Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Diky Soroti Jalan KHZ Mustofa, Kenapa Sulit Menemukan Tong Sampah?

Diky Soroti Jalan KHZ Mustofa, Kenapa Sulit Menemukan Tong Sampah?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tong Sampah KHZ Mustofa menjadi sorotan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara. Menurutnya, minimnya tempat sampah di sepanjang Jalan KHZ Mustofa hingga kawasan Cihideung berpotensi membuat sampah berserakan sekaligus mengurangi estetika salah satu kawasan paling ramai di Kota Tasikmalaya.

Isu ini sebenarnya terlihat sederhana. Namun dampaknya terasa setiap hari.

Jalan KHZ Mustofa merupakan salah satu etalase Kota Tasikmalaya. Ribuan orang melintas, berbelanja, berjalan kaki, hingga menikmati suasana pusat kota di kawasan tersebut. Karena itu, keberadaan fasilitas dasar seperti tong sampah memiliki peran yang jauh lebih penting daripada yang sering dibayangkan.

Wajah Kota yang Ramai, Tapi Tong Sampah Masih Sulit Dicari

Menjelang sore, suasana Jalan KHZ Mustofa biasanya mulai ramai. Lampu-lampu toko perlahan menyala, sementara pejalan kaki memenuhi trotoar yang membentang di depan deretan pertokoan.

Di beberapa titik, bangku-bangku trotoar terlihat terisi oleh warga yang beristirahat setelah berbelanja. Tidak jauh dari sana, pot tanaman hias berjajar rapi di sepanjang pedestrian yang dibangun untuk mempercantik kawasan pusat kota.

Namun di tengah wajah kota yang semakin tertata itu, tong sampah justru masih cukup sulit ditemukan.

Di sela-sela paving block trotoar, sesekali masih terlihat sedotan plastik atau bungkus makanan ringan yang tertinggal. Tidak banyak memang. Tetapi tetap terlihat.

Bahkan di sekitar beberapa bangku pedestrian, ada gelas minuman sekali pakai yang diletakkan sementara oleh pengunjung karena mereka belum menemukan tempat sampah terdekat.

Kadang persoalannya memang sesederhana itu.

Diky Ingin Tong Sampah Menyatu dengan Konsep Jalan

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara mengatakan dirinya sejak awal sudah memiliki gagasan agar tong sampah yang ditempatkan di kawasan KHZ Mustofa dibuat selaras dengan konsep penataan jalan.

Menurutnya, keberadaan fasilitas publik harus mendukung fungsi sekaligus estetika.

“Nah kebetulan Pak Wali Kota sudah menentukan sendiri hal tersebut bersama DLH dan konsepnya seperti apa. Saya sebagai wakil sangat mendukung karena sejak dulu hal ini sudah disiapkan,” kata Diky, Kamis (4/6/2026).

Ia menegaskan tong sampah tidak boleh hanya menjadi pajangan.

Tong sampah harus benar-benar digunakan masyarakat. Itu yang penting.

Karena itu, desain, lokasi penempatan, dan jumlahnya perlu dipikirkan secara matang agar memberi manfaat nyata.

Jangan Sampai Warga Jadi “Atlet Basket”

Dalam pernyataannya, Diky juga menyinggung kebiasaan sebagian masyarakat yang membuang sampah dari jarak tertentu ke arah tempat sampah.

Dengan nada bercanda, ia menyebut kondisi tersebut seperti atlet basket yang sedang melakukan tembakan ke ring.

“Kalau buang sekarang sudah pada jago seperti atlit basket, kadang masuk kadang sampahnya kemana,” ujarnya.

Candaan tersebut mengundang senyum. Namun ada pesan yang cukup jelas di baliknya.

Banyak orang sebenarnya tidak keberatan membuang sampah pada tempatnya. Yang sering menjadi masalah adalah ketika tempat sampah tidak mudah ditemukan atau lokasinya terlalu jauh.

Di media sosial lokal dan sejumlah grup percakapan warga, keluhan soal minimnya tong sampah di kawasan pusat kota sesekali muncul. Beberapa pengunjung mengaku lebih memilih menyimpan bungkus makanan atau botol minuman di tas sampai menemukan tempat pembuangan yang sesuai.

Sebagian melakukannya. Sebagian lagi tidak.

Libatkan Pengusaha, Jangan Semua Dibebankan ke APBD

Selain mendorong penambahan fasilitas, Diky juga mengusulkan kolaborasi dengan para pemilik usaha yang berada di sepanjang Jalan KHZ Mustofa dan kawasan Cihideung.

Menurutnya, pemerintah dapat menggelar forum diskusi bersama untuk membahas berbagai kebutuhan kawasan, mulai dari parkir, kebersihan, hingga penyediaan tong sampah.

Dengan pendekatan tersebut, kebutuhan fasilitas publik bisa terpenuhi tanpa harus sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah.

Langkah ini dinilai memiliki keuntungan ganda.

Di satu sisi kawasan menjadi lebih bersih dan nyaman. Di sisi lain pelaku usaha juga ikut memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka menjalankan aktivitas ekonomi setiap hari.

Karena pada akhirnya, kebersihan kota tidak bisa mengandalkan pemerintah semata.

Kebersihan Kota Dimulai dari Hal Kecil

Persoalan sampah sering dianggap sebagai urusan besar yang membutuhkan program besar pula. Padahal perubahan kadang dimulai dari hal-hal sederhana.

Dari satu tong sampah yang mudah dijangkau.

Dari satu bungkus makanan yang tidak dibuang sembarangan.

Dan dari satu kebiasaan kecil yang dilakukan berulang-ulang.

Jalan KHZ Mustofa hari ini bukan sekadar kawasan perdagangan. Tempat itu menjadi ruang bersama tempat warga bertemu, berjalan kaki, berbincang, dan menikmati wajah Kota Tasikmalaya.

Karena itu, setiap detail memiliki arti. Bahkan sesuatu yang sering dianggap sepele seperti tong sampah.

Orang mungkin datang ke Jalan KHZ Mustofa untuk berbelanja, menikmati lampu kota, atau sekadar berjalan santai di trotoar. Namun kesan yang mereka bawa pulang sering kali ditentukan oleh hal-hal kecil yang mereka lihat sepanjang perjalanan. Sebab kota yang dikenang bukan hanya kota yang indah dipandang, melainkan kota yang berhasil membuat warganya merasa ikut memiliki dan mau menjaganya bersama-sama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • haid tanda baligh

    Baligh Perempuan Dimulai dari Pertama Haid

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 255
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Haid menandai baligh perempuan dalam Islam. Sejak titik itu, kewajiban ibadah berlaku penuh. Fakta ini membawa implikasi serius bagi kebijakan pendidikan agama, terutama di sekolah dan keluarga. Ketika negara dan lembaga pendidikan abai, risiko kesenjangan pemahaman syariat pada remaja perempuan semakin besar. Dalam fikih Islam, baligh tidak menunggu usia administratif. Ia ditentukan […]

  • tata kelola masjid

    Muhammad Jazir dan Warisan Tata Kelola Masjid

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Muhammad Jazir wafat, meninggalkan warisan tata kelola masjid terbuka yang berpihak pada pelayanan dan pemberdayaan umat. albadarpost.com, HUMANIORA – Tokoh pembaru tata kelola masjid, Muhammad Jazir, wafat di Yogyakarta pada Senin, 22 Desember 2025. Kepergiannya meninggalkan jejak penting dalam perubahan cara masjid berfungsi, dari ruang ibadah tertutup menjadi pusat layanan umat yang inklusif dan berorientasi […]

  • hijab kadet Unhan

    Hijab Kadet Unhan Jadi Sorotan, Kemhan Beri Penjelasan

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Isu hijab kadet Unhan menjadi perhatian setelah informasi mengenai penggunaan hijab bagi kadet perempuan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) berkembang di media sosial. Kementerian Pertahanan (Kemhan) menegaskan bahwa Peraturan Rektor Unhan RI Nomor 28 Tahun 2025 tidak memuat ketentuan yang secara spesifik melarang penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim. Klarifikasi […]

  • Suasana pelaksanaan UABN MDT 2026 di Madrasah Diniyah Al-Mansuriah Sinagar Sukaratu Tasikmalaya.

    UABN MDT Sukaratu 2026 Resmi Berakhir, 93 Siswa Ikuti Ujian Diniyah

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pelaksanaan UABN MDT Sukaratu Tahun Pelajaran 2025–2026 resmi berakhir pada Kamis (7/5/2026). Ujian Akhir Bersama Nasional Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang Ula tersebut berlangsung selama empat hari dengan suasana tertib, khidmat, dan penuh semangat belajar dari para siswa. Kegiatan ujian dipusatkan di Madrasah Diniyah Al-Mansuriah Sinagar, Desa Sinagar, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, di […]

  • Motor Terbakar SPBU

    Diduga Korslet, Tiga Motor Terbakar di Area SPBU Karangnunggal

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 146
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana SPBU di wilayah Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya mendadak panik ketika tiga sepeda motor tiba-tiba terbakar saat sedang antre mengisi bensin, Selasa (19/5/2026). Peristiwa motor terbakar SPBU itu memicu kepanikan pengunjung setelah api muncul cepat disertai asap hitam pekat yang langsung membumbung tinggi di area pengisian bahan bakar. Tiga motor yang terbakar […]

  • Desk Ketenagakerjaan Polri

    Desk Ketenagakerjaan Polri Jadi Harapan Baru Buruh di Pangandaran

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 195
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Desk Ketenagakerjaan Polri mulai mendapat perhatian luas setelah dinilai mampu menjadi jembatan antara pekerja dan perusahaan dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan. Momentum Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau Hari K3 Sedunia yang diperingati setiap 28 April pun dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi antara serikat pekerja, kepolisian, dan pemerintah daerah di Pangandaran. Dalam suasana […]

expand_less