Disdukcapil Garut Jemput Bola ke Mall, Pelayanan Adminduk Makin Praktis
- account_circle redaktur
- calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
- visibility 17
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pelaksanaan program "Jemput Bola" (Jembol) oleh Disdukcapil Kabupaten Garut di kawasan Garut Plaza (GP), Kecamatan Garut Kota, 19 dan 22 Mei 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Disdukcapil Garut kembali mencuri perhatian publik lewat layanan jemput bola administrasi kependudukan di pusat perbelanjaan. Melalui program Jembol atau jemput bola, warga kini bisa mengurus KTP-el, Kartu Keluarga, hingga akta kelahiran langsung di Garut Plaza tanpa harus datang ke kantor dinas.
Langkah ini terasa berbeda.
Biasanya urusan administrasi identik dengan antrean panjang dan jam pelayanan terbatas. Namun kali ini, suasana pelayanan justru berpindah ke tengah keramaian mall.
Dan respons masyarakat ternyata sangat tinggi.
Sejak layanan dibuka pada 19 Mei 2026 lalu, area pelayanan Disdukcapil di Garut Plaza dipadati warga dari berbagai kalangan. Mulai dari pedagang, pekerja toko, ibu rumah tangga, hingga pengunjung mall terlihat silih berganti datang membawa map dokumen sambil tetap menjalankan aktivitas harian mereka.
Di beberapa sudut mall, suara nomor antrean bercampur dengan musik toko dan percakapan pengunjung yang lalu-lalang di koridor pusat perbelanjaan.
Situasinya terasa tidak biasa.
Warga Bisa Urus Dokumen Sambil Belanja
Inovasi pelayanan publik ini menjadi salah satu langkah adaptif Disdukcapil Garut dalam menjawab kebutuhan masyarakat modern yang semakin sibuk.
Alih-alih menunggu warga datang ke kantor pemerintahan, Disdukcapil justru mendatangi pusat aktivitas masyarakat.
Dan strategi itu terbukti efektif.
Pada pelaksanaan tahap pertama, Selasa (19/05/2026), Disdukcapil Garut berhasil menerbitkan:
- 103 keping KTP-el,
- 60 lembar Kartu Keluarga,
- 34 Akta Kelahiran,
- serta 15 Kartu Identitas Anak (KIA).
Selain itu, petugas juga melayani:
- 15 perekaman biometrik KTP-el,
- 2 berkas pindah datang,
- dan 1 akta kematian.
Angka tersebut tergolong tinggi untuk pelayanan jemput bola di ruang publik.
Apalagi lokasinya berada di area mall yang tetap dipenuhi aktivitas ekonomi masyarakat.
Di beberapa antrean, ada warga yang terlihat baru selesai berbelanja lalu langsung berpindah ke meja pelayanan adminduk sambil membawa kantong belanja di tangan.
Dan suasana seperti itu mulai terasa normal sekarang.
Antusiasme Warga Tidak Surut
Melihat tingginya animo masyarakat, Disdukcapil Garut kembali membuka pelayanan serupa pada Jumat (22/05/2026) di lokasi yang sama.
Hasilnya kembali cukup signifikan.
Petugas berhasil memfasilitasi:
- 62 pencetakan KTP-el,
- 45 Kartu Keluarga,
- 25 Akta Kelahiran,
- 10 KIA,
- 5 perekaman biometrik,
- 3 akta kematian,
- dan 2 berkas pindah datang.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Garut, Rena Sudrajat, mengatakan pelayanan di pusat perbelanjaan merupakan bagian dari strategi pelayanan publik yang lebih fleksibel dan responsif.
“Kami memahami bahwa dinamika masyarakat Garut saat ini sangat tinggi. Banyak warga, terutama para pekerja dan pelaku ekonomi, yang kesulitan meluangkan waktu khusus untuk datang ke kantor dinas atau Mall Pelayanan Publik. Oleh karena itu, kamilah yang mendatangi mereka di ruang publik seperti Garut Plaza ini,” jelas Rena.
Menurutnya, pelayanan jemput bola seperti ini akan terus dievaluasi dan dikembangkan agar akses masyarakat terhadap dokumen kependudukan semakin mudah.
Pelayanan Publik Mulai Berubah Lebih Fleksibel
Program jemput bola Disdukcapil Garut menunjukkan bahwa pelayanan publik kini mulai bergerak mengikuti ritme masyarakat.
Tidak lagi kaku.
Tidak lagi sepenuhnya bergantung pada kantor pemerintahan formal.
Kini pelayanan hadir langsung di ruang-ruang yang setiap hari dipenuhi aktivitas warga.
Lucunya, ada juga warga yang awalnya hanya ingin jalan-jalan ke mall tetapi akhirnya sekalian mencetak KTP karena melihat layanan Disdukcapil sedang buka.
Dan hal seperti itu justru menjadi tujuan utama program ini.
Di beberapa meja pelayanan, suara printer dokumen dan alat perekaman biometrik terdengar terus bekerja hampir tanpa jeda sejak siang hingga sore.
Sementara petugas tampak tetap melayani warga satu per satu dengan cepat.
Seluruh Layanan Gratis untuk Masyarakat
Disdukcapil Garut juga kembali menegaskan bahwa seluruh pelayanan administrasi kependudukan tersebut dilakukan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun.
Mulai dari:
- pencetakan KTP,
- KK,
- akta kelahiran,
- hingga KIA,
seluruhnya dapat diakses masyarakat tanpa biaya.
Penegasan ini penting karena masih banyak warga yang sering khawatir soal biaya tambahan dalam pengurusan dokumen administrasi.
Padahal pelayanan adminduk memang menjadi hak masyarakat.
Dan aksesnya kini semakin dekat.
Pelayanan jemput bola Disdukcapil Garut di pusat perbelanjaan bukan hanya soal memindahkan meja pelayanan ke dalam mall.
Lebih dari itu, langkah ini menunjukkan perubahan cara pemerintah mendekati masyarakat.
Pelayanan publik perlahan mulai bergerak lebih cepat, lebih fleksibel, dan lebih dekat dengan aktivitas warga sehari-hari.
Pada akhirnya, pelayanan publik yang baik bukan cuma soal gedung besar atau meja panjang birokrasi.
Tetapi tentang seberapa dekat negara hadir di tengah aktivitas masyarakat.
Dan di Garut, urusan KTP kini bahkan bisa selesai di sela suara kasir mall dan kantong belanja warga yang masih tergenggam di tangan. (GZ)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar