.

    Kemarau 2026 Capai Puncak Agustus, BMKG Minta Waspada!

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 atau kemarau 2026 akan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Selain datang lebih awal di sejumlah wilayah, periode kering tahun ini juga berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah diminta segera menyiapkan langkah antisipasi. […]

  • klausula parkir

    Klausula Parkir Dilarang Hukum, Mengapa Masih Marak?

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Klausula parkir yang mengalihkan tanggung jawab dilarang hukum. Negara diuji pada pengawasan dan perlindungan konsumen. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Tulisan kecil di sudut area parkir kerap luput dari perhatian: “kehilangan bukan tanggung jawab pengelola.” Kalimat ini terlihat sederhana, tetapi dampaknya besar. Ia menyentuh hak dasar konsumen, relasi kuasa antara warga dan pelaku usaha, serta kehadiran negara […]

  • Jadwal pertandingan Liga 4 Nasional 2026 Putaran Nasional Babak 64 Besar untuk tim wakil Jawa Barat

    Persikotas, Persigar hingga Persika 1951 Siap Berburu Tiket Lolos Liga 4 Nasional

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 49
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Atmosfer sepak bola Jawa Barat kembali memanas. Enam tim terbaik asal Jawa Barat dipastikan tampil pada Liga 4 Nasional 2026 dalam Putaran Nasional Babak 64 Besar Piala Presiden 2025/2026. Mereka membawa harapan besar dari daerah masing-masing dan siap bersaing menghadapi klub-klub dari berbagai provinsi di Indonesia. Nama-nama seperti Persikotas Tasikmalaya, Persigar […]

  • kebijakan politik-hukum

    Pemerintah Tetapkan Kebijakan Baru Politik-Hukum dan Dampaknya bagi Publik

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Pemerintah menetapkan sejumlah kebijakan politik-hukum baru yang berdampak pada regulasi, aparat, dan layanan publik. albadarpost.com, LENSA -Kebijakan politik-hukum pemerintah kembali bergerak dalam satu pekan terakhir. Sejumlah keputusan strategis, mulai dari penetapan pahlawan nasional hingga pembatasan jabatan sipil bagi polisi aktif, menandai perubahan aturan yang berdampak langsung pada ruang publik. Perkembangan ini penting karena mempengaruhi tata […]

  • Sespimma Polri

    Serdik Sespimma Polri Bagikan Sembako dan Tas Sekolah di Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana di Polres Tasikmalaya terlihat berbeda dari biasanya, Selasa (19/5/2026). Tidak ada wajah tegang saat pengamanan. Tidak terdengar suara sirene atau barisan formal yang kaku. Sebaliknya, halaman dan gedung pertemuan justru dipenuhi anak-anak, lansia, dan warga yang datang untuk menerima bantuan sosial dari para anggota polisi. Namun ada hal lain yang […]

expand_less