Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Demokrasi Desa Memanas, 31 Kandidat Ramaikan Pemilihan BPD Kujangsari

Demokrasi Desa Memanas, 31 Kandidat Ramaikan Pemilihan BPD Kujangsari

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana demokrasi desa terasa hidup dalam Pemilihan BPD Kujangsari periode 2026–2034 yang berlangsung meriah di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Pemilihan BPD Kujangsari langsung menarik perhatian warga karena menghadirkan 31 calon anggota Badan Permusyawaratan Desa yang memperebutkan tujuh kursi keterwakilan.

Sejak pagi, warga mulai berdatangan dari berbagai dusun. Sebagian datang sambil mengenakan jaket tipis dan sandal sederhana, sementara obrolan ringan soal kandidat pilihan terdengar di beberapa sudut lokasi pencoblosan. Di dekat area antrean, suara pengeras panitia sesekali bercampur dengan suara motor warga yang terus berdatangan.

Momentum demokrasi desa ini turut dihadiri Camat Langensari Rina, Kepala DPMD Kota Banjar Asep Yani, Kepala Desa Kujangsari Mujahid, anggota DPRD Kota Banjar Fraksi PKB Gusjawad, serta unsur pemerintahan lainnya.

Antusiasme Warga Warnai Pemilihan BPD Kujangsari

Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Kujangsari, Miftahudin, menjelaskan bahwa pemilihan kali ini terbagi dalam lima wilayah keterwakilan dusun dan satu unsur keterwakilan perempuan.

Lima wilayah tersebut meliputi Dusun Citangkolo dengan dua calon, Dusun Cijuray empat calon, Dusun Sindang Asih tiga calon, Dusun Kalapa Sabrang tiga calon, serta Dusun Sindangmulya dengan tujuh calon. Selain itu, unsur keterwakilan perempuan menghadirkan 12 calon yang ikut bersaing dalam pesta demokrasi desa tersebut.

“Jumlah kursi yang diperebutkan total ada tujuh kursi. Untuk wilayah satu mendapat satu kursi, wilayah dua dua kursi, wilayah tiga satu kursi, wilayah empat satu kursi, dan wilayah lima dua kursi,” ujar Miftahudin.

Ia menegaskan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan. Mulai dari penjaringan hingga penetapan calon, panitia terus menjaga proses tetap transparan dan kondusif.

Menurutnya, suasana kompetisi memang tidak bisa dihindari. Namun demikian, panitia terus mengingatkan masyarakat agar menjaga hubungan baik antarwarga meski berbeda pilihan politik.

“Namanya kompetisi pasti ada yang menang dan kalah, tapi kita tetap saudara. Kami berharap situasi tetap kondusif,” katanya.

Perebutan 7 Kursi BPD Jadi Ajang Adu Gagasan

Persaingan memperebutkan tujuh kursi BPD Desa Kujangsari tidak hanya menghadirkan dinamika politik desa, tetapi juga membuka ruang adu gagasan antarcalon. Warga mulai menilai siapa yang paling mampu menyerap aspirasi dan memperjuangkan kebutuhan lingkungan masing-masing.

Di beberapa titik, warga terlihat berdiskusi kecil sambil menunggu giliran mencoblos. Ada yang membahas soal pembangunan jalan lingkungan, ada pula yang berharap anggota BPD baru lebih aktif menyampaikan persoalan warga ke pemerintah desa.

Bahkan, beberapa orang tua tampak sengaja datang lebih awal karena khawatir antrean semakin panjang menjelang siang. Aroma kopi hitam dari warung kecil dekat lokasi pencoblosan ikut menambah suasana khas demokrasi desa yang hangat dan sederhana.

Kepala Desa Kujangsari, Mujahid, menyebut pemilihan anggota BPD menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan wakil terbaik di tingkat desa.

“Ada 31 calon dari unsur kewilayahan maupun keterwakilan perempuan. Ada lima dusun, jadi ada lima wilayah keterwakilan,” ujarnya.

Ia berharap anggota BPD terpilih nantinya mampu menjalankan fungsi pengawasan sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat secara maksimal.

Selain itu, Mujahid meminta seluruh calon dan pendukung tetap menjaga persatuan setelah proses pemilihan selesai. Menurutnya, pembangunan desa tidak akan berjalan baik tanpa kebersamaan masyarakat.

BPD Jadi Penentu Arah Aspirasi Desa

Keberadaan Badan Permusyawaratan Desa memiliki peran strategis dalam pembangunan desa. Karena itu, masyarakat mulai semakin selektif menentukan pilihan mereka.

BPD bukan sekadar lembaga formal desa. Di tangan anggota yang aktif dan dekat dengan warga, BPD bisa menjadi penggerak lahirnya berbagai program pembangunan yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.

Tidak sedikit warga berharap anggota terpilih nanti lebih responsif terhadap persoalan sehari-hari. Mulai dari infrastruktur lingkungan, pelayanan administrasi, hingga kebutuhan generasi muda desa.

Pemilihan BPD Kujangsari kali ini juga menunjukkan bahwa demokrasi tingkat desa tetap memiliki daya tarik kuat di tengah derasnya arus informasi digital. Ketika sebagian orang sibuk memperdebatkan politik nasional di media sosial, warga desa justru datang langsung untuk menentukan masa depan lingkungannya sendiri.

Dan itu terasa nyata.

Sebab di tingkat desa, keputusan kecil sering kali berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

Di tengah hiruk-pikuk politik besar yang sering terasa jauh dari rakyat, demokrasi desa justru hadir paling dekat: sederhana, ramai, tetapi menentukan arah masa depan warga dari hal-hal paling nyata. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kekuatan militer Iran

    Jarang Disorot, Kekuatan Militer Iran Ternyata Bukan Sekadar Senjata

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 160
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pembahasan tentang kekuatan militer Iran sering berfokus pada jumlah senjata. Namun, realitas di lapangan jauh lebih kompleks. Strategi militer Iran dan pendekatan perang asimetris justru menjadi kunci utama yang membuat negara ini diperhitungkan. Karena itu, memahami kekuatan Iran tidak cukup hanya melihat tank atau jet tempur. Selain itu, Iran mengembangkan cara […]

  • perlindungan anak

    DPR Desak Negara Perkuat Perlindungan Anak demi Tekan Risiko Penculikan

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Kasus penculikan Bilqis dan Alvaro memicu desakan DPR agar negara memperkuat perlindungan anak secara menyeluruh. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus penculikan anak di beberapa daerah kembali menempatkan perlindungan anak sebagai isu mendesak dalam kebijakan publik. Dua peristiwa yang menyita perhatian, yakni hilangnya Bilqis di Makassar dan Alvaro di Jakarta Selatan, menunjukkan bahwa sistem keselamatan anak di […]

  • Naturalisasi Timnas Indonesia

    DPR Setujui Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Naturalisasi Timnas Indonesia kembali mencatat perkembangan penting. DPR RI resmi menyetujui permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan Republik Indonesia (WNI) bagi Luke Anthony Vickery dan Mitchell Lee Baker dalam Rapat Paripurna. Persetujuan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses naturalisasi dan membuka peluang bagi kedua pemain keturunan Indonesia itu untuk memperkuat Timnas […]

  • evakuasi kunci rumah

    Damkar Indramayu Evakuasi Kunci Rumah Satpam yang Jatuh ke Selokan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Petugas Damkar Indramayu mengevakuasi kunci rumah satpam yang jatuh ke selokan di Jatibarang dalam 50 menit. albadarpost.com, LENSA – Evakuasi kunci rumah menjadi tugas darurat petugas pemadam kebakaran di Indramayu. Minggu malam, 30 November 2025, tim Damkar Pos Jatibarang dikerahkan ke Desa Bulak Lor setelah seorang satpam melaporkan kunci rumahnya tercebur ke selokan. Laporan Insiden […]

  • puasa qadha digabung sunnah

    Bolehkah Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Sunnah?

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pertanyaan tentang puasa qadha digabung sunnah sering muncul setiap tahun, terutama setelah bulan Ramadan berakhir. Banyak umat Islam ingin tahu apakah puasa qadha bisa digabung dengan puasa sunnah, misalnya puasa Senin-Kamis atau puasa enam hari di bulan Syawal. Sebagian orang beranggapan bahwa menggabungkan puasa qadha dan sunnah akan otomatis mendapatkan dua pahala […]

  • Masakan ibu di dapur rumah dengan hidangan sederhana yang hangat dan penuh makna keluarga.

    Alasan Masakan Rumahan Paling Istimewa

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Masakan ibu selalu memiliki tempat istimewa di hati banyak orang. Masakan rumahan yang sederhana sering terasa lebih nikmat dibanding makanan restoran mahal. Bahkan, rasa makanan buatan ibu mampu menghadirkan kenangan masa kecil, menghadirkan rasa nyaman, dan menguatkan ikatan keluarga. Karena itu, banyak orang menyadari bahwa kelezatan masakan ibu tidak hanya berasal dari […]

expand_less