Tangis Haru di Mapolres Tasikmalaya, Motor Hilang Akhirnya Pulang
- account_circle redaktur
- calendar_month 45 menit yang lalu
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kapolres Tasikmalaya menyerahkan sepeda motor hasil curanmor yang berhasil ditemukan kepada korban di Mapolres Tasikmalaya, Senin (1/6/2026)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH — Suasana haru menyelimuti Mapolres Tasikmalaya, Senin (1/6/2026), ketika dua unit sepeda motor hasil curanmor akhirnya kembali ke tangan pemiliknya. Bagi sebagian orang, kendaraan itu mungkin hanya benda mati. Namun bagi para korban, motor tersebut adalah bagian penting dari kehidupan sehari-hari yang sempat hilang selama berbulan-bulan.
Dua kendaraan yang diserahkan langsung oleh Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama itu adalah Honda Vario merah milik Yuda Hidayat, warga Desa Sukamenak Kecamatan Sukarame, serta Honda Beat milik Ai Parida dari wilayah Cipasung.
Penyerahan dilakukan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun setelah proses hukum dan administrasi barang bukti selesai dilakukan.
Momen Haru Saat Motor Kembali ke Tangan Pemilik
Di halaman Mapolres Tasikmalaya, kedua kendaraan diparkir berdekatan dengan sejumlah barang bukti lainnya.
Saat Honda Vario merah didorong ke area penyerahan, beberapa goresan kecil masih terlihat di bagian bodi samping. Meski demikian, kondisi kendaraan secara umum masih baik dan dapat digunakan kembali.
Perhatian Yuda beberapa kali tertuju ke motornya sebelum proses serah terima selesai. Sesekali ia mendekat, memperhatikan bagian velg dan lampu yang tampak berbeda dibanding saat kendaraan itu hilang.
Motor tersebut ternyata telah mengalami sejumlah modifikasi selama berada di tangan pelaku.
Velg terlihat lebih menarik. Lampu kendaraan juga tampak telah mengalami perubahan.
Alih-alih rusak, motor itu justru kembali dengan tampilan yang menurut korban lebih baik dibanding sebelumnya.
“Setelah dicuri motor malah lebih bagus. Lampu, velg jadi bagus, banyak yang divariasi. Alhamdulillah bisa kembali lagi,” ujar Yuda sambil tersenyum.
Polisi Pastikan Pengembalian Kendaraan Gratis
Kapolres Tasikmalaya AKBP Wahyu Pristha Utama menegaskan bahwa kendaraan yang telah selesai proses hukumnya harus segera dikembalikan kepada pemilik yang sah.
“Polres Tasikmalaya memastikan barang bukti yang sudah selesai prosesnya segera dikembalikan kepada pemiliknya. Kami serahkan secara gratis, tidak ada biaya apa pun. Ini hak masyarakat yang harus kami kembalikan,” tegas Kapolres.
Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir.
Di sela kegiatan, sejumlah warga yang berada di Mapolres tampak mendekat untuk melihat kendaraan yang berhasil ditemukan polisi. Beberapa di antaranya terlihat berbincang mengenai proses pengungkapan kasus yang berakhir dengan pengembalian kendaraan kepada korban.
Ada Korban yang Sudah Pasrah
Kisah Ai Parida tidak kalah menyentuh.
Honda Beat miliknya hilang sejak Januari 2025. Selama lebih dari satu tahun, ia hampir tidak lagi berharap motornya dapat ditemukan.
Namun kerja keras penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya akhirnya membuahkan hasil.
Saat menerima kembali kendaraannya, rasa syukur terlihat jelas dari raut wajahnya.
“Terima kasih Pak Kapolres, terima kasih Pak Kasat Reskrim. Saya tidak menyangka motor saya bisa ketemu lagi,” ucap Ai.
Beberapa anggota keluarga korban tampak ikut hadir menyaksikan penyerahan kendaraan tersebut. Sesekali mereka tersenyum ketika proses administrasi selesai dilakukan dan kendaraan resmi diserahkan kembali.
Berawal dari CCTV hingga Penangkapan Pelaku
Kasus ini berhasil diungkap setelah polisi melakukan penyelidikan berdasarkan laporan korban dan rekaman CCTV.
Dua pelaku berinisial OAM dan MR akhirnya ditangkap di wilayah Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.
Selain itu, polisi juga mengamankan seorang pria berinisial AZ yang diduga menerima atau menampung kendaraan hasil kejahatan.
Kasat Reskrim AKP Heru Samsul Bahri menjelaskan bahwa petugas turut mengamankan barang bukti berupa STNK, BPKB, telepon genggam, serta kunci palsu yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.
Para pelaku kini menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak Semua Korban Memiliki Keberuntungan yang Sama
Tidak semua kendaraan hasil curanmor berhasil ditemukan kembali.
Banyak korban pencurian kendaraan bermotor yang harus menerima kenyataan pahit karena motornya tidak pernah kembali.
Karena itu, keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi kabar baik yang memberi harapan bagi korban kejahatan serupa.
Kasus ini juga menunjukkan bahwa laporan masyarakat, rekaman CCTV, dan kerja sama berbagai pihak masih menjadi kunci penting dalam pengungkapan tindak kejahatan.
Motor Bukan Sekadar Kendaraan
Bagi sebagian keluarga di Tasikmalaya, sepeda motor bukan hanya kendaraan.
Motor digunakan untuk bekerja, mengantar anak sekolah, pergi ke pasar, hingga menjalankan berbagai aktivitas harian.
Karena itu, kehilangan motor sering kali berdampak langsung pada kehidupan ekonomi dan rutinitas keluarga.
Mungkin itulah sebabnya suasana haru begitu terasa ketika kendaraan tersebut akhirnya kembali.
Yang kembali bukan hanya sebuah motor.
Tetapi juga rasa aman, rasa syukur, dan keyakinan bahwa keadilan masih bisa ditemukan.
Empat bulan, bahkan lebih dari satu tahun, mungkin cukup lama untuk membuat seseorang kehilangan harapan. Namun hari itu di Mapolres Tasikmalaya membuktikan satu hal: selama ada usaha dan ketekunan, sesuatu yang hilang masih mungkin kembali pulang. Dan ketika itu terjadi, yang pulang bukan hanya kendaraan, tetapi juga senyum yang sempat menghilang dari wajah pemiliknya. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar